
" oke, nanti gue bilang ke dia. emm, gak sekalian cake red Velvet??" pancing Roy
" oke, suruh dia buat yang spesial" ucap Arka yang memang sudah ketahuan basah dengan Roy bahwa dia tertarik dengan Kesya.
Roy pun tersenyum miring mendengar jawaban Arka yang sudah salah tingkah.
Kesya yang mendapatkan pesanan dari Arka langsung permisi pulang, karena harus memberi bahan. karena stok bahan yanga da di rumahnya memang sudah menipis.
Kesya melajukan motornya menuju toko kue, dan membeli bahan kue yang dia perlukan.
" banyak amat key belanjaannya, lagi banyak pesanan ya??" tanya mami
" iya mi, big boss key pesan kue. Ampe 100 pcs mi. makanya key belanja banyak gini" ucap Kesya yang merapikan bahan kuenya di rak yang memang sudah dirancang untuk menyusun bahan bahan kuenya.
" wah, big boss aja jatuh hati sama kue kamu. kalo sama kamu bisa jatuh hati juga gak yaa??' goda mami.
" ih mami, yaa gak lah.. eh, mi. tau gak?? big boss Kesya itu ternyta om Raja, tapi di radio di panggil arka. oomnya kak vano" ucap Kesya yang mendekati mami nya.
" hah??? ciiuus?? "
" iyaa mi, ngapain juga key bohong." ucap kesya. " oh ya, mbak Vina mana mi??"
" lagi pergi sama calon mantu dan calon mertua." ucap mami
Kesya pun langsung megeksekusi bahan bahannya untuk membuat pesanan Arka.
" mbak, ada yang perlu key bantu??" tanya Kesya yang melihat Vina sedang sibuk dengan souvenir yang di beli tadi.
" udah selesai semua key. mbak cuma terima bersih. mbak cuma ngecek ulang aja. takutnya ada yang kurang." ucap Vina
" wow, souvenirnya mewah banget mbak, key mau dong ini" ucap Kesya yang menunjuk souvenir bola kristal yang di dalamnya terdapat pasangan yang sedang berdansa dan dapat mengeluarkan alunan musik yang indah.
" kalo kamu suka, ya ambil aja." ucap Vina ramah
__ADS_1
Kesya memperhatikan boneka yang sedang berdansa di bawah hujan salju buatan. "mbak, wajah bonekanya mirip sama mbak Vina dan kak vano ya!!" ucap Kesya kepada Vina yang langsung menyambar satu bola kristal dan memperhatikannya.
mulut Vina pun ternganga mendapati kenyataan bahwa apa yang di bilang Kesya benar. wajah di boneka tersebut memang mirip dengan wajahnya dan wajah vano.
" Daebak"
kesya mengirim pesan kepada mas Daddy Roy nya. dan meminta tolong kalau Roy saja yang mengantar pesanan Arka. tapi Roy berpesan bahwa yang mengantarnya harus kesya sendiri dan tidak boleh di wakilkan. dengan alasan kehigienisan nya.
dengan berat hati Kesya memesan taksi online untuk mengantar pesanannya ke kantor Arka. karena tidak mungkin dia membawanya dengan motor. karena mengingat banyaknya kue dan ada cake yang harus tetap seimbang agar hiasannya tidak belepotan.
sesampainya di lobi kantor Arka, Kesya di sambut oleh satpam dan sekretaris Arka yang memang sudah di perintahkan Arka untuk menyambutnya dan membantunya.
Kesya di antar langsung ke ruangan Arka. yang di mana Arka sedang sibuk atau sedang pura pura sibuk dengan berkas yang ada di hadapannya.
kesya meletakkan cake red Velvet spesial untuk Arka. dan Kesya berpamit dan untuk kembali pulang. tapi Arka menahannya. Arka meminta Kesya untuk menemaninya makan tapi Kesya menolak. bukan Arka namanya jika tidak punya seribu cara untuk dapat menahan Kesya. dengan alasan Kesya harus membayar tumpangannya pada malam itu. mau tak mau Kesya pun menuruti keinginan Arka dan menemaninya menikmati cake buatannya dan menemaninya makan siang.
saat mereka menuju restoran hotel, semua mata tertuju kepada Kesya yang berpakaian sangat biasa dan bisa dibilang tidak menarik serta tidak pantas menjadi tamu spesialnya seorang Arka. karena saat Arka menyuruh sekretarisnya menjemput Kesya, Arka mengatakan bahwa ada tamu spesial yang akan datang.
" terserah bapak aja, saya bisa makan apa saja?" ucap Kesya dingin
" mawar??" tanya Arka
Kesya mengerutkan keningnya dan menatap Arka penuh tanya.
" kalau saya memberikan setangkai mawar, apa kamu akan memakannya??" tanya Arka yang mendapatkan tatapan penuh tak percaya kepada Arka.
" tutup mulutnya, nanti lalat bisa masuk" ucap Arka
Kesya langsung menutup mulutnya "emangnya di restoran mewah ini kebersihannya tidak terjaga ya pak?? sampai banyak lalat berterbangan" ucap Kesya yang terdengar mengejek.
Arka menaikkan sebelah alisnya menatap Kesya. ' benar benar diluar dugaan kamu Kesya' batin Arka.
Arka memesan dua porsi steak dan 2 jus jeruk. setelah pesanan mereka datang. mereka makan dengan tenang tanpa berbicara. dan sekali kali Arka melirik ke arah Kesya yang tidak peduli dengan keberadaannya.
__ADS_1
Arka menyuruh supirnya mengantar Kesya pulang. walaupun sebelumnya penuh dengan drama penolakan dari Kesya. tapi bukan Arka namanya jika harus menerima penolakan. karena Arka tidak ingin menerima penolakan dari orang yang dia sukai. dengan berat hati lagi lagi Kesya mengikuti kemauan Arka.
"makasih ya pak" ucap Kesya kepada supir Arka
" iya neng cantik. semoga langgeng ya dengan tuan Raja" ucapnya yang membuat Kesya tertawa sumbang.
" saya bukan pacarnya pak, jadi jangan doa yang macem macem" ucap Kesya dingin.
supir Arka pun tersenyum geli melihat tingkah Kesya yang dalam fikirannya masih malu malu mengakui hubungannya dengan bosnya.
"key, bukannya itu mobil Raja ya" tanya Tante Mega yang kebetulan berada di teras rumah Kesya
" iya Tante, tadi om Raja mesan kue dengan key dan meminta key mengantarkannya langsung ke kantornya. karena pesanannya banyak jadi tadi key naik taksi online, dan pulangnya om Raja maksa key buat pulang diantar dengan supirnya." jelas Kesya yang tidak ingin terjadi salah paham.
" oooo, jadi Raja tidak ikut mengantar kamu yaa" tanya Tante Mega yang di jawab gelengan dengan Kesya.
Kesya merebahkan dirinya di atas tempat tidur kamar Vina. " mbak" panggil Kesya
" mm"
" om Raja itu namanya siapa sihh?? kok kakek manggilnya raja, tapi di kantor dia di panggil Arka??"
Vina yang sedang menggunakan cream malam di wajah nya pun membalikkan badannya. " kantor??" tanyanya.
" iya mbak, tau gak?? big boss yang aku critain kmaren, ternyata itu om Arka " Vina terlonjak kaget mendengar perkataan Kesya
" srius kamu dek??" tanyanya tak percaya
" iya mbak, dan yang pesan cake red Velvet spesial itu juga dia. tadi aku ke kantor dia. sekretarisnya memanggil Arka, tapi supirnya memanggil raja??"
" jangan jangan dia naksir kamu dek?? " goda Vina
" iihh mbak ini, lain kita tanya lain di jawabnya." dengus kesya
__ADS_1