
Mereka pun melanjutkan makan Dan menikmati nya dengan lahap .Karna masakan Gita lumayan enak Dan juga menggugah selera
Sedangkan di kamar Gery .Gery asyik yang menggauli Gita jadi candunya Ia tak bisa menahan diri lagi untuk tak melakukan Ia pun menikmatinya sampai puas Karna ingin membuang stres dengan bercinta Cukup lama pergumulan panas itu terjadi Setelah selesai dan pelepasan Gita cepat cepat bangun langsung masuk kamar mandi Untuk membersihkan diri Sedangkan Gery keluar menuju dapur Karna haus Dan ketika Gery mengambil gelas
" Sudah puas Ger main kuda nya ?" kata papi duduk santai di meja makan sampai melipat tangan di dadanya
" Papi mami !!!!" Kata Gery kaget Melihat kedua orang tuanya itu ada di dapur Yang sedang asyik mengigit udang crispy buatan Gita
" Kenapa kaget? Kau bilang belum mau menikah Tapi rupanya kau menyimpan seorang wanita di apartemen mu " kata mami Gery santai .
" Ck .... mana ngak sabaran lagi, apa begitu cara mu melakukanya , dia terlihat masih muda. Kasihan kalo kau paksa Ger .....kau ini berpendidikan Tapi ngak berpikir jernih Sekarang bawa dia pulang kerumah " omel mami Sambil mencomot kembali udang itu sampai habis Hingga piring kosong
Gery pun terdiam tak berkutik .Karna tak tahu kalo kedua orang tua nya itu akan datang Tanpa di undang ke apartemennya
" Astaga ....... Pa bu , maaf tadi saya...... " kata Gita yang baru kedapur Setelah mandi Dan melihat Gery menatapnya tajam tanpa berkedip
" Maaf pa , saya lupa kalo ada tamu Tadi saya ingin memberitahukan pada bapa Tapi karna bapa ....... " kata Gita
" Kami papi dan mami Gery nak, siapa nama mu ?" kata mami santai menatap Gita
" Orang tuanya pa Gery !!!" kata Gita kaget Lalu Gita langsung menyalami keduanya . Maaf bu pa saya tidak tahu kalo kalian mau datang kesini " Kata Gita menunduk
" Bukan salah mu ayo sekarang kau ganti baju mu, Gery cepat mandi sana!! Kami tunggu kau di rumah utama Ayo nak mami temani " Kata mami beranjak dari meja makan .
Sedangkan Gery hanya diam karna tak mungkin lagi dia bisa berkelit kali ini Karna kedua orang tuanya sudah melihat langsung dan bertemu Gita secara pribadi Yang tak mungkin bisa Gery tutupi dan sembunyikan lagi Dari kedua orang tuanya yang cukup protektif
Gita yang sudah rapi di gandeng mami keluar dari apartemen
" Papi ikut Gery kan " kata mami mengedipkan matanya Karna ia berbicara berdua saja pada Gita secara pribadi Karna bila bicara dengan Gery pasti Gery akan berkilah pada mereka
__ADS_1
"' Ya pergilah " Kata papi tersenyum . Membiarkan dua wanita beda usia itu Pergi menghilang di balik pintu .
***********
Dirumah sakit mbok sangat senang Karna pak le nya datang bersama sang istri juga Rio Yang datang naik taksi dari hotel Yang tak jauh dari rumah sakit atas bantuan Ken Karna Rio meminta tolong pada Ferdi untuk menyuruh Ken mencarikan penginapan murah Namun Ferdi memberikan hotel kelas biasa pada pak le nya itu juga buat Rio yang ingin menjemput mbok nya pulang Karna mas nya sudah mulai membaik .
" Mba sehatkan , ya allah gusti alhamdulilah kita bisa sampai sini juga " Kata bule Yang bisa melihat kota jakarta
" Alhamdulilah sehat de trimakasih sudah mau datang " Kata mbok memeluk adik iparnya itu senang
"Bue senang mba, bisa lihat jakarta juga bisa menginap di hotel malam ini dua malam Hotelnya bagus ngak jauh dari sini " kata pak le
" Aji mumpung toh mba kapan lagi bisa dolan sekalian jaga pras " kata bule terkekeh senang
" Ya alhamdulilah , mba ya ikut senang kalian sudah mau jagain pras " kata mbok lega Karna adik dan istrinya itu masih perduli padanya
" Sin itu beseknya di buka ndu ,ada wajik dan criping sama ayam bakar .Ara juga titip banyak makanan buat mu dan pras ndu " Kata bule menyodorkan kantung kresek besar
" Iya kita mampir kerumah Ara juga , oh ya yo . Apa mbok belum tahu yo " kata bule menatap Rio
" Apa ?" kata mbok menatap Rion
" Mbok mau nambah cucu mbok "' kata Rio sumringah
" Subhanallah , Ara hamil le alhamdulilah mbok nambah cucu "kata mbok senang memeluk putra bungsunya itu Yang membuat Pras dan Sinta saling pandang
" Kami ikut senang de, selamat ya de " kata Pras menatap Rio dari tempat tidur nya Karna hanya bisa duduk
"' Terimakasih mas, alhamdulilah baru satu bulan ini " kata Rio
__ADS_1
" Syukurlah le, pas mas pras pulang nanti kita bisa syukuran ya le sekalian di rumah kita " kata mbok senang
"' Ya mbok , Rio pulang nya besok ngak bisa ninggalin de Ara lama lama oh ya de Ara titip salam buat mas pras dan mba Sinta " kata Rio
" Ya salam balik yo , mudahan de Ara sehat slalu "Kata Sinta tersenyum Karna selama Pras di rumah sakit. Sinta tambah gendut Karna banyak makanan . Apalagi kalo Aya datang slalu membawa banyak makanan dan susu untuknya .
" Alhamdulilah , mas mu sudah sehat tinggal latihan jalan pelan Dan mba Aya juga sering datang kesini le, 3 hari sekali nengok mbok dan mas mu. Dia bawakan susu untuk Sinta dan makanan juga buah le " Kata mbok bercerita panjang lebar
" Ya mbok , Rio tahu " Kata Rio Yang tahu mbok nya pernah menginap dua hari di rumah besar keluarga kakak iparnya itu
" Mbok ngak main kesana ?" kata Pras
" Sudah mas, mbok kan ginap di sana dua malam le, bikin mbok kagok dan bingung . Masalah he omah gede tenan ada taman sama mobilnya banyak sekali Juga pelayan nya semua pada sibuk sendiri sendiri " kata mbok bercerita
" Hah....... gede banget mba " kata pak le
" Ya namanya pengusaha ya gede pak le , kan rumah warisan keluarga Apalagi bang Ferdi anak tunggal . Jadi nya mba Aya harus tinggal disana " jelas Rio
" Oalah ... bejo ya yo mba Aya punya suami gitu wis gauteng sugih baik yo yo melu kecipratan kita Pantasan bodyguard nya banyak " Kata bule
" Lah punya bodyguard juga yo , kok mas ngak ngerti " kata pras
" Lah yang ngurusi mas Pras kui kan bodyguard nya bang Ferdi semua mas ada 6 orang semua nya satu perempuan Yang khusus jaga mba Aya lagi cuti hamil " kata Rio
" Oalah gitu tuh aku pikir mereka siapa kok rapi yo de " kata pras
" Ya harus rapi jadi pengawal kemana mana masa kucel Orang bodyguardnya pengusaha high class " kata Rio
" Yo benar le, mbok waktu di antar saja mereka pada siap dan rapi pakaian nya juga bagus Enak ya le jadi orang kaya tinggal perintah langsung berangkat " Kata mbok
__ADS_1
" Enak apa ne mbok, kepala ku memet mikirin gawean akeh , wong ndeso ya mikirnya sederhana mbok Ngak kaya orang kota pikiran warno warno Dan banyak cabang Yang bikin kepala pusing " Kata Rio yang di sempat di buat pusing dengan berkasnya yang bertumpuk di kantor Yang ia tinggal ke jakarta namun masih bisa ia tangani Dan sekarang ia limpahkan ke Awan suami Qila