
Tamu yang datang pun silih berganti Dan pras juga tak menyangka teman teman nya juga ikut datang kerumah Padahal mereka hanya mengadakan syukuran sederhana.
" Bu tamu nya kok banyak banget " kata mba Warsi
" Iya mba , kaget mbok untung Sinta pesan catering " kata mbok Yang tadi sempat panik
" Iya tak kira cuma 50 orang yang datang Ini malah lebih mbok untung kita punya stock " kata mba Warsi
" Ya mba iki rezeki nya Rio sama Ara Untung nya pesan lebih " kata mbok Yang tak bisa berkata apa apa lagi
*********
Di tempat lain Bella baru saja pulang dari rumah sang ibu Karna tadi malam Tris mengantarnya kesana. Dan Bella tak tahu sekarang Tris ada dimana .
" Apa benar dia mengurus bos nya " kata Bella yang takut ada wanita lain dalam hidup suaminya
" Ya Allah mudahan saja itu benar " kata Bella yang takut suami nya itu pindah ke lain hati .Karna beberapa hari ini ia merasa ngak enak badan
" Apa aku harus cerita ke ibu ya kalo kami sudah menikah " kata Bella Yang lalu meraih ponselnya menelpon Tris
" Assalamualaikum bang , abang dimana kok belum pulang " kata Bella
" Abang masih di rumah sakit ini sudah mau pulang mau mandi Karna mau kekantor " kata Tris
" Ya sudah , siapa yang sakit bang " kata Bella lega suaminya itu tak macam macam di luar sana
" Bos abang , ya sudah siapkan saja pakaian abang ya Bell " kata Tris yang memutuskan pembicaraan Karna ia memang harus pulang dan kekantor. Untuk mengurus semuanya
Sedangkan Aya dan Tania sudah pulang sedari tadi diantar Alan Dan Bimo sudah pulang untuk bekerja sedari tadi .
Hanya mami dan papi Sandi yang menunggu Ferdi .
" Apa terasa sakit Fer " kata Papi menatap putra semata wayang nya itu
" Ngak pi, sakit nya hilang saat Ferdi teringat Aya " kata Ferdi jujur Karna ia juga tak merasa sakit sewaktu di tembak malam tadi
__ADS_1
" Kau ini kenapa harus meninggalkan Aya sendiri hah " kata mami
" Kan Ferdi juga tak mau Deril kenapa napa mi " kata Ferdi .
" Ya tapi lain kali jangan lakukan biarkan mereka mengurus urusan mereka sendiri Kasihan mantu mami jadi janda Apa kau mau istri mu itu .punya suami lagi " kata mami menakuti Ferdi
" Astaga mi , kenapa bicara begitu sih Ya ngak mungkin Ferdi mau si kembar punya papi lain " kata Ferdi kesal
" Hahaha...... kalian ini ya kanapa mempermasalah kan itu, Ferdi sudah sehat mi " kata papi tertawa Karna putranya itu sudah pintar berdebat
" Lagian pi ,tahu kita kasih kesempatan bikin cucu lagi malah pergi .Lain kali biar kan saja mereka Salah sendiri cari masalah bikin masalah saja " omel mami Yang memang tak ingin putranya itu dalam bahaya
" Ya ampun mi , Ferdi ngak kenapa napa Bukti nya Ferdi sehat dan baik baik saja Kalo masalah cucu . Nanti pas pulang Ferdi bikinkan Yang cantik mi Kaya mami dan Aya " kata Ferdi tersenyum
" Oh ya benaran, awas saja kalo bohong mami mau kembar lagi ngak masalah kan " kata mami tersenyum
" Itu ngak janji mi, Ferdi cuma membuat nya saja Untuk menjadikan nya kembar itu urusan Allah "kata Ferdi yang santai Karna yang penting ia sudah punya pewaris untuk menjaga sang istri .
Dan juga bisa mengelola perusahannya
**************
" Woi....... yo pamer bojo yo saiki " kata teman Rio yang tadi juga sudah datang kerumah .
" Hahaha..... ngak lah cuma pengen ngajak jalan jalan istriku bro . Lihat lihat daerah kita Biar ngak bosan dirumah " kata Rio tersenyum pada teman nya itu.
" Tapi bojomu ayu Yo , mana masih muda pasti mantap iki " kata joko
" Ada ada saja kamu ko, bojo mu ndi kok ngak diajak " kata Rio
" Ngak lagi di rumah , malas karna lagi hamil tua takut brojol di jalan Aku keluar cuma belikan jajanan nih . Takut rewel minta gorengan " kata joko
" Ya namanya juga istri , yo sudah tuh bojo ku wis rampung " kata Rio yang melihat Ara selesai jajan . Karna membeli makanan di tenda tenda stand bersama kedua sepupunya ..
" Mba enak kan susunya " kata Tia
__ADS_1
" Iya aku suka , ini bisa buat di jual cafe juga Rasanya lumayan enak " kata Ara Yang senang bisa berkeliling melihat jajanan di pinggir pinggir jalan .
" Ya mba , wah Tia mau kok mba bikin stand begini kalo ada modal " kata Tia Karna ia ingin berwirausaha juga dari pada kuliah
" Ya bikin aja nanti Ara bantu " bisik Ara pelan
" Tenan mba " kata Tia serius
" Iya " kata Ara mengangguk
Rio yang melihat Ara dan Tia pun ngobrol hanya tersenyum..Lalu setelah puas berkeliling mereka pun pulang Dan terlihat ibu ibu masih ramai berkumpul dirumah mereka Begitu juga bapak bapaknya Karna mereka sambil menikmati makanan yang banyak tersisa .
" Ya ampun mbok kok bisa dapat mantu Ayu " kata para tamu tetangga desa yang baru melihat Ara
Saat Ara menyalami semua para tamu mertuanya itu sebelum berlalu kekamar .
" Ya rezeki nya Rio bu, saya hanya terima beres " kata mbok yang kini bangga punya menantu Ara . Dari pada si Minah Karna ia slalu di rendahkan oleh ibunya Minah tiap kali mereka bertemu. Apalagi ada saja sindiran untuk Rio yang tak enak mbok dengar keluar dari mulut ibu Minah .Tapi kini sakit hatinya sudah terbalas . Mbok sangat bersyukur Rio tak menikah dengan Minah Malah dengan Ara yang membuat hati mbok lega . Karna tuhan memberikan Rio istri yang terbaik Hingga mbok bisa mengangkat wajahnya Karna punya menantu Ara Yang juga orang berada Lebih dari si Minah
Di kamar Ara dan Rio berbaring di tempat tidur saling tersenyum Karna hari ini acara mereka berjalan dengan lancar Dan mereka tak perlu lagi malu berjalan berduaan .
" Cape ngak , biar mas pijat " kata Rio
" Ngak mas ,lagian Ara cuma bantu bantu dikit kok " kata Ara
" Ya sudah kita istirahat saja di kamar kan besok kita sudah pulang " kata Rio
" Tapi ngak enak mas masa mbok kerja sendiri " kata Ara
" Ngak usah khawatir para ibu ibu sudah mas kasih uang lelah kok .Biar senang Makanya mbok ngak mau Ara capek Lagian Ara juga baru sembuh " kata Rio memeluk Ara
" O begitu ya syukur lah , Apa mas Rio ngak capek Tadi melayani banyak tamu" kata Ara
" Ngak kan ada obat nya nih istri cantiknya mas " kata Rio Yang menoel hidung Ara Karna hari ini ia sangat bahagia Karna teman temannya iri ia bisa mendapat kan Ara .Yang lebih cantik dari Minah Dan lagi Ara lebih pintar dari Minah teman semasa kecilnya itu
" Ih mas bisa aja " kata Ara Menatap wajah Rio Yang terlihat murah senyum malam ini . Yang membuat Ara bertanya tanya ada apa dengan suaminya itu .
__ADS_1
Sedang kan Rio tersenyum bahagia Karna kini ia tak perlu cemas lagi karna Ara sudah menjadi teman hidup nya
** maaf telat update harus mantau jurnal ppdb sekolah anak hari ini *****