Aku Pelunas Hutang Ayah

Aku Pelunas Hutang Ayah
Bab 418


__ADS_3

Mami menarik nafas nya dalam dalam Itulah Yang ia tak senangi dari kerabat jauhnya itu Yang bicara seenaknya


" Tidak seperti Tan, mereka menikah baik baik Karna memang jodohnya " kata mami Risma


" Oh begitu ya " kata tante Tanti


" Mas Sandi boleh kan Disti tinggal disini sementara Selama kami tinggal pergi ke singapura Dia sekarang jadi model lho mba mas " Kata tante Tanti bangga


" Oh ya, kalo masalah itu biar de Risma Yang memutuskan Karna kalian sesama perempuan " kata papi Sandi


" Sementara dapat kost ya Tan, besok kita cari apartemen Atau kost di tengah kota Biar kalo Disti kerja ngak macet " kata mami Risma


" Ya terserah kau saja , Tapi malam ini aku menginap di sini ya " kata Tante Tanti sambil melirik Ferdi Yang hanya diam saja asyik dengan makanan nya


" Ya di kamar tamu depan saja " kata mami Yang tak mau Tanti berisik.


" Ok Ris, santai saja " Kata tante Tanti senang


*************


Malamnya Ferdi masih berkutat di ruang kerja nya Dan Aya sudah hendak di kamar nya setelah tadi sempat memeriksa berkas Siska .


" Abang mau kopi " Tawar Aya


" Ngak sayang abang sudah ngopi di kantor , istirahat lah ini tinggal sedikit " kata Ferdi


" Ya sudah Aya duluan ya bang " Kata Aya Yang sudah mengantuk


" Ya sayang "' kata Ferdi Yang ingin menyelesaikan pekerjaan nya dulu Sedangkan Aya kembali ke kamar nya


Disti yang melihat Aya keluar dari ruang kerja Ferdi pun mendekati ruangan itu Dan mengintip nya Karna pintu ruangan itu tak tertutup rapat


"Astaga dia disini rupanya " kata Disti tersenyum senang


" Clek ......


" Kok balik sayang " kata Ferdi yang mengira Aya kembali


" Masih kerja Fer " kata Disti mendekati Ferdi


" Disti ada apa kesini ? " kata Ferdi kaget Yang ia kira Aya kembali


" Lama tak bertemu tak ada salahnya Kalo kita ngobrol sedikit kan " kata Disti tersenyum pada Ferdi

__ADS_1


" Huh.....mau bicara apa ?" kata Ferdi menghela nafasnya Yang fokus pada kertas kertasnya


" Ya apa saja " kata Disti Yang lalu mendekati Ferdi dan menaruh tangan nya di bahu Ferdi


" Kau tambah tampan saja Fer, sepulang dari jerman kita belum pernah bertemu lagi " Kata Disti mengusap pipi Ferdi pelan


Ferdi pun menepiskan tangan Disti Lalu


menjauhkan nya dari bahunya Karna ia merasa tidak nyaman


" Maaf Dis itu tak sopan , sekarang aku sudah beristri " kata Ferdi


" Astaga apa kau lupa sebelum beristri kita dulu bebas melakukan nya " Kata Disti Yang lalu memeluk tubuh Ferdi dari belakang Membuat bulu tengkuk Ferdi meremang Karna Disti mencium leher Ferdi


" Bau mu masih seperti dulu Fer " kata Disti berbisik di telinga Ferdi Yang membuat Ferdi menelan saliva nya Karna dulu mereka memang sering berciuman Dan tak lebih dari itu


"' Aku rindu ciuman Fer " kata Disti berbisik pelan Dan nafas Disti terasa di tengkuk leher Ferdi


" Huh...... lupakan semua nya Itu hanya masa lalu, kita masih sama sama bodoh saat itu " kata Ferdi cuek


" Astaga , itu hal menyenangkan Fer " Kata Disti Yang memutar sedikit kursi Ferdi lalu duduk di pangkuan Ferdi


" Apa yang kau lakukan Dis ...." kata Ferdi terkejut Karna Disti menggodanya Apalagi hanya dengan celana pendek dan kaos you can see Yang memperlihat kan dua belahan dada yang yang sangat menantang .


" Shut ..... jangan berisik kau akan membuat kita tertangkap basah " Kata Disti menaruh telunjuk di bibir tebal Ferdi dan tersenyum


" Astaga hanya sebentar kok " kata Disti Yang mengalungkan tangan nya di leher Ferdi lalu menempelkan bibir nya di bibir Ferdi Yang membuat Ferdi ingin mendorongnya Namun Disti memeluk erat leher Ferdi Lalu ******* bibir Ferdi Ketika Ferdi ingin bicara


" Mppt..........


Ferdi pun terdiam ketika ciuman itu mengisap bibirnya lembut Membuatnya terbuai sesaat Sehingga membuat nya terpaku dan menikmati nya Ketika Disti ******* nya Dan ia pun membalasnya Ketika darahnya makin terasa panas


"' Akh ......." desah Disti senang dan


Bug ......


" Fer......." Disti terkejut Ketika Ferdi mengangkat tubuhnya keatas meja Lalu meninggalkan nya begitu saja Menuju pintu keluar


" Ah sial baru saja mulai " kata Disti


" Tapi dia masih hot seperti dulu " Kata Disti tersenyum


" Baik lah, selama aku disini aku masih punya kesempatan. Kita lihat saja Fer mana yang lebih menarik Aya atau aku " batin Disti Yang memang menyukai Ferdi sejak awal Dan Disti sangat terkejut ketika pulang dari Amerika Ferdi ternyata sudah menikah

__ADS_1


Lalu ia pun keluar dari ruang kerja Ferdi Dan menutup pintu Sambil tersenyum melangkah menuju kamarnya


Ferdi yang masuk ke kamarnya nya lansung masuk ke kamar mandi Untuk mencuci wajah dan tangan nya


" Sial dia menggodaku " Kata Ferdi yang merasa celananya kencang di bawah sana Dan Ferdi keluar dari kamar Dan naik keatas tempat tidur Lalu mencium Aya dan mengecup bibir Aya


" Bang ...." kata Aya kaget


" Tidur lah " Kata Ferdi yang ******* bibir Aya dan lalu membuka selimut istrinya Karna tadi dia hampir tak bisa menahan godaan Disti .Lalu Ferdi pun melampiaskan nya pada Aya Aya yang kaget hanya bisa membiarkan Ferdi melakukan nya Dan Aya hanya membelai rambut suaminya itu Yang sibuk bermain si dada nya .Karna bukan hal aneh bila suaminya itu senang mengusik tidurnya


Cukup lama Ferdi melakukan nya Setelah puas ia pun tertidur Dan untung nya Aya sudah mandi bersih tadi sore Karna ia tahu seperti apa suaminya itu


" Sudah " kata Aya Yang memeluk suaminya itu dan mencium bibir Ferdi


" Sudah abang ngantuk " Kata Ferdi Yang memeluk tubuh Aya Dan mereka tidur saling berpelukan


Subuh Aya sudah bangun lebih dulu Dan menyiapkan pakaian Ferdi yang ingin mandi juga berangkat kerja


" Bang ayo bangun sholat " kata Aya


" Apa Aya sudah sholat " kata Ferdi yang tahu istrinya itu masih haid


" Sudah selesai bang Tadi malam saja abang pake kan Apa abang lupa " kata Aya mengusap pipi Ferdi


" Astaga Abang lupa " kata Ferdi memeluk Aya .Ya sudah ayo kita bermain sebentar " Kata Ferdi


"' Astaga apa tadi malam belum puas " kata Aya menatap lekat wajah suaminya itu heran


" Belum " Kata Ferdi Yang langsung membalik tubuh Aya dan menindihnya


" Bang nanti gimana Kalo si kembar datang " kata Aya


" Biarkan saja Kita hanya sebentar kok " kata Ferdi mulai beraksi Dan ingin berolah raga pagi .


Aya hanya pasrah dan menuruti semua keinginan suaminya itu Dan menyenang kan pemiliknya dirinya Karna tak ada gunanya menolak Karna Ferdi memang berhak atas dirinya .


Cukup lama mereka bergumul ria Lalu mandi bersama Dan berpakaian setelah itu Aya dan Ferdi pun menuju ruang makan dan di sana mami papi tante Tanti dan Disti sudah menunggu mereka untuk sarapan


" Papi mah, iyat anyak ue acih om Alan " Kata Afnan berlari menghampiri Ferdi


dan Aya Begitu juga Aska Tapi Aska membawa dua batang coklat Yang membuat Disti dan sang mami kaget pada kehadiran dua bocah imut itu


" Siapa mereka Ris ?" kata Tante Tanti

__ADS_1


" Cucu kita Tan, mereka itu anak Ferdi dan Aya


" Anak ....!!! " kata Disti kaget Yang tak menyangka Aya sudah punya anak dua dengan Ferdi .


__ADS_2