Aku Pelunas Hutang Ayah

Aku Pelunas Hutang Ayah
Bab 441


__ADS_3

Rio sampai dirumah dengan perasaan lega Lalu langsung masuk rumah setelah membayar tarif argo.


"' Pasti Ara sudah berangkat sekolah " kata Rio membuka pintu rumah karna rindu pada Ara


Lalu Rio langsung menuju kamar Dan menaruh oleh oleh dari Aya untuk Ara di atas meja Setelah itu Rio membawa sebagian ke belakang menuju dapur untuk pergi kerumah Aya


" Mas Rio sudah pulang nak ?" kata pa Mamat langsung menghampiri Rio dan memeluk nya


" Ya pa sehat kan " kata Rio membalas pelukan pa Mamat


" Ya bapa sehat nak, gimana mas nya nak Rio sudah baikan ?" kata pa Mamat


" Alhamdulilah , ayo pa kita sarapan Kebetulan ini ada oleh oleh kak Aya " kata Rio mengurai pelukan nya Lalu merangkul pa Mamat menuju dapur rumah Aya melangkah ke ruang makan


" Mas Rio....... ya Allah nak , syukur sudah pulang gimana keadaan mas Pras mbok dan mbak Sinta " kata yu Irah Yang lalu membuat kan teh hangat untuk Rio


" Wah pertanyaannya panjang yu, satu satu Rio jadi bingung nih " kata Rio menarik kursi Lalu duduk di temani pa Mamat


" Maaf yu ikut khawatir , mba Ara saja sempat bingung mas. Untungnya ada Ratih yang menemani sama Asih " kata yu Irah sambil membawa kan teh untuk Rio ke meja makan


" Alhamdulilah mas Pras sudah di operasi yu Dan kakinya bisa pulih Tapi harus rajin si terapi Tempurung nya retak Tapi tidak parah yu Jadi masih bisa di buat jalan Walau sembuhnya lama Tapi paling tidak bisa berjalan normal " Kata Rio bercerita


" Alhamdulilah syukur lah " Kata yu Irah ikut duduk menemani Rio dan pa Mamat


" Ayo monggo sarapan nak , kita sudah sudah sarapan kok " Kata pa Mamat


" Ya mas sarapan yang benar , apa ini oleh oleh buat kita " kata yu Irah melihat 2 kantung kresek putih


" Iya yu buka saja di bagi bagi , buat Ara sudah .Itu semua dari kak Aya " kata Rio

__ADS_1


" Mba Aya baik banget masih sempat saja kirim oleh oleh Apa masih sibuk kuliah " kata yu Irah


" Iya yu , kan ingat de Ara Jadi biar sesibuk apa pun masih disempatkan beli Walau cuma nitip lewat sopir " kata Rio Yang belum sempat ngobrol banyak pada kakak dan abang iparnya itu Karna memang Aya dan Ferdi cukup sibuk Rio hanya sempat memeluk si kembar Ketika hendak pulang pagi tadi .


" Ya memang begitu mba Aya , slalu ingat saja sama kita , makanya almarhum pa Kevin sering sedih Karna tak bisa bertemu mba Aya ." kata yu Irah


" Iya yu namanya juga anak sulung yu ,mba Aya banyak berkorban untuk . Ayah dan Ara " kata Rio Yang tahu cerita awal pengorbanan Aya untuk Ayah dan adiknya itu .Yang membawanya menjadi seorang nyonya Ferdi .


" Iya mas, sekarang mba Aya dan mba Ara sudah hidup berkecukupan Kalo ingat waktu dulu Kasihan sekali melihat nya ... Mba Ara waktu sekolah itu kadang makan seadanya nya " cerita yu Irah mengingat Ara sewaktu kecil


" Ya itu memang begitu yu, tak ada orang hidup langsung senang Kecuali lahirnya dari orang kaya semua nya perlu proses ya ngak mas Rio " Kata pa Mamat menimpali


" Ya pa betul itu, hidup ini perlu perjuangan Dan kalo hidup ngak mau berkorban dan berjuang kelaut aja mati di makan hiu " kata Rio terkekeh


" Bisa aja mas Rio , ya tengelam dong Kalo mas Rio dan pa Mamat masih mending bisa berenang Nah kalo yu Irah langsung tengelam seperti batu .Karna ngak bisa berenang " kata yu Irah


" Kan bisa pake pelampung yu " kata pa Mamat


" Hahaha .... yu Irah bisa aja Kapan kapan kita berenang yu ke kolam renang Biar bisa belajar renang Dan disana bisa sewa pelampung Anggap saja sedang berada di tengah laut " kata Rio tertawa


" Hahaha... . nanti biar Asih yang ngajari yu Irah Kan Asih jago berenang Biar yu Irah ngak tengelam di empang "' kata pa Mamat tertawa


" Hahaha ..... Iya pa , malah yu Irah pengen banget tuh nyebur di kolam lele Tapi takut di patil sama lele nya " kata yu Irah tergelak


" Hahaha .... bukan di patil lagi yu malah di keroyok dan di gigit .Hati hati lho yu lele itu juga bisa jadi kanibal "kata Rio


" Oalah ..... hi takut dong " kata yu Irah Bergidik ngeri


" Ngak lah yu , kan lelenya buat makan Kalo kanibal yang besar yu Yang sebesar mas Rio yang sudah tua " kata pa Mamat yang tahu Rio hanya bercanda Sedang Rio hanya tersenyum Dan menikmati sarapannya yang terlambat Karna tadi ia buru buru berangkat ke bandara .

__ADS_1


************


Di kampus Gita menangis memeluk Aya Keduanya sedang berada di lorong kelas dekat di taman Dan Gita menceritakan apa yang terjadi padanya pada Aya


" Sudah jangan menangis lagi , kan pa Gery sudah bertanggung jawab Walau cuma nikah sirih Tapi paling tidak pa Gery menunjukan itikad baik nya .Dia juga korban . Tapi kok bisa ya Ada orang yang segitu nekad nya mau menjebak pa Gery " kata Aya bingung Dan untung nya saat itu Aya sudah pulang Dan Aya tak menyangka Kalo pa Gery dan Gita dalam kondisi tidak sadar .


" Lalu apa ada yang tahu " kata Aya


" Ngak ada Ay , hanya mamah dan paman dan kak Tata yang jadi saksi " kata Gita lirih


" Ya sudah , ini proses cinta mu Git . Anggap saja dia pacar halal mu Kan kau bilang suka sama pa Gery Nah sekarang kau harus bisa merebut hati nya. Ini kesempatan mu Agar kalian bisa menikah ulang Git. Anggap ini rencana tuhan untukmu Lho harus belajar mencintai seorang pa Gery Dan menerimanya Perjuangan kan perasaan mu Memang proses nya berat Tapi seiring nya waktu berjalan pasti cinta itu akan tumbuh Ketika kalian dekat Pasti akan ada rasa sayang " kata Aya menyemangati Gita


" Ya Ay terimakasih sudah mau dengerin curhat nya gue. Aku ngak tahu lagi harus cerita ke siapa lagi Agar beban ku sedikit ringan Terimakasih ya sudah nemani gue " kata Gita


" Ya sama sama, sekarang jangan sedih lagi ayo semangat Pasti suatu saat kau bisa membuatnya jatuh cinta " kata Aya


" Ya Ay, kata Gita yang tahu kalo dosen nya itu suka pada Aya Bukan pada dirinya Tapi kejadian itu membuat Gita sadar Tuhan punya rencana lain dalam rekayasa percintaan pa Gery .


" Gue janji Ay akan merebut hatinya untuk bisa miliki hati pa Gery " kata Gita dalam hati Sambil tersenyum menatap Aya


" Ya sudah ayo ke kelas, tuh mata jangan bocor lagi malu ...nanti di kira lho tukang mewek " goda Aya terkekeh


" Hehehe......ya Ay tahu , tapi apa kamu ngak suka sama pa Gery Ay " kata Gita ingin memastikan


" Ngak..... bahkan dalam mimpi pun ngak ada tuh Gue nga niat ada naksir pa Gery Lagian gue sudah punya stock tiga di rumah Malah lebih imut dan ganteng ganteng lagi " kata Aya terkekeh


" What ....tiga pria lho kencani sekaligus Ay " Kata Gita kaget tak percaya


" Hahaha...... Iya lah yang dua masih brondong imut " kata Aya tertawa geli Karna Aya mengingat Afnan dan Aska Yang di kira Gita kekasih gelap nya

__ADS_1


" Astaga gila lho Ay , apa ngak sakit hati mereka kalo tahu lho ngelaba " kata Gita


" Ngak dong, kan gue ratunya " kata Aya tersenyum penuh arti Karna Gita belum tahu siapa yang Aya maksud . Tapi Aya bangga punya tiga pria simpanan nya itu Yang slalu ada di dalam hatinya.


__ADS_2