Aku Pelunas Hutang Ayah

Aku Pelunas Hutang Ayah
Bab 160


__ADS_3

Sorenya Rio dan Ara pergi kerumah pemilik tanah sehabis Ashar .Karna memang Rio sudah berjanji pada Pa Rusli untuk bertemu dan menjemputnya Untuk ke notaris mengurus balik nama Atas nama Aya Dan Aya sudah mentransfer uang ke rekening Rio 100 juta.


" Sudah masuk nak Rio , ayo kita kesana " kata Pa Rusli yang melihat rekening nya sudah berisi uang


" Alhamdulilah lancar ya pa " kata Rio


" Iya nak alhamdulilah " kata Pa Rusli Yang lalu kembali masuk mobil Dan menuju kantor notaris .Tak lama mereka disana Setelah balik nama Rio pun membayar notaris yang membantu mereka Dan setelah semuanya beres mereka pun pulang. Ara lega ketika semuanya sudah beres Lalu memeluk erat sertifikat tanah sang kakak .


" Nak kita cari makan dulu ya , ngak pa pa kan bapa mau traktir kalian makan di tempat yang enak di mana ?" kata pa Rusli yang senang kini ia bisa pulang bertemu sang istri membawa uang


" Di cafe aja mau kan pa , disana ada menu ayam bebek dan lele juga ikan Nila ya ngak mas " kata Ara menatap Rio memberi kode


" Ya pa murah meriah " kata Rio


" Ya nak boleh " kata pa Rusli setuju


Lalu Rio pun membawa pa Rusli ke cafe milk Ara Dan disana mereka di pesankan makanan oleh pa Rusli. Karna Ara tak bicara apa pun Qila dan Via hanya tersenyum Kalo bos kecil mereka sedang di traktir .Yang membuat Ratih terkekeh melihat tingkah Ara yang pura pura tak kenal Tapi sebelum sampai Ara sudah mengirim pesan pada Via Kalau mereka akan datang kesana untuk makan sebagai tamu


" Monggo pa baru pertama kali kesini ya pa " kata Via beramah tamah .


" Iya mba mereka ini relasi bisnis saya " kata pa Rusli


" Oh begitu ya pa, bisnis apa pa " kata Via basa basi


" Mereka ini yang membantu saya menjual kan tanah saya Saya juga punya rumah mau dijual ngak besar Tapi lumayan kok nak " kata pa Rusli


" Wah benaran pa berapa duit dimana pa ?" kata Via serius


" Dekat smp di desa xxx nak, kalo berminat bisa hubungi no saya " kata pa Rusli yang meminjam pulpen pada Via lalu mencatat nomornya untuk Via


Via yang berminat pun menanyakan ukuran tanah dan rumah yang di tafsir 200 juta Namun Via menawar agar bisa kurang yang akhir turun 150 juta. Yang membuat Ara menatap Rio

__ADS_1


" Wah ... saya berminat pa tapi saya pikir dulu ya pa beberapa hari " kata Via serius karna ia akan meminjam Aya bilang kepepet.


" Ya nak " kata pa Rusli yang makan bersama pa Rusli Setelah selesai mereka pun pulang Dan di jalan pa Rusli mampir


ke Atm untuk mengambil uang . Lalu setelah selesai Rio pun pulang dengan mengantar pa Rusli lebih dulu .


" Nak Rio , Ara Trimakasih ya ini buat nak Ara dan ini buat nak Rio " kata Pa Rusli memberikan uang di amplop tebal pada Rio untuk jasa menolongnya


" Lho kok ini apa pa " kata Rio bingung


" Ini tanda mata buat mas Rio yang sudah bantu saya , mba Ara terimakasih ya sudah bantu " kata pa Rusli yang turun dari mobil


" Ya pa sama sama pa mudahan berkah " kata Ara dan Rio kompak


" Sama sama nak " kata Pa Rusli yang lalu masuk kedalam rumah Dan Rio pun meninggalkan Rumah pa Rusli untuk pulang bersama Ara .


Sesampainya di depan garasi Ara membuka pintu garasi rumah Agar mobil masuk Dan setelah mobil masuk Rio pun menutup pagar Dan mereka masuk kedalam rumah.


" Ya de tapi nunggu sma ya " kata Rio


" Kok nunggu sma sih mas " kata Ara sambil masuk kedalam rumah sambil melihat amplop uang yang di beri pa Rusli sebesar 2 juta .


" Iya lah de kan Ara masih bisa mas antar jemput lagian kalo bawa mobil ngak pake sim bisa di tilang polisi " kata Rio duduk sambil menatap istri kecilnya .Lalu ia pun menelpon Aya untuk memberitahu semuanya sudah beres Dan sudah selesai semuannya Tampa ada masalah.


" Ya yo itu sisanya uang nya buat Rio Sertifikatnya suruh Ara yang simpan " kata Aya di telpon


" Sudah mba , sudah Rio berikan pada Ara " kata Rio menatap Ara


" Ya kak, sudah sama Ara .....Mas Rio suruh ngajarin Ara naik mobil dong kak Biar Ara bisa nyetir bawa mobil sendiri Masa Ara yang minta ngak boleh katanya nunggu sma " kata Ara berteriak


" Heh...... yo berikan ponselnya pada Ara kakak mau bicara " kata Aya kaget

__ADS_1


Rio pun lalu memberikan ponselnya pada Ara Dan Aya pun bicara baik baik untuk tak mengizinkan Ara membawa mobil sampai Ara lulus sma Dan cukup pake sepeda listrik Atau diantar Rio kalo Ara memang butuh. Yang membuat Ara cemberut dan menyudahi pembicaraan nya dengan sang kakak


" Tuh kan mas bilang apa belum saatnya de , ini buat Ara anggap itu nafkah mas Rio " kata Rio memberikan amplop uang pemberian pa Rusli tampa melihat nya


" Yakin ini mas, ngasih Ara ini banyak lho mas " kata Ara mengintip duit dalam amplop .


" Ya buat de Ara , Mau beli apa saja terserah . Mas Rio bisa ngantar Ara belanja bila ade mau " kata Rio Karna di rekeningnya sudah ada pemberian Aya 90 juta sebagai jasanya membantu mengurus pembelian tanah Dan masih ada sisa uang membayar notaris juga 5 juta di dalam tas kerja Rio Karna ia sengaja memberikan uang itu Agar Aya senang


" Ye ..... trimakasih mas " kata Ara senang lalu memeluk amplop nya Dan beranjak dari kursi hendak masuk kamar . Namun


sebelum masuk kamar Aya mencium pipi Rio Karna senang dapat uang cash


" Terimakasih ya mas sayang " kata Ara tersenyum sumringah Yang membuat Rio kaget lalu memegang pipinya .


Sedang Ara langsung masuk kamar Karna mendapat uang pemberian Rio .Yang membuat gadis itu berjingkrak jingkrak karena uang nya ada 60 juta setelah Ara menghitungnya yang berserakan diatas tempat tidur .


" Alhamdulilah, aku bisa jajan dan beli baju. Kan uang sendiri masa minta kak Aya terus " kata Ara yang tersenyum bahagia .


Sedangkan Rio masih duduk tersenyum merasakan ciuman Ara Sambil menelpon sang mbok untuk menanyakan harga tanah yang kemaren sudah ia lihat Dan juga ia tawar ke pada si mbok .


" Iya le besok ibu tanyakan apa mau pulang minggu besok " kata sang mbok


" Ya lihat jadwal besok mbok , cuma Rio minta tolong tanya kan harga pas nya biar Rio bayar Nanti kan bisa buat mas nanam sayur dan cabe mbok Biar bisa buat tambahan " kata Rio


" Ya nak, yo oh ya nak sesok minggu si Minah rabi le, sampean ra po po kan ." kata mbok Rio


" Yo mbok ra po po, Rio baik baik saja Lagian Rio wis due....." kata Rio langsung terdiam karna lupa


" Due opo le " kata mbok penasaran


" Ora sido ..... lali mbok yo wis , salam kang go mas ya Assalamualaikum " kata Rio hampir keceplosan .Sambil menepuk jidatnya Dan menyimpan ponselnya di saku Lalu beranjak menuju kamar nya

__ADS_1


__ADS_2