DETAK Love Story' School

DETAK Love Story' School
Episode 349 Meminta restu.


__ADS_3

Mobil Varell berhenti di pinggir jalan. Di mana Nadya dan Varell duduk di aspal yang berada di depan mobil dengan menyandarkan punggung mereka ke bagian depan mobil.


Tangan mereka sama-sama saling menggenggam erat dengan kepala Nadya yang di sandarkan di bahu Aldo. Mereka bicara dengan tenang. Tidak ada emosi dan hanya saling menguatkan di antara ke-2nya.


" Lalu bagaimana selanjutnya?" tanya Nadya yang sepertinya ingin mendapat kepastian dari Varell.


" Nadya apa jika aku tidak memiliki apa-apa. Kamu akan tetap setia kepadaku. Apa kamu akan menerimaku. Apa kamu akan tetap mencintaiku?" tanya Varell yang butuh kepastian dari Nadya. Nadya mengangkat kepalanya dan melihat ke arah Varell.


" Kamu meragukanku?" tanya Nadya.


" Aku tidak meragukanmu. Aku hanya ingin membahagiakanmu, aku akan meninggalkan semuanya hanya untukmu," ucap Varell menatap dalam-dalam Nadya.


" Varell jika waktu bisa di putar kembali. Aku ingin bertemu dengan mu. Saat kamu menjadi orang biasa. Agar hubungan kita tidak di halangi restu. Karena hanya status sosial yang tidak setara. Jadi aku tidak butuh apapun dari mu. Aku tidak butuh hartamu. Aku hanya butuh hatimu," ucap Nadya dengan jelas. Varrel tersenyum dengan mencium tangan Nadya.


" Nadya untuk kali ini aku tidak akan meninggalkan mu. Apapun yang terjadi aku akan tetap bersamamu," ucap Varell berjanji dengan tulus.


" Aku juga. Kali ini aku tidak akan mengalah. Aku sadar hatiku jauh lebih tersiksa di saat kamu tidak ada. Aku sadar itu Varell. Jadi aku tidak akan menyerah lagi, aku tidak takut menghadapi apapun," sahut Nadya yang juga meyakinkan dirinya dengan menatap Varell dengan tulus.


" Nadya menikahlah denganku," ucap Varell yang langsung melamar Nadya tanpa basa-basi. Nadya terkejut mendengar ajakan Varell. Namun tidak dapat di pungkiri ya dia begitu bahagia mendengarnya dengan air matanya yang menetes.


" Kamu mengajakku menikah, tapi kita!" sahut Nadya dengan suara seraknya.


" Nadya, mama sangat marah dengan keputusanku membawamu pergi. Kemarahan mama yang tidak terbendung karena aku meninggalkan semuanya. Meminta restu pun. Atau berusaha untuk menyakinkan mama agar mendapat restu semua itu tidak ada gunanya. Karena sudah cukup perpisahan kita selama 5 tahun. Aku ingin menikah denganmu di setujui atau tidak oleh mama. Aku ingin membahagiakan mu Nadya," ucap Varell dengan tulus berucap pada Nadya.


Air mata Nadya tidak henti-hentinya menetes dengan apa yang di katakan Varell kepadanya.


" Maukan kamu menikah denganku?" tanya Varell lagi. Nadya menganggukkan kepalanya yang menjawab langsung pertanyaan Varell. Varell tersenyum lebar yang lamarannya di terima Nadya. Saking bahagianya air matanya menetes.

__ADS_1


" Aku mencintaimu Nadya," ucap Varell.


" Aku juga mencintaimu Varell," sahut Nadya. Varell langsung memeluknya erat.


" Aku akan membahagiakan mu Nadya. Pasti akan membahagiakan mu," ucap Varell berjanji pada Nadya. Nadya mengangguk yang yang pasti mempercayai Varell.


" Ya Allah berikan aku dan Varell kemudahan agar kami bisa tetap bersama walau apapun yang terjadi. Aku sangat mencintainya ya Allah," batin Nadya yang berdoa penuh dengan harapan untuk hubungannya dengan Varell.


************


Pagi hari kembali tiba. Waktu memang sangat cepat berlalu. Ibu Nadya ternyata memang menginap semalaman di salah satu kamar yang ada di tempat resepsi Aldo dan Raquel.


Sekarang, Aldo, Raquel, Cherry, Verro, Sasy, Toby, Vandy, Azizi, Varell dan Nadya sedang berada di ruangan itu di mana ibu Nadya duduk di pinggir ranjang, Nadya dan Varell berlutut di depan ibu Nadya yang seolah sedang memohon. Sementara yang lain berdiri menonton apa yang di lakukan Varell dan Nadya.


" Saya mohon Bu, tolong izinkan saya untuk mempersunting Nadya," ucap Varell dengan serius bicara pada ibu Nadya yang benar-benar ingin memperistri Nadya.


" Varell kamu tau sendiri ibu kamu. Dia tidak merestui kamu dan Nadya, terlebih lagi dia sangat membenci Nadya, dia tidak akan mungkin menerima Nadya menjadi menantunya," ucap ibu Nadya dengan keraguannya yang besar melepaskan putrinya untuk Pria yang memohon di depannya itu.


" Nadya ibu tau kamu mencintai Varell. Tapi kamu harus tau siapa kita dan kejadian tadi malam sudah jelas. Jika hubungan kalian tidak mungkin bersatu," sahut Ibu Nadya yang mengingatkan Nadya.


" Bu, saya sekarang bukanlah anak dari Helena. Ibu jelas tadi malam mendengar jika saya sudah meninggalkan semuanya. Sekarang saya hanya Varell pemuda biasa yang tidak punya apa-apa. Yang berbakat untuk memperistri Nadya," ucap Varell yang terus meyakinkan ibu Nadya.


" Apa maksud kamu. Kamu akan menikah dengan Nadya tanpa restu dari ibumu?" tanya Ibu Nadya memastikan.


" Mama tidak akan merestuinya. Jadi lebih baik tidak memintanya. Saya hanya meminta restu pada ibu untuk menikahi Nadya," ucap Varell menegaskan.


" Tante aku rasa Tante harus memberikan restu untuk mereka. Dari pada mereka nanti lari kawin," sahut Verro memberi saran.

__ADS_1


" Benar Tante, mereka saling mencintai. Jika Tante Helena tidak merestui. Jadi Tante tidak boleh tidak memberikan restu juga yang itu artinya Tante dan Tante Helena sama-sama egois yang tidak ingin mempersatukan 2 orang yang saling mencintai," sahut Vandy menambahi.


" Benar Tante dari pada Nadya dan Varell melakukan hal-hal yang tidak di inginkan. Jadi alangkah baiknya mereka di restui," sahut Toby lagi yang menambahi.


" Tante jangan takut sesuatu. Kami akan membantu apapun itu. Nadya dan Varell adalah sahabat kami dan kami pasti akan terus ada di sisi mereka," sahut Aldo lagi yang menambahi.


Ibu Nadya terlihat bingung yang tidak tau harus melakukan apa. Dua juga sebagai ibu pasti ingin anaknya bahagia. Namun dia juga tidak dapat memungkiri akan khawatir dengan kehidupan Nadya selanjutnya.


" Bu, saya mohon izinkan saya menikah dengan Nadya," ucap Varell sekali lagi dengan memegang ke-2 tangan ibu Nadya yang terus meminta restu. Ibu Nadya melihat Varell dan Nadya secara bergantian.


" Jika kalian saling mencintai dan sudah memikirkan semua ini matang-matang. Maka menikahlah, aku merestuinya," sahut ibu Nadya yang akhirnya memberikan restu membuat Varell dan Nadya saling melihat dengan tersenyum haru.


Yang lain juga saling melihat yang sama-sama tersenyum dengan keputusan ibu Nadya yang akhirnya memberi kan restu untuk Nadya dan Varell.


" Alhamdulillah," sahut Cherry yang ikut bahagia dengan kebahagian temannya.


" Varell, ibu tutup Nadya kepadamu. Bahagiakan putriku jangan buat dia menangis dan jagalah dia. Aku membesarkan Nadya dengan sendiri dan sekarang kuserahkannkepadamu," ucap ibu Nadya berpesan kepada Varell.


" Iya Bu saya pasti akan melakukannya, terima kasih untuk restu ibu kepada saya dan juga Nadya. Saya tidak akan pernah menyakiti Nadya, kebahagian Nadya adalah ganggang jawab saya," ucap Varell yang masih meeyakinkan ibu Nadya agar percaya kepadanya.


" Nadya juga berterima kasih kepada mama. Yang memberikan Nadya kesempatan bersama dengan pria yang Nadya cintai," ucap Nadya yang terharu. Ibu Nadya mengangguk. Varell dan mendekat ke pelukan ibu Nadya yang memeluk mereka dengan erat.


" Nadya sekarang sudah di lamar oleh Varell. Bahkan tanpa basa-basi mereka akan menikah. Lalu aku," batin Sasy yang menjadi sedih. Bahkan Toby memang tidak pernah peka.


" Semua orang memiliki kisah cinta yang berbeda-beda. Sama dengan Verro dan Cherry walau pernah di pisahkan oleh fana kematian nyatanya mereka tetap bersama dan sama dengan aku yang juga di pisahkan dari Vandy karena musibah dan ketidak dewasaan tapi pada akhirnya aku bisa memaafkan segalanya dan cinta yang kumiliki tidak kurang untuknya dan Raquel dan Aldo, putus setelah menjalani lamanya pacaran pada akhirnya mereka juga kembali bersama dan sudah mengikat dalam pernikahan dan Nadya dan Aldo yang sudah saling mengalah. Tetapi kekuatan cinta membuat keduanya sekarang bersatu, cinta memang sangat sulit di tebak," batin Azizi yang melihat satu persatu temannya.


" Kemarin aku sempat marah karena resepsi pernikahan ku yang berantakan. Tetapi sekarang aku justru bahagia. Karena apa yang terjadi tadi malam sudah mendapatkan hikmah dengan mereka yang akhirnya bersatu," batin Raquel tersenyum lebar.

__ADS_1


" Semoga setelah Nadya dan Varell menikah. Sasy dan Toby cepat menyusul," batin Cherry yang mendoakan Sasy sahabatnya.


Bersambung


__ADS_2