Aku Pelunas Hutang Ayah

Aku Pelunas Hutang Ayah
Bab 57


__ADS_3

Sorenya nya Aya dan Ferdi sudah menata semua barang di mobil . Karna sehabis Isya mereka akan berangkat..


" Mas Ferdi berapa jam nyampe sana " kata mang Diman


" Paling cuma 6 jam kalo lancar lewat jalan tol mang " kata Ferdi .


" Syukurlah berarti sempat tidur bila nyampe " kata Rio


" Ya sempat lah , kan bisa cepat kalo jalan tol nya lancar " kata Ferdi Yang lalu menutup pintu mobil Dan mereka akan buka bersama sama mang Diman Rio dan juga yu irah .


" Hati hati dijalan ya nak " kata pa Kevin


" Ya pa, kami akan pulang sehabis lebaran pa . Kan nanti pa Sapto yang akan bawa mobil " kata Ferdi yang sudah menyuruh pa Sapto lebaran dulu baru lembur setelah berlebaran


" Ya nak , ayo kita kumpul sudah mau bedug " kata pa Kevin yang puasa di penghujung bulan karna sudah mulai membaik.


Mereka pun duduk bersama menunggu waktu berbuka ..Aya yang sudah menyiap kan semuanya senang bisa berkumpul bersama dengan keluargganya .


Ferdi yang sedang memeriksa email nya terlihat duduk santai di sebelah Rio karna Aya duduk bersama Ara.


***********


Sedangkan mami dan papi Sandi sedang berbuka bersama dengan para pelayan karna malam ini mereka pulang . Karna tadi sore sudah memberikan gaji dan thr para pelayan .


" Yah sepi nih pi mana Aya dan Ferdi ngak pulang " kata mami


" Eh ....pulang nyonya siapa bilang ngak pulang tuan muda pulang sana non Aya kok " kata bi Yam


" Lah emang bi Yam tahu dari mana Apa Aya bilang pulang " kata mami Risma


" Ya nyonya tadi nona tanya ibu suka apa mau di bawakan oleh oleh " kata bi Yam .


"Trus bibi bilang apa ? " kata papi


" Bibi bilang apa saja , nyonya dan tuan kan biasa nya suka buah jeruk tuh rempeyek trus bi Yam bilang begitu aja " kata bi Yam


" Hahaha....... tahu aja bi Yam selera kita mi disini kan jarang ada yang jual rempeyek kalo di jawa banyak Apalagi di desa. " kata papi yang memang jawa ibunya orang jawa.


" Ya mudahan benaran pulang ya pi, masalah oleh oleh belakangan .Kangen mami sama Aya " kata mami yang memang rindu pada menantu polosnya itu


" Hahaha .... ngak kangen sama putra mu itu " sindir papi


" Papi aja tuh anak bikin ngeselin aja Banyak tingkah mana playboy ngak sembuh sembuh " kata mami cemberut


" Hahaha..... anak mami juga kan " kata papi terkekeh .Karna memang putra nya senang main perempuan Yang menuruni sang opa .Dan itu wajar karna Ferdi juga tampan dan masih muda.

__ADS_1


" Ya mudahan saja penyakit playboy nya sembuh nanti kalo Aya sudah melahirkan mi " kata papi terkekeh


" Ya mudahan saja jangan sampai Aya tahu dan geger bawa kabur anak nya pergi " kata mami Yang membantu bi Yam membereskan meja.


Sedangkan disisi lain Tris Yusuf dan Wandi duduk nongkrong bersama Setelah tadi buka bersama dengan para istri nya yang kini pergi belanja ke Mall tak jauh dari tempat mereka nongkrong


" Wan tuh anak benar lho kan Wan Lho yang bikin kan bukan anak nya si Ferdi kan " kata Tris menatap lekat Wandi


" Iya lah mana mau Ferdi mengakui nya orang dia ngak merasa membuatnya" kata Wandi serius


" Gila juga lho untung si Ferdi ngak dendam sama lho dan cuek sama Kaifa " kata Yusuf menatap Wandi


" Lah dia juga ngak cinta sama Kai , selingkuhan nya banyak bro maka nya pas Kaifa bilang dia punya istri simpanan gue kaget tuh beneran anak nya atau bukan Dia kan cuma senang senang " kata Wandi


" Hadeh .... kacau tuh anak masa sih nikah diam diam Apa tuh bocah emang benar diseriusin atau hanya mainan " kata Tris ngak yakin


" Mana kita tahu kan Ferdi jarang cerita dia slalu gonta ganti gebetan kalo dia bosan Dan itu sudah biasa kan ." kata Yusuf yang tahu teman nya itu memang suka bersenang senang


"Ya juga paling tuh istrinya juga di buang nanti kalo sudah bosan." kata Tris


" Hah......gila lho kan tuh perempuan lagi hamil bro emang brani dia buang tuh


istri sama anak nya Kan sudah di ketahui mami sama papinya. " kata Wandi


" Yah kacau jadi om sama tante sudah tahu " kata Tris tak percaya


" Hah..... jadi si Kaifa masih mau sama si Ferdi nekat tuh anak " kata Yusuf


" Jelas dong kenapa ngak Mana ada yang menolak didekati Ferdi .Makanya si Heni kekeh bertahan karna dia banyak cuan nya bro " kata Tris Yang memang mengakui Ferdi royal pada siapa pun


" Iya juga tuh Wan, jaga bini lho jangan sampai nyosor ke Ferdi lagi " kata Yusuf


" Ngak lah lihat saja nanti " kata Wandi Yang sudah di ultimatum Ferdi .Karna Ferdi marah pada Wandi ..


Sedangkan Ferdi sedang fokus membawa mobil . ini kali pertamanya ia membawa mobil sendiri dengan perjalanan jauh


" Bang mau minum ngak " kata Aya


" Boleh abang mau disuapi tu ciloknya juga " kata Ferdi ketika tadi mereka mampir ke spbu untuk mengisi bensin


" Ya " kata Aya yang menyuapi suaminya itu dengan cilok lalu memberi sedotan pada minuman nya .


" Kalo abang cape kita istirahat dulu saja ya bang " kata Aya Yang takut Ferdi mengantuk .


" Ya sayang , abang belum ngantuk ini sudah separo perjalanan 3 jam lagi nyampe Asal Aya temani abang ngobrol biar abang ngak mengantuk " kata Ferdi tersenyum

__ADS_1


" Ya bang " kata Aya balas tersenyum sambil menyetel music .


Ferdi tersenyum melihat istrinya itu penurut dan juga baik . Entah mengapa ia merasa nyaman dengan Aya.. Bahkan sejak pertama meniduri nya pun Ferdi slalu terbayang wajah Aya yang membuat nya slalu ingin berdua dengan istrinya itu Yang membuatnya tak bisa lagi menoleh pada wanita lain


Keduanya pun ngobrol tentang perkebunan kopi milik mertua Ferdi Yang membuat perjalanan mereka tak terasa sudah masuk kota jakarta .


" Bang , ngak terasa sebentar lagi kita nyampe " Kata Aya senang


" Ya sebentar lagi " kata Ferdi


" Aya telp bi Yam sudah tidur apa belum biar bantu suruh menurun kan barang sama mang Didin " kata Ferdi


" Ya bang " kata Aya.


Sedangkan bi Yam yang bersama mami sedang membuat rendang baru saja selesai dan menyimpan nya di tempat aman untuk besok pagi


Drt......drt.....drt.....


" Wah non Aya nyonya " kata bi Yam


" Angkat saja " kata mami Risma yang menata kue bolu yang mereka buat .


" Ya non ......" kata bi Yam


" ........"


" Iya .....iya non siap bibi keluar dan panggil mang Didin ya ada nyonya juga belum tidur " kata bi Yam


" Sudah nyampe " kata mami kaget melihat bi Yam . Yang melepas semua pekerjaan nya dan menutupnya dengan tudung saji.


Bi yam mengangguk dan tersenyum lalu bergegas keluar bersama sang nyonya bersamaan dengan Aya yang turun dari mobil dan berjalan keteras .


" Aya....." kata mami berteriak


" ,Mami..... assalamualaikum mi Aya pulang " kata Aya senang yang menghambur memeluk mami Risma


" Walaikum salam nak, ya ampun syukur lah kamu pulang sayang " Kata mami memeluk Aya senang


" Wah.....wah Ferdi kok di cuekin .ya ' kata Ferdi protes Membuat sang mami mengurai pelukan nya pada Aya lalu memeluk Ferdi


" Dasar .... sudah tua aja masih ngambek kan " Kata mami yang membuat semua orang tertawa


" Hahaha.......... tuan muda kok kaya anak kecil saja ya " kata Mang Didin ngakak


" Alah ngiri bilang mang " kata Ferdi mencium pipi sang mami

__ADS_1


Lalu mereka pun masuk dan Aya membantu bi Yam memasukan semua makanan basah di kulkas Biar subuh nanti bisa dipanasi Yang membuat bi Yam tersenyum senang melihat nona mudanya itu tak berubah sikap Walau sudah menjadi nyonya muda Karna masih terlihat ramah dan santun pada nya


__ADS_2