KEAJAIBAN CINTA KESYA

KEAJAIBAN CINTA KESYA
Bab 6 'Big Boss Miss FM'


__ADS_3

ketika Arka ingin mengucapkan kata katanya lagi, Vina langsung memotongnya " kau pulang di antar dengan om Raja, atau mbak yang mengantarmu pulang" ucap Vina yang tak kalah tegas dengan tatapan elangnya.


Kesya yang mengerti akan tatapan mbaknya bahwa tidak ingin ada bantahan pun terpaksa mengalah. tidak mungkin mbak Vina yang mengantarnya pulang. apa kata keluarga kak vano. dan tidak mungkin juga Arka yang mengantarnya pulang. karena dia salah satu CEO di perusahaan ini.


" aku akan pulang bersama supir kak vano saja mbak. lagian kalian berdua harus tetap berada di ruangan itu" ucap Kesya yang mencoba mengalah dan menghindar dari Arka.


" aku yang akan mengantar mu pulang. ayo" ucap Arka yang langsung menarik tangan Kesya. dan berpamitan singkat kepada Vina.


Arka tidak melepas genggaman tangannya dan menarik Kesya pulang dengannya walaupun Kesya memberontak.


Arka menghentikan langkah kakinya. dan menarik tubuh Kesya mendekat dengannya. dan sebelah tangannya yang bebas memegang pinggang Kesya.


" jangan banyak melawan. jika tidak ingin ku gendong" ucap Arka tegas yang membuat Kesya susah menelan salivanya.


dengan terpaksa Kesya mengikuti langkah kaki Arka yang menuju mobilnya. Arka membukakan pintu untuk Kesya, dan membiarkan Kesya masuk kedalam mobil dan kembali menutup pintu mobilnya pelan.


Arka melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang. jalanan yang biasa padat saat ini terlihat senggang.


Kesya menangis dalam diam. dia hanya menghapus berkali kali saat air matanya jatuh. dan dia menahan Isak tangis suaranya. Arka yang menyadari itu menepikan mobilnya.


kesya melihat kearah Arka yang baru saja menepikan mobilnya. menatap Arka seakan bertanya kenapa berhenti. " menangis lah, lepaskan tangisan mu. aku akan menyimpan rahasia mu" ucap Arka penuh dengan perhatian.


Kesya yang memang sudah tidak sanggup menahan Isak tangisnya pun pecah. dia menangis tersedu sedu. dan sesekali menutup wajahnya dengan kedua tangannya. menggigit punggung tangannya, dan kembali menutup wajahnya. Kesya pun menaikkan kakinya ke bangku dan menenggelamkan wajahnya di antara kedua lututnya.


Arka yang melihat Kesya menangis, memilih keluar agar memberi waktu kepada Kesya untuk menyendiri. dan membiarkan Kesya menangis hingga rasa sesak di dadanya puas.


sudah 45 menit Arka meninggalkan kesya di dalam mobil. dan arka pun berencana masuk kembali kedalam mobil.


Shccrruuttttppp...


arka yang melihat kesya sedang mengeluarkan ingusnya menatap jijik. secara perempuan yang selama ini pernah dia kenal selalu menjaga image.nya berbeda dengan Kesya yang sepertinya tidak peduli dengan keberadaan Arka.


" apa sudah lega??" tanya Arka.

__ADS_1


Kesya tidak menjawab pertanyaan Arka, dia memandang keluar mencari tempat sampah. setelah dia menemukannya, Kesya keluar dari dalam mobil yang di ikuti arka juga turun dari mobil. Arka melihat Kesya dengan perasaan panik. tapi setelah dia tahu bahwa Kesya hanya ingin membuang sampah bekas ingusnya. Arka tampak tenang. bahwa gadis itu kembali masuk kedalam mobilnya.


" apa kau tidak akan menjalankan mobil nya??" ucap Kesya jutek.


Arka kembali masuk dan mengemudikan mobilnya sedang.


" di mana rumah mu??" tanya Arka


Kesya membuka mulutnya mesra terkejut dengan pertanyaan Arka. " apa kau tidak tau dimana rumah mbak Vina??" tanya Kesya merasa bahwa Arka sangat kelewatan yang tidak mengetahui tentang tunangan keponakannya.


" aku tidak hadir di pertunangan vano. dan aku baru sampai dari Korea tadi pagi" jelas Arka.


Kesya mengangguk anggukan kepalanya tanda mengerti. 'pantesan aja gak pernah liat sebelumnya' batin Kesya.


" di depan rumah vano, itu rumah mbak Vina." ucap Kesya.


Arka melajukan mobilnya ke arah perumahan elite rumah vano. sesampainya di rumah. Kesya mengucapkan terima kasih dan langsung turun tanpa menyuruh Arka untuk masuk. Arka hanya menatap punggung Kesya yang berlari saat turun dari mobil. Arka pun kembali kehotel. tapi tidak kembali menghadiri acara tersebut. melainkan kembali ke kamar hotelnya. karena Arka memang tidak suka mengikuti acara seperti itu. karena akan banyak anak kawan bisnis papinya yang akan mendekatinya.


tok tok tok


" masuk aja mbak, gak di kunci"


Kesya sedang bersiap siap untuk pergi ke radio. karna hari ini pemilik dari Miss FM' tempatnya menyiar kedatangan big boss alias pemilik radio tersebut.


" kamu mau ke mana?? pagi pagi udah rapi??


" mau ke radio mbak" ucap Kesya sambil mengucur kuda rambutnya.


" loh, bukannya hari ini kamu gak ada jadwal nyiar yaa??


" hari ini Big boss Miss FM datang mbak. jadi semua penyiar harus datang menyambut kedatangannya" jelas Kesya.


Kesya yang sudah rapi dengan menggunakan jeans pas tubuh dan kemeja perempuan dengan motif polkadot. tak lupa spatu kets andalannya.

__ADS_1


" key pergi dulu ya mbak". Kesya mencium pipi Vina sebelum meninggalkannya.


" mi, dad, key pergi dulu ya, ada acara penyambutan big boss di radio" ucap Kesya yang mencium punggung tangan orang tuanya.


" gak sarapan dulu??" tanya Daddy Roy


" di radio aja dad, banyak makanan" nyengir Kesya


Kesya melajukan motornya sedang menuju radio tempat dia menjadi seorang penyiar yang banyak di gemari karena suaranya yang membuat pendengar menjadi penasaran dan jatuh hati kepadanya. tidak hanya di kalangan laki laki, tapi wanita, maupun tua dan muda banyak menjadi penggemar Kesya. bahkan ada yang terlalu fanatik menurut Kesya, yang membuat Kesya risih dengan itu. dan meminta jadwa nyiarnya di kurangi.


" hai key, " ucap beti teman penyiar kesya.


" cantik banget Lo bet??"


" eh, Lo gak tau ya?? katanya big bos itu orangnya ganteng. dan gantengnya kebangetan.. Trias masih lajang" ucap beti yang di akhir kalimat memelankan suaranya.


" trus hububgannya sama Lo apa?"


" ya mana tau dia kepincut dengan akhuu?" ucap beti dengan kepedeannya tingkat tinggi.


Kesya hanya menepuk bahu beti sambil menggeleng gelengkan kepalanya. dan berlalu meninggalkan beti yang masih tersenyum membayangkan bagaimana wajah bog boss nya.


" key, nanti Lo ya yang kasih sambutan" ucap Roy selaku pemimpin radio. yang namanya memang mirip dengan nama Daddy nya Kesya. maka dari itu Kesya memanggilnya 'mas daddy'


" ih mas Daddy, jangan key dong. tu beti aja. dia dari tadi bersemangat buat dekat dengan big boss." ucap Kesya yang memelankan kata terakhirnya sambil berbisik.


" hmm.. kamu itu kalo di suruh tampil di muka umum aja, malunya kebangetan ya.. coba cuap cuap di radio, eeuugggh.. ceriwisnya minta ampun" ucap Roy yang hanya mendapatkan tawa sumbang Kesya.


makanan sudah tersusun rapi di meja, kue buatan Kesya pun sudah menjadi sasaran utama dari orang orang yang berada di ruangan itu. waktu sudah menunjukan pukul 9, cacing di perut Kesya sudah berdansa ria minta untuk di berikan asupan gizi. namun yang di tunggu tak kunjung datang.


" mas Daddy, kapan ni big boss datang?? key dah laper.. tadi gak sempat sarapan karena katanya sarapan bareng ma big boss" merajuk Kesya


" ya udah, kamu makan aja kue itu dulu buat ganjal perut kamu. dari pada kamu sakit maag nanti" saran Roy

__ADS_1


" gak ah, gak enak dengan yang lain. key keluar sebentar yaa.. mau beli roti di kios depan aja" ucap Kesya yang mendapat anggukan oleh Roy


__ADS_2