
Di jalan raya dua mobil alphard hitam beriringan Mereka hanya mampir untuk makan di rest area juga ke kamar kecil Lalu kembali melanjutkan perjalanan lagi Afnan dan Aska sangat senang sambil berceloteh Ketika mereka sudah bangun karna ketiduran sebentar tadi setelah minum jus Aya yang membawakan selimut tebal untuk keduanya menjadikan Alas tidur untuk mereka supaya nyaman
" Udah mau ampai mah " kata Afnan
" Belum bentar lagi untung sudah ada jalan tol jadi cepat , bentar lagi paling jam 9 sudah sampai Jadi kita bisa tidur dulu besok pagi sudah siap bertualang di kebun " kata Aya
" Ana nda ada aman mah ?" kata Aska
" Ada nya kebun taman nya ngak ada cuma tanaman di pot saja " kata Aya
" Ayak mah " kata Afnan
" Kalo di kebun ya banyak buahnya Besok pagi kalian bisa main sama anak ayam juga mentok di kebun " kata Aya
" Hah ....ayam petok mah yang kukuruyuk aya ipin upin " kata Afnan
"Iya .... Kak di sana nanti kalian bisa lihat kebun dan anak anak Ayam pasti banyak dan lucu lucu " Kata Aya
" Asik asta mau lihat " kata Aska
" Ya sabar ya " kata Aya tersenyum
Sedang kan papi dan mami yang mendengar obrolan menantu dan cucunya itu Hanya bersandar di kursi sambil tersenyum melihat kedua nya Yang sudah mulai banyak bertanya dan ingin tahu .
" Nanti kalo nyampe pasti heboh banget Ay .Apalagi besok " kata mami
" Ya mi , apalagi besok pagi kan libur Pasti Ara sudah siap mengantar mereka ke kebun belakang " kata Aya Yang bersyukur Ketika Aya membeli tanah itu sudah di tanami tanaman buahnya Dan sekarang mereka tinggal memanen hasil nya saja Karna waktu itu masih baru tumbuh . Walau rencana pembangunan cafe masih tertunda Tapi paling tidak sekarang mereka bisa memetik hasil buahnya yang cukup banyak
Jam 9 malam mobil rombongan Aya sampai di depan rumah Semua orang menyambut mereka dengan senyum bahagia Karna memang sudah di tunggu tunggu sedari sore Dan yu Irah sudah menyiapkan semuanya di meja makan Untuk menyambut mereka papi juga tersenyum senang karna harus makan lagi sebelum mereka tidur
" Wah .... ngak menolak ini yu, papi suka banget ini " Kata papi mengisi piringnya Sedangkan mami dan Aya menikmati jagung bakar lebih dulu bersama teh hangat juga roti buatan Ara
"' Ayo mbok ikut makan " kata mami menawarkan mbok
" Ibu mami saja mbok perutnya ngak kuat mi Tadi makan melulu kerjanya " Kata mbok tersenyum
__ADS_1
" Hahaha ..... wah mami dapat panggilan baru sana mbok " kata Ara
" Ngak apa apa ya mbok , kan biar keren sedikit " Kata mami tersenyum
" Ran Ken jangan malu malu makan yang banyak sepuasnya ya " kata papi Sandi tersenyum
" Hahaha . ... ngak tuan ini malah lebih dari urat malu " kata Ken menikmati makanya dengan lahap bersama Ran Yang duduk di meja bersama Rio dan Reyhan yang juga ikut makan
************
Paginya Afnan dan Aska menggeliat membuka mata ketika Ara menciumi mereka Yang sengaja Ara lakukan Agar keduanya cepat bangun
" Ayo bangun tante mau ajak kalian lihat ayam dan mentok di kebun mereka sudah pada main " kata Ara
" Api Lum andi " kata Afnan
" Ngak usah mandi , mandi nya nanti sekalian kotor kotor " Kata Ara yang mengendong keduanya turun dari tempat tidur Sedangkan Aya masih terlelap
" Mamah ...." tunjuk Aska
" Biarin kan saja nanti juga bangun sendiri " kata Ara Mengandeng keduanya keluar dari kamar menuju ke dapur belakang Dan lalu melihat anak mentok
' Aaa.......asik ........" kata Afnan senang
" Wah ucu ucu " kata Aska yang ikut senang Melihat anak anak mentok itu Yang membuat Ara membawa mereka untuk mendekatinya dan memegang nya Dan untung sang induk sudah jinak Yang membiarkan anak anak nya di pegang pegang oleh si kembar
Keduanya sangat senang sambil tertawa Menangkap anak ayam yang berlari lari kesana kemari Sedang kan sang induk di kurung pa Mamat Agar tak marah ada orang yang memegang anak nya
Opa dan oma mereka tersenyum Sambil sarapan pagi bersama mbok dan yu irah dan pa Mamat ikut terkekeh melihat polah si kembar Karna yang lain belum bangun .Dan Ara juga membawa si kembar ke kebun belakang untuk memetik buah Alpukat dan jeruk Yang di temani Asih
" Ayak uah te, asik " kata Afnan Yang luar biasa senang Dan mereka berdua berlomba lomba memetik buah jeruk
Di kamar Aya yang baru bangun Langsung melompat dari tempat tidur Karna kaget kalo ia bangun kesiangan
" Astaga aku lupa kita lagi di yogya " kata Aya Yang lalu masuk kamar mandi untuk mencuci wajahnya Lalu bergegas menuju ruang makan
__ADS_1
" Lah anak anak mana mb " Kata Aya pada Wati dan Erni yang lagi sarapan
" Di kebun belakang Ay , mereka paling metik buah Tadi lagi main sama anak Ayam Tapi sekarang sudah pergi ke kebun belakang " Kata mami .
" Biar kan saja ada Asih dan Ara Yang menemani mereka Rio juga baru menyusul mereka barusan " kata Papi
" Pantasan main hilang aja tuh anak Aya mau nyusul ya mi " kata Aya ingin ke pergi lewat pintu dapur
" Eh sarapan dulu nanti biar bareng papi sama mami Ay kita juga mau lihat " kata papi Yang penasaran dengan kebun milik Aya dan Ara
" Ya sudah Aya sarapan dulu " Kata Aya berbalik ke meja makan Lalu menarik kursi Dan mengisi piring nya untuk sarapan pagi
Setelah makan mereka pun ke kebun belakang Sedang kan Afnan dan Aska sedang tiduran diatas karpet yang di bawa Rio dikelilingi buah Alpukat dan jeruk yang mereka petik Yang membuat Rio terkekeh melihat polah lucu keduanya
" Om telpon api " kata Afnan
" Hah mau telpon papi " kata Rio
" Ya biar iyat ita " kata kedua tersenyum duduk santai memeluk buah Yang membuat Asih tersenyum Dan Rio pun lalu mengirim foto si kembar pada Ferdi Yang membuat Ferdi menelpon Rio dengan mode vidio call
" Mana lihat " kata Ferdi pada Rio Yang membuat Rio memperlihat tingkah anak anaknya itu tertawa bercanda di bawah pohon alpukat yang bergelantungan
" Wah curang ya papi ngak diajak senang senang ya " kata Ferdi terkekeh
" Ye......ayak uah pi " teriak Aska senang Dan mereka memamerkan semua Apa yang mereka petik dan mengumpulkan nya di karpet sambil memeluk nya
Papi dan mami juga Aya yang menyusul mereka cukup kaget melihat kebun buah nya sangat lebat Membuat papi melongo sambil memetik jambu kristal dan buah belimbing yang besar besar Dan menaruhnya di baju kaosnya
" Ay sejak kapan kalian menanam ini semua " kata papi menatap Aya
" Aya membelinya saat pohon buah nya masih baru di tanam pi , baru besar Waktu itu pemiliknya sangat butuh uang Dan Aya sama de Ara sepakat untuk membelinya " jelas Aya
" Masya allah ini rezeki namanya Ay, kau tinggal memanen nya saja "kata papi senang lalu mencicipi buahnya
" Sangat manis " kata papi
__ADS_1
" Iya pi, kita menikmatinya juga lihat pepaya dan jeruk nya lebat .Ya Allah lihat cucu cucu papi tuh mandi buah " tunjuk mami pada Afnan dan Aska yang tertawa di tengah kumpulan buah
" Astaga mereka disitu rupanya ' kata Aya Yang melangkah menghampiri kedua putranya itu Yang asyik main lempar jeruk Sambil tergelak