
Canda dan tawa papi dan mami Risma Membuat Ferdi tersenyum Melihat dua buah hati mereka itu dekat dengan oma dan opa nya .Lalu mereka pun membawa nya keluar dari kamar .
" Dah mah pi kami jalan jalan dulu " kata mami memegang tangan Aska Untuk melambaikan tangan Membuat Afnan ikut menirunya .
" Ya ...... hati hati " balas Ferdi melambaikan tangan nya pada si kembar
Aya tersenyum lalu melambaikan tangan nya membalas lambaian Afnan dan Aska yang senang bisa jalan jalan
" Tahu saja kalo oma dan opanya mau pergi " kata Ferdi
" Emang mau kemana bang ?" kata Aya
" Paling beli makanan, atau roti " kata Ferdi terkekeh
" Biasa bang kan ingin lihat mobil di jalanan " kata Aya yang sambil menyeka Ferdi .Karna tak mungkin suaminya itu mandi karna lukanya belum kering .
" Apa yang di bawah pusat juga di seka " kata Ferdi mengoda Aya .
Wajah Aya langsung bersemu merah karna candaan mesum suaminya itu
" Abang apaan sih , ngak usah kan cuma ganti baju " kata Aya tersipu malu
Membuat Ferdi menarik tangan Aya dan mengengam nya erat " kata Ferdi
" Tahu ah , kan abang belum bisa keramas " kata Aya
" Tapi cium boleh dong " kata Ferdi yang memeluk istrinya itu
" Yang itu ngak sakit , hanya punggung abang yang sakit " kata Ferdi
" Aish abang kok mesum sih " kata Aya
" Hahaha...... mesum sama istri sendirikan ngak masalah " tawa Ferdi Yang memeluk istrinya itu
Aya pun hanya tersenyum karna tahu suaminya itu memang sedikit berbeda dengan pria lain Dan mengecup bibir suaminya itu. Ferdi pun lalu menahan tengkuk Aya Dan kedua nya bercium .
Cukup lama kedua nya bertukar saliva Sampai Aya melepas pungutan mereka .
" Sudah abang Aya seka dulu " kata Aya tersenyum Karna bila ia meneruskan nya Aya yakin suaminya itu tak bisa menahan diri .Begitu juga dirinya
" Ya " kata Ferdi tersenyum mengecup bibir sang istri . Karna sudah beberapa hari ini ia harus puasa.
" Sudah......Aya ganti bajunya abang dulu biar terlihat rapi " kata Aya yang menyeka suaminya itu pelan
__ADS_1
" Ya " kata Ferdi yang memperhatikan wajah istrinya itu .Aya dengan telaten merawatnya. Karna memang istrinya itu. Dari dulu sangat sabar melayani nya
" Apa Aya jadi ingin kuliah " kata Ferdi
" Jadi bang , Tapi Aya ingin bawa mobil sendiri kalo kuliah biar bisa cepat pulang kerumah ya bang " kata Aya
" Tidak boleh , Aya harus pake supir Abang suruh Tina untuk belajar nyetir Agar Aya aman " kata Ferdi
" Hah..... yah masa Tina mengawasi Aya sih bang " kata Aya menatap Ferdi
" Lah emang itu tugasnya. Abang bayar Tina untuk jaga Aya biar aman Tak di ganggu orang lain " kata Ferdi
" Tapi kasihan bang masa harus nungguin Aya abang kan bete sendirian di kampus " kata Aya
" Ck ..... kau ini Tina itu abang bayar mahal ngak usah dikasihani Dia kan kerja kita yang bayar " kata Ferdi
" Iya bang " kata Aya yang akhirnya mengalah Karna tak mau berdebat dengan suaminya itu .Karna jelas ia pasti kalah telak
Ferdi hanya tersenyum melihat wajah manyun istrinya itu Ada rasa senang di hatinya karna Aya patuh padanya
Setelah menganti pakaian dan dalaman Ferdi Aya pun duduk sambil mengupas buah untuk menemani Ferdi
" Bang apa mereka sudah di adili , orang Yang menembak abang " kata Aya
" Hehehe ..... tapi kan abang masih belum pulih mana bisa ngurus Aya " kata Aya menyuapi anggur kemulut suaminya
" Iya juga ya , abang sering ngerepotin Aya Tapi Aya ngak pernah mengeluh " kata Ferdi merangkul istrinya itu sambil mencium pipi Aya
" Iya karna abang suami Aya " kata Aya tersenyum pada Ferdi
Membuat bi Yam yang masuk membawa nampan roti dan susu untuk Aya dan Ferdi tersenyum .Karna tuan muda nya itu terlihat romantis dan juga sayang pada Aya Dan membuat bi Yam iri melihat pasangan bahagia itu
" Nona ini susunya , dan ini untuk tuan muda roti manis nya " kata bi Yam
" Bi Yam masih ingat saja selera Ferdi Padahal Ferdi sudah lupa " kata Ferdi mencomot rotinya lalu mencelupkan nya pada susu coklat Aya.
" Enak kan bang " kata Aya
" Ya lezat sekali , bi Yam pintar " puji Ferdi Yang membuat Aya dan bi Yam tertawa bersama .
" Nona kemana si kembar .kok tidak kelihatan " kata bi Yam Yang tak melihat keduanya sedari tadi
" Mereka mengawal oma dan opanya bi oh ya bi , Lusa de Ara mau kesini . Bi Yam pengen apa . Aya sudah pesan kan rica rica dan lele asap untuk mami " kata Aya
__ADS_1
" Terserah nona Aya saja bi Yam suka semua rotinya lauk nya dan buah nya juga Apalagi kalo gratis " kata bi Yam terkekeh .
" Itu pasti bi, Aya juga suka tuh Dan Aya sudah pesan semuanya termasuk mangut mercon nya wah.... mantap pasti apalagi buat makan " kata Aya yang menelan salivanya Karna membayangkan makanan kesukaan nya
" Wah..... jangan cerita sayang abang jadi pengen Apalagi makan nya pake lontong ya ngak bi. Bikin lontong nya ya bi biar Ferdi bisa makan banyak " kata
Ferdi yang sangat suka lontong opor
" Siap tuan muda biar bi Yam bikinin pas nona Ara datang bisa langsung kita santap bersama " kata bi Yam .
Membuat Aya tersenyum Apalagi bisa makan bersama keluargga besar sambil lesehan di dapur
***********
Disisi lain Tris baru saja pulang ke apartemen nya Dan melihat istrinya itu baru selesai mandi .
" Kok tadi ngak minta di jemput abang " kata Tris
" Takut merepotkan abang , oh ya abang sudah makan Itu Bella siapin sop dan Ayam goreng " kata Bella
" Ya nanti , abang mau mandi dulu Dan nanti abang mau ngajak Bella besuk bos abang habis makan Jadi Bella siap siap saja Nanti kita beli buah dan rotinya dijalan saja " kata Tris
" Hah .... tapi Bella malu bang " kata Bella
" Kenapa malu santai saja " kata Tris Yang ingin melihat reaksi Bella bertemu dengan istri bos nya itu. Karna Aya bilang mengenal baik Bella .
" Ya bang " kata Bella .Yang lalu menyiapkan pakaian bersih untuk suaminya . Yang ingin mandi Karna sudah biasa bila Tris pulang langsung mandi .
Lalu Tris pun masuk kamar mandi Dan setelah ritual mandinya selesai .Ia pun mengenakan pakaian yang disiapkan Bella Dan lalu keluar menemui Bella yang sedang mengisi piring untuknya
" Enak sekali rasanya de " puji Tris menyicipi sop Bella
" Trimakasih bang duduk lah " kata Bella sambil tersenyum . Karna masakan nya di puji sang suami Yang membuat Tris juga tersenyum .Karna kini sudah ada orang yang mengurus nya dengan baik
" Ini lah yang dikatakan bos hidup bahagia Bisa punya istri yang mengurus suami nya dengan baik " batin Tris
" Abang mau yang mana tawar Bella
" Paha ayam atau paha Bella " kata Tris mengoda Bella .
" Abang bisa saja " kata Bella malu Dan memberikan Ayam goreng untuk suami nya itu Dan lalu melayani dengan baik
Sambil mengisi piringnya sendiri .
__ADS_1
Lalu keduanya pun makan sambil ngobrol Karna Tris ingin tahu banyak tentang Bella Apalagi bila bertemu sang mami Karna Tris ingin Bella bersikap baik walau maminya yang sangat cerewet . Tapi Tris tetap sayang pada maminya Walau terkesan galak Tapi ia ingin Bella bisa menerima maminya dengan lapang dada Dan mengambil hati sang mami dengan pelan pelan