
Aya pun mengambil ponselnya lalu menghubungi Ara adiknya karna dua hari ini Aya sibuk liburan Dan lalu menanyakan kabar sang ayah
" Kakak....Ara kangen kapan kesini " kata Ara terdengar senang
" Besok ya ra , kaka masih capek apa ayah baik baik saja " tanya Aya
" Ya kak alhamdulilah kami baik baik saja Karna mamang dan yu Irah masih setia menunggu kami tiap malam " kata Ara
" Syukurlah Ara pengen oleh oleh apa de dari sini sama ayah " kata Aya
" Ara mau nya kakak aja cepat pulang kak ngak ada yang lain kalo oleh oleh mah sudah banyak ngak ada yang makan nanti " kata Ara tertawa. .Karna ia memang rindu pada kakaknya itu Dan itu lebih membuatnya bahagia dari hal apa pun .Tak penting oleh oleh .Karna sang kakak harta termahal yang ia punya bersama sang ayah saat ini
" Ya sabar ya , kakak baru pulang piknik sama mertua kak Aya jadi masih lelah Sudah salam buat ayah ya " kata Aya
" Ya kak, hati hati di jalan ya kak " kata Ara senang dan lalu berlari menuju sang ayah
" Yah ini kak Aya apa mau bicara " kata Ara.
" Ya salam saja nak buat mertua kakak mu " kata pa Kevin yang tahu kalo sang anak sedang piknik karna besan nya sudah menghubungi nya kemaren
" Ya yah " kata Ara
" Kak kata Ayah salam buat semua keluargga disana Dan semoga kakak sehat ya soalnya kami menunggu kakak pulang " kata Ara
" Ya de dah.... sampai ketemu besok ya " kata Aya
" Dah juga ...." kata Ara yang lalu menutup ponselnya senang .
" Ayah kakak pulang besok .Ara senang banget pasti mas Rio juga pulang sekarang " kata Ara
" Ya sayang " kata pa Kevin Yang tahu Ara kesepian dirumah..Ada beberapa temannya Yang mengajak nya bermain Tapi Ara lebih suka dirumah menunggui sang Ayah karna tak ingin Ayah nya sendirian
********
Sorenya Aya berkeliling di taman samping sambil duduk melihat bunga bunga krisan yang mekar berwarna warni Dan duduk sambil minum susu hamil .Karna Ferdi keluar bersama Tris untuk mencari oleh oleh yang untuk dibawa pulang.
Sedangkan Ferdi sedang asyik memilih sesuatu
__ADS_1
" Tuan ini lumayan dan enak rasanya " kata Tris yang menemani bosnya itu belanja Yang menunjukan manisan buah mangga dalam toples.
" Boleh ...." kata Ferdi yang tak pernah tahu makanan apa dan oleh oleh yang akan dibawanya pulang nanti malam Lalu mengambil beberapa kotak cake dan lapis surabaya membawanya ke kasir .Namun tiba tiba ....
" Hai....sayang apa khabar apa kau menghindar dari ku " kata Heni yang tiba tiba muncul di hadapan Ferdi
" Mau apa kau kesini Apa kau mengawasi ku " kata Ferdi .
" Hai .... sayang ... aku kangen " kata Heni yang ingin memeluk Ferdi Tapi Ferdi menghindar dari pelukan Heni .Tris yang melihat itu hanya mengeleng kan kepalanya
" Pergi lah Heni .... kita sudah tak ada hubungan lagi Kenapa masih mencari ku . Bukan nya om mu itu lebih berduit " kata Ferdi menyindir
" Hei.... sayang apa maksud mu , aku tak punya siapa pun selain dirimu please sayang jangan cemburu . Aku ngak mau putus Fer " kata Heni merayu Ferdi
" Aku tak perduli Hen, jangan nganggu aku lagi " kata Ferdi
" Ngak ... ngak bisa kau adalah milikku Dan akan tetap akan begitu " kata Heni Yang langsung memeluk Ferdi Ferdi yang kaget berusaha melepaskannya dan lalu menghindar dari Heni Yang tak mau putus dengan begitu saja
Sedangkan Tris yang melihat langsung melaporkan nya pada satpam setempat
" Pa...tuh ada wanita gila masa mau maksa meluk meluk bos saya " kata Tris
" Mba .... mba .... maaf pergi aja mba tuh mas nya risih lihat mba " kata satpam itu pada Heni
" Heh..... dia itu kekasih saya pa , enak saja disuruh pergi ." omel Heni .Yang lalu mengambil semua belanjaan dalam toko lalu memasukannya dalam keranjang .Dan menaruhnya ke kasir
" Sayang belikan ini ya " kata Heni yang kesal karna Ferdi menghindarinya
" Ambil yang kau mau lalu pergi cepat dari sini " kata Ferdi jengkel
" Sayang kenapa begitu aku mencintai mu Ayolah kita ngak harus begini kan " kata Heni merayu Ferdi Namun Ferdi tak perduli menjauh dari tempat Itu
" Ferdi....... sayang ...." kata Heni kesal lalu mengambil apa yang ia mau.
" Mba ini yang bayar tuh kekasih saya ya mba " kata Heni yang tak enak hati dilihat para pengunjung yang menganggap nya wanita aneh .
" Ih pria nya ngak mau kok maksa " kata seorang pengunjung pada Heni .
__ADS_1
" Iya ngak laku kali sampai merengek segitunya Cantik cantik kok murahan " kata pengunjung lain ..
" Heh ..... jangan asal ngomong ya Saya ini kekasih benaran .kekasih saya itu lagi stres dan lupa ingatan karna di guna guna wanita lain yang naksir dia " kata Heni .
" Astagfirullah nona Heni hati hati kalo bicara mulut mu itu beracun .Dan tak punya malu Jangan menuduh istri orang lain seenaknya Dengar ibu ibu sekalian wanita ini mengoda bos saya yang sudah punya istri Dan dia mengaku ngaku pacarnya " kata Tris kesal
" Hei....dasar asisten gila jangan menuduh
sembarangan ya kau harusnya dipecat Karna ngak pantas jadi asisten " kata Heni marah
" Kau itu yang gila makanya kau dipecat jadi kekasih karna gatal mengoda bos " kata Tris
" Tris .....dasar kau asisten kurang ajar " kata Heni melotot marah
" Ck......melotot lah sampai kenyang kerjamu hanya ngangkang malah masih nyari pelampiasan suami orang dasar wanita murahan " kata Tris kesal Yang membuat Heni melemparinya dengan sebungkus makanan .
" Mba maaf itu barang kami jangan buat dilempar " tegur karyawan toko .
" Oke cepat hitung semua nya" kata Heni yang menyuruh kasir menghitung semua barangnya .Dan setelah selesai ia pun pergi begitu saja .dan masuk ke mobilnya
" Mba itu belum dibayar " kata kasir itu panik dan bingung juga satpam nya
" Tuh suruh asisten gila itu bayar " kata Heni yang menurunkan kaca jendela lalu menjalan kan mobil nya meninggalkan pertokoan itu tampa merasa bersalah
" Astaga dasar wanita gila " umpat Tris yang kesal
" Biar saya yang bayar mba tapi lain kali kalo dia kesini lagi usir saja " kata Ferdi .yang tak senang dengan sifat Heni. Yang terkesan sedikit frontal dan gila .
" Bos...... dia keterlaluan " kata Tris
" Cukup sekali ini dia bikin ulah lain kali jangan sampai ia masuk kantor ku " kata Ferdi yang malu melihat tingkah Heni
Lalu setelah membayar semua nya mereka pun pergi pulang Karna Ferdi sudah ngak mood bertemu Heni lagi
" Wanita itu benar benar gila kurasa harusnya masuk rumah sakit jiwa bos " kata Tris
" Biar kan Tris kita ngak perlu mengurus nya hindari saja , Aku muak " kata Ferdi yang mengingat Heni dan Kaifa sama saja . Karna hanya perduli dengan uang dan belanja Tampa perduli pada dirinya Mengingat Ferdi hanya memacari mereka Tampa sekali pun menginginkan tubuh mereka Karena Ferdi memang tak berminat . Dan entah mengapa ia juga tak bernafsu pada wanita wanita itu ..Berbeda dengan Aya yang slalu menghindari nya Yang membuat Ferdi penasaran Dan sampai akhirnya ia meniduri paksa Aya Yang membuat nya tergoda Padahal Aya tak pernah merayu nya sama sekali Dan itu aneh bagi Ferdi . Yang juga begitu bergairah setiap kali melihat tubuh Aya Setiap kali ia memandang nya .
__ADS_1
.
****** Taqqabaalahu mina wa minkum ya reader semoga kalian sehat walafiat slalu met lebaran mohon maaf lahir dan bathin juga buat agama lain sehat semua nya ya *****