
Aya berjalan cepat di koridor kampus menuju parkiran Karna tak mau Pa Gery mengikutinya
" Ay......tunggu " panggil Anya yang berhasil menjejeri Aya
" Ada apa sih An, gue mau pulang " kata Aya
" Hei ..... gue tahu lho ngak sengaja tadi Ay , tapi seperti nya pa Gery memang menyukai lho Ay. Kenapa ngak lho terima saja Kan Lumayan tuh dosen kita ganteng " kata Anya
" Buat lho aja An, gue ngak mau Lagian kan gue sudah bilang Kalo gue sudah punya . Dah gue duluan ya " kata Aya Yang tak mau membahas masalah itu Apalagi didepan Tina
" Ok Ay,..... tapi gue boleh nebeng ya sampai depan perempatan kan satu jalur . Gue lagi malas naik ojek " kata Anya tersenyum merayu Aya
" Ya cepat naik , tapi tuh mulut jangan ember awas saja kalo cerita ke orang , gue marah "!!! " kata Aya masuk mobil
" Ok .....beb thanks " kata Anya yang lalu ikut masuk mobil Aya dan duduk di kursi belakang .
" Tin, antar Anya dulu " kata Aya duduk sambil memasang sabuk pengaman nya Dan Tina menghidupkan mesin mobil
"Baik nona " kata Tina .Yang melihat Anya dari kaca spion mobil Yang duduk tenang di kursi tengah. Dan mobil pun langsung berlari keluar dari parkiran kampus menuju jalan raya
" Dimana nona Anya ? " kata Tina bertanya
" Jalan xxx kak " jawab Anya yang memanggil sebutan kak pada Tina
" Ok ....." kata Tina Sedangkan Aya hanya diam tak bicara apapun .Ia hanya fokus menatap jalan
Tak lama mereka berhenti di jalan Yang di maksud Anya .Dan Anya pun turun dari mobil
" Trimakasih ya Ay , mba slamat jalan " kata Anya tersenyum Karna lumayan irit dapat tumpangan gratis Karna ia tahu Aya baik padanya Pasti nya Aya akan mau mengantarnya pulang Walau tak sering Tapi lumayan irit di ongkos Dan Aya juga tidak keberatan untuk menolong teman temannya .
Aya mengangguk kan kepalanya. Dan Tina kembali membawa mobil Menjauh meninggalkan tempat itu . Menuju pulang ke mansion besar Dan sesampainya di rumah Aya pun turun dan langsung masuk kedalam rumah Dan melangkah masuk ke kamar nya
" Mah....." ..Teriak Afnan
" Hai sayang ade mana ?" kata Aya berhenti di depan pintu kamarnya Ketika ia ingin masuk kamar
" Ama mba, kak au li es krim oyeh " kaya Afnan berjalan pelan lalu memeluk kedua kaki Aya .
Aya pun langsung mengangkat putranya itu Dan mengendong nya lalu mencium dan memeluk nya erat
" Ok , apa mau sekarang kita suruh mba Tina beli ya " kata Aya
" Ya ote " kata Afnan tersenyum Walau masih cadel Namun Aya tahu jelas keinginan putranya itu
" Ok ....." kata Aya lalu kembali keluar sambil mengendong Afnan .
" Mba Tina bisa tolong belikan es krim untuk anak anak " kata Aya ingin mengambil uang di dompet
" Es krim , oh begini saja nona . Biar saya titipkan pada kak Alan saja ya. Kebetulan Tuan muda mau pulang sebentar lagi Dan sekalian lewat bisa beli es krim " kata Tina
__ADS_1
" Kakak mau es krim rasa apa ?" kata Tina tersenyum
" Vanila ama oklat wat ade tobely ya " kata Afnan
" Wow.....enak nya, ok siap akan segera mba Tina pesan kan " kata Tina tersenyum
" Acih " kata Afnan tersenyum manis Yang membuat Aya langsung mencium pipi putranya itu .
" Dah ya mba nanti bawakan " kata Aya
" Ya nona " kata Tina membungkuk hormat
Dan Aya pun lalu kembali kedalam masuk ke kamar nya Untuk berganti pakaian
" Kakak sini dulu , mamah mau ganti baju ya " kata Aya merebahkan Afnan di tempat tidur nya
" Ya " kata Afnan sambil menghitung jarinya Dan tak lama
" Ceklek ......
" Pi ......." kata Afnan tersenyum melihat Ferdi datang
" Hai sayang kok sendiri .Oh ya tadi ada yang pesan es krim siapa ya ?" kata Ferdi Yang lalu mendekati Afnan
" Aka " jawab Afnan tersenyum
" Aya lagi ganti baju bang, jadi kakak Aya suruh menunggu dulu " kata Aya Yang sudah memakai pakaian rumahan Dan menghampiri dua pria tersayang nya itu Lalu duduk disisi ranjang
" Sama mba di belakang, Apa abang ada perlu kok sudah pulang ?" kata Aya
" Abang cuma mampir sebentar untuk ambil berkas yang kurang .Oh ya sana makan es krim nya sama mba " kata Ferdi sambil mencium Afnan
" ole....es krim atang " kata Afnan senang dan lalu turun sambil berpegangan pada papinya .
" Jangan lari !!!" kata Ferdi Bersamaan Erni membuka membuka pintu Yang ingin memanggil Afnan Dan Afnan ingin keluar dari kamar
" Kakak ini es krim nya " kata mba Erni
" Ote ....ciap , mah pi, Aka mam es krim ma ade ya " kata Afnan
" Ya sana , nanti mamah susul " kata Aya tersenyum dengan celotehan Afnan
" Permisi nona , tuan " kata Erni
" Ya pergilah " kata Aya
Dan Aya pun tersenyum pada suami nya
Ferdi pun langsung mengecup bibir Aya Ketika Erni sudah pergi
__ADS_1
" Bang .... kata nya cuma sebentar " kata Aya melepas tautan bibir nya
" Ya tapi bisa kan 15 menit lagi , Anggap ini mood booster abang " kata Ferdi kembali ******* bibir sang istri Yang membuat Aya hanya bisa menikmati Dan memeluk suami dengan erat Setelah cukup lama dan puas Ferdi pun melepaskan tautan bibir mereka
" Sudah abang berangkat ya " kata Ferdi Yang merapikan jasnya
" Ya bang " kata Aya yang merapikan dasi Ferdi .
Aya mengantar suaminya mengambil berkas di ruang kerja Juga mengantarnya sampai kemobil Dan Ferdi masih sempat mencium Aya Yang membuat Alan hanya bisa menelan saliva nya Melihat adegan
mesra tuan mudanya itu Padahal tadi ia sudah sempat mencium sang istri Namun kemesraan tuan mudanya itu masih membuatnya iri .
" Ayo lan " tegur Ferdi
" Ya tuan " kata Alan Yang sempat melamun Lalu kembali menghidupkan mesin mobilnya untuk kembali kekantor .
Aya pun lalu masuk kembali kedalam rumah Setelah mobil Ferdi hilang dari pintu gerbang Sambil tersenyum melangkah menuju gazebo belakang
Dimana anak anak nya sedang bermain sambil menikmati es krim dan bubur sumsum buatan bi Yam
" Wah enak...... kok mamah ngak di bagi ya " kata Aya ikut duduk
" Cini epat mah, acih ada " kata Aska yang duduk bersama mami .
" Iya sayang " kata Aya mendekati mereka yang asyik makan es krim
" Tadi Erni mami suruh panggil Aya biar ikut bergabung Tapi kata mba Erni ada Ferdi di kamar ya . Apa sudah pulang " kata mami Risma
" Cuma ambil berkas mi, lalu kembali lagi kekantor Kata abang ada berkas yang harus ia cek ulang " kata Aya
" O gitu ya sudah, Nih Ay cobain pisang ijo campur sumsum buatan bi Yam enak pake es krim " kata mami
" Wah ....enak mi , pisang nya besar besar sama alpukatnya " kata Aya
" Iya itu kan kiriman Ara Ay , pisang nya juga .Mami kangen pengen ke kampung Kita kesana ya Ay pas Ferdi ngasih Izin biar bisa jalan jalan sama papi " kata mami
" Ya mi , tapi akhir akhir ini abang lagi sibuk mi . Aya belum berani minta Izin " kata Aya Karna tak mungkin ia meninggalkan suaminya itu Bila lagi sibuk Apa lagi Ferdi butuh dirinya. Bila sangat lelah Dan Aya slalu jadi obat pelepas lelahnya Yang akan memijat punggung Ferdi Karna suaminya itu tak bisa jauh dari dirinya .
***********
Malam nya Ferdi masih di kantor bersama Wina dan Bimo Dan Abel ikut bergabung ketika melihat Ferdi masih di sana .Sebenarnya ia ingin pulang Tapi ia ingin mendekati Ferdi Karna ingin tahu kehidupan Ferdi sekarang ini .Yang memang jauh dari bahan gosip Bahkan karyawan kantor mengatakan Istri Ferdi tak pernah datang kekantor sekalipun Yang membuat Abel penasaran .Ada apa dengan bosnya itu
" Malam pa , kok masih disini " kata Abel
" Hai bel kami sedang lembur " kata Ferdi
" Win, buat kan kopi ya " kata Ferdi
" Eh ....biar aku bantu " kata Abel Yang ingin ikut mencari perhatian Ferdi Membuat Bimo kaget Begitu juga Ferdi
__ADS_1
" Ngak usah ....bel " kata Ferdi Yang takut kejadian lama terulang
Sedangkan Wina terdiam . Tak jadi membuat kopi .Karena Abel sudah langsung ke pantry membuat kopi Dan Abel pun tersenyum Ketika sudah selesai membuat nya Yang sambil membubuhkan sesuatu . Kedalam kopi ....