Aku Pelunas Hutang Ayah

Aku Pelunas Hutang Ayah
Bab 467


__ADS_3

Papi dan Mami Naura tak bisa berkata apa apa lagi. Ketika tahu apa yang terjadi pada putrinya itu Karna memang slama ini Naura terlalu terobsesi besar pada keinginannya Namun semuanya tak pernah terwujud .Karna sedari kecil Naura slalu di manjakan Dan di turuti semua kemauannya Namun ketika ia tumbuh dewasa orang tua nya lupa Untuk memberi kan pengertian dan semangat padanya . Karna hidup kadang tak sesuai apa yang kita mau Ketika semua tak bisa kita dapatkan dengan mudah Ia slalu saja menyalahkan orang lain Dan Ketika ia tak bisa mencapai keinginannya dia marah dan stress juga depresi Dan kadang menghancurkan barang juga mengamuk Karna salah dalam mengarahkan sebuah pemikiran hingga jiwa nya tergoncang Ketika ia kalah dalam persaingan hidup Apalagi ketika ia tak bisa mendapatkan sesuatu Dengan hasil yang tak memuaskannya Naura menjadi kalap dan berubah secara kejiwaan .Yang membawa nya pada dendam dan rasa sakit hati yang sangat berlebihan Karna kurang nya iman dan keyakinan juga kepercayaan diri Sehingga pondasi hidupnya rapuh .


" Pi bagaimana ini bisa terjadi " Kata mami terisak


" Sudah .... mi, tak perlu kita bahas kita telpon Reyhan saja dan Ferdi "Kata papi


Yang tak mungkin menyembunyikan keadaan putrinya Karna mereka harus bisa mendekati Naura secara khusus .


" Lalu bagaimana tindakan selanjutnya pa " Kata dokter


" Beri Kami waktu dok, kami sedang menghubungi suami nya Dan akan mendengarkan pendapatnya " Kata papi Naura Yang merasa sangat sedih Atas apa yang terjadi pada Naura Karna dulu ia sangat memanjakan putrinya itu .Tapi apa yang semua ia berikan Malah merusak kepribadian putrinya Karna tanpa sadar ia merusak mental putrinya Karna terlalu sering menuruti dan memaksakan keadaannya Tanpa tahu akibat yang terjadi Hingga sangat fatal bagi Naura


" Baik pa, hubungi kami bila ada sesuatu Yang terjadi pada mba Naura . Mba Naura akan di berikan obat penenang sementara Agar semuanya aman dan bisa kita awasi .Takutnya dia mengamuk dan anarkis Itu bisa menganggu keamanan rumah sakit Akan lebih baik bila cepat kita bawa di kerumah sakit jiwa Agar ia bisa di obati Dan di terapi lebih awal agar cepat sembuh " Kata dokter .


" Ya dok , akan kami pikir kan " Kata papi Yang merasa serba salah menghadapi putrinya itu


***********


Sedangkan di kantor .Baru saja Emma masuk mengantar berkas dan jadwal rapatnya .Terlihat Ferdi sangat kaget ketika Reyhan menghubunginya Karna saat ini Reyhan sedang dalam perjalanan menuju kantornya Yang ingin bertemu Ferdi Untuk membahas tentang Naura di kantor


" Em....apa hari ini ada rapat ?" kata Ferdi


" Tidak pa, jadwalnya besok pagi. .Kalo begitu saya permisi ya pa " kata Emma

__ADS_1


" Ya Em, eh tolong berikan makanan sekalian ya .Karna nanti akan ada tamu Yang datang kesini .Oh ya ini uangnya Belikan yang ada di sebrang kantor kita Dan sisanya untuk mu " Kata Ferdi Yang mengeluarkan beberapa lembar uang ratusan dan memberi kan nya pada Emma .


" Baik presdir , kalo begitu saya permisi" Kata Emma


" Ya " jawab Ferdi singkat .


Emma keluar dari ruangan Ferdi dan menutup pintu Tapi tak berselang lama pintu ruangan Ferdi Kembali di ketuk seseorang .


" Masuk " kata Ferdi menoleh Melihat sosok Reyhan yang masuk melangkah mendekatinya


" Huh...... siang bro " Kata Reyhan menarik kursi duduk di depannya


" Ada apa ? Tak ada angin hujan dan badai kau datang kesini tiba tiba " kata Ferdi menelisik . Wajah lelah dan acak acakan Reyhan Karna buru buru berangkat dari kantor cabang yogya . Mengejar pesawat yang sudah ingin berangkat hingga membuatnya panik


" Kepala ku hampir pecah bro , sebelum nya aku minta maaf pada mu Atas kelakuan Naura pada mu dan Aya Aku datang untuk membawa mu kerumah sakit hari ini Karna Naura dalam kondisi tidak baik Fer " Kata Reyhan


" Dia didiagnosa gila Fer " kata Reyhan pelan


" What......... !!!! Gila oh my good jangan bercanda Rey .. Baru saja kemaren dia menggasak uang mami 3 Milyar Rey dengan melibatkan mamah lho dan Eka Bagaimana dia bisa gila" kata Ferdi kaget Yang tak menyangka sepupunya itu Mengatakan kalo istri nya itu gila


" Aku tak bercanda , itu sebabnya aku datang menemui mu Untuk sama sama kerumah sakit " Kata Reyhan lirih


" Apa itu bukan rekayasa " Kata Ferdi

__ADS_1


" Tidak Fer, ayo kita kesana Kalo kau tak percaya " kata Reyhan


" Baiklah kita makan dulu sebelum kesana Karna otak ku buntu Karna banyaknya masalah Yang Naura buat Apalagi ia sudah membuat masalah Dengan karyawan butik " kata Ferdi .


" Aku minta maaf Fer, nanti kita akan bicara kan ini Dengan papi dan mami Naura " Kata Reyhan meraup wajahnya kasar Karna bingung harus berkata apa lagi pada sepupunya itu Karna ia sangat merasa bersalah pada Ferdi


Tak lama Emma mengantar makanan untuk mereka Dan juga menyiapkannya di meja tamu presdirnya Lalun keduanya makan tanpa banyak bicara Setelah itu mereka pergi ke rumah sakit Yang membuat Ferdi terhenyak mendengar kabar itu Ketika Reyhan dan Ferdi Bertemu langsung dengan dokter spesialis Yang sedang menangani Naura Membuat Ferdi hanya bisa terdiam Kalo memang sudah lama ada bibit penyakit kejiwaan Pada Naura yang terlambat di sadari oleh kedua orang tuanya Hingga mengakibatkan Itu tersamar kan dengan baik Tapi untungnya kanker Naura sudah sembuh total Sehingga mereka hanya menangani kejiwaannya saja. Secara teratur dan minum obat rutin Juga mengawasinya dan menjaga nya Serta memberi perhatian khusus untuk Naura Agar bisa sembuh normal kembali Walau itu akan memakan waktu yang cukup lama


" Maaf kan putri kami nak Ferdi Om akan menyicilnya semuanya nanti " Kata papi Naura lirih saat mereka ngobrol berempat Yang membuat Ferdi merasa iba pada kedua orang tua Naura


" Tidak perlu om, itu untuk berobat dan vitamin Naura saja. Dan juga keperluan om dan tante . Karna Reyhan adalah sepupu saya Dan biar saya sendiri yang akan bicara pada mami dan Aya " Kata Ferdi .Yang tak mungkin tega pada kedua orang tua Naura yang sudah pensiun


" Kami akan bercerai Fer, Tapi Naura tetap masih jadi tanggung jawabku


Papi dan mami juga sudah sepakat


Memberikan keputusan itu padaku


Aku memilih bercerai Namun sebagai rasa sayang ku pada Naura aku tetap menafkahinya Untuk membiayai semua obat dan urusan perawatannya Yang akan menjadi tangung jawab ku " Kata Reyhan


" Ya bagus lah tak ada yang salah Aku slalu mendukung mu " Kata Ferdi


" Terimakasih nak, kami berhutang budi pada mu nak "Kata mami Naura menangis pilu sambil tertunduk Yang lalu di peluk papi Naura .Karna rasa sedihnya Yang teramat sangat Karna sering membuat susah Ferdi dan Aya Tapi untungnya mereka tak menaruh dendam pada Naura .

__ADS_1


" Om dan tante tak perlu khawatir .Saya ikut prihatin Karna ini memang musibah Sekaligus ujian untuk om dan tante . Semoga kalian bisa bersabar menerimanya Tak perlu sungkan minta tolong .Bila om dan tante butuh apa apa " Kata Ferdi mengusap bahu wanita paruh baya itu Yang seumuran sama dengan maminya .


Begitu juga Reyhan yang ikut mengusap punggung papi Naura Karna merasa bersalah Kalo selama ini ia kurang memperhatikan Naura .


__ADS_2