
Wina hanya melongo menatap asisten bosnya itu bersikap aneh....
" Kenapa Win " senggol teman nya
" Ngak itu lho pa Tris bilang salome trus gue tanya Salome itu apa dia bilang satu lubang rame rame .Ya gue bingung dong Apa satu lubang rame rame " kata
Wina yang memang .polos
"' Hahahaha .......... dasar kuper lho Win
masa kamu salome ngak tahu itu lho makanan yang kaya takoyaki yang bulat bulat itu lho nama nya salome " kata sang teman .
" Woi...... bukan itu , tuh buat sih mantan presdir yang nikah sama teman nya presdir sudah dipake trus di pake yang lain " jelas teman nya yang lebih senior
Yang membuat keduanya melongo
" Aish salah gue keceplosan tuh bocah pada ngak tahu bisa runyam nih " katanya menepuk jidat
" Hahaha...... sableng kalian masalah begituan di bahas Mereka tuh polos ngak usah dikasih tahu nanti juga tahu " kata Yang lain .
Sedangkan di tempat lain Aya sedang menata oleh oleh yang akan ia .bawa besok pas pulang karna Ferdi akan membawa mobil pulang kejakarta Jadi Aya bisa membawa oleh oleh untuk sang mertua di mansion
Cup......
" Abang kok bikin kaget " kata Aya
" Ya lagian serius amat tuh semua buat
apa kok di packing lagi " kata Ferdi
" Buat mami bang ada telur asin kerupuk rambak . kerupuk tahu dan emping manis
sama tuh peyek kacang " kata Aya
" Banyak banget " kata Ferdi
" Kan dijakarta jarang ada bang ,jadi Aya bawa dari sini " kata Aya
" Ih ... kau ini sudah ayo tidur ngak malam malam " kata Ferdi mengendong Aya masuk kamar
" Abang ...... Aaa .... awas ini Aya jatuh " kata Aya yang takut jatuh .
" Hahaha ......mana ada abang tega jatuhin Aya orang ada dede bayi juga" kata Ferdi Yang lalu membaringkan Aya ditempat tidur dengan pelan
" Trimakasih bang " kata Aya terharu pada sikap manis suaminya itu . yang membuat Aya kagum pada Ferdi
" Sama sama " kata Ferdi yang lalu memeluk tubuh istrinya sambil mengusap perut Aya .Yang membuat Aya geli geli nikmat merasakan usapan Ferdi ..
" Abang ngak lembur malam ini " kata Aya
__ADS_1
" Lemburnya sama Aya saja " kata Ferdi mendekap tubuh dan mendesak kan kepalanya pada dada Aya yang jadi tempat favorit nya itu
" Ih ... abang geli hehehe......" kata Aya terkekeh .
" Ih ..... abang lupa mengunci pintu " kata Ferdi yang beranjak dari ranjang lalu bergegas mengunci pintu kamar .
" Emang siapa yang mau ngintip bang " kata Aya tersenyum .
" Ngak ada sih cuma takut ada yang nyelonong masuk pas abang bugil " kata Ferdi melepas baju kaos Dan berbaring di sebelah Aya . Yang hanya tersenyum pada ulah suaminya itu .
Entah apa yang mereka lakukan Karna hanya ******* dan lenguhan yang terdengar Yang membuat Aya sempat terlambat bangun saur. Untung Ara sudah menyiapkan makanan untuk mereka Dan membangunkan Aya dan Ferdi .
"' Kakak tidur malam ya tadi malam " kata Ara membantu Aya membersihkan bekas makan mereka .
" Iya de " kata Aya
" Lain kali panggil Aya buat bantu kakak packing biar kak Aya ngak capek " kata Ara Yang tahu kakaknya itu packing tadi malam untuk pulang
" Ngak pa pa de orang cuma sedikit kok " kata Aya tersenyum Karna sang adik mengira ia telat bangun karna lembur packing Padahal ada hal lain yang tak mungkin ia cerita pada Ara .
" Oh ya , kak Aya pulang malam atau pagi kak .
" Kaya nya malam de kan biar lancar lagian abang libur jadi pas nyampe pas takbiran " kata Aya
" Ya kak..... tadi yu irah bilang mau masakin lele mangut sama rica mentok kak buat kak Aya " kata Ara
" Hah...... buat apa ?" kata Aya bingung
" Yu irah juga sudah buatkan lontong dan ketupat nya buat dibawa " kata Ara
" Lah kasihan yu irah kan kak Aya ngak pesan " kata Aya
" Yang pesan ayah kak , kalo mentok nya gratis karna punya kita sendiri yang dikebun ada 10 ekor yang jadi teman mas Rio dikebun " kata Ara tertawa.
" Kok bisa " Kata Aya .
" Bisa lah kan anaknya delapan ekor kak " kata Ara tertawa
" Hahaha....... ada ada saja kenapa dipotong kan masih kecil " kata Aya
" Yang dipotong itu cuma dua kak, sisa kan masih banyak " kata Ara tersenyum .
" Ya sudah kak Aya beres beres dulu biar nanti gampang tinggal angkat dus nya " kata Aya yang memang berniat membawa banyak oleh oleh
Ferdi yang bangun siang hanya bermalas malasan di kamar Karna kantor tutup nanti malam ia membawa mobil sendiri Karna tiket ludes Dan Ferdi hanya pulang berdua dengan Aya. Yang membuatnya betah memeluk guling
" Bang sudah siang " kata Aya .
" Sebentar lagi abang ngantuk " lenguh Ferdi yang malas bangun .Membuat Aya hanya menggelengkan kepala .
__ADS_1
" Semuanya sudah beres tinggal siap siap habis sholat isya " batin Aya yang lalu kedapur Bersamaan Yu irah yang datang bersama mang Diman .
" Mba Aya ini lele dan ricanya ya sudah dipisah kuahnya " kata yu irah .
" Kok pake repot sih yu " kata Aya
" Ngak mba kebetulan kita punya kolam sendiri dan mentok nya dari kebun Tinggal dipanasi saja besok pagi kan sudah lebaran . Yu irah masukin kulkas dulu ya . Lontong sama ketupat nanti siang ya mba . Tadi masih setengah matang ." kata Yu Irah yang memasukan bungkusan plastik kedalam kulkas Biar ngak gampang basi
" Trimakasih Yu ,mang malah repot repot bikinin " kata Aya
" Eh.... mba jangan gitu orang kita juga dikasih thr sama bonus jadi santai aja, mba Aya masih balik sini kan . semoga saja balik sini lagi " kata Yu irah yang tak tega melihat pa Kevin
" Insyaallah Yu, mungkin sehabis lebaran " kata Aya
" Trus si tuan muda ikut ngak mba" kata mang Diman
" Mungkin cuma ngantar pulang aja mang karna mau keluar negri beberapa hari " kata Aya .
" Oh gitu ... jadi suami mba Aya juga kerja diluar negri "kata mang Diman kaget
" Iya mang kenapa ?" kata Aya
" Ngak..... cuma jangan lama lama misah nya tuh suami mba Aya masih muda gagah dan seperti nya banyak duit takut di gondol orang " kata mang Diman bercanda
" Ih .... apaan si mas jangan aneh aneh deh " kata yu Irah melotot Karna tahu Aya hamil
" Jangan didengar mba itu si bapa cuma bercanda " kata yu Irah
" Ngak pa pa yu, kalo suami Aya brani macam macam bakal Aya sunat tuh perkutut nya jadi makanan burung " kata Aya manyun
" Hahahaha ........ Diman dan Yu irah pun tergelak mendengar perkataan Aya yang terlihat serius .
" Kok..... rame banget pada ngapain sih " kata Rio yang datang bersama Ara membawa buah Alpukat dan jeruk
" Lah kalian dari mana itu pake banyak bawa buah " kata Aya
" Itu kak dari bude Tarsim tuh di ujung jalan panen Ara beli sekilo malah dikasih Akhir nya Ara beli aja semua kalo jeruk nya dibeli mas Rio katanya buat oleh oleh kakak ke jakarta " kata Ara .
" Ih . .. kok gitu kan jadi penuh mobil nya " kata Aya .
" Ngak pa pa mba Aya hitung hitung di pasar berjubel kalo beli Kan kalo disini dapat gratisan " kata mang Diman
" Ini manis jeruknya mba Aya , kan yu Tarsim itu kalo panen lumayan banyak kan lebih murah dari dipasar mba . Apa lagi nih alpukat kalo dipasar 25 ribu kalo disitu 10 ribu kan lumayan " kata Yu Irah
" Oh gitu ya yu , ya sudah taruh di keranjang Aya biar gampang di bawanya " kata Aya
Ara dan Rio pun menata buah untuk sang Kakak .Setelah selesai mereka pun duduk santai sambil mengupas kentang Dan memetik sayur untuk nanti sore
" Mas Rio jadi pulang besok apa nanti malam mas " kata Aya
__ADS_1
" Nanti subuh mba , mau nemani Ara dulu sama bapa kan mau mengantar zakat .juga Dan bagi bagi thr pertani . maunya malam ini pulang Tapi waktu nya mepet jadi biar pagi saja setelah sholat kan sepi " kata Rio.
" Alhamdulilah " kata Aya yang sedikit tenang Bisa meninggalkan sang Ayah dan Ara pulang mudik