KEAJAIBAN CINTA KESYA

KEAJAIBAN CINTA KESYA
Bab 33 ' Dikerumuni Fans '


__ADS_3

Azan subuh berkumandang, Kesya segera bangun dari tidurnya dan membersihkan dirinya. Setelah siap, Kesya membangunkan Dara, untuk mengajak dara sholat subuh. Dara pun bangun dengan rasa kantuk yang masih membuat matanya tertutup kembali walaupun sudah berada di kamar mandi.


Setelah rayuan Kesya berhasil, akhirnya pun mereka sholat subuh bersama. Setelah sholat, Kesya menyuruh Dara untuk tidur kembali, Dara pun mengikuti perintah Kesya, karena dirinya pun masih terasa ngantuk.


" Masak apa mi?" tanya Kesya yang sudah berada di belakang Mami Shella dan bersiap untuk membantu.


" Kamu buatin teh untuk Dilan ya, Ayah dan Daddy mu tadi pamit pergi ke warung kopi setelah sholat subuh di mesjid." ucap Mami Shella.


Kesya pun menuruti perintah Mami Shella. Tak berapa lama dia melihat Dilan yang sudah rapi dengan pakaian dinasnya.


" Pagi banget mas pergi kerja nya?" sapa Kesya.


" Eh, iya Key. Jarak dari sini ke hotel tempat pelatihan lumayan jauh. Takut kejebak macet kalau kesiangan." ucap Dilan.


" Di minum dulu teh nya" titah Kesya sambil meletakkan teh di hadapan Dilan.


" Makasih ya Key"


" Sarapan dulu Dilan" perintah Mami Shella.


" Jangan Tante, takutnya terjebak macet." tolak Dilan.


Kesya melangkahkan kakinya ke dapur. Dan menyiapkan bekal untuk Dilan.


" Mas tunggu" panggil Kesya dengan sedikit berlari kearah luar mengejar dilan yang sedang menutup pintu pagar rumah Kesya setelah mengeluarkan mobilnya.


Dilan melihat kearah Kesya, dan menunggu Kesya di balik pagar.


" Ini bekalnya, bisa di makan di jalan atau setelah sampai." ucap Kesya seraya memberikan bekal kepada Dilan.


Dengan oerhatian kecil Kesya, membuat hati Dilan menghangat. " Terima kasih Key. Saya pergi ya" ucap Dilan.


Kesya pun menganggukkan kepalanya, dan kembali masuk kedalam rumahnya.


Dilan menatap bekal yang diberikan Kesya tadi. Hatinya terasa menghangat, dan senyum indah pun terpatri di bibir duda tampan beranak satu ini.


Cliing..


Sebuah Notif pesan masuk ke hape Kesya. Kesya melihat dan membacanya.


Om Nyebelin: [ Selamat pagi, jangan lupa mempraktikkan yang sudah di sarankan oleh Dr. Hidayat ].


Isi pesan dari Arka.


Kesya : [ Iya Om ]


cliing..


Om Nyebelin: [ Vitaminnya jangan lupa di minum ]


Kesya: [ Iya Om ]


Setelah memastikan tidak ada balasan lagi dari Arka, Kesya meletakkan Handphone nya di atas meja.

__ADS_1


" Key, bangunin Dara gih, biar sarapan " titah Mami Shella.


Kesya pun segera melangkahkan kakinya ke lantai dua menuju kamarnya.


" Dara udah bangun?" tanya Kesya yang melihat Dara sudah segar dan sedang menyisir rambutnya.


" Dara tadi pake sabun Tante, soalnya Dara suka dengan wanginya. Tante gak marah kan?" tanya Dara dengan wajah imutnya.


" Gak kok, kalo Dara mau, nanti Tante beliin untuk Dara."


" Serius?? " tanya Dara yang di angguki oleh Kesya.


" Dara saaayaaang Tante." ucap Dara sambil memeluk kesya.


Setelah sarapan, Kesya bergegas untuk pergi ke radio, karena jadwalnya menyiar.


" Dara, Tante pergi dulu ya sebentar. Dara sama Eyang putri di rumah gak pa-pa kan." pamit Kesya.


" Tante mau ke mana?" tanya Dara polos.


" Tante mau kerja dulu sebentar, gak lama kok. Paling cuma 3 jam aja, Dara tunggu di rumah sama Eyang putri ya.." ucap Kesya yang di angguki oleh Dara.


Setelah berpamitan kepada Ayah, dan Mami Shella. Kesya pun melajukan motornya menuju gedung radio.


Sesampainya di gedung radio, Kesya terkejut dengan ramainya orang yang sudah berada di area parkir. Saat Kesya membuka helm, Kesya langsung di serbu oleh kerumunan orang.


" Cinderella udah datang.. Aaaaaa" teriak seorang wanita. dan Kesya pun langsung panik di tengah kerumunan orang.


'Aduh, bisa telat nyiar gue kalo gini' batin Kesya.


" Mbak dan mas, tolong tenang ya.. biar Mbak Syasya nya masuk dulu. " ucap pak satpam yang langsung melindungi Kesya.


" Gila Lo Key, pagi-pagi udah kedatangan fans heboh gitu" ucap Beti antusias


" Gue aja gak tau, ngeri gue liatnya" ucap Kesya bergedik ngeri.


" Iyaa deh putri Cinderella. Yang barusan dapat pernyataan cinta dari Tuan Muda Raja" goda Beti.


Kesya tidak mengambil pusing ucapan Beti, dan langsung berjalan ke ruang penyiaran.


Jika ada yang bertanya kenapa Pak Satpam memanggil Kesya dengan sebutan Syasya. Karena Kesya saat nyiar menggunakan nama Syasya. Jadi penggemar Kesya taunya kalo nama Kesya adalah Syasya.


2 jam berlalu dengan cepat, Kesya pun selesai membawakan acara di radio. Dan berganti dengan temannya Beti.


"Mas Daddy, Key mau langsung pulang. Gimana ni? kalo rame gitu Key gak bisa pulang!" ujar Kesya.


Semenjak terungkapnya identitas Cinderella, Gedung radio tempat Kesya nyiar jadi ramai di datangi oleh penggemar Kesya yang semakin bertambah. Bahkan tak sedikit tawaran untuk Kesya menjadi model serta bintang iklan. Bahkan ada yang ingin mengontrak Kesya untuk bermain Film. Namun Kesya menolak semua tawarannya. Kesya tidak ingin menjadi public figur yang kehidupannya harus di kepoin oleh seluruh umat manusia di negeri merah putih ini. Kesya terima tawaran menjadi penyiar karena orang-orang tidak akan tau wajah Kesya, hanya dapat mendengar suaranya saja. dan itu lebih nyaman bagi Kesya.


" Mas juga bingung ni, dari kemarin selalu saja ramai. gimana yaa cara kamu keluar?" fikir Roy.


" Nona Kesya, perkenalkan nama saya Jodi. Sebaiknya Nona ikut dengan saya" ucap seorang pria yang memakai baju jas serba hitam, dan di telinganya terdapat headset earphone spiral.


Kesya hanya mengerjapkan matanya melihat pria tersebut.

__ADS_1


" Kamu??" Kesya teringat wajah pria yang menutupinya dengan jaket.


" Tuan Muda menyuruh saya untuk menjaga Nona." ucap pria yang bernama Jodi tersebut.


" Bagaimana Om Arka bisa tau kalo___"


" Sudah, sebaiknya kamu turuti aja perkataan si Jodi ini. Dari pada kamu lecet karena di cubit-cubit penggemar mu?" ucap Roy.


Kesya menghela napasnya berat. " Okey. "


Kesya pun keluar dengan di kawal dan di lindungi oleh Jodi. Jodi membukakan pintu mobil bagian Penumpang. Para Fans yang melihat Kesya langsung menjerit histeris. apalagi Kesya di kawal oleh pria tampan. Sehingga salah satu teriakan fansnya membuat Kesya tersenyum geli.


" Mbak Syasya, jangan berpaling dari Tuan Muda.. Kenapa Tuan Muda memberikan pengawal setampan itu" teriaknya.


Pengawal yang bernama Jodi langsung ngeri mendengar ucapan dari salah satu fansnya. Karena dari perkataan fans Kesya, Bisa jadi Jodi kehilangan pekerjaannya. Karena kecemburuan Arka.


Setelah memastikan Kesya masuk dengan aman, Jodi membuka pintu mobil di bagian Penumpang di samping supir. Di dalam mobil tidak hanya Kesya dan Jodi. Melainkan ada seorang supir lagi. Dan sepertinya Jodi harus berterima kasih kepada sang supir karena mau bekerja sama dengannya.


" Perkenalkan Nona, nama saya Duda" ucap sang supir.


Kesya tersenyum ingin tertawa, tapi di tahannya.


" Em, mas duda udah nikah?" tanya Kesya ragu.


" Saya udah nikah, dan sudah bercerai. Jadi nama saya sesuai status saya" ucap supir tersebut yang bernama Duda.


Kesya tertawa dalam senyumnya.


" Jika ingin tertawa, silahkan Nona, suatu kehormatan bisa membuat Nona tertawa" Ucap Duda.


Tanpa sadar Kesya mengeluarkan tawanya, namun hanya sebentar dan kemudian dia berdehem.


Kesya memperhatikan jalan, namun dia tersadar bahwa jalan yang di tuju bukanlah jalan kearah rumahnya.


" Kita mau ke mana?" tanya Kesya.


" Tuan Muda menyuruh kami mengantar Nona ke kantornya" ucap Duda.


Ya, sepanjang perjalanan Duda memang lebih banyak berbicara dari pada Jodi. Dan Duda sepertinya pria yang ramah. Berbeda dengan Didi yang dingin dan kaku.


Sesampainya di Perusahaan Moza, Jodi langsung membuka pintu mobil untuk Kesya.


Kesya mendengus kesal, pasalnya di mobil Kesya sudah minta di antarkan pulang. Namun Duda menolaknya. Duda lebib takut dengan kemarahan Bos nya dari pada calon nyonya Bos nya.


.


.


.


.


.

__ADS_1


Selamat membaca ...


Like , Vote, And Komen nya yaaaaa.......


__ADS_2