
Pagi hari tiba. Selina tampak tidak fokus bekerja. Dia malah malah gelisah dan sebentar-sebentar memijat kepalanya duduk di lantai kemudian berdiri. Duduk di lantai kemudian berdiri. Itu terus yang di lakukannya .
" Ahhhhh, sudah Selina. Kamu tidak perlu menyembunyikan semua ini. Sebaiknya kamu Kerumah sakit dan beri tahu Verro semua tentang apa yang kamu dengar. Kamu tidak bisa menyembunyikan semua ini lagi. Kamu tidak bisa Selina. Jika kamu berusaha sendiri untuk mengembalikan ingatan Clara, bukan maksudnya adalah ingatan Cherry. Yang adanya kamu akan membunuhnya secara perlahan," ucap Selina.
Akhirnya dia mengambil keputusan untuk memberitahu Verro apa yang di dengarnya. Karena dia tidak ingin Clara jadi kenapa-kenapa dan mungkin dia akan bisa di salahkan..
" Sekarang sebaiknya aku Kerumah sakit, aku tidak boleh menunggu lagi," batin Selina yang memutuskan dengan yakin dan langsung pergi tanpa berpikir lagi.
Nanti pikirannya bisa berubah lagi. Jadi dia harus cepat-cepat pergi. Karena semakin cepat memang akan semakin baik.
***********
Verro yang berada di dalam ruangannya fokus pada laptopnya. Verro akhirnya mendapatkan hasil lap obat yang di berikan Tari yang di katakannya adalah vitamin yang sering di konsumsi Clara.
" Apa ini tidak salah, Jadi jenis obat ini sama dengan obat untuk membuat ingatan memudar," batin Verro yang sudah menerima hasil lapnya.
" Kenapa Clara mengkonsumsi vitamin seperti itu. Apa yang di alaminya. Sehingga dia harus ingin melupakan sesuatu. Aku sudah menduganya dari awal. Jika dia memang mengalami hal yang aneh. Clara seperti orang yang sedang amnesia dan dan kecelakaan yang di alaminya membuat pergesaran otaknya sehingga dia mengalami sakit kepala yang luar bias. Clara berusaha mengingat-ingat sesuatu,"
" Dan obat ini yang sudah mampu membuat salah satu saraf bagian kepalanya berhenti berfungsi dan menyebabkan di amnesia sehingga tidak mengingat apapun.
" Ini di sengaja. Jika ini di sengaja di konsumsi pasti ada sesuatu yang aneh yang mengharuskan dia melupakan sesuatu yang sekarang berusaha untuk di ingat-ingatnya. Obat ini biasa di gunakan untuk orang yang memiliki taruama berat agar perlahan melupakannya. Tetapi Clara sama sekali tidak memiliki taruama apa-apa," ucap Verro merasakan semakin banyak hal aneh.
" Kenapa Clara harus mengkonsumsi obat ini," ucap Verro yang bertanya-tanya penuh kebingungan.
" Dan Tari mengatakan obat ini diberikan Bayu. Apa yang membuat Bayu harus menutup ingatan Clara. Kenapa Bayu harus memberikan obat itu kepada Clara," batin Verro yang bertanya-tanya di dalam hatinya.
*************
__ADS_1
Clara sudah berada di rumahnya. Ternyata Bayu memang sangat gercep untuk memulangkan Clara dari rumah sakit dan sekarang menyuruhnya untuk berkemas. Karena dia akan di berangkatkan terlebih dahulu.
" Dan sekarang dia sedang memasukkan barang-barang kedalam koper. Dengan wajahnya yang lesu dan pasti tidak bersemangat melakukan hal itu.
" Aku bahkan tidak bisa menolaknya. Aku ingin mengetahui sesuatu. Tetapi aku tidak bisa mengetahui apa-apa. Sekarang aku hanya akan penasaran saja. Aku akan ke Jerman tanpa mendapatkan apa-apa," ucap Clara yang tampak tidak bersemangat.
Saat menyusun pakaian Clara melihat salah satu pakaian. Tidak tau kenapa tangannya harus berhenti pada pakaian itu dan malah melihatnya. Dress berwarna putih dengan lengan 1 jari. Kenapa aku seperti pernah memakai pakaian ini," batin Clara yang mulai merasa tidak asing.
" Padahal aku tidak pernah melihat pakaian ini. Tetapi sangat tidak asing," batin Clara yang tersenyum tipis.
Clara mengambil pakaian itu dan membawanya kekamar mandi dan tidak berapa lama. Clara keluar dari dalam kamar mandi dan sudah memakai dress itu.
Clara berdiri di depan cermin dan melihat dirinya yang memakai dress di atas lututnya dan dia melihat dirinya seperti gadis remaja.
Tiba-tiba Clara melihat sesuatu di dalam ingatannya. Dia melihat Pria memasangkan cincin di jari manis seorang wanita. Dan wanita itu memakai pakaian yang sama dengan apa yang di pakainya dan wanita yang di lihatnya di ingatannya sedang duduk di kursi roda.
" Tidak, apa yang aku pikirkan. Kenapa Verro dan Cherry. Bukan Cherry. Tetapi itu seperti aku," ucapnya dengan napasnya yang terasa sangat sesak.
Ting.
Tiba-tiba Clara mendapat notif pesan. Dan Clara langsung mengambil ponselnya yang ternyata lesan dari Bayu.
Clara paspor kamu ada di kamar mas, kamu ambil di atas meja," tulis Bayu dalam pesannya.
Clara menarik napasnya panjang dan membuatnya perlahan ke depan. Clara mengambil Blezer putih dan memakainya. Lalu keluar langsung dari kamarnya.
Clara langsung memasuki kamar Bayu untuk mengambil paspornya yang bisa-bisanya ada sama Bayu. Langkah Kiara di lanjutkan ya menuju meja yang di samping tempat tidur dan langsung mengambilnya.
__ADS_1
Saat mengambilnya. Paspor itu jatuh kelantai. Kiara membuang napasnya kasar lalu berjongkok untuk mengambil paspor yang hampir masuk kekolong tempat tidur.
" Clara makanya fokus," ucapnya yang merasa tidak fokus dan akhirnya mengambil paspornya. Tetapi saat ingin berdiri. Clara yang tadi sedikit membungkuk melihat sesuatu di bawah tempat tidur berupa kotak persegi empat.
Kotak yang mencuri perhatian Kiara tersebut akhirnya membuat Clara masuk kekolong dan tangannya yang meraba-raba yang mulai mengambilnya. Sampai akhirnya kotak itu dapat di raihnya dan berada di depannya.
" Apa ini," batin Clara yang penasaran dengan kotak itu.
Clara yang sangat penasaran dengan kotak itu langsung membukanya. Hal yang pertama ditemukan adalah jam tangan.
" Milik siapa ini. Kenapa jam tangan ini sangat tidak asing," ucap Clara yang benar-benar penasaran dengan jam tangan yang di temukannya yang tak lain adalah miliknya. Jam tangan alarmnya.
Tangannya langsung melihat apa-apa lagi yang ada di kotak itu yang sekarang dia menemukan lembaran foto yang mana Clara melihat foto dirinya dan juga seorang pria paru baya yang tak lain adalah Laskarta.
" Siapa ini," ucap Clara heran melihat Pria itu yang sama sekali tidak pernah dilihatnya. Clara memegang kepalanya yang kembali sakit dengan memejamkan matanya karena sakitnya mulai lagi dia melihat sosok pria dan gadis remaja yang bermanja pada Pria itu.
Tidak peduli dengan sakit kepalanya. Clara kembalikan melihat isi kotak itu yang terdapat kotak. Kecil.
" Apa ini," gumamnya yang penasaran dan membuka kotak itu yang teryata memperlihatkan kalung bulan sabit dan di tengahnya bintang kecil. Melihat kalung itu kepala Clara bertambah sakit dan mengingat ada yang memberinya.
" Apa semua ini. Kenapa semua ini ada di ingatanku dan mas Bayu kenapa dia memiliki semua ini. Siapa sebenarnya aku," batinnya yang merasakan semakin sakit. Clara meraba kalung itu dan membalikkan nya.
Clara semakin mendekatkan kalung itu kematanya dan melihatnya dengan jelas ada tulisan kecil.
" Verro love Cherry," mata Clara membulat lebar saat melihat tulisan itu. Dia sangat kaget sampai kalung itu jatuh kelantai.
Bersambung
__ADS_1