
Raquel masih mencoba memahami apa yang di jelaskan Aldo, mengenai kronologi kejadian yang sebenarnya. Tiba-tiba. Raquel mengambil ponselnya dan Aldo menoleh kearah Raquel.
" Kamu mau ngapain?" tanya Aldo heran melihat Raquel
" Aku belum melihat vidio nya dengan lengkap. Aku ingin mengamati apakah Pria yang bersama Tari itu adalah kamu atau siapa," ucap Raquel yang membuka galeri ponselnya.
" Jangan Raquel!" cegah Aldo.
" Kenapa?" tanya Raquel heran.
" Hal itu tidak perlu kamu tonton," ucap Aldo.
" Ya memang kenapa. Itu bukan kamu kan. Jadi apa masalahnya. Aku hanya ingin menelitinya saja. Lagian Vidio itu harus di lihat dengan teliti. Agar semuanya jelas," jelas Raquel.
" Tidak Raquel, aku tidak ingin kamu melihatnya. Aku tidak ingin kamu sakit hati. Hanya karena melihat Vidio itu!" ucap Aldo.
" Kamu apa-apaan sih Aldo. Aku akan sakit hati. Jika aku masih memiliki rasa. Tapi ini tidak," sahut Raquel membuat Aldo terdiam.
" Kamu benar, seharusnya aku tidak bicara seperti itu," sahut Aldo tampak kecewa. Namun Raquel tersenyum miring pada Aldo.
" Ya kamu sudah bersama Dokter Arif. Jadi mana mungkin kamu memiliki perasaan kepadaku. Aku hanya berharap saja," batin Aldo yang jadinya kecewa.
Raquel pun melihat Vidio itu. Ya itu memang terkesan sangat aneh. Jika dia melihat Vidio panas saat di samping Aldo. Tetapi dia tampak ingin memastikannya. Dia harus tau kebenaran Vidio itu.
" Aldo lihatlah," sahut Raquel menggeserkan diri pada Aldo dan memperlihatkan ponselnya pada Aldo dan Aldo pun mendekat sehingga kepala mereka bersentuhan.
" Kamu lihat deh. Pria yang bersama Tari. Kamu lihat jelas, bukannya seperti ada luka di pundaknya," ucap Raquel menzoom bagian pria itu dan memperlihatkan luka di bagian pundak Pria itu.
" Kamu benar. Sementara aku sama sekali tidak memiliki luka itu," sahut Aldo.
" Ya iyalah, orang bukan kamu perlakukannya. Jadi mana mungkin kamu memiliki luka itu," ucap Raquel. Raquel pun mematikan rekaman vidio itu.
__ADS_1
" Aku akan bawa vidionya ketempat ahli peneliti. Kita harus buktikan semua ini. Jika kamu bukan pria yang bersama Tari," ucap Raquel memutuskan.
" Iya. Terima kasih Raquel, kamu sudah membantuku banyak," ucap Aldo.
" Sama-sama, ya sudah ayo kita jalan," ucap Raquel. Aldo mengangguk dan langsung memajukan mobilnya dengan kecepatan santai.
***********
Sementara di sisi lain. Tari juga berada di dalam mobilnya dan terlihat Tari begitu frustasi dan beberapa kali menyibak rambutnya kebelakang dengan wajahnya yang penuh pemikiran.
" Sial, kenapa semuanya seperti ini. Raquel itu bukan wanita sembarangan. Dia sangat pintar. Lama-lama dia akan membongkar kebenaran Vidio itu. Sama halnya dengan Fiona. Dia juga sudah membongkarnya. Argggghhh, kenapa aku jadi terjebak sendiri yang adanya Aldo tidak bisa kumiliki dan aku malah yang akan di penjara. Aku memang gegabah mengambil tindakan untuk menyebar Vidio itu dan bagaimana jika Raquel berhasil membenarkan jika orang yang ada di dalam Vidio itu bukan Aldo," ucap Tari yang terus mengoceh.
" Semua ini gara-gara Bayu," batinnya yang mengepal tangannya yang menyebutkan nama Bayu yang sepertinya Bayu terlibat dalam masalah ini.
Flasback.
Tari yang tertidur akhirnya terbangun dan menoleh kesampingnya. Di mana Aldo masih tertidur di sofa. Tari mengambil handphonenya dan melihat pesan masuk dan Tari terus membacanya.
..." Apa cukup yang aku berikan kepadamu. Kamu harus Tari. Hidupku berantakan. Karena ulahmu dan kau tidak akan pernah tenang," tulis pesan dari Bayu....
" Bayu, jadi Bayu yang mengirim hewan-hewan itu. Bukannya dia di penjara. Lalu kenapa dia bisa menerorku seperti ini," batin Tari panik.
..." Kurang ajar kamu Bayu, beraninya kamu mengancamku," balas Tari...
..." Kau tidak takut denganku," jawab Bayu....
..." Aku tidak pernah takut denganmu," tegas Tari....
..." Ha-ha-ha-ha-ha, bagaimana dengan ini,"...
Tiba-tiba Bayu mengirimkan rekaman Vidio dan Tari langsung membukanya dan betapa terkejutnya Tari melihat di mana dia yang melakukan adegan panas dengan Bayu.
__ADS_1
..." Kamu gila Bayu, apa yang kamu lakukan!" tulis Tari....
..." Aku akan menyebar semua ini. Agar kamu hancur bersamaku," ancam Bayu....
..." Jangan gila kamu. Apa maumu brengsek," geram Tari membalas pesan itu....
..." Kamu kirim aku uang, aku akan ke Luar Negri, sebelum polisi menemukanku, bukan hanya itu. Aku ingin kamu menghancurkan Cherry, Verro dan juga teman-temannha. Termasuk pengacara itu. Pengacara yang kau sewa untukenangkapku. Kau harus menghancurkannya. Jika tidak maka aku akan menyebar Vidio ini," tulis Bayu dengan permintaannya yang banyak....
..." Apa maksudmu. Aku tidak mungkin melakukannya," sahut Tari....
..." Aku tidak peduli. Bagiku mereka harus hancur. Kau dengarkan aku Tari. Aku masih mengampunimu. Jangan sampai aku tidak mengampunimu. Jadi turuti perintahku," tegas Bayu dan Tari terlihat frustasi mendengar ancaman Bayu. Jika di tanya takut jelas dia takut....
..." Apa yang harus aku lakukan?" tanya Tari yang pasrah....
..." Hmmm, bagus, sehatnya dari tadi bertanya. Kau harus menghancurkan Aldo dengan vidio itu. But seolah-olah Aldo adalah Pria itu dan terus ancam dia menggunakan vidio itu. Kuasai dia sehingga hidupnya berantakan. Dia tidak akan bisa berbuat apa-apa. Karena akan takut. Dan jika dia membantah. Maka sebarlah dengan begitu karirnya akan berantakan," jawab Bayu....
..." Kau gila Bayu. Jika aku menyebarnya. Maka aku juga akan hancur. Aku tidak akan melakukan apa yang kau katakan!" tegas Tari menolak....
..." Tari kau hanya korban. Jadi turuti aku. Aku hanya ingin kau menghancurkan Aldo dan gunakan kepintaran mu untuk membuatnya tunduk kepadamu dan Vidio itu menjadi peganganmu. Lakukan apa yang aku katakan. Jika kau tidak melakukannya. Maka kau akan selesai," tulis Bayu panjang lebar dengan penuh ancaman....
" Bayu, kau benar-benar," geram Tari yang sudah panik dan penuh ketakutan.
" Apa yang harus aku lakukan. Aku tidak mau berakhir sia-sia," ucap Tari penuh kebingungan dengan wajahnya yang penuh kepanikan.
Tari menoleh ke arah Aldo yang masih tertidur pulas.
" Hubungan Aldo dan Raquel sedang bermasalah. Mungkin memang ini harus aku lakukan. Aku tidak mau hidupku sia-sia dan dengan begitu. Aku jauh lebih tenang. Aku bisa bersama Aldo. Ya aku akan memanfaatkan kesempatan ini," ucap Tari di dalam hatinya yang penuh rencana.
Tari yang ketakutan karena ancaman Bayu yang menerornya. Akhirnya membuatnya mengambil kesempatan untuk menjebak Aldo. Tari membuka laci dan mengambil suntik dan botol kecil.
Tanpa menunggu lama. Tari mendekati Aldo yang masih tertidur dan menyuntikkan Aldo yang mungkin memberi obat bius pada Aldo agar Aldo tidak sadar.
__ADS_1
Tari melanjutkan aksinya, seolah-olah membuat dia dan Aldo sedang melakukan hubungan suami istri. Padahal tidak sama sekali. Tari melakukan semuanya dengan cepat dan pasti terlebih dahulu Tari mengedit video itu dulu.
Bersambung