Aku Pelunas Hutang Ayah

Aku Pelunas Hutang Ayah
Bab 288


__ADS_3

Lama kedua nya ngobrol Ketika ada suara orang berisik di luar Hingga menatap ke arah ruang tamu


" Ada siapa tuh ?" kata Aya sambil memangku Afnan yang duduk sambil mengantuk .


" Mba Via datang non " kata bi Siti yang muncul membawa oleh oleh Via


Dan Via pun masuk keruang tengah bersama Yusuf .Via terlihat sumringah melihat Aya dan Qila Yang duduk di ruang tengah Dan ketika hendak berteriak


" Shut........!!" kata Aya menunjuk Afnan yang duduk bermain sambil mata nya terpejam


" Astaga " kata Via memeluk Aya dan beradu jotos dengan Qila .Sambil melihat Afnan Yang sudah ngantuk Dengan tubuh lemas Sedangkan Aya merebahkan Afnan di pangkuan nya pelan pelan


"Kok bisa ya, Main sampai ketiduran " kata Via .


" Nih yang satu juga " kata Qila yang memangku Aska yang juga matanya hanya tinggal 2 watt .


" Hehehe...... Mereka makin lucu saja " Kata Via mencium Aska Dan matanya terbuka sebentar lalu terpejam kembali


" Sudah sana istirahat dulu , kasihan tuh dede bayi .Kita bawa si kembar dulu kekamar sekalian istirahat " kata Aya bicara pelan .Agar tak membangunkan


Afnan dan Aska


" Ya Ay, thanks ya aku istirahat dulu pinggang ku pegal duduk di pesawat " Kata Via


" Oh ya oleh olehnya di dapur aku sudah pesan lele mercon kesukaan mami sama buah jeruk juga rica rica " kata Via


" Wah .... Makan besar kita nih ,ya sudah sana istirahat " Kata Aya


" Iya Vi, kita juga mau istirahat sebentar Tadi kita juga habis shoping shoping " kata Qila


" Ih curang kok ngak nungguin aku " kata Via protes


" Besok kita plesir ke taman safari .Sambil bawa cemilan yang diborong tadi .Kita juga beliin buat lho kok Vi " kata Qila


" Sip ....thanks kalian emang teman terbaik gue " kata Via memeluk kedua sahabat nya itu satu persatu .


" Vi ......" panggil Yusuf yang menghampiri Aya dan Qila Lalu menyalaminya keduanya sambil tersenyum


" Kita istirahat dulu " kata Yusuf

__ADS_1


" Ya mas tahu, dah ya " kata Via


" Ya sana pergi istirahat gih , kita juga mau kekamar " Kata Qila Yang lalu mengendong Aska pelan pelan Begitu juga Aya .Yang membawa mereka ke kamar tidur


" Dah ..la kita istirahat dulu, mba kalian juga sambil istirahat ya " kata Wati dan Erni yang sambil rebahan menunggu Afnan dan Aska


" Ya nona " kata Wati dan Erni kompak Lalu Aya dan Qila pun keluar Dan menutup pintu Kamar .


Sorenya aula samping dekat taman sangat ramai .Mereka berkumpul untuk makan bersama .Mami dan papi juga ikut bergabung . Alan dan Tina juga ikut duduk bersama Awan dan Yusuf Sedangkan Aya duduk dekat Qila dan Via bersama si kembar juga bi Yam


" Wah .... mantap ini " kata mami Melihat masakan Yu Irah yang di pesan oleh Via Tadi pagi yaitu mercon lele dengan rica rica mentok Tertata rapi dihadapan mereka Kiriman Ara Yang sengaja menyembelih mentoknya untuk mami dan Aya lewat Via .Karna ia tahu mertua kakak nya itu sangat menyukai makanan ala desa .Jadi Ara sengaja mengirim nya


" Papi pake lontong ya mi, ini serasa lebaran saja ya " kata papi terkekeh Yang menunggu mami mengisi piring papi Sandi .


" Ya pi , kan jarang jarang kita kumpul begini ayo nak yusuf Awan Alan ambil sendiri " kata mami senang bisa makan bersama seperti keluargga besar


" Wah..... enak tuan, rasanya mantap betul ini " kata Alan yang mengambil lele dan rica rica


" Iya dong lan, kan gratis dapat kiriman makanan enak Karna disini jarang ada yang beginian Harus kepasar tradisional dulu kalo kepingin buat " kata mami


" Ya jelas mi, mana ada yang jual di mall


" Agi agi au " celoteh Aska menunjuk lele mercon


" Ngak banyak banyak de pedas lho " kata Aya yang hanya mengambil daging nya saja untuk menyuapi kedua nya dengan lontong yang di ***** halus


" Bayi kok doyan juga ,tahu enak ya " kata mami Yang melihat Aya menyuapi keduanya


" Hahaha..... Pengen tahu rasa mi " kata papi terkekeh melihat si kembar ikut lesehan bersama .


" Ay sini gue suapi , lho makan gih gue sudah " kata Via sambil menahan pedas


" Yakin sudah ngak nambah Vi " kata mami terkekeh karna Via menyudahi makan nya


" Dia anti pedas mi, Tapi kepengen makanya ikut makan juga . Cuma sebagai syarat " kata Aya yang tahu Via tak kuat makan pedas .


" Iya , kan gue juga pengen makan. sini tante suapi biar mamah makan ya " kata Via mengambil piring yang di pegang Aya. Karna dua anak nya itu belum mau berhenti makan Dan ketika asyik makan tiba tiba....


" Wah ....... pantas sepi di dalam, rupanya pada kumpul disini " kata Tania. Melihat orang banyak berkumpul

__ADS_1


" Tania ....ayo sini gabung kita makan enak nih " kata mami.


" Iya non, duduk sini . Ini masih ada piring tuh lontong nya masih banyak " kata bi Yam .


" Tapi kok lele nya tinggal kuah sih, padahal kelihatannya enak " kata Tania yang mencomot milik Aya satu .


" Lah kok diambil , Aya baru makan mba " kata Aya protes miliknya diambil


" Bagi apa, tuh habis tinggal ..rica rica " kata Tania cuek , yang membuat Aya tersenyum .Karna Aya terakhiran makan


" Salah sendiri telat datang " kata Ferdi


" Lah kan lho ngak telpon gue Fer, tahu tadi mau makan enak pasti gue datang lebih awal kesini " kata Tania Yang ikut makan dan menikmati makanan yang masih tersisa .Dan Tania memakannya dengan lahap Karna merasa cocok di lidahnya


" Sisanya juga enak kok, tuh buktinya nambah " kata mami Melihat Tania menambah lontong dan rica rica


" Pas lapar tante , tadi cuma mau mampir ke sini sebentar Setelah itu mau nyari makan di luar .Tapi sekarang ngak jadi kan ada yang gratis ya kan yang " kata Deril melirik Tania


" Iya lah , kan enak mana pas ngumpul gini makannya serasa sangat nikmat " kata Tania duduk tenang disebelah mami


" Iya lah, makanya kita makan nya disini Kalo diruang makan kan suasananya akan beda dengan diluar Di sini bisa lesehan sambil merokok dan ngobrol " kata papi Yang hidup sederhana di dalam rumahnya Walau ia hidup berkecukupan dan bergelimang harta sejak lahir Namun itu tak membuat papi sombong .Karna papi sukses berkat kerja kerasnya dari nol Dari juga warisan sang ayah Dan ia pun cukup tahu pengorbanan orang tuanya untuk bisa mencapai kesuksesan Yang kini sudah berada di tangan cucu tunggal


Sedangkan ditempat lain Ara dan yu Irah Juga sedang asyik makan rica rica yang tersisa


" Untung masak nya banyak ya yu kita masih bisa kebagian " kata Ara


" Iya mba tuh mencon lelenya juga masih " kata yu Irah


" Iya yu , pasti mami sangat senang dapat kiriman Karna ini makanan kesukaan nya." kata Ara


" Yu Irah juga senang mba, kan makanan desa alami ngak pake pengawet ngak seperti makanan kota " kata yu Irah


" Iya yu, kadang Ara ngak merasa kenyang kalo cuma makan roti dan makanan di restoran Karna sudah biasa makan nasi kaya gini .Padahal di kota itu makanan nya cuma sedikit tapi mahal yu. Hanya penyajian yang keren Tapi seenak enak makanan restoran tetap enak makanan selera kita. Biar dari desa tapi mantap " kata Ara .Yang lebih suka jajan di pinggir jalan asal kenyang dari pada di restoran mewah tapi tak sesuai dengan lidahnya .


Dan ketika asyik makan tiba tiba .....


Prang............


" Siapa tuh ?" kata Ara kaget .Lalu berdiri untuk melihat keluar

__ADS_1


__ADS_2