
Sedangkan Aya bergegas menyusuri lorong kampus dengan perasaan tak enak Karna tadi ia sempat di peluk pa Gery
" Huh..... Kenapa aku ceroboh ngak hati hati " kata Aya dalam hati Yang bisa membayangkan kalo suaminya akan cemburu Tahu kalo dirinya di peluk orang lain
" Ah sudah lah, jangan sampai terulang lagi " kata Aya bergegas menuju parkiran mobil Karna Tina pasti sudah menunggu nya di mobil
Clek.....
" Maaf Tin, membuat mu lama menunggu " kata Aya Ketika membuka pintu mobil
" Oh. .. ngak apa apa nona saya pikir belum selesai " kata Tina langsung menghidupkan mesin mobilnya
" Ya sudah ayo pulang " kata Aya Yang duduk sambil memasang sabuk pengamannya
" Ya nona " kata Tina Yang lalu membawa mobil keluar dari parkiran kampus untuk pulang kerumah .
Di tempat lain Ferdi sudah mulai tegak berdiri Dan selama seminggu ini kakinya sudah kering Dan sudah bisa berjalan normal seperti sediakala tidak pincang lagi Yang membuat nya senang Karna kakinya sudah sembuh.
" Alhamdulilah ..... akhirnya kita bisa pulang Fer , kaki mu sudah normal kembali " kata mami ikut senang
"' Ya mi , padahal Ferdi takut banget pada infeksi nya Yang mulai membusuk Yang membuat kaki Ferdi hampir di amputasi " Kata Ferdi
" Mereka mengobati nya dengan baik Fer, memang ramuan herbal sedikit lambat Tapi tubuhmu sehat . Efek jamu itu kau bisa membuat mu bertahan Kau dengar sendiri kan dokter bilang , kau tak mengalami radang dan panas tubuh berkat ramuan nya Kalo mereka tak mengobatinya Kaki mu bisa di amputasi karna luka dalam Dan mereka bisa menangani nya dengan baik " kata Mami menarik nafas dalam
" Iya mi, syukur lah . Apa mereka sudah di jemput Sam " kata Ferdi mengingat pa Mamat dan Asih
" Sudah tuan muda mereka sedang istirahat di mansion . Hari ini nona Ara pulang duluan Kalau tuan muda pulang besok mereka akan menyusul kesana Karna nona Aya bilang menunggu Tuan muda pulang " kata Sam
" Iya baiklah " kata Ferdi lega ingin mengucap kan rasa terima kasih pada pa Mamat dan Asih dengan membiarkan mereka tinggal di yogya
__ADS_1
" Lan aku pulang minggu besok bersama mami dan papi .Tidak apa kan kau tinggal disini " kata Ferdi
" Ya tuan ,Tidak apa apa tuan kan ada Sam dan Ran Dan lagi tuan muda harus cepat pulang karna banyak pekerjaan " kata Alan yang sekarang sudah bisa duduk Dan tinggal menunggu pemulihan Karna operasinya berhasil Dan ia sudah bisa beraktivitas seperti biasa Walau harus pelan Namun yang penting ia sudah bisa bergerak sedikit sedikit
" Ya kami berharap kau juga cepat pulang lan " kata papi
" Itu pasti tuan , kalian sudah berusaha memberikan saya yang terbaik Dan saya juga akan berusaha untuk bisa cepat pulang " kata Alan
" Aamin ... mudahan kita bisa berkumpul lagi dalam keadaan sehat Kita akan mengada kan syukuran nanti Bila kau sudah pulang lan . Dan mami dan papi mu Juga harus datang " Kata mami yang Khawatir pada menantunya sendiri Yang tinggal dirumah Dan untungnya ada bi Yam dan Tina yang menjaganya .
" Ya nyonya " kata Alan tersenyum lega Karna ia sudah bisa melewati semuanya dengan mudah . Tanpa Ferdi dan Aya pasti ia tak akan bisa selamat , Ferdi adalah jalan baginya untuk berobat Karna semua biaya di tanggung bosnya itu Sedangkan Aya Yang membawa nya bisa kembali pulang Yang membuat Alan sangat bersyukur Nona nya itu mencari mereka langsung ke tempat kejadian ..
" Ya sudah mi, Ayo kita beres beres dulu ke apartemen.Ada Sam dan Ran Yang menunggu mereka ya " kata papi Sandi menatap mami
" Ya pi, Fer mami pulang dulu ya sama papi beres beres buat besok Karna mami juga mau beli oleh oleh buat Afnan dan Aska " kata mami yang rindu pada dua cucunya itu
"' Ya mi pi hati hati " kata Ferdi
" Ya tuan " kata Sam dan Ran kompak .
Lalu mami dan papi pun pulang ke apartemen Yang tak jauh dari rumah sakit Agar mereka tak jauh berjalan kaki .Karna itu bagus untuk kesehatan
Sedangkan Reyhan baru saja istirahat di Ruangannya sambil meminum kopi nya Agar tidak mengantuk .
" Tok .....tok.....tok.....
" Masuk " kata Reyhan
" Pa ada nona Naura " kata Wina
__ADS_1
" Ya suruh saja dia masuk " kata Reyhan
" Baik pa " kata Wina yang lalu menyuruh Naura masuk keruangan Reyhan.
" Trimakasih mba " kata Naura Yang di senyumi oleh Wina
Naura pun balas tersenyum lalu masuk keruangan Reyhan Dan lalu duduk di depan meja Reyhan
" Ada apa datang kesini " kata Reyhan
" Aku hanya ingin menemui mu Rey " kata Naura
"' Apa kau ingin mengawasi ku, apa tidak cukup kau menahan ku dirumah sampai aku tak bisa tidur dengan Ratih " Kata Reyhan
" Rey...... Kenapa bicara begitu " kata Naura
" Slama ini aku diam Karna Aku masih menghargai mu dan juga kedua orang tuamu .Lalu mau apa lagi datang kesini " Kata Reyhan
" Aku minta maaf Rey , bila aku sudah banyak menyakiti mu Aku hanya mampir untuk melihatmu Aku merasa bersalah pada mu Kau bisa membagi waktu mu dengan Ratih dari sekarang . Tapi jujur aku belum bisa menerima nya .Memang semua ini salah ku Tapi kenapa kau tak memberi kan ku kesempatan memperbaiki diri " kata Naura lirih
" Ra aku sudah berkali kali memberi mu kesempatan Tapi kau tidak sadar diri Kau merasa diatas angin , dan kini aku lelah Dan sekarang terserah pada mu. Tapi satu hal yang kau harus tahu Aku sudah tak mencintai mu lagi . Bila kau ingin bercerai dan ingin bebas laku kan Karna aku juga ingin fokus menata hidup baru ku " kata Reyhan jujur
" Ya maaf kan aku Rey , tapi aku tak ingin bercerai .Bisa kah aku meminta itu Aku sangat menyesal atas semua Apa yang terjadi dengan rumah tangga kita " Kata Naura Yang takut kalo tak ada pria manapun yang mau menerima dirinya. Karna kini ia seorang wanita tak berguna .Dan lagi Reyhan pria yang baik Yang masih mau menafkahi nya Walau ia tak bekerja
" Ya akan ku kabulkan " kata Reyhan Menatap Naura Yang hanya menyisakan rasa iba di hati nya Karna tak tega pada Naura .Dulu ia berpikir Naura istri satu satunya Tapi kini Reyhan berbagi hati Karna rasa kecewanya pada Naura
" Ya trimakasih , terserah pada mu Kau bisa pergi kapan pun bila ingin bertemu Ratih. Asal jangan bawa kerumah mamah Takut aku ngak sanggup melihat Karna cemburu " kata Naura jujur Karna sampai hari ini Ia masih belum siap menerima Ratih.
" Ya akan ku ingat itu " kata Reyhan Yang lega mendengar kejujuran Naura .
__ADS_1
" Apa kau ingin minum " kata Reyhan
" Tidak Rey , aku pulang saja . Aku ingin bicara ini saja pada mu Karna tak enak pada mami dan papi " kata Naura Karna ia tak mau ingin mami dan papi nya ikut campur lagi dengan urusan nya Karna ia sudah banyak mengecewakan kedua orang tuanya