Aku Pelunas Hutang Ayah

Aku Pelunas Hutang Ayah
Bab 211


__ADS_3

Aya pun lalu menaruh Aska di pangkuan Tania Wanita judes dan manja itu terlihat berbeda hari ini Padahal dari tadi bi Yam mengawasi Tania dari kamar belakang


Begitu juga dengan Ferdi yang tak percaya Tania mau mengendong anak nya Padahal Tania tak pernah suka pada anak anak yang menurutnya cerewet dan nakal juga usil


" Ada apa dengannya " batin Ferdi keheranan sendiri


" Ih Ay anak kalian lucu dan imut " kata Tania yang lalu memeluk Aska


Aya hanya tersenyum melihat sepupu suaminya itu terlihat senang Walau awalnya Tania terlihat judes Tapi setelah di ajak ngobrol Tania terkesan ramah dan juga baik Cukup lama Tania memangku Aska sampai akhirnya Aska


mulai gelisah karna haus minta di susui


" Oe ....oe " kata Aska pelan


" Iya sayang haus ya , sudah ya mba Aska haus mau minum dulu " kata Aya


" Ya.... kan baru sebentar " kata Tania


" Nanti lagi Tan, sana mandi kita makan bersama nanti . Ini sudah mau magrib Tan " kata Ferdi


" Ya baiklah " kata Tania yang beranjak ke kamar tamu.


Disisi lain Ara sedang sholat berjamaah bersama Rio Setelah sholat Rio pun mengaji sebentar dan membaca doa Lalu meniupkan doanya pada air zam zam dan memberikan nya pada Ara


" Ini de , minum lagi biar sembuh " kata Rio Sambil memberikan gelas nya


" Ya mas, sudah ngak sakit lagi kok mas Bintik bintik nya juga sudah hilang


semuanya " kata Ara


" Alhamdulilah....syukurlah kita ngak perlu dendam pada orang yang jahat nanti berbalik sendiri kok karma nya " kata Rio


" Ya mas , Ara juga iklas kok " kata Ara Yang besok ingin ke spa bersama Ratih dan Nila untuk membersihkan kulitnya .


Karna ia merasa harus membuang rasa gatal yang tersisa.


" Ya de, Ara istri yang baik " kata Rio memeluk Ara . Apa yang terjadi pada Ara tak membuat cinta Rio berkurang sedikit pun Malah Rio tambah sayang pada Ara Tampa rasa risih ia memeluk Ara tiap malam Dan tak sedikit pun merasa jijik Yang membuat Ara tahu Rio sangat sayang padanya.


" Mas besok boleh kan Ara ke spa untuk luluran .Biar kulit Ara bersih tanpa ada bekas kulit kering begini " kata Ara


" Ya tapi mas yang antar ya. pulang nya mas jemput " kata Rio yang tak mau Ara kenapa napa Karna Ara memang tangung jawabnya .


" Ya mas terimakasih " kata Ara lalu memeluk Rio

__ADS_1


Rio pun membalas pelukan Ara Rasa cintanya yang begitu besar membuat nya merasa bersalah bila terjadi apa apa dengan Ara. Karna Rio sudah berjanji dengan mendiang pa Kevin .


Ia akan slalu menjaga Ara sampai SMA


Tapi sekarang ia tak bisa melepas kan


Ara lagi Karna Ara sudah memberikan dirinya seutuhnya Dan Rio bertekad menjaga Ara seumur hidup nya Karna


ia tahu Ara juga mencintainya.


" Ayo makan , mas lapar " kata Rio


" Hehehe......ya mas " kata Ara yang terlena pada pelukan suaminya itu


Karna Ara merasa nyaman Ketika Rio memanjakan nya selama ia sakit .


Kedua nya pun kedapur dan memanaskan ikan bakar dan sayur


Juga lodeh terong kesukaan Ara


Lalu keduanya makan malam sambil saling menyuapi .Dan ngobrol tentang pekerjaan .Yang membuat keduanya semakin dekat dan saling menyayangi .


************


Di mansion Ferdi dan Aya baru saja menaruh si kembar di tempat tidur nya


Kedua putranya itu sangat ceria hari ini


Apalagi sepupunya itu terlihat sangat menyukai Afnan dan Aska


" Bang apa mba Tania ngak bisa punya anak " kata Aya bertanya


" Entah lah abang tidak tahu masalahnya . Abang hanya berdoa ia bisa punya anak juga seperti kita dan hidup bahagia " kata Ferdi


" Apa mereka sudah lama bercerai " kata Aya menatap Ferdi


" Baru tiga bulan yang lalu , entah apa masalah nya abang juga tak tahu " kata Ferdi yang merasa ikut prihatin atas perceraian Tania dan Delvin .


Padahal menurutnya Delvin pria yang baik


Karna walau mereka jarang bertemu Delvin tetap ramah dan bersikap biasa padanya Setelah bercerai dengan Tania


" Kasihan ya bang , padahal mba Tania cantik dan juga pintar " kata Aya

__ADS_1


" Ya tapi dia tak bisa memasak seperti Aya Dan tak mau mengurus rumah Mungkin itu lah penyebab keretakan rumah tangga mereka " kata Ferdi Yang merasa bersyukur bisa menikahi Aya


" Masalah itu kan bisa pelan pelan suaminya harus menuntun nya dengan baik juga bersabar .Dan ia juga bisa belajar . Seperti mba Kaifa akhirnya mereka hidup bahagia kan " kata Aya


" Iya bahkan dia tak pernah menganggu abang lagi " kata Ferdi


" Lah Aya tahu dari mana masalah Kaifa" kata Ferdi heran menatap istrinya itu


" Aya dengar Yusuf cerita pada Via bang Awalnya mereka selalu ribut Tapi akhirnya mereka bisa saling memahami


Seperti abang dan Aya dulu juga begitu kan Abang sangat jutek sama Aya tapi butuh " kata Aya menyindir


" Hahaha...... kok ingat sih, abang saja lupa " kata Ferdi tergelak Kalo istrinya itu ingat dengan sikap nya dulu


" Iya lah kan abang pemaksa dan mengacam Aya waktu itu , bahkan ketika Aya makan pil anti hamil .Abang marah


marah " kata Aya .Yang waktu itu sangat takut pada Ferdi


" Iya maaf kan abang, waktu itu abang salah paham sama Aya " kata Ferdi Memeluk istrinya itu erat merasa bersyukur Karna kejadian itu Aya di akui menantu oleh maminya . Yang membuat Ferdi sadar kalau saat itu ia jatuh cinta


pada Aya. Dan membuat nya berusaha untuk bisa menghamili Aya Dan kini mereka hidup bahagia .


" Kenapa abang ngak jujur dari awal ." kata Aya menatap Ferdi


" Entah lah , mungkin saat itu abang ingin mengerjai Aya " kata Ferdi mencium


bibir Aya .


" Masa sih , masa mengerjai Aya tiap malam .Bukan mengerjai tapi ketagihan " kata Aya memeluk tubuh Ferdi


" Hahaha .... kok tahu, ya Aya seperti candu bagi abang Makanya abang tak bisa jauh dari Aya .Karna abang mencintai Aya " kata Ferdi


" Aya juga bang, Aya sangat mencintai abang " kata Aya tersenyum mengecup bibir suaminya itu Dan memeluk tubuh Ferdi .Yang membuat Ferdi senang Karna istrinya itu memberi lampu hijau Untuknya bercinta malam ini .


Lalu Ferdi pun mulai menyusupkan tangan di balik tubuh Aya .Kini ia tak tertarik dengan wanita lain lagi Karna Aya dan si kembar lah dunia nya Dan Ferdi berharap ia bisa hidup bahagia seperti mami dan papi nya. Bersama dua buah cinta mereka


" Jangan pernah pergi dari sisi abang ya sayang Walau apa pun yang terjadi " kata Ferdi ketika mereka melakukan penyatuan


" Ya bang , selama abang slalu sayang pada Aya dan dua buah cinta kita " kata Ara meraba pelan wajah suaminya


" itu pasti hanya Aya cinta terakhir Abang " kata Ferdi memeluk Aya erat Sambil menikmati percintaan mereka


" Aamiin " kata Aya Yang bahagia karna suaminya hanya milik nya seorang . Dan Aya tak ingin ada ruang lain dalam hati Ferdi . Karna Aya ingin hidup bahagia seumur hidup nya. Tak masalah ia tak punya harta dan uang .Yang penting hati

__ADS_1


Ferdi hanya untuk nya dan anak anak nya .Karna Aya tak ingin seperti Ayah nya yang menikah lagi juga Papah Qila


Yang menelantarkan anak nya demi wanita lain Karna itu membuat nya kecewa dan sakit hati.


__ADS_2