DETAK Love Story' School

DETAK Love Story' School
Episode 201 makan bersama.


__ADS_3

Verro dan Cherry masih berada di dalam kamar. Verro sudah menyuruhnya untuk mandi. Tetapi tetap saja. Verro bukannya pergi. Malah terus menatap istrinya yang cantik itu dengan senyumannya yang menunjukkan kebahagiannya.


" Kamu masih di sini, bagaimana aku mau mandi?" tanya Cherry menatap mata suaminya itu.


" Aku tidak ingin. Tidak melihatmu sekali saja," ucap Verro mengusap-usap lembut pipi Cherry mulai mengeluarkan kata-kata manisnya.


" Lalu bagaimana aku mau mandi. Jam sarapan juga akan berakhir," ucap Cherry yabg sudah melihat pukul 9 pagi.


" Baiklah, kamu mandilah," ucap Verro yang kembali mengalah walau tidak rela harus melepas Cherry dari pandangannya.


" Hmmm, aku berubah pikiran. Aku tidak ingin sarapan di pantai. Aku ingin sarapan. Tetapi kamu yang memasaknya," ucap Cherry secepat kilat merubah pikirannya.


" Aku yang memasaknya?" tanya Verro. Cherry mengangguk.


" Aku merindukan masakanmu. Bukannya kamu hanya memasakkan ku sekali saja," ucap Cherry.


" Kamu mengingatnya?" tanya Verro.


Cherry mengangguk. Verro kembali tersenyum tidak menyangka Cherry benar-benar mengingat hal-hal kecil yang pernah ada di antara Meraka.


" Verro, kamu itu sangat galak kepadaku. Kamu suka memarahiku. Kamu suka mempermalukan ku saat di sekolah. Orang-orang selalu berpikiran jika aku mengejar-ngejar mu. Padahal semua itu tidak benar. Aku sama sekali tidak seperti itu. Tapi kamu yang menyukaiku dan aku tidak," ucap Cherry yang dengan cerewetnya.


Cherry menceritakan segala sesuatunya pada Verro tentang beberapa ingatannya yang memang secara perlahan-lahan muncul. Verro yang mendengar hal itu jelas sangat bahagia tidak menyangka jika istrinya itu benar-benar akan mengingat dan pasti lama kelamaan tidak ada satupun memori yang tidak di ingat Cherry.


" Aku tidak percaya jika semuanya kamu ingat?" ucap Verro.


Cherry menganggukan kan tangannya seakan ingin menyuruh Verro lebih mendekat padanya dan akhirnya. Verro pun menundukkan kepalanya dan Cherry berbisik di telinganya.


" Saat kamu menyentuhku. Banyak hal yang aku ingat," bisik Cherry membuat Verro mendengus tersenyum. Dan menatap Cherry dengan tatapan jahil. Tetapi Cherry yang sudah mengatakan hal itu. Jadi malu. Apa lagi Verro menatapnya wajahnya benar-benar merona.


Dia yang memancing dia juga yang akhirnya salah tingkah. Percintaan mereka malam itu membuatnya ingatannya perlahan-lahan kembali, makanya Cherry terlihat sangat bahagia.


" Benarkah seperti itu?" tanya Verro. Cherry mengangguk membenarkan. Tetapi malu-malu.


" Kalau begitu apa perlu. Aku melakukannya sekali lagi," ucap Verro dengan senyum nakalnya. Cherry membulatkan matanya dengan sempurna dengan dahinya yang mengkerut saat mendengar kata-kata Verro.


" Kamu ini," ucap Cherry dengan suara manjanya dan jadi semakin malu sampai menutup wajahnya dengan ke-2 tangannya. Verro yang melihatnya geleng-geleng dan langsung tangan Verro langsung memegang lengan Cherry dan menyinggirkan tangan yang sudah menutup wajah itu.


" Kamu tidak perlu malu. Karena tidak ada yang perlu di malukan. Kamu dan aku sudah menikah dan kita sama-sama saling mencintai," ucap Verro mencium kening Cherry.


" Hmmm," sahut Cherry.

__ADS_1


" Ya sudah. Sekarang kamu mandi," ucap Verro yang masih menyuruh Cherry walau sama sekali tidak rela juga. Yang sepertinya masih ingin bermesraan dengan Cherry. Apa lagi Cherry sudah memancingnya tadi.


" Ya sudah geser!" ucap Cherry memegang dada Verro dengan telapak tangannya seakan mendorong Verro. Tetapi Verro malah menahan dirinya dan tidak. Membuat Cherry mengkerutkan dahinya.


" Cepat minggir!" ucap Cherry menekan suaranya. Verro mendekatkan dirinya dan mengecup bibir Cherry. Lalu dengan berat hati pun bangkit dari ranjang dengan senyam-senyum sendiri.


Verro memang terlihat seperti orang hidup. Tidak seperti biasanya yang tidak seperti orang hidup. Dia hidup. Tetapi raganya entah di mana dan sekarang. Semenjak kedatangan Cherry kembali dalam hidupnya dia benar-benar layaknya hidup kembali.


Kebahagiannya yang benar-benar tidak bisa digambarkan. Apa lagi Cherry kembali mengingat kembali ingatannya yang membuatnya benar-benar bahagia.


**********


Akhirnya Verro mengadakan makan malam. Tadinya ingin makan malam di rumahnya. Tetapi dia mengubahnya, jadi mereka mengadakan makan malam di salah satu Restauran yang pasti tempat mereka selalu makan dan saling meneraktir.


Yang pasti bukan hanya ada Verro dan Cherry saja yang ada di Restauran itu. Pasti ada pasangan bucin Aldo dan Raquel yang memang tidak pernah absen dan pasti ada Sasy dan juga ada Vandy yang dan ada juga Varell yang ikut makan bersama dan mereka sudah datang.


" Akhirnya kita bisa makan bareng sama Cherry," ucap Sasy yang bahagia dengan kehadiran Cherry. Cherry dan Verro saling melihat dan tersenyum.


Beberapa pelayan juga datang menghidangkan makanan yang mereka pesan, menara dengan rapi di di atas meja.


" Aku juga senang bisa bergabung kembali bersama kalian," ucap Cherry.


" Aku mengingatnya dan sangat merindukan hal-hal ini," ucap Cherry. Membuat Sasy sangat happy mendengarnya.


" Oh iya yang lainnya tidak datang?" tanya Verro merasa teman-temannya sepertinya belum lengkap.


" Toby, sih katanya nggak bisa datang," sahut Vandy. Sasy mendengar nama Toby membuatnya sedikit jadi murung. Seakan sangat sedih. Jika Toby tidak ada.


" Jadi benar, Toby tidak datang," batin Sasy yang terlihat murung.


" Eh, itu Nadya dan Azizi," tunjuk Raquel. Yang melihat Nadya dan Azizi memasuki Restauran. Yang pasti Vandy dan Varell langsung melihat hal itu. Mereka langsung melihat orang yang pasti ada di hati mereka.


" Azizi datang juga," batin Vandy yang pasti tidak percaya dengan hal itu.


" Nadya, aku tidak tau jika Nadya bisa hadir di sini," batin Varell yang pasti tidak percaya dengan apa yang di lihatnya.


Nadya dan Azizi pun langsung menghampiri meja teman-temannya.


" Maaf kami terlambat," ucap Azizi merasa tidak enak.


" Tidak apa-apa kali. Kita juga baru sampai dan makanannya juga baru datang," sahut Raquel.

__ADS_1


" Ya sudah, mari duduk," sahut Verro. Azizi dan mencari tempat duduk. Dan sangat bertepatan duduk Azizi harus di samping Vandy dan Nadya di depan Varell. Hal itu pasti menjadi kecanggungan. Tetapi mereka sama-sama berusaha untuk tenang.


" Bagaimana keadaan kamu Cherry?" tanya Azizi.


" Aku baik-baik saja," jawab Cherry lembut.


" Ya sudah, kalian pesan saja makanannya," sahut Aldo. Mereka berdua mengangguk dan mulai melihat menu. Sementara Sasy malah tidak bersemangat pasti karena tidak ada Toby.


" Sayang banget Toby nggak datang. Seharunya kita lengkap," sahut Raquel yang juga menyayangkan hal itu.


" Memang dia ada penerbangan?" tanya Verro.


" Hmmm, katanya sih ada," sahut Vandy.


" Bukannya itu Toby," sahut Azizi tiba-tiba yang melihat Toby memasuki Restauran dengan cepat mata Saski langsung melihat ke arah pintu dan memang telah melihat Toby yang dengan coolnya memasuki Restaurant.


Sasy tampak tersenyum tipis. Seakan dia sangat senang melihat ke hadiran Toby yang di pikirnya tidak akan datang. Toby pun menghampiri meja teman-temannya.


" Maaf kalian pasti menunggu lama," ucap Toby yang merasa tidak enak.


" Nggak apa-apa kali yang penting datang," sahut Varell.


" Bukannya katanya ada penerbangan ya?" tanya Vandy. Toby melihat ke arah Saski dan Saski tampak gugup mendapatkan tatapan itu.


" Hmmm, seharusnya iya. Tetapi lagi di cansel," ucap Toby memberikan alasan.


" Ya sudah lah, yang penting kamu sudah ada di sini. Jadi sebaiknya kita makan saja," sahut Verro.


" Hmmmm, benar. Jadi kita semua sudah lengkap," sahut Raquel. Toby mengangguk tersenyum. Lalu mulai mencari tempat duduk yang memang kosong di samping Sasy.


" Bagaimana ke adaan kamu Cherry?" tanya Toby.


" Aku baik-baik saja," jawab Cherry.


" Syukurlah kalau begitu. Aku berharap ingatan kamu benar-benar pulih dan kita bisa seperti dulu lagi," ucap Toby yang penuh harapan banyak.


" Hmmm, iya pasti, lagian mana mungkin aku melupakan kalian," sahut Cherry dengan tersenyum membuat mereka ikut tersenyum.


Mereka pasti sangat bahagia dengan makanya mereka yang kali ini ada Cherry sahabat mereka. Yang ikut bergabung bersama mereka.


Bersambung.....

__ADS_1


__ADS_2