Aku Pelunas Hutang Ayah

Aku Pelunas Hutang Ayah
Bab 190


__ADS_3

Sesampainya dirumah Ara cukup lega. Ara membuka pintu dapur Dan melihat hewan peliharaan nya sedang makan


" Yu irah sudah pulang habis bersih bersih tadi " kata Rio Yang melihat Ara yang menatap kebun nya


" Ya mas, Ara rindu lihat mereka . Mereka tak punya beban hidup makan dan bertelur lalu dipotong " kata Ara


" Ya itu takdirnya hewan bermanfaat untuk manusia . " kata Rio


" Apa tidak kangen sama mas nih " kata Rio yang lalu menaruh bawaan Ara di atas meja Juga oleh oleh nya .


" Kangen lah mas, pake banget " kata Ara tersenyum pada Rio Yang mendekatinya .


" Mas juga " kata Rio memeluk Ara .


Kedua nya saling tersenyum dan berciuman cukup lama mereka berciuman Lalu menyudahi nya


" Ayo mas gedong kita kekamar saja " kata Rio


" Ok " kata Ara yang naik kebelakang pungung suaminya dan Rio mengendong nya sambil tertawa . Yang membuat Ara senang karna bisa bermanja pada suaminya itu.


"Semua aman kan mas Tak ada masalah di perkebunan " kata Ara


" Alhamdulilah aman semua nya berjalan lancar " kata Rio yang menurunkan Ara ditempat tidur lalu cepat berbalik memeluk Ara.


" Mas kangen Ara " kata Rio


" Ara juga " kata Ara mengalung kan tangan nya di leher Rio Lalu mereka pun


kembali melanjutkan ciuman nya Tapi kali ini lebih hot .Karna kedua nya sama sama rindu berat.


Di tempat lain Ferdi baru saja menyelesai kan rapat nya di perusahaan lain bersama Tris .Dan ketika hendak pulang Ferdi di hadang wanita seksi dengan rok span pendek diatas lutut dengan baju seksi .


" Pagi pa apa saya bisa bertemu dengan pa Ferdi orang nya yang mana ya " kata wanita itu melihat dua pria keluar dengan berpenampilan rapi


" Oh yang ini pa Ferdi , saya asisten nya nona " kata Ferdi yang membuat Tris melotot .


" Kau urus dia, aku mau pulang " kata Ferdi bergegas pergi .


" Lah .... bagaimana ini " kata Tris

__ADS_1


" Terserah urus saja " teriak Ferdi cuek Tampa menoleh kebelakang


" Lah kok asisten bapa pergi " kata wanita itu bingung yang memang tak tahu siapa orang yang ia cari .


" Nona siapa dan dari perusahaan mana " kata Tris


" Oh saya dari perusahaan xxx pa, maaf saya asisten baru pa Anton " kata wanita itu tersenyum ramah


Yang membuat Tris menatap lekat wanita berpenampilan seksi itu. Yang cukup menarik bagi nya Karna lumayan cantik Dan juga manis bahkan berkulit putih .


" Baik lah Ayo kita bicara " kata Tris Yang melangkah kesebuah ruangan vvip Bekas tempat mereka pesan untuk bertemu klein tadi . Namun masih bisa terpakai


" Ayo masuk , kita bicara disini . " kata Tris duduk .Diikuti wanita itu


" Ya pa saya di suruh mengantar ini buat bapa Tapi silahkan pelajari dulu " kata wanita itu duduk tenang .


" Ya baiklah " kata Tris yang memeriksa berkas perusahaan yang ingin bekerja sama dengan perusahaan mereka .


Wanita itu menatap Tris lekat Ketika Tris memeriksa semua bekas Cukup risih baginya berpakaian seksi Tapi karna bosnya tadi meminta nya mengantar kan berkas Dan berpakaian seksi Mau tak mau ia menurutinya Karna ia memang butuh pekerjaan Karna ia baru bekerja seminggu di perusahaan . Karna sang sekertaris sedang ikut rapat bersama bosnya di tempat lain .Jadi terpaksa ia


mengantarkan berkas Yang membuatnya menjadi serba salah .


" Proposal nya cukup bagus ,tapi kami sudah punya klein lain . Tapi kami akan mempertimbangkan nya Apabila nona mau menunggu " kata Tris menatap wanita itu


" Ya baiklah , siapa nama mu " kata Tris menatap lekat wanita itu


" Nama saya Bella pa " kata wanita itu gugup Karna Pria di depan nya menatap nya lekat


" Nama yang bagus , tapi pakaian mu terlalu seksi itu mengudang syahwat atau kau sengaja " kata Tris mendekati Bella


" Maaf pa ini prosedur kantor " kata Bella gugup Karna Tris makin mendekati nya hingga Tris sudah berpindah duduk di depan Bella


" Oh ya , Apa bos mu yang menyuruh mu berpakaian begini " kata Tris


" Iya pa, katanya pa Ferdi suka wanita yang seksi " kata Bella jujur Yang membuat Tris tersenyum lalu meraba paha Bella Yang membuat Bella gelagapan karna aksi pria itu


" Pa maaf , tapi ....." kata Bella panik


" Kenapa , kalo kau berteriak maka kerja sama kita batal " bisik Tris pelan mendekati wajah Bella Ia ingin melihat sejauh mana nyali wanita itu brani mengoda nya

__ADS_1


Deg ..


" Tapi pa....saya hanya karyawan baru di sana Kalo kerja sama kita batal saja berarti di pecat pa tolong lah saya pa " kata Bella panik dan bingung


" Oh ya kenapa bisa " kata Tris semakin meremas paha Bella .


Bella meremang takut sedangkan Tris malah tergoda sendiri Karna Wanita itu memang terlihat seksi Dan lagi dia tak memakai hot pant .Hanya ****** ***** tipis Yang terlihat jelas oleh Tris Karna rok nya tersingkap naik keatas .


" Saya butuh uang untuk makan pa" kata Bella semakin gugup .


" Oh ya jadi kau rela melakukan apa saja demi uang " bisik Tris yang lalu duduk di hadapan Bella dan menarik Bella di pakuan nya .Dan Rok Bella makin naik keatas .Membuat Bella semakin gugup . Karna Tris memeluk tubuh nya .


" Bu.. bukan begitu pa, maksud saya ...."


kata Bella mulai takut


" Cium saya maka itu DP proposal awal kerja sama kita " kata Tris tertantang ingin tahu sejauh mana gadis brani mengodanya. Karna pakaian nya saja begitu minim .


Bella yang takut mencoba tenang .Disisi lain ia ingin tak mau melakukan nya Tapi Ketika ingat pada ibu nya yang sakit sakitan Bella pun nekat mencium bibir Tris Dan ******* nya pelan .Tris terdiam merasakan ciuman gadis itu yang membuat nya terpancing Lalu ikut ******* bibir gadis itu dalam sambil menahan tekuk Bella . Awal nya Bella risih Tapi karna merasa nyaman ia mereka pun berciuman cukup lama . Saling bertukar saliva Yang membuat Tris tergoda dan mulai membuka resleting rok Bella .


Sedangkan Ferdi yang baru sampai di kantor hanya mengelengkan kepalanya.


" Biarkan saja dia mengurus nya. Kalo dia tergoda tinggal di kawin kan " kata Ferdi sengaja meninggal kan Tris .Biar Tris punya kekasih Dan ia ingin melihat sejauh mana gadis tadi mengodanya . Karna ia memang sengaja .menyuruh Anton untuk mengirim wanita itu untuk Tris yang sudah berumur 29 tahun


Lalu masuk ruangan nya Dan duduk di kursi kebesaran nya. Sambil melihat berkas yang menumpuk di meja nya


" Siang bang " kata Aya membuka pintu


Yang membuat Ferdi kaget dan menoleh ke pintu


" Sayang astaga , kenapa bisa kesini " kata Ferdi tersenyum Lalu beranjak dari kursi menghampiri Aya dan memeluk nya.


" Aya mau mampir sebentar tadi habis dari butik mami antar desain. Jadi Aya bawakan makanan buat abang " kata Aya Yang ingin melihat kantor Ferdi


" Terimakasih sayang . Lama juga ngak pa pa kan , Si kembar sudah ada yang jaga sekali kali boleh dong mamah nya nemani papinya " kata Ferdi mengunci pintu sambil mencium Aya .


" Ih abang apaan sih Ada kak Alan dan Tina di bawah " kata Aya tersenyum menjauh kan wajah nya pada suaminya Takut suaminya itu melakukan nya di kantor Yang membuat Aya tak nyaman .


" Kenapa ngak pa pa sayang , mereka pasti akan menunggu nona nya dengan sabar " kata Ferdi makin erat memeluk Aya dan mengecup bibir Aya Karna Aya terlihat sangat cantik hari ini .

__ADS_1


" Bang jangan ini kantor " kata Aya ketika Ferdi membuka resleting gaun belakang nya .


Ferdi hanya tersenyum lalu mengedong Aya kekamar rahasianya Dan memadu cinta di dalam nya. Aya yang terbuai hanya bisa pasrah Niat nya hanya sebentar tapi malah .....


__ADS_2