Aku Pelunas Hutang Ayah

Aku Pelunas Hutang Ayah
Bab 151


__ADS_3

Sedangkan Ayah bangun untuk sholat Merasakan tubuhnya lemas Pa Kevin hanya sholat duduk ditempat tidurnya Setelah selesai pa Kevin pun kembali berbaring Karna merasa dingin di sekujur tubuhnya Lalu berzikir sebentar


Dan lafaz lalailah ailalah Muhammad rasulullah terucap di bibir pa Kevin sebelum ia memejamkan mata nya Lalu tidur tampa bergerak .


Paginya Ara membangunkan ayah nya untuk sholat Namun ayahnya tak bergeming Pa Kevin masih tidur dengan senyumannya yang membuat Ara panik Lalu berteriak memanggil manggil Aya


" Kak...... kak Aya, ayah kak " kata Ara menangis Membuat mami dan papi ikut masuk ke kamar besan nya Dan ikut menggoyangkan badan nya Namun pa Kevin juga belum mau bangun .


" Mami ada apa dengan Ayah....." isak Ara


" Ara tenang dulu ya nak , mami telpon dokter " kata mami sedang papi mencoba menenangkan Ara


Aya yang datang bersama Ferdi kaget Dan Aya berusaha memeriksa leher dan urat nadi pa Kevin .


" Ayah....." guman Aya merasakan denyut nadi ayahnya tak terasa lagi .Lalu terkulai lemas yang di tangkap Ferdi Karna hampir terjatuh di lantai .


" Sayang tenang kita tunggu dokter ya " kata Ferdi memeluk Aya


Namun tangis Aya pecah " Ayah pergi bang Ayah pergi menemui bunda Kemaren dia bilang begitu " kata Aya terisak dalam pelukan nya Yang membuat tangis Ara pun semakin pecah.


Benar memang pa Kevin sempat berpesan pada Aya meminta ia ingin berbaring di dekat sang istri di penghujung akhir hayatnya . Dan keinginan nya itu terwujud Karna ia pulang kejakarta untuk menemui istri tercintanya. Dan tugasnya sudah selesai Karna sebelum ke jakarta ia sudah menitipkan amanat pada ustad Afif. Dan pa Kevin juga sudah menikahkan Ara dan Rio . Sesuai dengan keinginan nya .Agar Rio bisa menjaga putri bungsunya


Tak lama dokter pun datang Lalu memeriksa tubuh pa Kevin dan menatap papi sebentar lalu Menganggukkan kepalanya .


" Ya besan tuan sudah berpulang tadi setelah subuh karna tangan nya masih hangat Mungkin habis sholat beliau berpulang " kata dokter .


" Ayah....... Ayah ...... ngak mungkin .ayah " kata Ara terisak yang dipeluk papi Sandi


" Sini biar sama mami, papi suruh Alan menyiapkan semuanya .." kata mami


Papi pun mengangguk Lalu mengusap kepala Ara ." Sabar ya sayang ada kami disini " kata papi

__ADS_1


Sedangkan Aya terisak dalam dekapan Ferdi .Yang membuat Ferdi memeluk istrinya dengan semakin erat


" Sabar sayang , ayah sudah bahagia bersama bunda Jangan tangisi ikhlaskan semua nya ya , ayo kita urus jasad ayah " kata Ferdi yang tak mau istrinya itu berlarut larut dalam kesedihan .Yang lalu meminta bi Yam untuk mengambil ponselnya di kamar.


Bi Yam pun bergegas menuju kamar Ferdi untuk mengambil ponsel . Dan kembali lagi untuk memberikan nya pada Ferdi Dan Ferdi langsung menghubungi Tris dan juga minta bantuan Yusuf .Tak lupa ia juga menelpon Rio di yogya .


" Apa bang " kata Rio kaget


" ..........."


" Prank...........gelas di tangan Rio pun terjatuh dan pecah Yang membuat yu Irah kaget


" Ya bang saya akan kesana " kata Rio Yang lalu terduduk dilantai .


" Inalilahi wainalilahi rojiun " kata Rio terisak sebentar .Mengingat pesan pesan pa Kevin padanya . Yang menjadi pesan terakhir .Kalo pa Kevin sudah tahu ajalnya sudah dekat Dan rupanya keinginan nya Untuk bisa di makam kan bersama sang istri terwujud nyata. Karna itu memang


Keinginan nya yang terakhir


" Rio ke jakarta yu, titip rumah ya.Bapa sudah tak ada beliau baru saja meninggal Dan bang Ferdi minta saya kesana " kata Rio yang lalu berdiri dan bergegas menuju rumah Ara di sebelah


" Ya Allah mas inalilahi wainailaihi rojiun " kata yu Irah


" Mas ..... hati hati ngak usah buru buru telpon pak Sapto dulu " kata Yu Irah berteriak


" Iya yu " kata Rio dengan mata merah mengingat Ara pasti akan sangat bersedih .Dan ia pun lalu menelpon wali kelas Ara yang rumahnya tak jauh dari rumah Ara karna masih satu kampung .


Lalu menuju kamar dan mengambil tas ranselnya sambil menelpon pa Sapto .


Rio dan pa Sapto di jemput mang Didin


di bandara Satu jam perjalanan terasa lama bagi Rio Namun tadi ia sempat menelpon pa Tejo untuk mengawasi perkebunan Yang berkerja setengah hari karna berkabung.

__ADS_1


Setelah sampai di teras mansion Rio pun bergegas mencari Ara diantara banyak nya tamu yang datang ikut berduka Dan sehabis Zuhur pa Kevin akan di makan kan


Satu makam dengan makam sang istri


Karna memang itu pesan terakhir pa Kevin pada Aya


" Ara " kata Rio yang melihat Ara bersama Aya diruang tengah


" Mas Rio " kata Ara langsung memeluk Rio yang membuat Aya terharu dan .ikut mengusap punggung Ara .Sedangkan Qila dan Via menyusul sore bersama mamah Shila. Dan cafe di liburkan selama dua hari .Karna sebelum berangkat Rio sempat mengabari dua sahabat Aya itu


*************


Ini hari ketiga pengajian yang diadakan dirumah . Qila dan Via mamah Sila ikut sibuk membantu Tadi nya mereka menginap di rumah Via Tapi karna mami meminta untuk menemani Aya Dan menghiburnya mereka pun menginap di mansion besar itu Dan Via tidur bersama Ara Karna Qila bersama mamahnya. Sedang Rio bersama Pa Sapto di kamar belakang dekat taman.


" Besok kita pulang kak " kata Ara Karna ia harus kembali masuk sekolah.


" Ya de , Qila mah Via bantu disini bikin pengajian ya, Aya biar disini dulu " kata Aya .


" Ya Ay, kami tenang saja kami akan mengurusnya ." kata Via


" Iya nak, mamah juga akan bantu " kata Mamah Sila


" Trimakasih mah, nanti uang nya minta mas Rio ya ra , kak Aya sudah transfer ke rekening mas Rio " kata Aya


" Ya kak " kata Ara


" Suruh mas Rio minta ustad Afif mengatur sampai pengajian 40 hari ayah juga Nanti yang 100 hari biar kakak yang urus " kata Aya


" Ya kak " kata Ara yang matanya terlihat masih sembab Tapi kini ia sedikit terhibur karna para sahabat sang kakak slalu mengajak Ara bercanda dan tertawa bersama Yang membuat kesedihan mulai berkurang begitu juga Aya .


" Oh ya jangan lupa yu irah di ingat kan untuk pesan makanan buat besok . hanya pengajian untuk karyawan saja Kalo tetangga mau ikut ngak masalah kalian ngak repot tinggal pesan paling snack nya tinggal beli dipasar " kata Aya

__ADS_1


" Ya Ay gampang " kata Via Sambil memasukan pakaian kedalam tas karna mereka akan pulang besok pagi naik kereta Api dan Ara juga pulang bersama Rio dan pa Sapto Karna Cafe sudah libur selama 4 hari.. Dan lagi di rumah Ara masih punya tanggungan hewan peliharaan nya .Begitu juga Rio yang harus kembali mengawasi kebun .Karna pesanan makin membludak


__ADS_2