METAFORA CINTA LEGISLATOR MUDA

METAFORA CINTA LEGISLATOR MUDA
Dimana Ibu dan Adik Naja? (Part 3_end of flashback)


__ADS_3

lanjut flashback


Ranti dan Indra adalah seorang ibu dan anak yang terpaksa hidup di bawah perlindungan Prabu Dewangga, paska putri sulung keluarga mereka memutuskan untuk berkhianat kepada Daniel dan mengucapkan janji setia kepada Prabu dan anak keturunannya. Ya, mereka adalah ibu dan adik dari Daysie Olivia, yang tak lain merupakan Kaylee Naja.


Dan setelah setahun lebih mereka bisa hidup aman dan nyaman, hari yang mengerikan itu akhirnya datang.


Karena seluruh anak buah Ryan dikerahkan untuk aksi penyelamatan Aghata, Prabu dan Titania dari dendam Daniel, hari itu memang penjagaan untuk mereka hanya disisakan satu orang saja. Di saat itulah bawahan Johan menemukan mereka, dan berhasil meloloskan pelurunya pada kaki ibu dan adik Naja, juga tepat di dada penjaga yang mengawal mereka.


Jika saja anak buah Johan sedikit lebih lambat menemukan Ranti dan Indra, sebenarnya hal itu tak perlu terjadi. Karena pada dasarnya Daniel meminta sumpah setia Daysie waktu itu hanya demi untuk melancarkan balas dendamnya pada Prabu Dewangga. Sudah seharusnya Daniel melepaskan keluarganya, begitu tahu bahwa bukan Prabu yang menjadi sasarannya, melainkan Arsen, ayah kandungnya. Walaupun sebuah pengkhianatan tetap harus dipertanggungjawabkan, jika memang Daniel benar-benar bisa membuktikan bahwa Daysie adalah Naja.


Tapi semua terlambat. Tepat ketika semua kebenaran terbuka, anak buah Johan mengabarkan bahwa mereka telah berhasil melukai dan menangkap ibu dan adik Naja, hingga akhirnya keduanya dibawa ke kediaman Daniel untuk mendapatkan perawatan dari tim dokter yang dimilikinya.


Sebenarnya Daniel ingin langsung memberitahukan tentang keberadaan keluarga Daysie kepada Ryan, dan menanyakan tentang jati diri Naja yang sebenarnya. Namun karena Ryan masih dalam suasana duka, maka Daniel mengurungkan niatnya. Begitu juga dengan Arya yang sudah mengetahui bahwa Ranti dan Indra menghilang dari rumahnya, memutuskan untuk menunggu hingga Ryan mulai membaik dan bisa di ajak bicara.


Beberapa hari setelah meninggalnya Prabu dan Titania, suasana kediaman Dewangga pun sudah mulai kondusif seperti biasanya. Karena itulah Daniel memutuskan pulang ke kediamannya dan menemui Ranti dan juga Indra.


Saat itu, mereka berada dalam sebuah kamar besar, dengan dua ranjang yang berdekatan. Selang infus masih terpasang pada dua tangan mereka, perban masih membalut di kaki mereka, setelah tim dokter mengangkat peluru yang bersarang di sana. Ya, dua tembakan yang dilepaskan anak buahnya, telah berhasil menembus kaki Indra dan juga mengenai kaki Ranti yang sebenarnya sudah lumpuh sejak lama.


Saat itu, Daniel memang memperlakukan mereka dengan sangat baik. Walaupun anak buahnya telah melukai mereka, tapi setelah apa yang terjadi pada Prabu Dewangga dan Titania, serta setelah mengetahui kebenaran yang dihadapkan kepadanya, Daniel sudah berjanji akan mengakhiri semua kejahatannya dan bertaubat untuk menjadi orang yang lebih baik dari sebelumnya.


Ceklek.


Daniel memasuki kamar itu bersama Johan. Ketika pintu dibuka, terlihat Ranti dan juga Indra terperanjat dengan ekspresi takut yang tak bisa disembunyikannya.

__ADS_1


"Jangan takut, saya tidak akan menyakiti kalian," tutur Daniel lembut, sambil mendekat ke arah mereka tidur.


"Siapa Anda?" tanya Indra dengan tatapan penuh curiga, sementara Ranti hanya bisa pasrah dengan apapun yang akan terjadi padanya.


"Perkenalkan, nama saya Daniel. Saya adalah majikan dari Daysie Olivia, yang tak lain adalah keluarga kalian berdua. Bukankah begitu?" sahut Daniel bersahabat.


"Dimana putriku sekarang?" mendengar Daniel menyebut nama putrinya, Ranti langsung membuka suara.


"Apakah Anda betul-betul tidak tahu putri Anda sekarang dimana?" Daniel mengerutkan dahinya.


Ranti hanya menggeleng pelan, begitu juga dengan Indra. Kini wajah mereka berubah menjadi sendu.


"Apakah kalian juga tidak pernah mendengar berita kematiannya?" pancing Daniel.


Sayangnya, Daniel sudah menangkap keterkejutan Ranti dan Indra, hingga membuatnya semakin yakin bahwa Daysie masih hidup, bahkan dia dan Naja adalah orang yang sama.


"Baiklah, Nyonya. Semoga Anda bisa segera bertemu dengan putri Anda," Daniel tersenyum penuh misteri.


"Kami tidak butuh kebaikan Anda. Kenapa Anda melukai kami?" tanya Indra sinis.


Daniel menghela nafas panjang. Kini rasa bersalah benar-benar telah menyelimuti hatinya.


"Saya minta maaf untuk semuanya. Ini semua murni kesalahan saya, namun saya minta waktu untuk bisa menyelesaikan semuanya, sembari menunggu kondisi kalian berdua pulih seperti sedia kala," ucap Daniel serius.

__ADS_1


Karena sikap Daniel yang lembut, maka Ranti dan Indra hanya bisa menyetujui permintaan Daniel. Selain karena mereka tidak berdaya dan masih terluka, mereka juga percaya bahwa Daniel tidak akan menyakiti mereka.


Setelah menemui Ranti dan indra, Daniel memutuskan untuk menghubungi Arya dan menceritakan semuanya. Meskipun Arya sudah menduga bahwa Daniellah yang melakukan semuanya, tapi tetap saja dia kaget ketika Daniel memberitahukan semuanya.


Akhirnya, Arya dan Daniel pun menemui Ryan, hingga mereka bertiga bersepakat untuk menemui Ranti dan Indra.


***


Ranti tergugu begitu mendengar cerita Ryan terkait perjuangan Daysie yang tak lain adalah Naja.


"Izinkan kami untuk tetap tinggal di sini dan jangan pertemukan kami dengan Daysie, Tuan. Kamu tak ingin membuat dia lebih terbebani lagi," di luar dugaan, Ranti tak mau dipertemukan dengan putrinya. Alasannya cukup logis, Ranti tak ingin menambah beban yang dipikul Naja. Cukuplah Naja tahu bahwa ibu dan adiknya baik-baik saja.


Singkat cerita, Daniel dan Ryan menyetujui permintaan Ranti, hingga akhirnya Ranti tetap tinggal di kediaman Daniel, meski bukan di rumah utama. Ranti tinggal di bangunan terpisah di belakang rumah utama milik Daniel, dengan pengamanan dan pelayanan yang sama dengan pengamanan dan pelayanan di rumah utama. Ranti juga mendapatkan seorang perawat yang mengurus semua keperluannya, mengingat kondisi kakinya yang sudah lumpuh sejak sekian lama. Apalagi setelah Daniel menikahi Naja, Ranti benar-benar mendapatkan pelayanan luar biasa dari menantunya.


Sementara Indra, mempercayakan keselamatan ibunya kepada Daniel dan Ryan sepenuhnya, dan ingin mengikuti jejak kakaknya menjadi seorang agen mata-mata. Dengan biaya dari Daniel, akhirnya Indra menjalani pendidikan khusus untuk mata-mata, dan hingga kini masih menjalani masa pendidikannya.


End of flashback


***


Rani seolah tak percaya, mendengar cerita Ryan terkait keberadaan Ibu dan adik Naja sekarang, bahkan Daniel dan Ryan sudah menyembunyikan hal ini sekian lama dari Naja.


"Biar bagaimanapun, Naja berhak tau semuanya, By. Biarkan dia bertemu dengan ibu dan adiknya, hingga dia bisa mengobati semua kerinduannya. Bukankah sekarang Naja sudah bahagia? Rani rasa alasan ibu Naja tak mau bertemu dengan putrinya itu tak berlaku sekarang," cicit Rani sambil menatap suaminya dengan tajam.

__ADS_1


BERSAMBUNG


__ADS_2