DETAK Love Story' School

DETAK Love Story' School
Episode 350 Aldo dan Raquel


__ADS_3

Akhirnya Nadya dan Varell mendapatkan restu juga dari ibu Nadya. Varell bahkan tidak peduli dengan Helena yang merestui atau tidak, baginya Nadya adalah segalanya dan tugasnya untuk bertanggung jawab penuh pada Nadya.


Dan untuk mengamankan Nadya dan ibunya dari Helena yang pasti di luar sana sedang heboh. Nadya dan ibunya tinggal di rumah Cherry. Sementara Varell tinggal di rumah Toby.


Untuk sementara waktu memang harus seperti itu dulu sampai akhirnya mereka akan menikah dalam waktu dekat ini.


Cherry memasuki kamarnya di mana ada Verro yang berbaring di atas ranjang. Cherry menghampiri suaminya langsung memeluk Verro bermanja di dada bidang Verro.


" Kamu habis dari kamar Nadya?" tanya Verro mengusap-usap pucuk kepala Cherry.


" Hmmm, aku coba bicara dengan Nadya dan ibunya agar mereka tetap tenang," ucap Cherry.


" Apa yang mereka alami begitu berat Cherry dan kita memang harus bisa memberikan mereka kekuatan dukungan agar mereka tetap kuat," ucap Verro.


" Lalu sayang bagaimana dengan Tante Helena?" tanya Cherry mengangkat kepalanya melihat suaminya.


" Vandy mencoba mengurusnya. Kamu jangan khawatir Vandy dan Aldo katanya akan mencegah perbuatan-perbuatan Tante Helena yang tidak kita inginkan," sahut Verro.


" Aldo juga ikut?" tanya Cherry seperti tidak percaya.


" Iya sayang," sahut Verro.


" Bukannya Aldo baru menikah apa tidak kasihan dia harus pergi-pergi. Kan kasihan Raquel," ucap Cherry.


" Aku tidak tau Cherry yang Aldo yang kemarin menawarkan diri," sahut Verro.


" Ya ampun kasihan banget mereka. Padahal baru menikah dan bahkan resepsinya aja berantakan dan sekarang Aldo harus turun tangan juga," ucap Cherry yang merasa prihatin dengan pasangan pengantin baru Aldo dan Raquel.


" Kita berdoa aja semoga semuanya cepat selesai," sahut Verro.


" Hmmm kamu benar yang terpenting sekarang kita berdoa saja. Semoga ibu Nadya tidak berubah pikiran Varell dan Nadya semakin dekat dan aku juga berdoa agar Tante Helena tidak macam-macam dan pasti aku berdoa agar Tante Helena di bukakan hatinya untuk memberi restu lada Varrel dan Verro ya walaupun mereka sudah tidak membutuhkan restu itu lagi," ucap Cherry dengan doanya yang spesifik.


" Amin," sahut Verro mencium kening Cherry.

__ADS_1


" Kita istirahat ya," ucap Verro.


" Jangan aku aja yang di cium bayinya juga," sahut Cherry. Verro langsung tersenyum dan langsung menuruti istrinya. Verro mengusap-usap lembut perut Cherry dan menciumnya dengan lembut.


" Sayang mama kamu mau tidur, jadi jangan ganggu ya," ucap Verro yang kembali mencium perut Cherry. Namun sedikit menggigit yang membuat Cherry menggeliat ke gelian.


" Ishhhh, sayang geli," keluh Cherry saat Verro yang suka-sukanya pada Cherry. Namun hal yang simple itu membuat kebahagian tersendiri untuk mereka.


************


Raquel dan Aldo sudah tidak di hotel lagi. Setelah resepsi yang berantakan dan masuknya masalah Nadya dan Aldo mereka berdua malah belum ada pembicaraan akan tinggal di rumah Aldo atau di mana. Tapi pada nyatanya Raquel sekarang sedang istirahat di dalam kamarnya.


Dengan memakai kimono tidur berwarna merah mencolok. Raquel tertidur lelap tanpa Aldo di sampingnya. Sebelumnya Aldo mengabari akan pulang agak larut. Karena sedang bersama Vandy. Karena mendapat Chat seperti itu. Raquel pun memilih untuk beristirahat terlebih dahulu.


Ya Aldo tau kalau Raquel memang ada di rumahnya. Masalah yang begitu banyak memang harus membuat mereka saling mengerti. Karena mereka bukan orang yang egois yang memikirkan kebahagian sendiri sementara teman mereka sedang mengalami kesulitan.


Krekkkk


Pintu kamar Raquel terbuka yang ternyata Aldo sudah pulang. Dan Aldo sedang menelpon.


" Iya aku tutup dulu," sahut Aldo menutup telponnya dan langsung perlahan menghampiri Raquel yang tertidur pulas di atas ranjang.


Aldo meletakkan handphone di atas nakas dan langsung duduk di samping Raquel di bagian kepala Raquel. Aldo mengusap-usap pucuk kepala Raquel dengan mencium lembut kening Raquel.


" maafkan aku," ucap Aldo yang merasa bersalah yang sudah meninggalkan Raquel di malam ke-2 setelah mereka menikah.


Aldo mengusap-usap pipi Raquel lembut dengan jarinya dan juga mencium lembut pipi Raquel. Merasakan ciuman hangat itu membuat Raquel membuka matanya dengan perlahan. Raquel langsung melihat Aldo yang tersenyum kepadanya.


" Kamu sudah pulang?" tanya Raquel dengan suara seraknya khas bangun tidur.


" Hmmm, aku baru pulang," jawab Aldo.


" Lalu bagaimana, bagaimana dengan permasalahannya?" tanya Raquel.

__ADS_1


" Semuanya akan baik-baik saja, kamu jangan khawatir," sahut Aldo.


" Syukurlah kalau begitu," sahut Raquel.


" Ya sudah kamu tidur lagi, aku mau mandi sebentar," ucap Aldo.


" Memang ini sudah jam berapa?" tanya Raquel.


" Sudah jam 1," sahut Aldo.


" Ya sudah sanalah mandi," ucap Raquel. Aldo mengangguk tersenyum. Sebelum ke kamar mandi. Aldo mencium lembut kening istrinya itu dulu. Lalu langsung pergi kekamar mandi. Raquel hanya melihat punggung suaminya yang semakin lama semakin tidak terlihat.


************


Tidak lama akhirnya Aldo selesai mandi, dia memang tidak butuh waktu lama untuk mandi. Aldo keluar dengan telanjang dada sambil mengeringkan rambutnya yang basah dengan handuk putih. Tiba-tiba sebuah tangan memeluk dirinya dari belakang.


Yang ternyata adalah Raquel yang memeluknya dari belakang dengan tangan Raquel mengusap-usapnya dada Aldo.


" Bukannya kamu seharusnya tidur?" tanya Aldo.


" Aku tidak mau tidur sebelum di manja olehmu," ucap Raquel dengan suaranya yang menggoda suaminya itu. Aldo mengendus tersenyum dengan Raquel yang bisa-bisanya menggodanya. Aldo langsung membalikkan tubuhnya dan melihat ke arah Raquel.


" Kami ingin di manja?" tanya Aldo. Raquel menganggukkan kepalanya dengan tersenyum lepas.


" Apa kamu tidak capek?" tanya Aldo. Raquel menggeleng dengan wajahnya yang begitu mengemaskan. Bahkan Raquel berjinjit dengan mengalungkan tangannya ke leher Aldo.


" Aku ingin malam ini Keta berdua menghabiskan waktu bersama," ucap Raquel dengan menatap dalam-dalam suaminya itu. Aldo menarik pinggang Raquel agar lebih dekat dengannya dan mencium lembut kening Raquel.


" Maafkan aku, aku sudah membuatmu menunggu," ucap Aldo yang merasa bersalah.


" Mana mungkin kamu membuatku menunggu. Aku tidak merasa menunggu, Aldo aku sangat mencintaimu. Aku tidak peduli lagi dengan pernikahan kita yang sempurna atau tidak. Tapi pada nyatanya aku sudah menjadi istrimu. Seperti apa yang kami bilang tidak gunanya menyesal hal yang sudah terjadi. Karena pada intinya kita ber-2 sudah bersama, sudah sah menjadi suami istri dan aku juga ingin kita melakukan apa yang harus kita lakukan," sahut Raquel yang memberi kode pada Aldo jika dia sudah menyerahkan dirinya pada Aldo.


Aldo tersenyum mendengar kata-kata Raquel. Raquel benar-benar sudah menjadi begitu dewasa dan selalu bijak dalam menghadapi masalah.

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2