
Kai pun terdiam lalu mengambil pakaian nya dan mengenakan nya. Lalu keluar dari kamar Ferdi ditemani oleh mami Risma Yang mengantarnya sampai teras rumah .
" Kai pulang ya mi " pamit Kaifa
" Ya hati hati dijalan " kata mami
" Ya mam bye " kata Kaifa yang masuk kedalam mobil nya
Sedangkan mami tak menjawab Hanya melambaikan tangan nya pada Kaifa .
Lalu mobil Kaifa pun pergi. Keluar dari teras menuju pintu gerbang .
" Astagfirullah kenapa dia harus menjadi wanita murahan seperti itu Dimana harga dirinya " kata mami Yang kembali masuk kedalam rumah .Sambil mengelengkan kepalanya mengingat tingkah Kaifa .Yang menurut nya terlalu murahan pada putranya
Mami pun lalu menuju meja makan Disana Ferdi papi Sandi dan Aya menikmati sarapan nya dengan santai Seolah olah tak terjadi apa pun
" Mi mau Aya ambil kan " kata Aya Ketika melihat mami Risma
" Tidak usah sayang , makan lah " kata mami menarik kursi dan papi hanya menatap mami memberi kode
" Fer nanti mami ingin bicara pada mu sebelum pergi kerumah keluargga Sanjaya
Mami ingin kita meluruskan semuanya "kata mami
" Ya mam " kata Ferdi sambil menyuap makanan nya sambil melirik Aya
" Aya sayang nanti temani mami lagi ya mendesain " kata mami
" Ya mi " kata Aya.
" Oh ya , nanti kita di ruang kerja mami saja ya " kata Mami Yang tak ingin mengabaikan menantunya itu Karna menurutnya Aya lebih baik dari Kaifa Dan mami Risma yakin . Aya bisa membuat Ferdi jatuh cinta dan berubah suatu hari nanti .
Sedangkan papi hanya diam saja . Sambil menikmati nasi goreng buatan Aya menantunya itu.
Setelah sarapan Ferdi pun langsung berangkat kekantor setelah bicara pada mami dan papinya diruang kerja. Sedangkan Aya kembali kekamar nya karna ia sangat mengantuk tadi bangun lebih awal
Ferdi berangkat kekantor diatas jam 8 lewat .Dan selama perjalanan dia hanya diam tak bersuara. Mengingat semua perkataan sang mami .Yang membuat nya serba salah.
__ADS_1
Sedangkan dikantor Ferdi Heni sudah menunggu Ferdi diruang tunggu. Namun Ferdi masih belum datang .
Ferdi yang menelpon sekertarisnya cukup kaget Kalo di kantor pagi ini Heni sudah menunggu nya Yang membuat Ferdi terpaksa menghindarinya dengan meminta jadwal menghadiri rapat jam 09 pagi
" Ada apa tuan " kata Alan melirik bos nya
" Kita langsung ke perusahan ATA dan jalan nya santai saja Lan " kata Ferdi Yang pusing dengan tingkah Kaifa di tambah lagi dengan kehadiran Heni
" Ya tuan muda " kata Alan .
Ferdi pun terdiam sambil mengingat lagi kejadian pagi tadi. Untungnya Aya tidak tahu .Yang membuat sang mami marah besar Karna Kaifa pagi pagi sudah membuat masalah dirumah orangtuanya.
" Kau harus memilih hari ini atau kau akan kehilangan istrimu selama lama nya pikirkan itu !!!" kata mami mengiang giang di telinga Ferdi
Yang membuat Ferdi sadar ia mencintai Aya .Gadis polos itu awalnya tak menarik bagi nya. Tapi entah mengapa ia slalu merindukan Aya pada akhirnya Yang membuatnya jatuh cinta pada gadis pelunas hutang itu .Gadis yang ditolaknya karna tak menarik itu .Memang slalu berpenampilan sederhana dan juga terlihat kampungan.Tapi entah mengapa ia berubah menjadi menarik akhir akhir ini
Disisi lain Aya sedang duduk di meja ruang kerja mertuanya sambil menggambar sebuah baju cantik yang ia inginkan
" Cantik , Aya belajar dari mana ?" kata mami menatap Aya .
" Aya suka menggambar mi, sebenarnya Aya pengen kuliah desain setelah lulus kemaren tapi karna Aya......" kata Aya yang terdiam .
" Hah ..... tabungan mi " kata Aya kaget
" Iya nanti mami yang akan beli gambar Aya. Dan Aya bisa menggambar yang banyak " kata mami mengusap bahu Aya.
" Mami tak akan membiarkan kau hancur nak .Entah suatu saat kau akan bercerai atau tidak bagi mami kau tetap menantu mami " kata mami Risma. Yang melihat kebaikan dalam hati Aya .
" Ya mi, tapi uang Aya cuma sedikit Aya baru mengumpulkan nya lagi ." kata Aya jujur .
" Tak masalah , nanti bila sudah ada rekening. Uang Aya akan jadi banyak kalo rajin menabung ya sayang " kata mami
" Ya mi , agar Aya bisa kuliah tahun depan ya mi " kata Aya bersemangat
" Ya " kata mami tersenyum. Merasa iba dengan Aya yang memang sangat polos dan lugu Untung nya sang ayah membuat keputusan besar Ketika ia melepaskan putrinya Dengan memaksa Ferdi menikahi nya .Dan benar saja putranya itu pada akhir nya memang menggauli Aya .Hingga membuatnya hamil " batin Mami .
" Aya bisa menggambar corak batik nak, Aya bisa membuat kan untuk mami " kata mami Risma
__ADS_1
" Ya nanti Aya coba ya mi , karna Aya belum bisa tapi Aya akan mencobanya " kata Aya .
" Ya santai saja , sebisa yang Aya bisa buat ya sayang " kata mami tersenyum
" Ya mi " kata Aya tersenyum
Mami Risma pun balas tersenyum lalu kembali mendesain kertasnya..Karna kini ia sudah punya asisten Yang cukup berbakat Karna dari hasil lima gambar Aya Tiga diantaranya di pilih para modelnya. Yang membuat butik nya mulai dibanjiri para pelanggan Karna butik nya itu mem produksi gambar Aya Dan mami Risma Berencana membuat rekening untuk Aya Agar suatu hari Aya bisa mandiri ..Andai putranya menceraikan nya.
Sedangkan Aya fokus pada gambar nya sambil memikirkan ide apa yang ingin ia tuangkan dalam gambarnya. Yang membuat mami Risma tersenyum.
Dikantor Ferdi . Heni gelisah karna Ferdi tak kunjung datang kekantor
" Apa bos memang tak kekantor hah...." kata Heni yang mulai bosan menunggu .
" Saya sudah bilang kan nona , presdir ada rapat Jadi tak mungkin ada dikantor " kata Wina santai . Karna ia juga tak terlalu senang para kekasih presdirnya itu . Yang hanya datang meminta uang Dan pergi begitu juga dan juga bertingkah seenaknya di kantor.
" Ok aku akan tetap menunggu nya disini Sampai ia datang kekantor " kata Heni
" Terserah nona...tapi bagaimana bila presdir tak datang juga " kata Wina .
" Kau harus bilang padanya aku menunggu nya sampai ia datang Kalo tidak aku akan menginap disini " kata Heni gusar Karna Ferdi pasti sibuk Dan lupa padanya
" Cih..... dasar wanita matre paling juga dia kehabisan duit jadi gitu. Ngak nona Kaifa ngak dia sama saja " bathin Wina kesal
Lalu mengirim pesan pada sang bos Karna Wina tak mau repot mengurus nya
*********
Sedangkan Aya sedang duduk menunggu mami Yang mengurus rekening nya .Agar menantu nya itu bisa mengelola uang nya sendiri suatu hari nanti
" Nih ATM Aya sudah jadi no pin nya tanggal lahir Aya Dan bulan juga tahun nya ya. " kata mami memberikan kartu Atm gold pada Aya. Yang membuat Aya tersenyum
" Berarti Aya bisa ambil uang sendiri .ya mi " kata Aya
" Ya mulai sekarang kalo Aya punya uang bisa menabung . Dan kalo ngak bisa keluar rumah titip bi Yam ya " kata mami Risma menatap lekat menantunya itu
" Ya mi trimakasih ya mi " kata Aya yang senang Karna ia sekarang sudah punya Atm sendiri Jadi ia bisa mengumpulkan uang pemberian tuan nya itu sedikit demi sedikit Agar bisa pulang ke yogya ke kampung halaman nya Kampung halaman sang kakek .
__ADS_1
*************
Maaf kemaren ngak sempat nulis karna sibuk ada acara keluargga..Dan ketika mau nulis malam matanya sudah ngak kuat habis tarawih langsung tepar, nanti insyaallah author kasih dobel update deh kalo waktunya longgarππ»ππ»ππ»π€π€π€*****