Aku Pelunas Hutang Ayah

Aku Pelunas Hutang Ayah
Bab 320


__ADS_3

Semua orang pun melihat kagum dengan dua gaun andalan Aya Yang terlihat mahal dan juga cantik Yang membuat mereka hanya bisa berdecak kagum


" Ini desain lho Ay " kata Gita tak percaya


" Ya , nih lihat lebel nya " kata Aya


" Wow ..... keren " kata mereka kompak


" Woi ....ayo siap siap sudah mulai di panggil tuh " kata Tama


" Ya " kata Gita Yang lalu mempersiapkan barisan teman temannya Dan Aya paling belakang .Dan Tina sedang mengawasi pa Gery Yang sedari tadi mengawasi Aya pindah ke aula depan .


Acara itu cukup banyak di tonton para siswi dan siswa kampus Di tambah wakil wakil kampus lain Yang di sponsori bazar kampus .


" Wah ..... yang terakhir lumayan tuh baju ayo lihat " kata seorang wanita bersama fotografer nya Dan mengambil foto para modelnya Yang terlihat cantik dan luwes Aya yang mengintip teman temannya bergaya cukup senang .


" Wow mereka bergaya seperti peragawati betulan Ay " kata Gita


" Iya dong itu harus masa kalah sama yang lain Biar kita ngak menang tetap bersemangat Git " kata Aya


" Ya betul Ay, " kata Iksan Yang menonton lewat layar televisi Dan terlihat teman teman nya itu sangat bersemangat tampil sempurna


" Git ayo naik tinggal giliran kita " kata Aya Yang lalu naik ke panggung Dan ketika gorden di buka Arum pun masuk bersama Tari dan Alin Dan Gita maju membuat beberapa juri terkesima Melihat Gita berjalan pelan dengan gaun cantik nya Dan Aya pun ikut tampil setelah Gita maju Yang membuat para fotografer langsung mengambil foto foto Aya Karna gaun itu terlihat menarik dan menjadi perhatian para juri


" Gila .....oey tuh si desainernya " kata kakak tingkat mereka .


Aya pun tersenyum memukau dengan tampilan yang pas di badanya Sambil memperlihat gaun nya berjalan pelan dibatas catwalk Dengan gaya nya Yang membuat Siska tersenyum Melihat gaya bos kecilnya itu


" Astaga Ay, aku pikir kau tak bisa bergaya " kata Siska bergumam pelan Sambil mengambil vidio Aya Dan mengirimnya pada mami di rumah


Yang membuat mami tersenyum


" Afnan Aska lihat mamah sini " kata Mami memamerkan vidio mamah mereka pada sang cucu


" Nih mamah lagi kerja lihat !!" kata mami bangga


" Antik antik " kata Afnan bertepuk tangan begitu juga Aska


" Tu mah " kata Aska


" Iya mamah kalian itu lagi tampil perdana " kata mami tersenyum .


" Siapa mi ?" kata papi mengagetkan mami


" Menantu kita pi, lihat " kata mami


" Astaga kau mencari masalah sayang , bagaimana bila putra mu tahu " kata papi


" Astaga ini di kampus pi, dia sedang ikut lomba .Masa di larang sih " kata mami protes Karna dia sendiri tak pernah mempermasalah menantunya itu ikut lomba dari awal


" Ya tapi apa Ferdi tahu " kata papi

__ADS_1


" Ya jelas tahu lah pi, kan Aya sudah izin Ferdi " kata mami Karna Aya memang sudah memberi tahu Ferdi jauh jauh hari Kalo iya akan ikut lomba .


**********


Di kampus semua orang sabar menunggu hasil lomba Yang membuat Aya dan teman teman nya gugup berdiri di belakang panggung.


" Menang atau ngak .ngak masalah biar cuma renner up juga yang penting bisa eksis kan Ay " kata Anya


" Ya , berdoa saja supaya kita menang " kata Aya gugup


Sedangkan Tina mengawasi pa Gery yang sedang bicara dengan para juri .


Di atas panggung sambil beristirahat


" Gimana hasil nya " kata pa Gery pada teman nya yang seorang pengasuh para model model terkenal


" Siswa mu itu punya bakat Ger , Tapi aku seperti nya tak asing dengan wajah nya " kata teman Gery


" Kau mengenalnya ?" kata Gery penasaran


" Kenal sih tidak , tapi familiar kalo tak salah dia anak didik nyonya Risma pemilik butik terkenal itu " kata teman Gery itu mencoba mengingatnya


" Risma Ferdinan !!!" kata Gery Yang tahu butiknya sangat trend Tapi ia jarang tampil di publik Karna suka bermain di belakang layar .


" Ya itu asistennya kan ?" kata teman Gery menunjuk Siska yang sedang duduk bersama desainer senior lainya


" Ya " kata teman Gery


" Siang nona Siska lama tak bertemu , apa kabar " kata Gery basa basi


" Apa pemenang tahun ini bisa ikut lomba selanjut nya " kata Gery


" Ya dan kami ambil dua peserta saja Yang lain di tangani butik lain " kata Siska


" Apa kau juga membawa siswa tuan Gery " kata Siska Yang mengenal keluargga Gery Darmawan


" Ya tapi penampilan terakhir " kata Gery


" Kau dosen Ayana !!" kata Siska kaget


" Ya kenapa apa dia kalah " kata Gery penasaran .


" Dia malah yang pertama kami ambil Karna memang dia bos kami " kata Siska Yang ingin melangkah


" Hahaha ..... Kau bercanda bos kalian maksudnya " kata Gery


" Ya Ayana Ferdinan memang pemilik butik kami , Apa kau belum tahu dia nona Ayana Ferdinan " kata Siska yang lalu meninggalkan Gery sendiri


Deg....


" Dia ..... Ayana Ferdinan "kata Gery menoleh pada Aya yang tertawa bersama teman teman nya Dan mereka sedang duduk menunggu hasil keputusan juri Yang sedang berunding

__ADS_1


" Aku tak percaya bukannya pengusaha itu hanya punya satu putra atau ......" kata Gery Yang kembali melihat Aya


Setahu nya hanya Ferdi lah putra tunggal keluargga pengusaha itu Kecuali ada istri lain atau wanita simpanan lain Tapi kalo dia memegang kendali butik dan menanganinya Gadis itu bukan orang lain Karna kemampuan nya juga tak bisa di remehkan .


Gery pun lalu mencari kursi kosong dekat para dosen Karna ia ingin melihat hasilnya Seperti apa yang dikata kan Siska kalo Aya lah yang memenangkan lomba nya Dan itu membuat para siswa yang lain tegang


Aya duduk bersama Gita dan Iksan Mereka asyik makan snack yang mereka pesan


" Tina sini " panggil Aya


" Nona apa sudah selesai " kata Tina mendekat


" Belum sebentar lagi " kata Aya


" Ini buat mu , duduk lah kita tinggal menunggu hasil nya setelah itu kita pulang " kata Aya Yang juga tegang


" Ya nona " kata Tina yang lalu duduk di dekat Aya .


" Dia siapanya Aya ?" kata Arum mendekati Tama


" Sopirnya nya " kata Tama pelan Sambil memakan snack mereka yang di bagikan bun cunda yang sedang berdiri melihat panggung depan


" Hah, kok di tungguin sih " kata Arum


" Merangkap bodyguard juga makanya Aya diawasi sedari tadi " kata Tama


" Wow .... bayar berapa duit ya Tam , pake bodyguard gitu " bisik Alin


" Mana aku tahu, pastinya mahal lah " kata Tama Yang tahu Aya tak mungkin bisa di dekati pria sembarangan Karna bodyguard nya slalu mengawasi nya dengan ketat Dan mengikutinya kemana pun Aya pergi Dan itu tak bisa di tawar lagi Karna itu lah Aya terlihat menghindar bila bicara dengan pria lain Kecuali urusan kuliah .


" Dia anak orang tajir Tam, jangan terlalu di pandang " bisik Iksan yang mengambil


Minum


" Ya gue tahu " kata Tama Yang memperhatikan Aya ngobrol dengan Tina Dan tak pernah bicara apa apa pada mereka selain tersenyum


" Git..... tuh sopir pernah lho tanya ngak ?" kata Anya


" Ngak dia pengawal setia , tak bisa memberikan info apa pun Cuma tutup mulut Aku tanya rumah Aya saja dia diam kok Dan dia hanya tersenyum tak mau ngomong apa pun . Dia bilang gini . **Maaf saya tak di perkenankan menjawab pertanyaan siapapun selain nona Aya ** kan aneh kaya robot aja " kata Gita mengerucutkan bibir nya


" Hahaha.... mungkin emang robot hidup


Git seperti terminator pengawal siapa tuh yang jadi tuan nya " kata Gita lupa


Ay.........cepat sini " Teriak Tari


" Apa sih tar ..... bikin kaget " kita Gita


" Tuh sudah di umumkan " Teriak Arum Yang membuat semuanya berdiri


" Juara pertama dari kelompok ... Bunga ..." kata panitia

__ADS_1


"" Aaaaa............. Kita menang " Teriak Gita histeris


__ADS_2