
Malam nya Rio sudah bersiap siap untuk kembali pulang ke yogya selepas magrib
" Hati hati yo le salam buat nona Ara dan nona Aya " kata Emak yang sudah tahu kalo bos Rio sudah meninggal Dan hanya tinggal dua putrinya
" Ya mbok nanti Rio sampaikan salam mbok " kata Rio yang mengeluarkan kan motor menaruh dus oleh oleh untuk Ara Yang dibawakan mbok telur asin wajik Dan tape ketan juga getuk buatan sendiri
" Hati hati ya de " kata mas Pras
" Yo mas titip si mbok " kata Rio Yang lalu menaiki motor nya
" Yo de " kata si mas.
Lalu Rio pun menghidupkan motornya pergi meninggal kan rumah mbok Dan menghilang di kegelapan malam .
" Le le, luar biasa semangat kalo berangkat kerja sayangi urung due bojo " kata mbok yang kepikiran Karna ingin melihat Rio bisa menikah karna semua teman Rio sudah pada menikah .
" Sabar mbok nanti juga kalo sudah jodoh pasti due bojo. " sahut sang menantu
" Aamin " kata mbok lalu kembali masuk kamarnya .
Di lain tempat di rumah besar Aya sedang menyiapkan berkas . Karna Ferdi butuh untuk mengurus cabang di yogya .
" Apa Aya yakin brani mengurusnya" kata mami karna kemaren kantor di yogya lagi ada masalah.
" Kan ada Tina mi, Aya ngak sendiri " kata Aya yang tahu suaminya itu belum bisa pulang Karna disana adalah perusahaan tua dan yang paling besar pendapatan nya .Bahkan hampir puluhan milyaran per bulan
" Oh iya mami lupa kan ada Tina ya Tapi tetap hati hati kalo sampai sana ya nak , langsung temui Yusuf " kata mami .
" Ya mi " kata Aya .Karna Yusuf di minta Ferdi untuk mengawasi perusahaan nya di yogya Karena kebetulan Yusuf di sana mengawasi cafe nya
" Besok berangkatnya pagi saja biar pa Sapto stay by Karna Tris baru pulang tadi malam jadi dia pasti lelah Mungkin baru akan masuk kerja besok. Dan minggu depan baru dia ke yogya " kata Mami memberitahu kan Aya
" Ya mi " kata Aya Yang hanya membawa beberapa lembar baju karna disana juga banyak baju Aya
" Ya sudah mami kekamar dulu ya " kata mami
" Ya mi " kata Aya yang memeluk foto Ferdi Karna rindu pada suaminya itu. Sebenarnya Aya ingin sekali menyusul suaminya kesana Tapi Ferdi tak mengizinkan nya Karna Gustav belum pulih ulah Heni Dan Ferdi takut istrinya itu dalam bahaya bila sendirian dirumah Mengingat Gustav saja bisa celaka ulah mantan kekasihnya itu . Dan Heni sudah dalam penjara Tapi Ferdi curiga Heni tak bekerja sendiri
Sedangkan Rio baru saja sampai jam 9 malam Dan lalu masuk rumah nya Dari pintu belakang
" Huh...... capek juga untung ngak hujan " kata " Rio yang Lalu ingin menutup motornya di garasi Dan melihat motor pa Kevin seperti habis dipake.
" Heh ....siapa yang make motor bapa kan sudah di cuci " kata Rio yang lalu masuk kedalam rumah lewat dapur Dan ketika melihat dapur terlihat banyak jagung diatas meja dan buah pepaya bertumpuk juga beberapa buah jambu biji
__ADS_1
" Waduh pasti kerjaan Ara " batin Rio Yang lalu mencari Ara kekamar Dan ....kret
" Wow..... keren " kata Ratih memakai baju seksi yang di tiru Ara yang juga memakai hot pants sambil berjoget
" Astaga " kata Rio menutup mata bergegas ke kamarnya .
" Dasar bocah baru ditinggal sehari bawa teman kerumah " kata Rio Yang melepas baju nya Lalu rebahan di kasur nya Karna merasa lelah
" Hahaha........" tawa Ara
Ceklek brak........
Ara pun bersembunyi dikamar Rio yang hanya memakai kaos dalam Dan celana pendek Tertawa dengan menutup mulut
" De ......" kata Rio yang bangun dari kasur kaget Ara masuk kamar nya
" Mas...... Mas Rio sudah datang " kata Ara kaget .
" Yo .... Ara bawa Ratih sama Nila nginap kesini "kata Rio mendekati Ara Yang menekan pintu dengan sebelah tangan nya .
" Iya mas, ngak pa pa kan Ara takut sendiri dirumah " kata Ara memberi alasan Karna gugup Rio berdiri depan nya Karna Rio hanya bertelanjang dada
" Ngak pa pa , tapi kok ngak bilang mas Rio " kata Rio menatap Ara lekat
" Maaf mas lupa " kata Ara semakin gugup Karna Rio mendekat kan wajahnya pada Ara .
" Iya ...." kata Ara mengigit bibir nya
kedua manik mata mereka pun bertemu
Yang membuat Ara menahan dada bidang Rio yang makin mendekat Yang membuat Ara gugup setengah mati Karna Rio menatapnya
" Mas .... Ara mau ...." kata Ara yang mendorong dada Rio . Namun Rio tak perduli .Makin mendekatkan wajah nya pada Ara yang membuat hidung mereka bersentuhan. .
Bagaimana tidak lelaki mana pun pasti tergoda bila di suguhi dengan tubuh seksi Ara yang terlihat putih .
" Mas .... nanti ketahuan Ratih dan Nila " kata Ara gugup .
" Tak masalah kan Ara istri mas " kata Rio yang memeluk tubuh Ara dalam dekapan nya Membuat Ara kaget.
" Ih.... kan masih sampe lulus sma mas " kata Ara lagi
" Masa " kata Rio Lalu mengecup bibir Ara yang ingin bicara keduanya pun berciuman Yang membuat ada desiran aneh di rasakan Ara Dan satu tangan Rio mengunci pintu kamarnya Sedang satunya memeluk Ara
__ADS_1
klik......
Entah berapa lama mereka berciuman
Awalnya Ara diam hanya merasakan Tapi entah mengapa ia terbawa suasana Karna Ria sangat erat memeluk tubuhnya
Ciuman itu makin memanas sampai Rio mengendong Ara keatas tempat tidur dan menciumi nya Dengan penuh nafsu Yang membuat Ara terbuai karna permainan Rio Yang semakin liar sampai kaos Ara tanggal dan terlihat jelas dua buah dada Ara yang menantang Dan Rio pun semakin tak bisa menahan diri
Tok.....tok.....tok.....
" Ara...... Ara ....Ara ...... ayo keluar sudah aku menyerah aku ngatuk nih " kata Ratih menggedor pintu kamar Rio .
Yang membuat Rio kaget Begitu juga Ara yang langsung memakai kaosnya Lalu beranjak dari ranjang dan keluar dari kamar Rio tampa bicara
" Ah sial " kata Rio meraup muka kasar Hampir saja ia melakukan
" Sabar yo, ini godaan " kata Rio yang menelungkupkan wajahnya di bantal .
Karna tergoda dengan tubuh mulus Ara .
Sedangkan Ara bergegas masuk kamar dan menyelimuti tubuh nya .
" Ih ngapain sih sembunyi di kamar mas Rio kalo orang nya datang baru .tahu rasa lho ra " kata Nila
" Kenapa emang " kata Ara .
" Ya ngak baik lah apa lagi pake pakaian seksi begini Bisa hilap di goda setan " kata Ratih yang ikut berbaring Sedangan Nila ditengah
" Kok bisa " kata Nila
" Bisa lah nama juga pria " kata Ratih
" Wah pengalaman ya Rat , apa kemaren sempat ciuman sama pacar " kata Nila meledek
" Ya kalo iya kenapa kan cuma di pipi ini Tapi rasanya bikin jantung copot " kata Ratih jujur
" Wah...... parah lho Rat sekalian nikah cepat gih dari pada nanti kebablasan malah hamidun" kata Nila
" Hus...... udah tidur besok kerja pagi kan " Kata Ara
" Ih Ara .... sok jaim juga .padahal .juga pengen kan di cium mas Rio " goda Nila melirik Ara
" Tahu ah kata Ara malu yang pipinya langsung bersemu merah karna dia mengingat barusan apa yang terjadi .
__ADS_1
Membuat Ratih dan Nila tergelak bersama karna sengaja mengoda Ara .
Padahal memang itulah yang terjadi