KEAJAIBAN CINTA KESYA

KEAJAIBAN CINTA KESYA
Bab 55 ' Gara-gara cincin'


__ADS_3

Pagi ini di dunia bisnis dan media heboh dengan tentang Arka dan Kesya yang telah bertunangan diam-diam. Terbukti dengan Foto yang di unggah oleh wartawan yang tanpa sengaja melihat Kesya dan Arka di taman, dan mengabadikan momen mereka berdua. Terlihat cincin berlian yang digunakan Kesya, saat Kesya sedang menyentuh wajah Arka. Banyak netizen yang mendukung hubungan mereka, dan banyak juga yang menghujat Kesya. Entah lah, namanya juga netizen, suka-suka kalian lah.


" Ya ampun Kesya, Lo pagi-pagi udah bikin suami Mbak susah pergi kerja tau gak" Ucap Vina.


Kesya hanya mampu mengantuk-antukkan kepalanya pelan ke atas meja.


" Aduuh, Daddy bisa terlambat gini ceritanya" Ucap Daddy frustasi.


Mami Shella berusaha untuk menenangkan Daddy Roy.


Untungnya Bara sudah berangkat kembali ke tempatnya dinas Setelah solat subuh tadi. Jadi wartawan belum terlalu ramai, dan membuat Bara sedikit longgar untuk melenggang. Dan tidak memperdulikan pertanyaan dari para wartawan.


Drrttt.... drrrtt... drrt...


Kesya tersentak karena ponselnya berbunyi. Terlihat nama 'Om nyebelin' memanggil. Kesya menarik napasnya dan membuangnya secara perlahan.


" Assalamualaikum "


" Walaikumsalam, Key kamu gak pa-pa kan. Mas udah kirim pengawal ya buat jaga rumah kamu. Untuk sementara kamu jangan ke mana-mana dulu ya." Ucap Arka panjang lebar.


" Daddy mau pergi kerja gak bisa. Gimana dong ni Mas?" Tanya Kesya.


" Duda sama Jodi sudah menuju ke sana, mungkin sebentar lagi sampai. Nanti Daddy biar di antar sama Duda saja." Jelas Arka.


" Iya Mas, makasih ya." Ucap Kesya lega.


" Sama-sama sayang. Kamu hati-hati. Kabari Mas kalo ada apa-apa" Ucap Arka dan kemudian memutuskan panggilannya.


Kesya terdiam, karena perkataan Arka yang memanggilnya 'sayang'.


" Gimana? Apa kata Arka?" Tanya Daddy Roy yang memecah keterdiaman Kesya.


" Hah? oh itu, Nanti Duda sama Jodi bakal ke sini jemput Daddy." Ucap Kesya.


" Sepertinya mereka sudah sampai tu Roy" Ucap Ayah Nazar memberitahukan kehadiran Duda yang sudah berada di depan pintu.


Daddy pun berpamitan kepada Sahabat, Istri, dan anaknya.


" Hati-hati ya Daddy" Ucap Kesya dan Vina bersamaan.


Bersamaan dengan kepergian Daddy Roy yang di antar oleh Duda dan di kawal oleh Jodi pun, pengawal utusan Arka juga hadir dan menyuruh wartawan untuk mundur dari rumah Kesya. Dan tidak mengganggu aktifitas keluarga Kesya beserta warga komplek yang merasa terganggu dengan kehadiran puluhan wartawan yang sudah memenuhi jalan. Bahkan mobil stasiun TV mereka juga terparkir seenaknya saja di pinggir jalan perumahan.


Sehingga seorang kepala pengawal mengatakan bahwa akan diadakan konferensi pers siang nanti oleh keluarga Tuan Besar Farel dan Tuan Muda Raja.

__ADS_1


Akhirnya para wartawan pun membubarkan dirinya dari rumah Kesya dan pergi ke stasiun TV masing-masing. Mempersiapkan segala hal untuk konferensi pers yang akan di adakan oleh Arka.


Vina menghidupkan TV, dan menonton acara yang di putar oleh stasiun TV.


" Daebak, dari acar berita, gosip, sampai berita bisnis. Hanya membicarakan tentang cincin yang di pakai Kesya. Hingga pakar berlian pun ikut angkat bicara. Waahh.... Baru tunangan aja udah heboh gini, gimana nikahnya ntar?" Ujar Vina.


" Kesya tenarnya ngalahin artis ibu kota sekarang ya" Sambung Mami Shella. " Jangan-jangan kalo udah nikah, sibuknya ngalahin ibu negara " Canda Mami Shella yang di sambut tawa oleh Vina.


" Tawa teruuusss..... " ujar Kesya kesal.


Kesya hanya mampu uring-uringan di sofa. Pasalnya baru keluar teras aja, para tetangga Kesya udah pada heboh, gimana dia mau pergi nyiar. Terpaksa Kesya memintan Betti untuk menggantikannya.


Acara Konferensi Pers Telah selesai dan di siarkan secara langsung di beberapa stasiun TV.



Penjelasan Arka yang mengatakan bahwa pertunangan mereka sengaja di hadiri oleh keluarga inti saja. Karena tidak ingin membuat kehebohan seperti sekarang. Kehebohan yang diciptakan para wartawan akan mengurangi gerak aktivitas keluarga Kesya.


Arka juga mengatakan jika pernikahan mereka akan di adakan secepatnya, dan Para wartawan di mohon untuk tidak mengganggu aktifitas keluarga Kesya. Dan di larang untuk mewawancarai mereka. Jika ada yang melanggar, maka akan di kenakan sanksi.


Stasiun TV mana yang berani membantah Arka, karena kekuasaan Arka mampu membuat stasiun Tv untuk tidak berkutik.


Urusan wartawan selesai.


" Namanya juga pewaris terbesar di Group Moza. Ya wajarlah sangat berkuasa" Tambah Mami Shella.


Kepala Kesya rasanya ingin pecah mendengar pembicaraan Mami dan Mbak nya. Kesya pun beranjak menuju kamarnya.


" Tante, Mau kemana? Gak lihat wawancara pujaan hatinya sampai selesai?" Goda Vina dengan sedikit berteriak.


Kesya hanya mendengus kesal mendengar Mbaknya memanggil dirinya Tante. Sudah Nasibnya yang bakal nikah dengan Om dari suami Mbaknya.


Sedangkan Vina dan Mami Shella sudah tertawa terbahak-bahak melihat wajah Kesya yang memerah. Entah karena kesal atau karena malu.


Kesya merebahkan tubuhnya di dalam kamar, di tatapnya cincin yang melingkar di jari manisnya. Kemudian Kesya pun menutup matanya dan tertidur.


______


Sudah 3 hari berlalu semenjak terkuaknya pertunangan Arka dan Kesya yang di adakan secara diam-diam. Sebenarnya bukannya ingin menyembunyikan pertunangan ini, namun memang keadaan yang membuat mereka melakukan pertunangan yang secara dadakan.


Kesya kembali beraktifitas seperti biasa. Saat ini Kesya sedang menyiarkan lagu yang pernah sempat hits. Hingga sebuah telepon masuk dan me-request lagu almarhum Olga - Hancur hatiku.


Kesya pun memutarkan lagu tersebut, tetapi fikirannya melayang ke suara si penelpon.

__ADS_1


'Sepertiny gak asing dengan suaranya. Tapi di mana ya?' Batin Kesya.


Kesya selesai dengan tugasnya, dan digantikan dengan penyiar lainnya yang membawa acara yang berbeda.


Kesya keluar dari ruang penyiaran, dan dia menemukan sebuket coklat dan ada boneka Doraemon nya. Ada Kartu yang bertuliskan Untuk 'Kesya tersayang'. Kesya menyunggingkan senyumnya. Siapa lagi yang bakal ngasih dia buket bunga dan berani menyatakan sayang atas nama Kesya di radio, selain Arka.


Kesya mengambil satu coklat yang berada dalam buket tersebut.


" Suka?" Tanya suara bariton yang membuat Kesya terlonjak kaget dan membelalakkan matanya saat mendapati siapa sipemilik suara.


" Gilaang?" Pekik Kesya.


Gilang pun memeluk Kesya, melepaskan rindu yang selama setahun ini terpendam.


" Makin cantik aja kamu Key" Puji Gilang.


Kesya hanya nyengir dan memukul kepala Gilang dengan coklat yang dipegangnya.


Kesya mempersilahkan Gilang untuk duduk di sofa yang terdapat di ruang tamu gedung radio, sedangkan dirinya menikmati coklat yang berada di tangannya sambil mendudukkan dirinya di samping Gilang.


Gilang yang melihat kesya tidak menawarinya makan pun, berinisiatif mengambil coklat yang berbentuk bola. Membuka dan langsung memasukkan kedalam mulutnya.


" Dasar gak punya akhlak, Monyet bawaan lo" Ujar Kesya kepada Gilang yang hanya di berikan cengiran kuda.


" Waah, ada tamu jauh ni" Sapa Roy yang melihat Kesya dan Gilang sedang menikmati coklat pemberian dari Gilang.


.


.


.


.


.


.


Hai readers.. jangan lupa ya Dukungannya.


Biar author semangat selalu.


LIKE + VOTE + RATE + KOMENTARNYA..

__ADS_1


Salam sayang dari author untuk Readers semua. Sehat selalu ya..


__ADS_2