Aku Pelunas Hutang Ayah

Aku Pelunas Hutang Ayah
Bab 200


__ADS_3

Ara pun menaruh ponselnya di meja setelah bicara dengan sang kakak Dan lalu bermanja manja dengan Rio Karna kakak nya jauh Dan lagi ayah nya sudah tak ada Jadi lah Rio tempat nya bermanja


Dan untung Rio sudah menjadi suaminya


Jadi Ara sedikit tenang bisa bebas bermanja dengan Rio


" Sudah ngantuk " kata Rio yang mengusap kepala Ara


" Belum mas, apa menurut mas Ara harus ke SMA umum .Tapi kalo SMA umum Ara mau mas Rio antar jemput kan jauh " kata Ara


" Iya lah de, itu kewajiban mas. Ara pasti mas antar dan jemput Jadi ngak perlu pake sepeda atau motor .Lagian kan Ara belum punya sim " kata Rio .


" Ya mas Ara mau , tapi janji ya kalo sudah pulang jemput Ara " kata Ara memegang lengan suaminya itu .


" Ya de, mas janji " kata Rio yang tak mungkin membiarkan Ara naik angkutan umum sendirian


" Ya mas Ara mau sekolah umum " kata Ara menatap Rio Karna tadinya ia bingung ingin sekolah umum atau home schooling.


" Ya besok setelah kelulusan kita daftar ya .Dan mas akan mengurus semua nya " kata Rio yang tahu Ara pintar dan Rio tak ingin membatasi Ara untuk bekerja Karna Ara tangung jawabnya .


" Ya mas " kata Ara yang memeluk suami nya itu. Yang membuat Rio ikut rebahan di samping sang istri Dan bahunya jadi sandaran sang istri .


" Ara harus semangat , ngak masalah kalo Ara mau kuliah mas akan slalu dukung Ara " kata Rio membelai rambut Ara penuh kasih sayang


" Tapi Ara malas mikir mas pengen kerja aja lulus SMA Lagian sekolah tinggi tinggi juga buat kerja Jadi mending Ara kerja Kuliahnya bisa di sambi hanya untuk formalitas " kata Ara menatap wajah Rio


" Huh....... ya terserah Ara yang penting Ara harus lulus SMA dulu. Masalah kuliahkan masih jauh " Kata Rio membuang nafas Yang ingat amanat pa Kevin Agar Rio menjaga Ara sampai lulus SMA .Paling tidak untuk pendidikan terendah nya. Agar Ara punya wawasan luas Dan cara berpikir yang lebih baik juga biar bisa mandiri Untuk masalah kuliah itu terserah Ara . Kalau Ara mau melanjutkan nya atau tidak Tergantung kemauan Ara sendiri Dan Rio tak mau memaksanya Karna kini Rio juga mengambil kuliah di UT untuk jurusan pertanian


" Ya mas " kata Ara .


" Ara harus semangat dan tetap sekolah ya de " kata Rio mencium pipi Ara Karna ia sangat menyayangi Ara Dan Rio berusaha Agar Ara bisa meraih mimpinya Dan akan selalu mendukung istrinya itu .


Karna Ara anak yang pintar dan cerdas


"Ya mas " kata Ara balas mencium Rio Yang membuat Rio tergoda dan mengecup bibir Ara .

__ADS_1


Ara pun membalasnya Dan kedua nya pun asyik memadu cinta Karna kini mereka bebas melakukan apapun Apalagi mereka sudah terikat Dan tinggal pengesahan saja.


Disisi lain Ferdi baru saja habis rapat ketika klein nya mengajak nya makan malam di sebuah hotel mewah


" Maaf pa saya harus pulang pa , tadi saya sudah makan " kata Ferdi menolak halus Karna Tris tak ikut rapat Dan ia hanya bersama Wina sekertaris nya


" Hanya sebentar saja pa, kan tak lama ini juga belum terlalu malam " kata sang klein Yang ingin mengenal Ferdi lebih banyak


" Maaf lain kali saja ya pa Saya masih ada urusan " kata Ferdi ramah Karna ia ingin istirahat dirumah


Terlihat raut wajah sang klein sedikit kecewa Karna memang Ferdi sangat jarang Keluar malam b Apalagi semenjak ia menikah dengan Ara


Tapi di sisi lain sekertaris nya memasukan Sesuatu ke minuman Ferdi Ketika saat semua orang lengah Yang membuat Pria itu tersenyum penuh arti Walau sedikit kecewa Tapi melihat sekertaris nya itu berbuat sesuatu ia pun terdiam


" Baiklah pa , sampai ketemu lagi ." kata Klein Ferdi tersenyum


" Ya pa slamat bersenang senang " kata Ferdi bangkit dari duduknya Dan lalu menghabiskan minuman nya .


" Rose antar pa Ferdi kedepan " kata Klein Ferdi


" Oh tak usah pa, sudah ada Wina yang menemani saya " kata Ferdi menolak


" Lan suruh Wina naik taksi dan beri ongkos Aku ingin cepat pulang " kata Ferdi yang lalu melonggarkan dasinya Dan berjalan cepat menuju mobil lalu melepas kan jasnya .


" Ada apa bos " kata Alan melihat wajah Ferdi memerah


" Mereka pasti memberikan sesuatu di minuman ku " kata Ferdi Karna ia merasakan panas di sekujur tubuhnya


Alan yang melihat ada sesuatu tak beres Dengan tuan muda nya pun menemui Wina Dan menyuruh Wina pulang naik taksi Dan lalu mengeluarkan uang dari dompetnya


" Win.... ini uang naik taksi saja , aku tak bisa mengantar mu pulang Karna bos dalam masalah " kata yang lalu bergegas masuk mobil . Membuat Wina melongo


" Akh ...... cepat pulang lan , pasti mereka memberi ku obat perangsang " kata Ferdi Yang melepaskan pakaiannya Karna merasa sekujur tubuhnya kepanasan


" Sial brani sekali mereka Cepat lan aku butuh Aya " kata Ferdi Yang menahan rasa panas di sekujur tubuhnya .

__ADS_1


" Ya tuan muda " kata Alan


Alan pun memacu mobilnya dengan kecepatan tinggi Untuk bisa cepat sampai di rumah Dan Ferdi pun bergegas turun tanpa pakaian Yang membuat para Pelayan kaget melihat tuan muda mereka itu . Yang di papah masuk Alan


" Wati , Erni cepat ambil si kembar. Awasi mereka " Teriak Alan yang memapah Ferdi kekamar .Yang membuat Aya kaget Karna suaminya itu pulang tanpa pakaian .


" Astaga ada apa dengan abang kak " kata Aya .


" Nona cepat masuk urus tuan muda " kata Alan Yang lalu membaringkan .Ferdi di tempat tidur


" Nona layani tuan , Saya akan keluar Dan kunci pintunya " kata Alan


Aya yang bingung pun mengunci pintu kamarnya Dan untung anak anak nya bersama pengasuhnya Dan Aya lalu mendekati Ferdi Yang melepaskan celana dan ********** hingga tubuhnya polos


" Bang..... ada apa " kata Aya yang bingung Dengan polah suaminya


Ferdi tak menjawab ia pun menyergap Aya dan merobek semua baju Aya Yang membuat Aya kaget .


" Bang ada apa ini " kata Aya menatap wajah merah Ferdi


Ferdi tak bicara ia pun langsung menindih Aya Dan melakukan apa yang ia mau .Aya yang tak tahu apa yang terjadi dengan suaminya itu Ia hanya diam dan pasrah Karna Ferdi tak bisa diajak bicara Dan tenaga nya juga tak bisa dilawan . Yang Aya lakukan hanya bisa pasrah saat Ferdi mencumbunya dengan paksa


Setelah dua jam berlalu Ferdi pun tenang Suaminya itu tertidur pulas setelah berbuat brutal Yang membuat Aya menitik kan air matanya Tak tega merasakan panas di sekujur tubuh Ferdi


" Abang ada apa dengan mu " kata Aya Yang beranjak dari tempat tidur dan menyelimuti tubuh polos Ferdi Dan Aya pun berpakaian . Lalu keluar mencari Alan yang gelisah menunggu di ruang tengah


" Kak Alan ada apa dengan abang " kata Aya dengan mata sedikit sembab karna ia khawatir dengan Ferdi


" Duduk lah nona biar saya jelaskan " kata Alan Yang lalu menjelaskan semua nya Yang membuat Aya cukup kaget Karna ada orang yang ingin menjebak suami nya


" Tega sekali mereka . Apa mereka tidak tahu abang sudah punya anak istri " kata Aya lirih menatap Alan


" Dalam persaingan bisnis saling menjatuhkan lawan sudah biasa nona.


Jadi nona harus sabar dan tenang " kata Alan

__ADS_1


" Ya kak, sekarang istirahat lah biar Aya urus abang " kata Aya yang lalu kembali kekamarnya Dan menyuruh Wati dan Erni untuk membawa si kembar masuk kamar


Dan lalu beristirahat sambil mengusap wajah Ferdi yang sudah mulai tenang .


__ADS_2