
Pagi nya Ferdi terbangun dengan kepala sedikit pusing Karna pengaruh obat yang masih tersisa .
" Abang .... apa abang masih pusing " kata Aya mendekati Ferdi sedangkan si kembar sudah bersama pengasuhnya .Aya sudah menyusui nya lebih dulu Agar mereka tak rewel Lalu menyuruh pengasuhnya untuk membawa mereka ke taman Karna Aya ingin mengurus sang suami Yang kondisinya memang tidak baik .
" Abang merasa sedikit pusing " kata Ferdi memeluk Aya.
" Maafkan abang kalo tadi malam Abang berbuat kasar sama Aya " kata Ferdi mencium kening Aya
" Tidak apa apa bang , Aya bisa mengerti" kata Aya yang meraba wajah suaminya .
" Oh ya itu susu putih hangat untuk abang " kata Aya yang sengaja membuat susu untuk Ferdi Agar bisa menetralkan obat perangsang yang tersisa .Lalu mengambil nya Dan memberikan nya pada Ferdi
" Minum lah " kata Aya tersenyum .Lalu Ferdi pun meminum nya sampai tandas
" Mana si kembar " kata Ferdi yang memberikan gelasnya pada Aya
" Aya menyuruh Wati dan Erni membawa mereka ketaman bang Biar Aya bisa mengurus abang " kata Aya yang lalu menaruh gelas Dan mengambil roti lapis untuk Ferdi
" Ini rotinya bang , habiskan " kata Aya menghapus bekas susu di bibir suaminya
" Terima kasih sayang " kata Ferdi yang lalu menghabiskan rotinya Dan setelah itu Aya memberi air putih pada suaminya
" Apa abang mau sarapan " kata Aya
" Tidak nanti saja abang sudah kenyang Tolong ambilkan ponsel abang " kata Ferdi menyuruh Aya Dan Aya pun lalu mengambil ponsel suaminya Dan memberikannya pada Ferdi ...
Ferdi pun lalu menelepon Tris Memberitahukan kalo hari ini ia akan masuk siang Karna ia masih merasa sedikit pusing Karna pengaruh obat tadi malam .
Aya hanya diam mendengar kan pembicaraan suaminya itu .Dan lalu ia menaruh ponsel nya kembali di atas nakas .Karna tahu suaminya butuh teman bicara saat keadaan seperti sekarang
" Kenapa abang ngak libur saja satu hari kan bisa. Kerja nya bisa besok lagi " kata Aya menyarankan
" Pekerjaan abang sangat banyak Karna besok Tris libur jadi abang harus masuk kerja. Tris kemaren menikah Tapi dia belum mengambil cuti Jadi abang beri izin satu hari untuk libur besok. Karna tak mungkin perusahaan di tinggal kosong " kata Ferdi menatap Aya
" Ya bang Aya mengerti " kata Aya tersenyum membalas tatapan suaminya
itu .Yang masih polos Karna hanya memakai selimut .
__ADS_1
" Trimakasih sayang " kata Ferdi lalu memeluk Aya dan kembali berbaring
" Abang ngak mandi dulu " kata Aya memeluk tubuh atletis suami nya itu .
" Nanti saja , abang ingin memakan Aya lagi " kata Ferdi tersenyum lalu membekap bibir Aya dengan bibir nya Yang membuat Aya kelimpungan karna tenaga suaminya itu masih kuat seperti tadi malam .
Ferdi pun melucuti baju Aya Dan Aya diam tak berontak sama sekali. Karna tahu suaminya itu masih dalam pengaruh sisa obat .Dan Aya hanya bisa melayani suami nya ini dengan senyum bahagia Karna paling tidak Tadi malam suaminya tak terjebak tidur dengan wanita lain Dan dialah tempat pelampiasan Ferdi.
Kedua nya pun larut dalam hasrat Tapi bedanya Ferdi tak brutal seperti tadi malam Dan lembut seperti biasanya Karna Ferdi sudah sadar sepenuh nya .Dan entah kenapa pagi ini ia ingin bercinta dengan Aya Walau tadi malam sudah melakukan Tapi ia merasa belum puas .
Cukup lama kedua nya bercumbu sampai jam menunjukan ke angka 9 Dan Aya pun bergegas mandi .
" Aya mandi dulu ya bang , takut anak anak haus " kata Aya
" Ya sayang trimakasih untuk pagi ini ." kata Ferdi mengecup bibir basah Aya Yang membuat candu baginya Tapi itu lebih baik karna Ferdi tak ingin ada wanita lain
Dan Aya pun bergegas masuk kamar mandi untuk membersihkan diri Sedangkan Ferdi hanya melihat istrinya itu menghilang di balik pintu Sambil tersenyum .
" Abang mencintai mu Ay, abang tak akan kuat bila menyakitimu Untung tadi malam aku bisa pulang cepat Kalo tidak entah apa yang terjadi Ferdi hanya takut Wina jadi sasaran nya Dan untung nya Wina pulang naik taxi Hingga ia aman tak melakukannya pada wanita lain . Selain dengan Aya istrinya
" Sialan mereka , Tapi aku sudah menyuruh Alan untuk menyelidikinya " batin Ferdi Yang melihat langit langit kamar nya dengan perasaan sedikit kecewa pada sang relasi bisnis nya .
" Ini baju abang ya bang " kata Aya
" Ya sayang trimakasih, abang mandi dulu " kata Ferdi tersenyum melihat istrinya itu santai tak terlihat ada beban dan rasa lelah mengurus nya Padahal tadi malam Ferdi sadar Ia sedikit kasar pada Aya . Tapi Aya terlihat biasa dan tak terlihat lelah Bahkan pagi ini Aya bisa mengimbangi nya dengan baik tampa mengeluh .
" Ya sudah biar Aya lihat si kembar dulu ya bang " kata Aya
" Ya .... oh ya bila bi Yam siapkan bekal untuk abang dan Tris di kantor ya " kata
Ferdi Ketika Aya ingin keluar kamar
" Ya bang akan Aya siapkan " kata Aya berlalu keluar kamar Dan kembali menutup pintu kamar Lalu menyusul kedua anaknya ketaman samping .
********
Sedangkan disisi lain Bella baru saja selesai bekerja Dan lalu melapor pada atasan nya Untuk berhenti kerja Karna Tris ingin ia mengurus Apartemen mereka Dan menunggu nya pulang.
__ADS_1
" Astaga Bell kamu ngak salah berhenti kerja kan baru tiga minggu Belum ada satu bulan sudah minta berhenti " kata bu Rosma atasan nya
" Maaf bu ,saya terpaksa karna tak ada Yang mengurus ibu dirumah " kata Bella merasa bersalah karna tak punya alasan lain
" Ya sudah biar aku hubungin staf keuangan untuk meminta gaji mu " kata bu Rosma lalu menelpon bagian staf . Dan tak lama bu Rosma di hubungi sekertaris pa Anton selaku Dirut mereka
" Astaga kau di panggil pa Dirut Bell , cepat sana temui " kata bu Rosma takut ada masalah dengan Bella
" Ya bu saya permisi " kata Bella dengan sedikit rasa takut Karna ia di .panggil bos besar nya Lalu melangkah dengan perasan gundah menuju ruangan direktur
Bella pun lalu mengetuk pintu ruangan itu pelan pelan .
" Masuk " kata seorang pria berumur 35 tahunan itu menatap pintu
Ceklek .....
" Duduk lah apa kau yakin mau berhenti bekerja " kata Anton selaku Direktur perusahaan cabang milik Ferdi yang pastinya jabatan nya di bawah Tris
" Iya pa " kata Bella tertunduk
" Apa saat kau kesana tuan Tris menggoda mu " kata Anton tersenyum Karna dia tahu kini pasti Bella berhenti atas perintah Tris .Karna Tris sudah menikahi gadis itu kemaren . Karna Ferdi sudah memberitahukan nya .
" Tidak pa , saya yang mengodanya karna saya meminta agar ia menyepakati kerjasama perusahaan Karna bapa bilang saya akan dipecat bila gagal " kata Bella bicara jujur
" Hahaha...... lalu apa yang terjadi " kata Anton tersenyum karna sudah tahu cerita sebenarnya
" Ya begitu lah pa, maaf apabila saya sudah mengecewakan bapa " kata Bella menunduk malu
" Hahaha .... slamat ya Bel, kau tak membuat ku kecewa .Aku malah senang kau sudah bekerja dengan baik Slamat atas pernikahan kalian . Oh ya sampaikan salam ku pada pa Tris " kata Anton tersenyum yang membuat Bella kaget Kalo bos nya itu tahu ia sudah menikah dengan Tris
" Ba..... bagaimana bapa tahu saya sudah ......" kata Bella
" Jelas aku tahu, kan dia menghubungi . ku saat kau menginap di apartemen nya " kata Anton
" Hah.......pa mohon jangan katakan pada siapapun kejadian itu pa Saya ....." kata Bella
" Tenang saja , semuanya baik baik saja kau beruntung bisa mengoda nya Dan menjadi istrinya . Slamat berbahagia semoga samawa " kata pa Anton tersenyum .
__ADS_1
" Iya pa trimakasih " kata Bella tertunduk malu Karna merasa bersalah sudah mengoda Tris dan memanfaat kan Tris sebagian perlindungan Untuk senjata membayar hutang ibunya .Tapi ia terpaksa melakukan semua itu Karna memang sangat darurat Yang memaksa Bella harus melakukan nya