KEAJAIBAN CINTA KESYA

KEAJAIBAN CINTA KESYA
Bab 15 ' Gara gara Fans '


__ADS_3

"GADIS CINDERELLA PEMIKAT HATI PEWARIS MOZA" Begitulah judul berita yang sedang tranding topik di dunia gosip dan dunia bisnis.


Karena selama ini tidak ada seorang wanita yang pernah dikabarkan dekat dengan pewaris Moza tersebut.


Dari sepatu dan bajunya keluarga Arka sudah bisa menebak siapa gadis tersebut. Bahwa dia adalah Kesya.


"Raja, seharusnya kamu bisa lebih sedikit berhati hati, kamu tau kan, kalau kamu ini selalu incaran para wartawan." ucap tuan Farel disela sarapan paginya.


" iya Pi, raja juga gak tau kalau ada wartawan yang menyelinap, padahal pengawalan sudah di jaga ketat agar pernikahan Vano tidak terlalu terekspos." ucap Arka.


" Yang penting sekarang wajah Kesya tidak terlihat. Dan usahakan berita ini cepat redup" titah Tuan Farel.


Arka langsung mengambil ponselnya dan memerintahkan seseorang untuk mengurus tentang gosip yang beredar.


di sisi lain, Vina sedang heboh dengan berita yang tersiar di layar TV kamar hotelnya.


" ya ampun mas, itu om Arka dan Kesya kn??" tanya Vina sambil mengambil ponselnya dan membuat panggilan kepada Kesya..


tuuut tuut tuut


" Assalamualaikum mbak"


" walaikumsalam salam key. key kamu udah liat berita belum??" tanya Vina


" Berita apa mbak?? aku hari ini berangkat pagi ke radio, jadi gak liat berita lagi. kenapa sih mbak??" tanya kesya penasaran.


" Foto kamu berpelukan dengan om Arka dan om Arka lagi pakaikan sepatu kamu" ucap Vina antusias.


" Apaan sih mbak, mana ada aku peluk peluk Om Arka, mbak udh dulu yaa, mau on air nich. assalamualaikum" ucap Kesya yang langsung mengakhiri panggilan.


" Kebetulan sekali ya wajah Kesya gak kelihatan. Kalau gak, bisa di kejar wartawan tu si Kesya" ucap Vano kepada Vina yang sudah meletakkan ponsel ke atas nakas.


" Iya mas, aku khawatir kalau wartawan itu cari tau tentang gadis Cinderella" ucap Vina khawatir.


" Vin.." Panggil Vano yang memberi kode kepada Vina untuk ehem ehem.


Vina pun tersenyum mau, dan terjadilah pertempuran pagi yang hangat di antara mereka.


" Gimana? udah Lo urus??" tanya Arka kepada asistennya Fadil.


" Udah beres, Lo tenang aja" ucap nya.


Arka pun kembali bergelut dengan pekerjaannya. Dan tetiba dia terbayang saat memakaikan sepatu kepada Kesya. Dan dia tersenyum, membuat Fadil yang di hadapannya menjadi heran.


" sakit Lo Ar " tanya nya..


Arka pun menyadari keadaannya yang tengah tersenyum mengingat Kesya. Dan dia berdehem untuk menghilangkan kegugupannya dan kembali fokus kepekerjaannya.


Kesya menatap ponselnya, dia tidak menyangka bahwa kejadian saat dia hampir tertabrak troli, dan memeluk Arka membuat berita gosip. Dan mulut Kesya kembali terbuka saat melihat foto Arka yang sedang memakaikan sepatu yang terlepas dari kakinya.


' Huuff.. kayaknya aku harus berhati hati jika di dekat pak arka' batin Kesya.


" Key, Lo mau lanjut nyiar?? " ucap beti yang membuyarkan fokusnya.


" Eh, gak lah.. gue mau pulang... mau buat pesanan mas Daddy Roy." ucap Kesya yang berdiri dan meninggalkan kecupan di pipi Beti.


"Dasar si Kesya, kalau dah lagi seneng aja suka banget nyium nyium" lirih Beti.

__ADS_1


Kesya menghentikan langkahnya, saat melihat fans beratnya berada di parkiran. Dan hendak masuk kedalam.


" ****** gue " Kesya berlari mundur dan saat dirinya membalikkan badannya, dia menabrak tubuh kekar seorang pria.


Kesya membelalakkan matanya melihat siapa yang di tabraknya, namun ketukan pintu langsung menyadarkan Kesya, dan Kesya berlari bersembunyi di belakang tubuh pria itu.


" Assalamualaikum, kesya nya ada??" ucap pria yang berpenampilan aneh itu.


Kesya yang bersembunyi di belakang pria yang di tabraknya tadi memberikn kode untuk tidak memberitahu keberadaannya.


" Key, ngapain kamu berdiri di belakang pak Arka?" tanya Roy yang baru keluar dari ruangannya.


Roy tidak mengetahui kedatangan fans berat Kesya. Dan saat dia mengetahui bahwa ada fans berat Kesya, Roy langsung meminta maaf dengan menggerekkan bibirnya.


" Key, kamu ternyata di situ. aku bawain kamu coklat dan bunga" ucap fans berat Kesya yang sering di sapa Ariel, padahal nama asli nya Paijo.


" Eh, eemm anu itu" ..


" maaf, saya harus pergi. Dan Kesya harus ikut saya" ucap Arka yang langsung menarik tangan Kesya.


Kesya yang terkejut, memilih untuk mengikuti Arka, karena itu cara terampuh untuk menghindar dari si Paijo yang ngerasa dirinya kembaran Ariel Noah. Padahal jauh banget. Bagai pinang di belah Kampak.


" Itu pacar kamu??" ledek Arka yang saat ini berada di dalam mobil bersama Kesya.


" iiss, yaa gak lah pak, gini gini saya kan juga punya list cowok ideal" ucap Kesya kesal.


"Oh ya pak, saya turun di simpang sana aja ya." ucap Kesya yang meminta dirinya di turunkan di pinggir jalan.


" mau ke mana kamu?? kalau mau ambil motor, kan bisa besok" tanya Arka penasaran.


" Saya mau singgah ke toko kue pak, mau beli bahan buat pesanan mas deddy Roy.Jadi saya turun di situ aja" ucap Kesya yang ntah kenapa kesal dengan Arka.


Kesya memutar bola matanya, perdebatan yang tiada akhir. Kesya pun akhirnya mengalah. Dia menunjukkan toko bahan kue langganannya. Arka menghentikan mobilnya di depan toko bahan kue tersebut. Kesya turun ke dari mobil, dan mengucapkan terima kasih kepada Arka.


Setelah selesai belanja, Kesya terkejut bahwa Arka masih menunggunya di depan toko kue tersebut.


" Loh, bapak kok masih di sini??"


" Sudah belanja nya??"


" Sudah "


Arka langsung membuka pintu bagasi mobil, dan menyuruh orang yang membawa belanjaan Kesya memasukkan ke mobilnya.


" eh eh eh, pak saya sudah pesan taksi online. saya pulang naik taksi online saja" tolak Kesya.


drrtt drrtt drrrtt..


" haloo"


"........"


" iya, saya berdiri di depan toko" .


" Dengan mbak Kesya?" ucap pria yang baru datang.


" iya saya, sebentar yaa" ucap Kesya yang ingin mengambil belanjaannya di bagasi mobil Arka.

__ADS_1


" Maaf mas, dia pulang sama saya aja. Ini buat mas aja" . ucap Arka sambil mengeluarkan uang 300rb dan memberikannya kepada pria tersebut.


" loh loh loh pak, kok ?" Kesya mencoba menahan Arka.


Arka yang keras kepala memang tidak ingin mendengar penolakan. setelah berdebat beberapa menit, Kesya kembali mengalah karena mereka sudah menjadi pusat perhatian dari beberapa orang yang berada di sana.


Dengan wajah kesal Kesya masuk kedalam mobil. Tak ada percakapan di antara mereka.


Kesya terlihat sibuk dengan memainkan hanphonenya.


" Apa kamu sudah melihat berita?" tanya Arka membuka obrolan.


" sudah, makanya saya tidak mau terlihat berada di dekat bapak. Saya gak mau di gosipin dengan bapak." ucap Kesya ketus.


" Saya sudah menyuruh orang kepercayaan saya untuk meredam berita itu."


" Bagus lah, tapi tetap saja saya gak boleh dekat dekat dengan bapak." ketus Kesya.


" Kamu benci banget dengan saya ??" tanya Arka.


" Buat saya kesan pertama dalam pertemuan itu penting" jawab Kesya masih dengan nada juteknya.


" hmm, saya minta maaf.. itu karena saya kesal, papi selalu ingin menjodohkan saya dengan wanita pilihannya."


" ya udah, bapak tinggal pilih dan nikah aja."


ciitttt...


Arka mengerem tiba tiba setelah mendengar ucapan Kesya.


" Apaan sih pak, bisa bawa mobil gak sih??" tanya Kesya ketus.


" Gak segampang itu untuk menjadi seorang istri Raja Arkana Mahaputra Moza" ucap Arka tegas.


" ya itu terserah bapak mau cari istri yang gimana, gak ada urusannya dengan saya. "


Kesy tiba tiba membuka pintu mobil dan ingin keluar, namun tangan Arka lebih cepat untuk menahannya.


" Kamu mau ngapain??"


" saya pulang naik taksi online saja pak, lebih aman. Gak perlu sampek rem mendadak." ucap Kesya ketus.


Arka mencondongkan badannya untuk menutup kembali pintu mobil yang di sebelah Kesya. Kesya memundurkan wajahnya karena wajah Arka sangat dekat dengan wajahnya.


Wangi maskulin yang melekat di tubuh Arka pun memenuhi Indra penciuman Kesya. Membuat Kesya menahan napasnya sejenak.


.


.


.


.


Hai readers... jangan lupa like and vote ya..


biar author makin semangat menulis ceritanya...

__ADS_1


terima kasih karena sudah membaca, dan selamat menikmati..


__ADS_2