
Yu Irah pun ikut menyusul keluar dan melihat apa yang terjadi
" Woi ......siapa itu " Teriak Ara melihat orang memanjat pagar rumahnya Dan
Ara berlari mengejar ke pintu pagar
" Siapa mba ?" kata Yu Irah ikut melihat orang yang lari
" Dia mau mencuri yu " kata Ara melihat satu pot kaca bunga nya pecah dan berceceran di lantai
" Oh ... dasar maling , dia pasti mau nyuri bunganya mba Ara nih " kata Yu Irah Karna satu pot bunga pecah di lantai Karna cukup berat kalo di bawa
" Iya yu di mengincar bunga Aya, karna memang yang ini rada mahal ." kata Aya yang memang hobby mengoleksi bunga
" Untung potnya berat , Jadi dia ngak bisa membawa pot bunganya mba " kata yu Irah yang melihat bunga Aglonema langka jenis mahal milik Ara .
" Ya mungkin dia ngak punya duit yu, jadi ingin mencuri bunga Ara " kata Ara
" Iya mba , untung pagarnya di kunci Makanya dia cukup susah untuk membawanya pergi " kata yu Irah karna memang pot itu cukup berat
" Sudah yu besok aja dibereskan " kata Ara Yang lalu menggeser pot lain untuk merapikan tanaman nya.
" Iya mba, biar Yu Irah sapu dulu tanahnya " kata yu Irah
" Ya yu " kata Ara yang lalu masuk kedalam rumah Sambil mengingat orang yang ingin mencuri di rumahnya .
" Harus nya pasang cctv saja Biar bisa ketahuan " kata Ara Yang lalu duduk menatap hidangan di meja
Tak lama yu irah kembali dapur dan duduk di depan meja makan Untuk menemani Ara makan Karna tadi belum sempat makan Karna ada pencuri masuk
" Apa tadi mba Ara lihat wajah pencurinya " kata yu Irah
" Iya mbok sekilas ,apa mbok tahu " kata Ara yang menatap Ara penuh selidik
" Kata orong desa pemuda itu dari kampung sebelah ndu ,Dia memang suka mencuri kalo tak punya uang Karna ibunya cuma buruh cuci " kata yu Irah
" Kenapa ngak kerja saja yu, kan bisa menghasilkan uang " kata Ara Yang merasa aneh Karna masih ada orang yang berpikiran pendek. Karna akan bahaya bila di tangkap massa Dan ruginya lagi bila sampai di laporkan ke pihak berwajib .
" Ngak tahu juga ndu ,mungkin dia belum terpikir kesana " kata yu Irah padahal anak itu masih muda seperti Ara
" Ya sudah yu , ayo kita makan saja Ara lapar " kata Ara menyuap nasinya Karna memang ia juga baru pulang sekolah
Sedangkan Rio yang dalam perjalanan pulang pun membawa mobil nya santai Ketika tak sengaja melihat seseorang menyebrang jalan
" Brak ........tin ........
Rio pun kaget Ketika seorang pria muda di tabrak motor didepan nya .Dan Rio pun langsung berhenti lalu bergegas turun untuk melihat orang itu
" Mas tolong " kata bapak tua yang menabrak nya Sedang mengangkat pemuda itu
__ADS_1
" Aduh de.... Kalo nyebrang lihat lihat makanya jadi nya begini " kata bapak itu mengomel
" Apa lukanya ada yang parah , siapa namanya de " kata Rio menatapi anak muda itu dengan luka lecet
" Andi mas " kata nya meringis karna kesakitan
" Ini minum dulu nak, gimana ini ade nya mau bapak antar pulang atau tinggal disini " Kata bapak itu memberi sebotol air mineral . Karna bersyukur orang yang di tabrak ngak kenapa napa .
" Disini saja pa, rumah saya ngak jauh dari sini kok " kata pria itu menahan sakit sambil meringis Karna sempat terguling di aspal
" Ya sudah ini buat mas nya lain kali hati hati kalo menyebrang" kata bapak itu memberikan uang kertas 100 ribu .
pada pemuda itu .Sedang Rio hanya diam saja duduk melihat luka memar pemuda itu
" Mas , terimakasih sudah membantu saya .Bapak pergi dulu ya mas " kata bapak tua itu pada Rio
" Ya pa, hati hati " kata Rio Yang membiarkan bapak tua itu pergi sepertinya habis pulang dari bekerja .
" Benar ade tinggal dekat sini, atau mau diantar pulang " kata Rio menatap Andi
" Ya mas, tapi bisa minta tolong ngak mas tolong antar saya ke ujung sana Takut saya tak kuat berjalan " kata Andi .
" Ya ayo " kata Rio lalu membantu Andi
Berdiri untuk masuk ke dalam mobil Dan mengantarnya ke ujung jalan sesuai permintaan pemuda itu .Setelah sampai di ujung jalan kecil Andi pun turun .Dan Rio terdiam sebentar sebelum pulang Untuk melihat pemuda itu Yang tertatih tatih berjalan pulang menuju kerumahnya
Ceklek .......
" Assalamualaikum " kata Rio
" Walaikum salam " jawab Ara dan yu Irah yang berada di dapur .
" Apa mas langsung mau makan " kata Ara yang menghampiri Rio Yang langsung duduk diruang tengah Karna lelah
" Boleh tapi bawa kesini saja ya de " kata Rio
" Ya mas sebentar Ara ambilkan " kata Ara yang lalu kembali kebelakang Untuk mengambil makanan Lalu kembali membawa nampan dengan piring nasi dan lauk juga segelas air putih
" Tadi mas lihat ada pot yang pecah didepan Kenapa ?" kata Rio
" Ada pencuri mas, mau ngambil tanaman mba Ara untung tuh pot berat. Jadi dia tak bisa membawanya " kata yu Irah sambil membawa mangkok lauk dan menaruhnya di meja
" Hah...... ada pencuri kok bisa " kata Rio kaget. Karna selama ini rumah mereka aman aman saja
" Iya mas, kan kita kaget pas potnya jatuh " kata Ara
" Besok mas pasang cctv saja Biar kalo ada orang yang masuk rumah kita bisa ketahuan .Padahal kan pagar sudah terkunci otomatis " kata Rio
Dia melompat mas ?" kata Ara
__ADS_1
" Hah kok bisa kan tinggi " kata Rio kaget Karna pagar mereka hampir dua meter tingginya.
" Entahlah Ara ngak tahu mas makanya Ara bingung kok bisa Dia masuk dengan cara melompat pagar tinggi Begitu juga pas kabur " kata Ara
Yang membuat Rio mengeleng Lalu makan ditemani Ara dan yu Irah Yang sedang asyik menonton acara telivisi
********
Malamnya Rio dan Ara pergi ke rumah Aya untuk memeriksa cctv depan rumah untuk mengecek halaman rumah mereka
" Lah rumah kak Aya punya cctv mas " kata Ara kaget
" Ya de, karna bang Ferdi ingin rumah kak Aya aman Jadi kita bisa memasang satu di halaman .Biar kalo ada pencuri masuk bisa tertangkap " kata Rio Lalu membuka laptop Dan melihat jelas ada pemuda memanjat pagar lalu Rio memperbesar gambar nya
" Andi .....!!!" kata Ara kaget
" Ara kenal ?" kata Rio ikut kaget karna Ara mengenal Andi
" Dia teman sekolah Ara mas , satu kelas malah " kata Ara Yang tak menyangka Kalo pencurinya Andi teman sekolah nya
" Mas juga tadi ketemu orang ini di jalan ia di tabrak motor " kata Rio
" Astaga kok bisa " kata Ara kaget
" Ya karna dia ngak hati hati menyebrang jalan " kata Rio menjelaskan Yang sempat mengantar Andi pulang .
" Pasti ada alasannya dia melakukan nya mas , yu irah bilang ibunya buruh cuci di kampung sebelah . " kata Ara
" Ya mungkin juga de , tapi harusnya ia jujur saja Kalo butuh uang Agar orang lain bisa menolongnya Atau bisa juga bekerja di perkebunan kita " kata Rio..
" Iya mas, Ara kok jadi kasihan. Untung tadi dia ngak jatuh di pagar Ara ngak bisa bayangkan di mencuri di pukuli warga kampung " kata Ara
" Ara kan satu kelas , Ara bisa bicara baik baik padanya Dan bicara empat mata agar dia tidak malu " kata Rio
" Ya mas " kata Ara Yang bisa mengerti kesusahan orang lain.
Sedangkan di rumah bedakan terlihat seorang pemuda memasak makanan untuk makan malam .
" Uang dari mana le, kamu mencuri lagi mbok kan sudah bilang cari kerja saja Kalo kau di tangkap warga Kamu bisa di penjara le " kata seorang wanita tua
" Andi ngak mencuri ini dikasih orang yang menabrak Andi tadi " jawab pemuda itu
" Kau pura pura di tabrak lagi le !! " kata si mbok kaget
" Ya " kata Andi tertunduk
" Astaga , apa kau mau celaka dan ingin mati le " kata si mbok lirih
" Kalo itu bisa ngak masalah mbok , ini semua salah bapak kenapa dia harus meninggalkan untuk menikah lagi " kata Andi lirih Menatap sendu wajah si mbok Karna apa yang ia lakukan Semata mata agar bisa bertahan hidup .
__ADS_1