Aku Pelunas Hutang Ayah

Aku Pelunas Hutang Ayah
Bab 371


__ADS_3

Sedangkan di rumah sakit Tris menjaga Ferdi dan Alan yang di tempatkan satu kamar yang sama Agar tidak repot Dan Ferdi sudah mulai bisa berjalan pelan Walau kakinya harus di gif .Alan pun juga sudah mulai bisa bergerak Walau pelan pelan Karna besok Tris akan kembali ke jakarta bersama Tina Karna ada Sam dan Ran Yang akan datang menemani mereka .


" Gimana sudah mendingan kan Lan, cepatlah bangun Agar bisa membuat Tina hamil " kata Tris menyindir Alan


" Sialan kau Tris, karna aku begini kau brani meledek ku " kata Alan


" Hahaha .... Iya lah lan, kan Tris tahu kau tak bisa menghajar nya Apalagi dalam kondisi saat ini Jadi dia hanya bisa meledek mu lan " kata Ferdi tertawa


" Biar bos, biarkan dia marah biar cepat sembuh .Agar Tina ngak kesepian dan jadi jablai terus menerus " kata Tris


" Ck....mentang mentang sudah punya bayi sombong kau Tris .Kalo aku sembuh aku bisa membuatnya lebih banyak Tris Akan ku buat anak kembar " kata Alan


" Ok.... buktikan , apa kau sempat bercinta dengan Tina semalam " goda Tris


" Hahaha ..... Tris jangan usil " tawa Ferdi


" Ck...... jelas dong biar tidur aku normal masih bisa berdiri " kata Alan kesal Yang membuat Ferdi dan Tris tertawa terbahak bahak Karna Tris sengaja mengodanya .


" Iya lah kan tongkatnya masih sehat kan lan Aku saja tak akan bisa menahan diri " kata Ferdi jujur Karna ia masih sempat menghabiskan malam dengan Aya Sebelum berangkat waktu itu


" Kalo bos sih aku ngak heran , aku Yakin walau terbaring pun kau pasti masih ingin melakukanya kan .Beda sama Alan ia berpikir dulu baru melakukanya Ya kan lan " kata Tris


" Ya iyalah masa ngak mikir , kasihan dia harus memandikan dan merawat ku Kalo lama lama disini Lebih baik ia menjaga nona agar ngak repot " kata Alan yang tahu Tina sebenarnya tidak ingin pulang Tapi ia menyuruh Tina menjaga Aya itu tugas nya Karna sudah ada perawat pria yang menjaganya


" Ah masa sih atau kau tak tega kalo disetrum tiap hari " kata Tris mengoda Alan Yang duduk di tempat tidurnya


" Kalo masalah itu gampang Tris Kalo sembuh tiap hari juga bisa .Bos saja santai kenapa kau yang ribet " kata Alan sewot


" Hahaha..... emosi dia bos , kan aku hanya menggoda mu lan " kata Tris tertawa

__ADS_1


" Ya aku tahu, kau sangat senang kan membuat ku marah Karna aku sedang tak berdaya " kata Alan Yang lalu memeluk bantalnya


Yang membuat Tris dan Ferdi tergelak Karna Alan terlihat ngambek ulah Tris


" Maaf bro , apa sekarang seorang Alan bisa ngambek .Hei... jangan seperti anak kecil Tuan Afnan dan Aska saja jarang ngambek .Bahkan sehabis menangis pun mereka masih bisa tersenyum " kata Tris Menyindir


" Aku tak ngambek Tris, aku hanya rindu ingin cepat pulang . Agar bisa bertemu papi dan mamiku Pasti mereka akan senang Karna aku bisa bangkit dari kematian " Kata Alan Yang belum memberitahu kedua orang tuanya Karna memang dia dan Ferdi sudah dianggap tewas Dalam kecelakaan itu .


" Oh iya aku lupa itu lan, apa perlu aku memberitahu mereka " kata Tris


" Tidak perlu Tris, nanti aku dan Tina akan pulang kesana setelah sembuh " kata Alan Yang memang belum saatnya memberi tahu kan kedua orang tua nya


" Ya baik lah , oh ya Fer bagaimana bisa Reyhan sampai punya dua istri " kata Tris yang penasaran


" Iya bos, kenapa kita tidak tahu " kata Alan menatap Ferdi


" Itu sebenarnya sudah lama , saat aku menyuruh nya ke yogya Saat itulah dia bertemu dengan Ratih Dan dia jatuh cinta di saat ia ingin melupakan Naura Dan memutuskan bercerai Tapi mamah ji menundanya Karna kasihan pada Naura Yang masih sakit Dan ketika ingin bercerai Naura jatuh pingsan dan sakit Lalu ia di bawa kerumah sakit . Tapi dokter mengatakan rahim Naura harus diangkat Dan sejak itulah Reyhan kekeh mempertahan kan Ratih .Ya mau apalagi toh Naura tak bisa punya anak .Dan Reyhan jelas memilih Ratih yang masih muda .Mungkin itulah hukuman untuk Naura yang dulu mengabaikan nya Karna dia sudah berusaha menyepelekan Reyhan Tapi Naura masih tak mau berubah Namun sekarang Reyhan memberinya waktu untuk membiarkan Naura memilih " kata Ferdi .


" Dasar perempuan serakah , sudah baik juga dapat tuan Reyhan Malah cari yang


lain heran aku dengan wanita jaman sekarang Tidak nona Kaifa Heni Naura mereka sama . Apa mereka tak puas kalo hanya dapat yang biasa saja " kata Alan bingung


" Entah lah , aku juga tak tahu jalan pikiran mereka " kata Tris Yang tak mau ambil pusing .


" Sudah ngak perlu pusing memikirkan mereka Kita jalani saja hidup kita " kata Ferdi yang rebahan di tempat tidur


" Iya mending tidur " kata Tris yang lalu rebahan di sofa


" Iya dari pusing " kata Alan

__ADS_1


Lalu kamar pun hening .Karna mereka tidur untuk istirahat Apalagi sudah selesai makan siang .


************


Di sisi lain Naura duduk melamun di kamar nya Merenungi apa yang kini terjadi dalam hidup nya


" Ra, kenapa lagi nak ?" kata mami duduk memegang bahu Naura


" Apa Naura banyak salah mi, hingga Naura jadi hidup begini " kata Naura Yang mengingat perkataan Aya


" Kau harus introspeksi diri , renungi kesalahan mu. Jangan terlalu serakah nak Hidup itu seperlunya saja . Kita juga harus bersyukur dengan apa yang kita miliki .Reyhan masih memberi mu pilihan


Mami hanya mendukung saja .Kalo kau bercerai apa mereka bisa menerima mu apa adanya . Dan kau juga harus siap bila Reyhan hidup bahagia dengan istrinya yang lain " kata Mami


" Naura mencintai nya mi, kenapa cinta itu terasa sakit .Padahal semuanya baru tumbuh dan di mulai Padahal aku sudah berusaha melupakan masa lalu ku " kata Naura lirih


" Ya mungkin karna kau dulu tak mau bersyukur dengan apa yang kau punya Kau terlalu meremehkan nya Karna kau berpikir kau terlalu sempurna .Makanya tuhan menghukum mu nak .Tuhan mengambil dan menjauhkan dari mu " kata mami yang membuat Naura terisak


" Lalu aku harus bagaimana mi ?" kata Naura sambil menangis


" Iklas kan Reyhan menikah ra, berdamai lah dengan dirimu . Dan berbuat baiklah pada orang yang kau benci . Karna kau tak pantas memusuhi mereka .Kalau .pun bercerai kau akan kesepian ra, berbuat baiklah pada madu mu Aya juga Tania Mereka menjauhi mu Karna kau terlalu arogan dan angkuh Buang rasa benci mu nak. Ingat kalo papi dan mami tak akan ada Siapa yang akan menjaga mu Reyhan masih berbaik hati pada mu Dia memberikan mu pilihan " kata mami Yang membuat Naura menangis dan memeluk mami nya


" Tapi mi , Naura belum bisa dan belum siap untuk itu " kata Naura Yang belum bisa menerima Ratih


" Masih ada waktu untuk berpikir ra, Reyhan memberikan waktu untuk mu nak Jadi pikirkan baik baik .Kalo tidak ia sendiri yang akan mencerai kan mu " kata mami


" Itu tak mungkin mi, dia mencintai Naura mi. " kata Naura


" Tidak lagi ra, sejak kejadian itu Reyhan sudah minta berpisah Tapi mertuamu lah Yang mengulur nya Biar kau sembuh dulu Dan Reyhan saat itu sudah menikahi Ratih

__ADS_1


" Dari mana mami tahu ?" kata Naura kaget


" Mertua mu yang bercerita " kata Mami Yang membuat Naura terdiam


__ADS_2