
Setelah puas bermain si kembar pun tertidur pulas di pangkuan Ara dan Aya Lalu keduanya mengangkat tubuh mungil itu kekamar Dan menidurkannya di box bayi seperti biasanya
" Kak besok ini sudah tak muat lagi Mereka harus punya ranjang sendiri " kata Ara
" Iya de, memang seharusnya sudah di ganti abangmu . Kita sudah pesan ranjang baru kok .Tapi belum datang Karna pembuatannya masih dalam proses " kata Aya
" Iya kak , ngak apa apa kan ini masih bisa di pake , cuma takut pas bangun saja Takut tidak terpantau saja Mereka bisa jatuh pas kak Aya tidur " kata Ara
" Iya de, ya sudah tidur sana besok kan mau nyari oleh oleh buat pulang . Besok kak Aya juga mau ikut beli beli Mau nyari oleh oleh buat Via dan Qila. Apa Via sudah positif hamil de " kata Aya Menatap Ara
" Iya kak, kak Yusuf senang banget kak Via hamil Tadi nya kak Via menunda nya eh.... pas kebobolan mau ngak mau. Kak Via bilang di syukuri saja Lagian bang Yusuf juga sudah membangun rumah mereka Yang kak Via beli itu Dengan cara di cicil itu kak Sekarang sudah bagus kok " kata Ara
" Sudah lunas de, di bayar semua sama bang Yusuf .Jadi mereka sudah ngak punya tanggungan lagi .Dan itu memang rezekinya Via biar istirahat kuliah dulu " kata Aya
" Ngak kuliah juga ngak apa apa kak, lagian suaminya sudah mapan punya rumah mobil kan santai kaya kak Aya " kata Ara
" Iya juga ya de, tapi juga perlu kegiatan ra, nanti kalo anak anak kita sudah besar dan sekolah pasti kita kesepian .Apalagi kalo sudah SD mereka sibuk bermain sendiri Jadi kerja untuk menghibur diri sendiri Biar ngak gampang bete " kata Aya
" Ya kak, itu lah maka nya Ara ngak mau kuliah ngurus cafe saja biar bisa ngitung duit sambil jaga anak " kata Ara terkekeh.
" Ya tak masalah , sudah sana tidur pasti Rio sudah menunggu mu de " kata Aya membenahi selimut si kembar Karna
kalo ngobrol pasti ngak habis habis .
" Ya sudah kak, slamat istirahat " kata Ara mengusap punggung Aya .
" Ya de " kata Aya juga memeluk Ara lalu membiarkan sang adik keluar dari kamarnya .
Tak lama Ferdi pun masuk . Dan menutup pintu kamar Lalu menguncinya rapat Agar aman tak ada yang bisa masuk
__ADS_1
" Apa jagoan abang sudah tidur nyenyak semua " kata Ferdi mendekati box bayinya
" Iya bang , sudah lelah main seharian . Mereka sampai gemas memecahkan balon airnya Pada akhirnya mereka bisa memecahkan nya dengan jarum " kata Aya terkekeh
" Kok bisa " kata Ferdi kaget
" Ngak sengaja pas bi Yam lewat kan hampir terpeleset, terus di tolong de Rio trus kondenya jatuh mengenai balon Nah balonnya pecah .Akhirnya kak Afnan mengambil konde bi Yam Tapi ngak boleh sama mami Sama bi Yam di ganti jarum besar . Ya akhirnya tahu deh..... tuh pada di tusuk tusuk sampai habis sama mereka Saking senangnya " kata Aya
" Hehehe anak pintar Ada saja akal nya
membuat tantenya kalah set " kata Ferdi terkekeh .
" Bukan cuma Ara kan, abang juga " kata Aya melirik suaminya
" Iya mereka punya seribu akal untuk bisa membuat celah untuk bisa menang Syukurlah mereka baik baik saja Terimakasih sudah merawat mereka dengan baik sayang . Abang bangga pada mereka ." kata Ferdi sambil menciumi kening Afnan dan Aska
" Iya bang Aya juga " kata Aya .
" Ya bang " kata Aya yang lalu ikut menyusul Dan Ferdi menarik tubuh istrinya itu dalam dekapan nya Sambil memejamkan matanya .
Aya pun ikut memejamkan mata nya dalam dekapan Ferdi dengan menyusup kan kepalanya di dada bidang suami tercinta nya itu. Lalu mereka pun tidur nyenyak untuk bermimpi indah bersama mengarungi sunyi nya malam .
Di tempat lain mamah kaifa terisak Ketika dapat tamparan dua kali dari sang suami . Karna selama ini ia tak pernah tahu apa yang dilakukan istrinya
Kalo saja tadi Wandi tak bicara pada nya mungkin Ia tak tahu sama sekali
Itu Dan itu membuat papah Kaifa kecewa
" Mamah tahu kan siapa Sandi dan Risma mana Mungkin mereka diam saja ketika ada orang lain ingin mencelakai cucu cucunya Kita semua akan terkena imbas nya Termasuk Wandi sekali pun Dia juga akan kena dampak nya .Apa mamah sudah gila Astaga ..... mah ... mah " kata papah Kaifa tak habis pikir Kenapa bisa istrinya itu .Sekarang berubah menjadi orang jahat.
__ADS_1
" Mamah sakit hati pi, kenapa dia menolak Kaifa Padahal mereka sudah bersama bertahun tahun " kata mamah terisak
" Kita bukan tuhan mah, Ferdi sudah menemukan jodohnya sendiri .Begitu juga Kaifa Jangan merusak dan mempengaruhi pikirannya menjadi jahat .Itu sungguh mengerikan " kata papah Kaifa menatap sang istri sambil menyugar rambut kasar nya .
" Tapi ini tidak adil pah " kata Mamah Kaifa lirih
" Aya putri sahabat kalian mah, sewaktu kuliah dulu Dia meninggal karna sakit Itu lah sebabnya Risma tak mau menceritakannya pada mamah " kata Papah
" Tidak mungkin " kata mamah Kaifa
" Tapi itu kenyataan nya, karna Sandi sendiri yang cerita Kalo Aya putri teman kalian semasa kuliah dulu ." kata papah Yang lalu memberitahu siapa Aya sebenar nya Karna Aya sendiri tidak tahu kalo mami Risma sahabat sang bunda Tapi papi Sandi sudah lama tahu sejak lama Karna papi Sandi menyelidiki latar belakang keluargga pa Kevin dan istrinya
" Hiks ..... hiks .... kenapa Risma tak cerita sama mami " kata mamah Kaifa
" Karna ia tak ingin Aya terluka , karna bundanya meninggal muda dan sakit kanker .Dari itu lah Risma menutup nya rapat rapat .Karna ia tak ingin Aya sedih " kata papah bercerita
Selama ini papah Kaifa juga tidak tahu Kalo istrinya itu ingin mencelakai Aya . Dan ia baru tahu dari menantunya Wandi yang menceritakan semuanya Karna Wandi tahu dari Alan dan Tris pernah datang menanyakan tentang mamah Kaifa pada menantumya itu. Dan untungnya Wandi tak tahu apa apa Yang membuat Alan tak curiga pada Wandi.. Tapi Wandi lalu menyelidiki nya sendiri . Karna penasaran takut Kaifa terlibat Dan benar saja istrinya itu bekerja sendiri Tanpa sepengetahuan nya .
" Maaf kan mamah pah " isak Mamah masih tersedu sedu
" Papah akan memaafkan mamah dengan cara menghukum mamah di rumah selama 6 bulan untuk merenungi kesalahan mamah sendiri .Dan jangan pergi kemana pun " kata papah tegas
" Iya pah " kata mamah lirih
" Kalo mamah masih tak berubah papah sendiri yang akan melaporkan mamah ke polisi .Agar mamah mendekam di penjara " ancam papah Agar sang istri jera . Karna itu sudah diluar batas Dan kini ia tak mau kecolongan lagi. Apalagi sampai menyeret putri nya Kaifa yang hamil tua Dan tinggal melahirkan .
" Tidurlah ini sudah malam , papah mau ke ruang kerja " kata papah Kaifa yang berusaha untuk tidak memperpanjang masalah Karna papah sadar pasti semua manusia pernah hilap dan melakukan kesalahan. Dan apa salahnya ia juga memberikan kesempatan pada sang istri
Seperti pada semua karyawan nya
__ADS_1
Lalu keluar dari kamar Dan menuju ruang kerja untuk menenangkan pikiran nya .Karna tadi ia sempat terkejut dengan cerita Wandi menantunya Yang hampir membuat nya terkena serangan jantung.