
Pagi ini Ferdi bekerja seperti biasa Karna nanti sore ia harus pulang .Karna Aya sudah menyiapkan semua nya Dan mereka tinggal berangkat saja .
Sedang kan di sebuah apartemen. Sebuah tamparan melayang di wajah Heni yang langsung terisak ketika jatuh tersungkur ketempat tidur
" Aku sudah baik pada mu memberi Fasilitas uang dan keperluan mu Tapi kau seperti yang memang wanita murahan . Kau tak mungkin bisa mengusik presdir. Karna dia tak tertarik pada mu lagi . Kau tahu dia bisa menghancurkan mu bila ia tahu kau lah orang yang mengirim paket itu. Dan aku akan ikut terseret. Aku memberikan mu waktu 2 hari untuk berpikir sebelum aku memulangkan mu Dan ingat kita akan bercerai " kata Gustav Yang cukup terkejut dengan fakta Bahwa Heni lah pengirim paket bangkai tikus itu
" Hiks ..... maafkan aku ...." isak Heni Yang tahu ia salah Tak bisa membuang kemarahan nya pada Aya
" Pikir kan itu baik baik , dan jangan datang lagi kesini bila sudah mutuskan nya " kata Gustav yang kecewa lalu pergi keluar kamar Untuk berangkat bekerja
kekantor nya Karna takut ia Ferdi mencarinya Karna Sang papi juga dulu orang kepercayaan Kakek Ferdi yang memang membangun usahanya dari nol
Gustav pun lalu masuk ke mobil nya Dan menghidupkan mesinnya lalu pergi menuju kantornya
Ferdi sedang asyik memeriksa semua akun Dan berkas nya ketika Gustav masuk keruangan nya .
" Pagi presdir " kata Gustav yang memang tangan kanan Ferdi
" Pagi kenapa terlihat lemas " kata Ferdi heran menatap Gustav
" Saya sudah menemukan siapa orang nya tuan Tapi...." kata Gustav
" Heni kan ?" kata Ferdi
Jleb......
" Bagaimana bos tahu " kata Gustav kaget
" Aku hanya menebak nya saja Karna dia juga menyusul ku Dan Tom juga sempat mengatakan pada ku dia menyerang istriku di mall Dan bi Yam mengatakan itu juga bersama Rose Walau Aya tak mengadu pada ku Tapi ku pastikan ia membusuk di penjara Bila ia berani melakukan nya sekali lagi Sampai kan itu . Dan aku tak akan memberinya kesempatan dua kali. Kata kan pada nya ini peringatan terakhir dari ku " kata Ferdi dengan mimik serius Yang membuat Gustav bergidik ngeri Karna Ferdi sangat jarang marah .Tapi bila marah akan sangat mengerikan
" Baik bos kalo begitu saya permisi " kata Gustav menarik nafas dalam
__ADS_1
" Ya " kata Ferdi yang kembali menatap berkasnya .
Gustav pun keluar dan menutup .pintu ruangan Ferdi Lalu menuju ruangan dengan langkah gontai .Ancaman Ferdi mengiang di telinga Gustav yang melangkah masuk ke dalam ruangan nya
************
Di desa hari ini Aya sedang pulang cepat Karna ada wisuda para kakak kelasnya Yang membuatnya bisa menemani sang Ayah untuk kekota mengantar kopi dengan mobil pik up bersama Rio karna Ara ingin mengambil paket di kantor pos
" Ayo de" Kata Rio membuka pintu mobil dan Ara duduk ditengah Karna mobil mereka sewa tiap kali mengantar kopi . Dan pa Kevin tak mau meminta uang pada sang menantu Apalagi Aya putrinya yang sudah banyak membantunya .
" Yah harusnya kita beli mobil baru saja kan bisa minta abang belikan " kata Ara
" Jangan nak , ayah ngak enak minta abang dan kakakmu kita sudah banyak merepotkan mereka Apalagi abang mu baru saja membangun rumah kakak mu juga memperbaiki rumah mu .Ayah nggak mau merepotkan mereka lagi .Karna Ayah sudah membuat kakak mu banyak berkorban Ini saja sudah cukup bagi Ayah yang penting bisa makan Dan tak punya hutang piutang " kata Ayah lirih
" Ya yah maaf kan Ara "kata Ara yang bersalah Karna ia tak berpikir kesana .
Sedangkan Rio hanya diam karna dia sudah tahu cerita sebenarnya . Yang membuat pa Kevin bertekad membangun usaha nya lagi dari bawah
Tak lama mereka pun sampai di bagian pembelian bandar Kopi Dan Ara duduk menunggu di mobil Karna pa Kevin tak mau putrinya itu membantu mereka
"' Sayang kenapa Ferdi menikah .diam diam " kata Naura yang merangkul suaminya itu
" Entah lah ..... aku tak tahu.. Dia saudara ku yang paling tertutup dan playboy Tapi dia tak nakal seperti kebanyakan yang di kata kan orang . Dia hanya bersenang senang Dan pacaran saja .Tak lebih jadi ya mungkin juga karna ia menghindari banyak nya para wanita yang mengejarnya " kata Reyhan yang tahu Ferdi lebih tampan dari nya
" Oh begitu " kata Naura .Karna Reyhan tidak tahu Naura juga dulu kekasih Ferdi Dan mereka pernah melewati masa masa indah semasa pacaran .Walau hanya berciuman Tapi Naura sangat kecewa saat tahu Kalo Ferdi kedapatan mencium Kaifa
" Apa istrinya beneran masih muda " kata Naura duduk dipangkuan Reyhan
" Ya tante bilang begitu .Aku juga belum pernah melihatnya .Mungkin ketika resepsi nanti dia akan hadir membawa istri nya itu " kata Reyhan.
" Hehehe.....ya aku juga ingin melihat Ferdi yang berselera pada gadis kampung sepupumu itu . Katanya dia hanya tamatan sma " kata Naura meremehkan
__ADS_1
" Ya begitu lah ,tapi tampa bekerja ia sudah hidup enak dan bisa ongkang ongkang kaki Karna uang Ferdi banyak begitu juga warisannya " kata Reyhan yang tahu warisan Ferdi tak sedikit karma juga dapat dari sang kakek pihak sang ibu .
Naura terdiam Karna memang Ferdi punya segalanya Dan ngak aneh bila ia jadi play boy Karna banyak yang mendekatinya karna uang . Apalagi sang mami juga punya butik yang sempat membuat Naura ingin kembali pada Ferdi Tapi mendengar Ferdi sudah menikah Naura pun mengurungkan niat nya .
********
Sore Ini Aya sudah bersiap siap ke untuk pulang Karna tadi Ferdi sudah menelpon nya Dan mereka langsung ke bandara Ketika Ferdi pulang hanya menganti kemejanya dengan kaos lengan panjang
" Bi Yam sudah siap , rose bi Tina kami pulang ya Tom jaga mereka " kata Ferdi
" Ya tuan muda " kata Tom Yang menaikan koper ke bagasi mobil
" Bi Tin , kak Rose kami pamit trimakasih banyak ya " Kata Aya ramah
" Ya sama sama non . kami juga ber teimakasih sudah dibelanjakan " kata Rose
Yang sempat dibelikan baju juga tas oleh Aya .
Setelah basa basi Aya pun masuk mobil duduk bersama bi Yam di belakang Dan Ferdi bersama Tom didepan Lalu mereka menuju bandara
Di Mansion papi Sandi dan mami sedang asyik duduk santai diruang tengah .
" Bi nanti siapkan teh di termos karna Aya dan Ferdi pulang malam ." kata mami Karna tadi putranya itu sudah menelpon nya dari kantor Sepulang bekerja
" Ya nyonya " kata bi Siti
" Siap kan saja di meja dan tutup pakai tudung saji " kata mami
" Ya nyonya " kata bi Siti Yang sedang menyiapkan wedang jahe untuk nyonya dan tuan nya .
" Oh ya bi ,kamar nya apa sudah diganti seprei nya " kata mami
__ADS_1
" Sudah nyonya dan saya juga sudah menyiapkan bunga sesuai pesanan tuan muda " kata bi siti
" Ya bi terimakasih " kata mami sambil menyesap wedang jahe nya Sedang papi sedang asyik menguyah pisang goreng sambil nonton pertandingan sepak bola