
Disisi lain Naura yang tahu Aya kembali mencoba mencari orang untuk bisa mengawasi Aya. Entah mengapa hatinya iri dengan keberuntungan gadis kecil itu
Yang membuatnya ingin menyingkirkan Aya
" Nona tadi sudah ada pengiriman barang dan bros yang sudah dirilis " kata asisten Naura
" Ya tinggal taruh di etalase kita lihat Apa bisa terjual bersama pernak pernik yang lain " kata Naura .Yang ingin mencoba peruntungan lain dengan perlengkapan hijab dan dan bros
" Baik nona " kata asisten Maura Lalu keluar dari ruangan nya
" Baiklah aku punya ide lain " kata Naura Yang ingin rencana nya berjalan mulus
Dan tak ada orang yang boleh tahu. Karna bisa bisa ia akan di tangkap dan di penjara bila ketahuan .
Di butik lain butik milik mami Risma cukup ramai Dan mami sedang memeriksa laporan nya yang sedang meningkat tajam sejak Aya terlibat ikut mendesain baju Butik mami semakin laris manis Apalagi ia punya konveksi dan desainer sendiri. Berdiri sendiri tampa diusik orang lain lan juga punya toko kain .
" Pendapatan bulan ini banyak nyonya melebihi target kita Karna dari daerah Sumatra dan Riau ikut mengambil dari barang dari kita " kata Wina .
" Bagus lah " kata mami yang juga menjual secara grosiran dan eceran di butiknya sendiri Agar penghasilan butik mereka mendapat untung berlipat lipat Dan itu demi kesejahteraan karyawannya.
" Apa transferan buat nona Aya sudah masuk " kata mami Risma
" Sudah nyonya " kata Wina
" Bagus lah akhir tahun kita lihat hasilnya Dan akan bonus bagi yang rajin masuk kerja " kata mami
" Baik nyonya " kata Wina tersenyum Karna gaji nya juga sudah naik 20 persen Yang membuatnya semakin bersemangat Dan rajin bekerja Karna butik mereka semakin punya banyak pelanggan terutama pesanan online .
" Ya ... oh ya Win jangan lupa makan siang kita Pesan untuk semua karyawan karna Aya mentraktir kalian Dan kalian bebas memilih menu Dan kita makan lesehan di ruang rapat nanti sambil menunggu nona Aya " kata mami
__ADS_1
" Baik nyonya " kata Wina yang lalu kembali keruangan nya
Mami pun lalu tersenyum senang Karna kini batas target nya tercapai sukses Ada kepuasan sendiri baginya kalo kini butik nya semakin laris Dan mami berharap Aya bisa membawanya ke kancah internasional suatu hari nanti. Ketika Aya sudah mengambil alih butiknya
.
*********
Aya dan Ara duduk di taman belakang Setelah tadi mengurus Ayah nya lebih dulu untuk makan siang . Lalu mengantar nya untuk istirahat di kamar Sedangkan Ara yang ingin melihat rumah besar mertua kak nya minta sang kakaknya untuk menemaninya . Dan Aya membawa Ara makan di taman Sambil ngobrol karna ada gazebo Dan ayunan di taman bunga disamping mansion itu
" Kak rumahnya sangat bagus ini sangat cantik " kata Ara
" Kan rumah kita juga seperti ini cuma ukurannya kecil Nanti kan de Ara bisa membangunnya lebih besar.." kata Aya
" Iya betul kak , kalo kak Aya ngak keberatan Ara ingin buka cabang lagi Jadi uangnya ngak Ara setor dulu ya kak buat Ara putar Dan Ara ingin membeli tanah uwa Parno yang di belakang rumah kita itu kak kan mau dijual itu tembus jalan raya sebelah selatan Mau Ara bangun kost kostan biar dapat untung kan dekat kampus swasta yang baru .itu " kata Ara curhat .
" Serius kak " kata Ara
" Iya kakak serius " kata Aya Yang kini tiap bulan sudah rutin dapat transferan dari suami dan mertuanya .Dengan rekening yang berbeda .
" Alhamdulilah " kata Ara senang Karma kini ada harapan masa depan nya .
Setelah itu mereka pun ngobrol sambil makan .Karna kini Aya cukup senang bisa bebas dari Ferdi .Dalam arti ia tak lagi jadi gadis tahanan suaminya Yang mulanya pelayan menjadi nyonya . Dan ia berjanji ketika ia punya uang ia ingin menjadi orang sukses Agar tak hidup menderita lagi seperti dulu . Dan juga ingin membantu ayah dan adik nya .
Malamnya Ferdi memeluk Aya setelah mereka berada dikamar setelah makan malam bersama
" Apa semua sudah beres sayang untuk acara besok " kata Ferdi
" Sudah bang acaranya habis ashar dan bingkisan untuk anak yatim piatu sudah siap semua begitu juga amplop nya " kata Aya
__ADS_1
" Hah..... memang pake amplop juga .Apa ada isinya " kata Ferdi kaget .
" Ya iya bang itu untuk jajan anak anak tiap orang seratus ribu bang , apa abang mau menambahi " kata Aya memainkan Alisnya sambil merayu suami tampannya
" Boleh dua ronde dulu " kata Ferdi mencium pipi Aya
" Yah kok curang sih , masa pake pelayanan plus plus segala " kata Aya tersenyum sambil memeluk sang suami
" Iya lah kan cari duit itu capek sayang pake putar otak . Seharian berpikir ngasih makan orang banyak . Dari karyawan lepas Sampai karyawan tetap kan suami mu ini juga butuh hiburan dan ekstra pelayanan khusus " kata Ferdi tak menampik bila sebagai seorang pria ia juga butuh di perhatikan .
" Ok ...... siap tuan " kata Aya tersenyum lalu memijat suaminya itu sambil tersenyum
" Ibadah dapat duit Ay " kata Aya dalam hati tersenyum Tanpa berpikir negatif Karna memang suaminya juga manusia biasa yang butuh perhatian nya . Apalagi beberapa hari di yogya mereka jarang melakukannya . Dan Aya tahu suaminya itu pasti rindu untuk bercinta
Aya pun lalu memijat Ferdi dengan perlahan , Walau pun hamil Aya tetap lincah dan agresif Yang membuat Ferdi tersenyum puas pada istri kecilnya itu Yang pintar membuat nya senang . Sedang kan bagi Aya sudah menjadi kewajiban nya sebagai istri Yang slalu siap melayani Ferdi . Uang lebih pemberian dari suami nya itu Hanya lah bonus istimewa sebagai penghibur semata Karna Aya sangat mencintai suaminya itu .Begitu juga Ferdi yang hanya mengerjai istrinya untuk meng usili Aya saja
Entah berapa lama Aya memberikan pijatan plusnya Sampai Ferdi puas dan mencium nya berkali kali dan memeluk Aya erat dalam pelukan nya .
" Trimakasih sayang abang pasti akan ketagihan sama pijatan Aya " kata Ferdi
" Sama sama bang " kata Aya sambil meraba wajah tampan suaminya itu Yang membuat Aya berpikir Ia sangat beruntung di jual sang Ayah pada Pria tampan seperti Ferdi bukan om om tua bangka
Yang membuat Aya dulu bergidik ngeri Ketika ada pria tua yang menyukainya.
" Abang mencintai Aya sampai mati ingat kan itu pada abang .Bila abang lupa " kata Ferdi mencium bibir Aya
" Ya bang Aya akan ingat itu " kata Aya memeluk pria nya itu yang kini membuat Aya bersemangat hidup untuk merajut asa nya ia percaya cinta sejati itu masih ada di dunia ini .
.
__ADS_1