Aku Pelunas Hutang Ayah

Aku Pelunas Hutang Ayah
Bab 332


__ADS_3

Sedangkan mami hanya mengeleng kan kepalanya Karna mengira dua cucunya itu masuk kamar Ketika posisi kamar tak ter kunci Dan itu membuat kedua nya bisa melihat Ferdi dan Aya .Sedang berduaan


" Hahaha.......ya sudah sana main kuda Nanti opa dan oma juga main kuda " kata papi tertawa


" Papi ...." kata mami mencubit pinggang papi Yang makin membuat papi tertawa makin keras


" Hahaha ...... oma malu de, kalo main kuda nanti bisa encok " kata papi yang di naiki Aska di punggung nya .


Yang membuat mami tersenyum sambil tertawa Apa mungkin ia yang salah mengerti omongan dua cucunya itu Dan kedua nya pun bergantian menaiki papi Yang hanya merangkak sebentar di karpet empuk yang membuat keduanya senang Dan tertawa .


" Sudah nanti opa encok kak de " kata mami Yang menarik tangan kedua nya untuk turun dari punggung opa nya Yang membuat mereka tertawa Dan lalu lari kesana kemari .


Papi cuma duduk santai di lantai Karna kedua cucunya itu sudah mulai aktif Dan perkataan mereka pun sudah mulai jelas Apalagi kini mereka mulai makin pintar


Sedang kan Aya bergegas mandi setelah selesai takut dua putranya itu mencarinya .


" Cup .... kok sudah cantik " kata Ferdi


" Ya bang, takut dua buntut abang mencari Aya masa Aya masih bugil " kata Aya


" Hahaha........ Iya abang tahu sana cari mereka Abang mau mandi dulu " kata Ferdi tersenyum .Karna sudah puas dengan pelayanan terbaik istrinya Dan Aya pun langsung bergegas keluar kamar mencari Afnan dan Aska Karna ingin bermain dengan dua putranya itu


***********


Sedangkan di sebuah desa Ara dan Rio baru saja sampai rumah Dan Ratih langsung pergi ke rumah Aya untuk istirahat mumpung suaminya itu belum pulang dari kantor


" De........ Mas mandi dulu ya " kata Rio


" Ya mas , apa mau Ara buat kan kopi " kata Ara


" Boleh, tapi teh jahe saja de, takut kalo kopi mas takut ngak bisa tidur " kata Rio Yang tak ingin bergadang malam


" Ya mas " kata Ara yang tersenyum Lalu bergegas kedapur membuat teh jahe Dan tak lama Rio sudah selesai mandi Dan berpakaian rumahan


" Kok de Ara wangi " kata Rio mencium pipi Ara .


" Masa " kata Ara Yang tersenyum karna ia dan soulmate nya baru saja pulang dari salon Setelah pulang dari cafe .

__ADS_1


" Iya , apa tadi sudah mandi di cafe " kata Rio


" Ngak mandi di salon mas " kata Ara tersenyum Yang lalu duduk di pangkuan Rio . Yang membuat Rio tersenyum


" Jadi sekarang sudah pintar buang duit ya " kata Rio mengecup bibir Ara


" Iya dong biar kinclong dan mas tambah sayang sama Ara " kata Ara .


" Ara itu sudah cantik , ngak kesalon pun mas sudah suka .Apa lagi ke salon Kalo de Ara cantik bikin mas takut Kalo Ara makin montok " kata Rio Yang kadang merasa minder pada Ara yang makin kesini istrinya itu makin cantik Dan juga pintar berdandan walau tak menor. Yang membuat Rio tak tenang Walau sekarang ia mulai belajar kerja di kantor Namun tetap hatinya tidak tenang . Padahal tiap hari Rio sendiri yang menjemputnya pulang dan mengantar nya sekolah


" Tapi kan perlu perawatan juga mas, biar ngak kisut dan lecek " kata Ara mengalungkan tangan nya pada leher Rio


" Ya terserah de Ara , Asal ngak berlebihan " kata Rio Yang memeluk tubuh Ara erat Lalu dan mengecup bibir nya


" Disini mas " kata Ara menujuk dadanya


" Hahaha...... Kan mas baru mandi masa mandi lagi " kata Rio tertawa


" Ya kan belum magrib masih dua jam lagi " kata Ara tersenyum


Ara hanya tersenyum lalu memungut bibir suaminya Itu Rio hanya membiarkan nya Lalu ia pun memeluk tubuh Ara dan mengendong nya kekamar


Walau tubuh nya cukup lelah ia tetap ingin menyenangkan Ara .


" Ayo kunci kamar nya " kata Rio yang menutup pintu kamar dengan kaki nya


" Ya mas " kata Ara yang mengunakan tangan kirinya Dan setelah itu pun Rio membaringkan tubuh Ara di tempat tidur Rio pun melepaskan baju kaosnya Dan Ara tersenyum karna senang sambil Memeluk suaminya itu .Karna ia ingin bercinta pada suaminya itu bila hari libur Apalagi malam minggu


Kedua nya asyik memandu cinta sebelum magrib Karna Ara ingin menyenangkan Rio Sedangkan Ratih membantu yu Irah di dapur . Yang sibuk memasak untuk makan malam mereka


" Rat .... den Reyhan ngak kasar kan orang nya " kata yu Irah


" Ngak yu , tapi Ratih bingung yu . Kata Ara bang Reyhan masih belum bercerai yu .Gimana kalo dia kesini . Datang melabrak Ratih Yu " kata Ratih


" Ya kan biar den Reyhan yang menjelaskan semua nya " kata yu Irah


" Kalo istrinya. ngak mau bercerai gimana yu .Padahal Ratih sudah mulai suka sama abang " kata Ratih tertunduk

__ADS_1


" Ya yu ngak tahu Rat. Kenapa kemaren Ratih mau sama den Reyhan dan langsung nikah buru buru " kata yu Irah


" Itu karna Ratih kesal yu , dan marah sama si Tino Yang slalu nyari nyari kesalahan Ratih " kata Ratih


" Nama nya orang sakit hati ya gitu itu Rat kok kamu malah kepancing Dan bikin masalah sendiri .Dan sekarang bingung kan " kata yu Irah


" Iya yu , Ratih takut pas istri abang datang dan mengamuk Lalu balikan lagi sama istrinya .Dan bagaimana kalo istrinya ngak mau bercerai " kata Ratih


" Ya itu resiko ndu, banyak sabar kalo sudah terlanjur Apa lagi kalian sudah tidur bareng " kata yu irah ikut bingung


" Ya yu " kata Ratih yang merasa jatuh cinta pada suaminya itu Tapi sekaligus takut ia di tinggal Reyhan begitu saja .


Sedangkan Reyhan baru saja merapi kan mejanya di kantor Karna baru saja ia menyelesaikan semuanya


" Oh ...iya aku lupa dia pasti sudah dirumah " kata Reyhan yang melihat ponselnya bergetar


" Ya pi ada apa ?" kata Reyhan


" Pulang lah nak, Naura sakit Rey " kata papi Naura


" Ngak bisa pi, Reyhan ngak bisa pulang Karna masih baru menyesuaikan kerjaan Reyhan " kata Reyhan memberi alasan


" Tapi istrimu sakit nak, kasihan dia " kata papi Naura yang ingin Reyhan berbaikan dengan putrinya


Reyhan pun terdiam Lalu berpikir sejenak Karna tak ingin menambah masalah semakin rumit Ia pun harus memutuskan keputusan final nya


" Baik hari minggu Reyhan pulang Untuk menyelesaikan urusan kami " kata Reyhan Yang tak mungkin membohongi dirinya ia masih punya rasa pada Naura .


" Ya papi tunggu " kata papi Naura


" Ya pi " kata Reyhan yang lalu terdiam meraup wajahnya kasar


" Maaf kan abang Rat, kalo abang menduakan mu " kata Reyhan bingung Karna ia mulai menyukai Ratih Tapi masih belum benar benar bisa melupakan Naura sepenuhnya


Lalu Reyhan pun mengambil tas nya lalu menyimpan ponselnya di saku jas . Dan bergegas untuk pulang kerumah Karna ia ingin bertemu Ratih Dan Reyhan pun turun kelantai bawah


" Pasti ia sedang menunggu ku " kata Reyhan . Yang masuk mobil lalu membawa mobilnya keluar dari parkiran kantor Dan membaur bersama raja jalanan lain Yang mulai padat di sore hari Karna semua orang berlomba ingin pulang .

__ADS_1


__ADS_2