KEAJAIBAN CINTA KESYA

KEAJAIBAN CINTA KESYA
KCK2 - SULTAN KHILAF 87


__ADS_3

"Lalu, kenapa Jamal ingin mencelakai Quin saat ini?" tanya Mama Kesya dengan keterkejutannya.


Abi menggenggam tangan Quin. Memberikan kekuatan dan kehangatan kepada Quin. Karena setelah ini, Quin pasti akan sangat terkejut dengan apa yang akan Abi katakan.


Abi menarik napasnya, sekali lagi Abi pandangi satu-satu orang yang ada di dalam ruangan tersebut.


"Kematian Nyonya Paula membuat jamal frustasi. Seseorang telah memprofokasi Jamal aka Robert, bahwa Quin lah penyebab kematian Nyonya Paula."


Quin merasa tubuh nya bergetar, ia tak menyangka jika ada orang yang tega memfitnah nya, lalu siapa?


"Siapa yang telah memfitnah Quin?" Tanya papa Arka, mewakili pertanyaan dari setiap orang.


Abi menatap papa Arka tanpa ragu. "Nyonya Paula sendiri lah yang telah memprofokasi Jamal aka Robert."


Papa Arka mengendorkan keninganya.


"Bukan nya tadi kamu bilang jika Paula sudah meninggal?" Tanya Opa Roy sebelum Papa Arka membuka suaranya.


Abi tersenyum sambil menggeleng. "Kematian nya juga hanya sebuah kamuflase. Sebenarnya Nyonya Paula sangat ingin menyingkirkan Robert aka Jamal sedari dalam kandungan. Karena Jamal aka Robert adalah anak dari hasil pemerkosaan. Namun, ide gila muncul di kepala nyonya Paula untuk menjebak Almarhum Tuan Rian."


Mama Kesya Sampai menutup mulutnya mendengar penjelasan Abi.


"Nyonya Paula menyuruh orang untuk menyamar sebagai Quin. Dan Jamal meyakini hal itu dengan tertinggalnya mainan gantungan ponsel milik Quin."


Quin seakan teringat jika dirinya pernah kehilangan mainan gantungan ponselnya. Itu adalah pemberian dari Veer saat mereka berada di bangku sekolah Dasar. Gantungan itu sangat berarti bagi Quin. Quin sampai membuat heboh satu rumah untuk mencari nya.


"Jadi Paula masih hidup?" Ujar Papa Arka.


"Yaa, Nyonya Paula masih hidup. Dan saat ini bukan hanya Quin yang berada dalam bahaya. Melainkan Mama Kesya juga dalam bahaya."


"Mas ..." Mama Kesya memegang lengan Papa Arka. Melihat Mama Kesya yang ketakutan, Papa Arka langsung merengkuh tubuh Mama Kesya kedalam pulangnya.


"Ma, bolehkah Quin bertanya satu hal?" Tanya Quin dengan suara yang lirih.

__ADS_1


Mama Kesya menganggukkan kepalanya.


"Kalo kamu belum siap, sebaik nya nanti saja membahas ini." Ujar Papa Arka kepada Mama Kesya.


"Enggak Mas, sebaiknya kita jelaskan semuanya dengan mereka. Agar tidak ada kesalahpahaman lagi."


"Kamu yakin kalo kamu siap menjelaskan semua nya?"


"Aku yakin Mas."


Papa Arka menghela napasnya. Kemudian Papa Arka menggenggam tangan Mama Kesya.


"Quin mau tanya apa, sayang?" Tanya Mama Kesya yang sudah menatap Quin dengan cinta dan penuh kasih sayang.


"Bisa Mama ceritakan, kenapa Nyonya Paula sampai membenci Mama? Bisakah Mama mengatakan alasan kenapa Nyonya Paula sangat membenci Mama?"


Mama Kesya menoleh kepada Papa Arka. Papa Arka terlihat menghela napasnya pelan, kemudian Papa Arka membalas pandangan Mama Kesya dan menganggukkan kepalanya sambil tersenyum lembut.


"Mama dan Paula dulu nya adalah sahabat baik. Kami bersahabat sejak awal duduk di bangku Sekolah menengah pertama, kemudian kami kembali berada di sekolah yang sama saat kami berada duduk di bangku sekolah menengah."


Mama Kesya mulai menceritakan awal mula mereka bersahabat, hingga seorang pria membuat Paula jatuh cinta. Namun Paula malu untuk mengatakan siapa orang tersebut, karena pria itu keturunan orang berada, sedangkan dirinya hanya gadis yatim, serta ibu Paula hanya bekerja sebagai pelayan hotel. Paula dan pria itu berteman baik, Paula menyukai nya dalam diam. Berharap semua perhatian Paula bisa membuat pria tersebut membalas perasaan Paula.


Mama Kesya yang ramah dan baik hati ternyata membuat seorang pria yang baru di temui nya jatuh hati. Pria tersebut adalah Rian Setiawan. Rian terus berusaha untuk menaklukkan hati Mama Kesya. Karena hobi mereka yang sama, dan banyak kesamaan diantara Almarhum Rian dan Mama Kesya. Mereka semakin dekat dan saling jatuh cinta.


Sudah setahun hubungan Mama Kesya dan Almarhum Tuan Rian berjalan. Kesya juga tidak pernah menceritakan hubungannya Rian kepada Paula. Walaupun mereka sudah saling kenal sebelumnya. Mama Kesya Malu jika mengatakan menyukai Tuan Rian yang sempurna kepada Paula. Jadi Mama Kesya memilih menyimpan perasaannya sendiri. Tapi siapa yang menyangka, Saat acara penggalangan Dana, Kesya dan Paula yang juga ikut berpartisipasi di sana, karena mereka salah satu mahasiswa baru yang aktif di BEM. Dan saat itu juga, Almarhum Tuan Rian mengungkapkan cintanya kepada Mama Kesya di depan semua orang. Mama Kesya pun menerima cintanya Almarhum Tuan Rian.


Paula merasa sakit hati, ia yang duluan mengenal Rian. Tapi Mama Kesya merebut nya. Paula masih berteman baik dengan Mama Kesya, namun Mama Kesya merasa ada yang aneh dengan Paula, karena Paula selalu saja menceritakan bahwa dia memiliki teman yang menggunting dalam lipatan.


Setau Mama Kesya, Paula tak ada teman dekat lain selain dirinya. Ya bukan bearti Paula tak memiliki teman, namun Mama Kesya adalah sahabat nya satu-satu nya. Bisa di katakan seperti itu.


Cinta kadang membuat orang buta dan tidak berfikir jernih. Rasa cinta yang terpendam lama di hati Paula membuat dirinya semakin iri dengan Mama Kesya. Mama Kesya bisa mendapatkan apa yang dia inginkan, padahal jika di ukur dengan kecantikan, Paula memang lebih cantik dari Mama Kesya. Namun, perasaan seseorang kita tidak pernah tahu bukan?


Pertunangan dengan cincin berlian yang melingkar di jari Mmaa Kesya, membuat mata Paula semakin silau dengan kebencian. Ia pun berencana merusak hubungan Mama Kesya dan Rian. Saat itu, Entah bagaimana kejadian sebenarnya, Mama Kesya melihat Rian berciuman dengan Paula. Namun Rian mengatakan jika itu suatu kecelakaan, saat dirinya terjatuh, di hadapannya ada Paula, maka tanpa semangat Rian mencium Paula.

__ADS_1


Mama Kesya mencoba untuk percaya dan memaafkan Rian. Bukannya menjalin hubungan harus saling percaya?


Hingga saatnya, Rian ingin melamar Mama Kesya, karena ingin membawa Mama Kesya untuk tinggal di luar negeri dan menyambung kuliah Mama Kesya di sana. Mama Kesya setuju. Lamaran pun terlaksana dengan baik. Tapi, dua hari setelah lamaran, Mama Kesya mendapat kabar jika Rian telah tidur bersama Paula.


Awalnya Mama Kesya tak ingin percaya, namun saat melihat video Rian dan Paula berciuman dengan panas, Mama Kesya akhrinya memutuskan pertunangan mereka dan menyuruh Rian menikahi Paula. Mama Kesya pergi ke Paris selama bersembunyi, namun Rian mampu menemukannya. Rian juga memberikan bukti kepada Mama Kesya jika dirinya di jebak. Mama Kesya pun kembali ke Indonesia bersama Rian untuk melanjutkan pernikahan mereka.


Tapi siapa yang menyangka, Paula lebih licik dari yang terlihat. Orang tua Rian menuntut nya untuk bertanggung jawab atas perbuatannya, karena Paula mengatakan jika dirinya hamil. Paula juga memberikan bukti tentang kehamilannya.


Mama Kesya membela Rian dan mengatakan jika Paula menjebak Rian. Paula menangis seolah dirinya lah yang salah. Ibu nya Rian lebih percaya kepada Paula yang sudah di kenal nya sejak lama. Selama ini Paula dan Rian memang sangat dekat. Bisa saja hal itu terjadi kepad amereka berdua, mengingat jika di dalam perut Paula ada seorang bayi tak berdosa. Ibu nya Rian menganggap jika bayi tersebut adalah benar-benar bayi Rian dan Paula.


Mama Kesya di usir secara kasar oleh ibu nya Rian. Fikiran ibu nya Rian sudah di rusak oleh kata-kata Paula yang mengatakan jika Mama Kesya sebenarnya yang duluan menggoda Rian. Untuk itu lah ibu nya Rian sangat membenci Mama Kesya.


"Begitulah nak ceritanya ... hiks.. Jika dari awal Mama tau, Paula menyukai Almarhum Rian, mungkin Mama gak akan pernah menerima lamaran itu."


Quin ikut meneteskan air matanya. Kisah sang Mama hampir sama dengan diri nya. Namun beda nya, di sini Arumi juga sebagia korban. Keputusan Quin untuk mendengar penjelasan Arumi mungkin benar.


pintu di ketok dengan kuat dan terdengar buru-buru dari luar, Abash langsung berdiri dan membuka pintu tersebut.


"Ada apa?" Ujar nya dengan tegas.


"Maaf Tuan muda, Nona Nafi dan Nona Anggel dalam bahaya."


Yuukkk.. follow IG ku..


IG : Rira Syaqila


jangan lupa Tap jempolnya dan komennya sebagai jejak...


Vote nya juga boleh jika berkenan 😁😁😁


Mari saling berbagi kebahagiaan.


Salam SULTAN KHILAF.

__ADS_1


__ADS_2