Aku Pelunas Hutang Ayah

Aku Pelunas Hutang Ayah
Bab 425


__ADS_3

Sedangkan di kamar Aya tertidur pulas Dan Aya sangat kaget ketika ada dua pria mungil itu membangunkan nya


" Ya Allah mamah kaget Apa kalian nyari mamah " kata Aya


" Nda cuma pengen cium mamah " kata Aska memeluk Aya


" Iya kan ami antuk uga, ayo bobo agi " kata Afnan Yang memang tadi mereka tak sengaja Masuk kamar mamah nya Dan ternyata mamah mereka sudah pulang


" Ya ayo bobo lagi " Kata Aya memeluk dua buah hatinya itu Yang tak pernah bisa membuatnya marah Malah membuat nya senang dan gemas Walau pun ia merasa lelah Namun keduanya jadi hiburan dan penyemangat buat Aya.


******


Disisi lain Naura menemui Tony bersama Papi dan maminya Dan juga kedua orang tua Tony Yang menengok Tony dalam tahanan untuk membawakan Tony makanan


" Kasusnya berat Ton , Karna kau sudah menculik dan hampir memperkosanya Dan itu bukti nyata Apa kau bodoh kemana perginya istrimu hah....Jangan kau bilang kalau dia pergi karna kelakuan mu itu " kata papah Tony


" Pah aku tak butuh ceramah papah Aku hanya butuh pengacara untuk membantu ku Agar aku bisa keluar dari sini " kata Tony kesal


" Itu perlu proses Ton, salah mu sendiri melakukan penculikan Apa kau pikir pihak korban akan diam saja hah.....Papah sudah bicara pada pengacara Yang akan menangani mu Dan sebentar lagi dia akan datang kesini " kata papah Tony


" Ra apa kau tak bisa minta bantuan Reyhan " kata Tony menatap Naura


" Tidak Ton, Itu tak mungkin.Dan Reyhan tak akan mau berurusan dengan sindikat Apalagi germo seperti mu. Kau bikin malu saja Ton Aku yakin Cindy pergi karna ulah mu sendiri " kata Naura malu sepupunya itu membuat ulah Dan pasti cepat atau lambat Reyhan pasti akan tahu


" Aish dia kabur dari rumah Karna aku memarahi Apa itu salah " kata Tony mencari alasan


" Tapi bukan seperti itu masalahnya tuan Tony. Nona Cindy menggugat cerai anda dengan tuduhan menjual dirinya Dan kau juga menyiksa nya Dan pagi tadi dia sudah mengajukan gugatan cerai Karena Tuan Tony juga tak pernah menafkahi nya " Kata seorang pria datang Dan ikut duduk bergabung


" Apa ........!!!" kata orang tua Tony kaget Lalu menatap tajam Tony


" Ya tuan, tuan Tony mendapat laporan berantai selain tuduhan penculikan itu Nona Cindy ikut mengajukan perceraian nya Dan itu akan menyudutkan tuan Tony Dan akan memperberat hukuman nya " kata pengacara keluargga Tony


" ****......perempuan itu " kata Tony mengeraskan rahangnya .


" Lalu bagaimana kasusnya " kata papah Tony

__ADS_1


" Kita harus minta maaf pada keluargga korban dan korban Karna anak buah tuan Tony juga sudah di tangkap Dan di interogasi Dan akan sulit bagi kita menjamin dan membebaskan tuan Tony Karna kasus perceraian nya juga membantu kemudahan bagi korban untuk mencari celah bukti kebejatan Tony " kata pengacara itu menatap Tony


" Sial di mana gadis itu " kata Tony mengumpat


Dia tak datang tuan , Tapi tim pengacara nya bekerja sama dengan pengacara nona Cindy " Kata pengacara itu lagi


Membuat Tony terdiam Kini ia tak bisa berkutik lagi. Dan Naura bersama kedua orang tuanya diam tak bersuara Karna tak mungkin mereka membantu Tony Yang jelas jelas bersalah .Dan lagi bila Reyhan mendengar semua itu pasti keluarga Naura akan sangat malu


***********


Disisi lain Ratih duduk santai bersama Cindy dan Nila di cafe Sambil bercerita tentang masa sekolah Dan kini Cindy sudah mulai aktif kuliah beberapa hari ini Yang membuatnya sangat senang


" Jadi nanti kak Cindy bisa bebas kak, kakak harus semangat Kakak pasti bisa " Kata Nila mengusap bahu Cindy


" Ya kak, ini berita bagus. Jadi kakak bisa fokus kerja dan kuliah "Kata Ratih .


" Ya , kalian benar . Aku harus bersemangat dan kuliah sungguh sungguh Mumpung dia masih di penjara Aku bisa bebas dan bisa menata hidup ku dengan baik " kata Cindy tersenyum senang mendengar Tony di penjara Karna paling tidak ia kini tak merasa takut lagi


" Ayo kita tos, bersenang senang " kata Ayu mengangetkan mereka bertiga .


" Lagian serius amat, nih jus ayo kita tos jangan bengong aja Ayo kak Cindy " kata Ayu membuat ketiga nya tertawa lalu mendekatkan gelas masing masing Karna hari ini pelanggan hanya ada lima orang yang datang Jadi mereka bisa bersantai sejenak Sambil menunggu cafe ramai


" Wah .... kok curang kak Qila ngak diajak " Kata Qila yang baru datang


" Sini kak gabung kita lagi santai Emak sama mamah Sila lagi di dapur masak sambil ngobrol Jadi kita ngumpul di sini deh Sambil melihat pembeli datang" kata Ratih menyesap jus alpukatnya


" Ara mana ?" kata Qila


" Hari ini dia ada lomba jadi ngak ke cafe paling langsung pulang kak " kata Nila menatap Qila


" Iya juga ya kan dia beda kelas sama kalian Kan dia sudah mau kelas tiga ngak kerasa ya " kata Qila ikut duduk


" Iya lah kak, kan Ara anak pintar Tapi sayang kalo ngak kuliah kan bisa disambi padahal " kata Cindy


" Ara bilang tinggi tinggi kuliah ujung ujung juga nyari duit kak , kuliah buat formalitas doang Jadi mending buka usaha " kata Ratih

__ADS_1


" Ya benar juga sih, tapi kan perlu juga untuk menambah wawasan kalo nyari duit mah ngak ada habisnya " kata Qila


" Iya tergantung pemikiran nya masing masing kak, aku mungkin nyampe lulus sma saja Otakku capek mikir kalo suruh sekolah terus Maklum setengah ons " kata Nila terkekeh


" Hahaha......kau ini Nil , bilang aja malas mikir Kamu itu sebenarnya pintar Tapi Karna malas makanya begitu " kata Ratih


" Hahaha.....sudah sudah kalian ini Ada ada saja kalo masalah sekolah hak kalian deh kakak ikut acc saja terserah Asal tetap rajin kerja Biar maju nanti ini cafe


Kalo sudah berdiri sendiri pasti banyak cabang nya Dan kalian harus ikut bantu mengurusnya Makanya sekolah itu perlu Biar ngak di bodohi orang lain " kata Qila


" Ya kak siap , ayo kerja tuh pelanggan datang " kata Ayu Yang lalu keluar lebih dulu .


" Iya tuh ada 3 pasang " kata Nila yang menghabiskan jus nya lalu ia pun ke cafe untuk menemui pembeli


Begitu juga Cindy yang buru buru menghabiskan minuman nya Dan ikut membantu melayani pelanggan yang datang .Sedangkan Qila mengecek laporan Dan Ratih merapi kan nota Mengantikan Ara Karna dua hari ini Ara sibuk Jadi tugas Ara di gantikan Ratih


Sedangkan di rumah . Ara baru bangun tidur Karna lelah pulang dari sekolah Karna tadi ia banyak tugas


" Ya ampun hampir magrib " kata Ara bergegas masuk kamar mandi untuk membersihkan diri Dan lalu setelah rapi


Ara pun kedapur Melihat mbok yang sedang asyik ngobrol bersama Asih


" Sudah bangun ndu " kata mbok yang tahu menantunya itu lelah


" Sudah mbok , apa mas Rio sudah pulang ?" kata Ara


" Belum tadi lagi kekebun sebentar ndu Katanya suami nya yu Irah jatuh Maka nya tadi yu Irah langsung kesana melihat suaminya


" Hah..... suami yu Irah jatuh kenapa mbok ?" kata Ara kaget


" Mbok juga kurang tahu ndu " kata mbok


" Katanya jatuh dari pohon kopi de " kata Asih


" Hah....... pohon kopi !!" kata Ara kaget Karna setahu nya jarang ada yang memanjat pohon kopi

__ADS_1


__ADS_2