KEAJAIBAN CINTA KESYA

KEAJAIBAN CINTA KESYA
Bab 101 " Milea"


__ADS_3

"Mau ke mana sih Key?" Tanya Gilang di seberang panggilan.


" Pokonya kamu jemput aku selepas solat magrib, dan kita harus bisa ngelabuhi para pengawal Arka."


" Haaahh, oke lah. Terserah apa kata bumil."


Sebelum solat magrib, Gilang sudah berada di kediaman Moza, Gilang ikut solat magrib bersama di sana. Selepas solat magrib, Gilang dan Kesya permisi dan pergi meninggalkan kediaman Moza. Gilang sudah menyuruh anak buahnya untuk memantau gerak gerik Arka. Dan setelah kepergian Kesya dan Gilang, Arka juga pergi, menuju apartemen miliknya.


Setelah berhasil mengelabui pengawal Arka, Kesya dan Gilang pergi alamat yang di tuju oleh anak buah Gilang yang ditugaskan untuk memantau Arka. Kesya menyuruh Gilang menunggu di dalam mobil.


Kamu yakin dia selingkuh?" Tanya Gilang.


" Gue denger sendiri kalo dia mau ketemu sama tu cewek di apartemen dia"


" Bisa aja adiknya"


"Dia gak punya adik"


"Hah, ya udah, gue temenin Lo yaa. Gue khawatir sama Lo yang lagi bunting gini"


" Urusan rumah tangga, Lo jangan ikut campur dulu. Lo tunggu di sini"


" Key"


" Lo diam di sini, Jika dalam satu jam gue gak turun dan hubungi Lo. Lo Datang ke kamar 117" Ujar Kesya dan langsung turun setelah memberi tahu password apartemen tersebut.


Kesya sudah berada didepan pintu apartemen Arka. Kesya menarik napasnya, dan membuangnya perlahan. "Sayang, maafin mama ya, ini demi kita. Mama gak mau menjalin hubungan yang penuh dosa dan kebohngan" Ujar Kesya dan mengelus perut ratanya.


"Huuuff, kamu bisa, dan kamu kuat key" Ujar Kesya menyemangati dirinya.


Dengan tangan gemetar, Kesya memasukkan password nya.


Cekleekk..


Perlahan Kesya membuka pintu, dan mendengar sedikit pembicaraan Arka dengan seorang wanita.


Sepertinya karena suara tangis wanita tersebut, mereka tidak menyadari kehadiran Kesya.


" Aku hamil hiks., maafin aku hiksss.."


Arka masih memeluk wanita itu sambil menenangkannya.


" Ooh, jadi bukan aku wanita satu-satunya di hati kamu? Ternyata kamu bajingan kelas kakap yaa, Jika kamu udah tidur dengan dia dan hamilin dia, kenapa kamu buat aku jatuh cinta sama kamu Mas? Kamu jahat"


Arka sangat mengenal suara itu, Dengan terkejut, wanita tersebut melepaskan pelukannya dari Arka.


" Sayang, Mas bisa jelaskan" Ujar Arka dan berjalan kearah Kesya.


"Stop, berhenti di situ." Teriak Kesya


" Sayang"


"Diam, Aku tidak pernah nyangka kalo kamu itu bajingan. Kamu jahat Mas, Jahat. Aku bencii.. " Teriak Kesya dan berlari keluar apartemen dengan membanting pintu dengan kuat.


" Key, dengerin aku" Teriak Arka dan mengejar Kesya.


Wanita yang dipeluk Arka tadi ikut mengejar Kesya. Beruntungnya lift yang akan di naiki Kesya belum terbuka, jadi Arka masih bisa menahan Kesya.


"Sayang dengerin Mas" Ujar Arka langsung memeluk Kesya.


"Lepasiinn...Hiikkss... Gak ada yang perlu di jelasin.. Hiks.. Semua sudah jelas. Mas selingkuh" Teriak Kesya sambil berontak di pelukan Arka.

__ADS_1


Arka langsung menggendong Kesya ala bridal style, Kesya semakin berontak.


" Lepasiinn"


" KESYAA" Bentak Arka.


Kesya terkejut dan terdiam.


"Kalo kamu terus berontak, kita akan jatuh dna itu akan melukai anak kita. "


" Peduli apa kamu dengan kami"


" Kamu istri aku, dan didalam perut kamu, ada anak aku"


"Cih, didalam perut wanita itu juga anak kamu"


"Itu bukan anak aku, wanita yang aku hamil cuma kaulmu. Kamu satu-satunya wanita yang pernah aku tiduri dan aku hamili" Ujar Arka yang mana membuat wajah Kesya tiba-tiba memerah. Secara di situ juga ada orang lain, yang mendengar perdebatan mereka, selain mereka bertiga.


Arka melangkahkan kakinya kembali kedalam apartemen dengan kesyabyang masih berada di dalam gendongannya.


Wanita yang bersama Arka itu langsung memberikan beberapa jumlah uang kepada orang yang menjadi saksi pertengkaran Kesya dan Arka, untuk tidak menceritakan kejadian tersebut dan menutup mulut mereka rapat-rapat. Jika sampai hal ini terdengar menjadi gosip, maka hidup mereka akan hancur. Ancam wanita itu.


Wanita itu masuk kedalam apartemen, dan melihat pemandangan yang sangat membuatnya segan untuk melangkah lebih jauh.


Arka mencium Kesya yang berada di dalam pangkuannya. Setelah melepaskan ciumannya, Arka memanggil wanita itu.


" Mili, kenalkan. Ini mbak Kesya. Istri kakak"


Kesya berusaha untu lk turun dari pangkuan Arka, tetapi Arka menahannya.


" Hai Mbak, kenalkan nama Aku Milea, Biasa Kak Arka manggil aku Mili. Jadi Mbak juga bisa memanggilku dengan Mili."


Arka yakin, jika Kesya tidak akan percaya dengan nya, jadi Arka memilih Mami Laura yang memperkenalkan Mili kepada Kesya.


" Halo sayang"


" Mi, Raja mau minta tolong"


" Ya ampun Raja, kalo kamu minta tolong kasih tau gaya-gaya sama Mami, mending kamu telpon Papi kamu deh. Itu Kesya kenapa bisa ada dalam pangkuan kamu, ya udah mami matiin ya, kalian lanjut aja"


"Tunggu Mi, ada Mili di sini" Ujar Arka dan mami Laura langsung membelalakkan matanya dan memarahi Arka.


Wanita yang bernama Mili itu berdiri di di belakang sofa yang diduduki Arka dan Kesya.


" Mami" Ujar Mili sambil melambai tangnnya.


"Rajaa, Kamu mesum di depan Mili? Kakak macam apa kamu ngajarin adik kamh yang gak bener?" Ujar Mami Laura.


Kesya yang sedari tadi berusaha untuk turun dari pangkuan Arka, sontak menghentikan gerakannya dan menatap kearah Mami Laura.


"Tunggu, bukannya Kesya pergi sama Gilang ya? Kok bisa? atau jangan-jangan?"


"Mi, jelasin sama Kesya sekarang ya, siapa Mili. Dia curiga kalo Raja selingkuh" Ujar Arka.


"Salah kamu, dari awal Mami suruh kamu ceritakan tentang Mili kepada kesya, dan kamu Mili, kenapa gak pulang saat kakak kamu nikah?"


"Maaf Mi" ringis Milea.


" Kesya sayang, Mili itu adik angkatnya Raja. Kamu jangan salah paham yaa, wanita yang ada di hidup raja cuma ada kamu. Mami bisa jamin itu. Jika dia berani selingkuh, Mami yang bakal sunat dia" Ancam Mami Laura.


Arka hanya meringis mendengar ancaman sang Mami. Setelah berbincang, Mami Laura menyerahkan segala penjelasan detailnya kepada Arka.

__ADS_1


Kesya menatap wajah Mili, dia sepeti tidak asing dengan wajah tersebut. Tapi di mana yaa? oh ya, foto yang berada di meja kerja Arka.


" Jadi Mbak Kesya, maafin aku yaa. Bukannya aku mau jumpa diam-diam dengan kak Arka, tetapi yang seperti mbak dengar tadi. Aku hamil, dan hal itu membuat aku malu untuk bertemu dengan Mami dan Papi" Ujar Milea.


" Emm, Iyaa" Ucap Kesya gugup.


"Ya udah, kalo gitu kita ngobrolnya sambung besok aja yaa, sekarang Kakak harus jelasin semuanya denhan Mbak Kesya. jangan sampai ada salah paham lagi" Ujar Milea.


"Kamu pulang kemana?"


"Aku akan kembali kehotel"


"Kakak suruh Duda kesini, untuk jemput kamu"


"Gak usah, aku bisa pake taksi. Aku pulang yaa. Mbak, jangan marah lagi yaa. Maafin aku"


Milea terkejut saat Kesya memeluk tubuhnya tiba-tiba. Milea berfikir jika Kesya membencinya.


"Maafin mbak juga yaa"


Arka tersenyum melihat pemandangan didepannya.


Setelah Milea menutup pintu, Arka memeluk Kesya dari belakang dan memberikan kecupan-kecupan di leher Kesya.


"Gilang" gumam Kesya.


Arka mengerutkan keningnya,


"Aku suruh dia tunggu di bawah, Kalo dalam sejam aku gak kasih kabar, aku suruh dia nyusul ke sini" Ujar Kesya sambil mengusap tengkuknya dan mengambil ponselnya.


Setelah memberikan kabar kepada Gilang, Kesya menatap kearah Arka. Saat Arka ingin mencium Kesya, Kesya menahannya.


"Jelasin dulu semuanya ke aku" ujar kesya manja.


Arka tersenyum dan menggendong Kesya sepeti anak koala.


"Kita ngobrolnya di tempat tidur yaa"


"Dasar Om-om genit"


Sedangkan di tempat parkiran, Gilang bersyukur jika Kesya tidak di duakan oleh Arka. Jika itu sampai terjadi, bisa di pastikan jika Arka akan terbaring di tempat tidur rumah sakit dengan wajah yang biru dan lebam.


Gilang menghidupkan mesin mobil ya, tetapi saat dia ingin menancapkan Gas, Gilang melihat seorang wanita yang sangat dia kenali.


"Lea?"


.


.


.


.


.


Dukung terus ya cerita author.


LIKE +VOTE +RATE + KOMENNYA sangat di nanti loh..


Terima kasih juga buat yang udah kasih Like dan Vote nya..

__ADS_1


__ADS_2