KEAJAIBAN CINTA KESYA

KEAJAIBAN CINTA KESYA
Bab 14 ' Cinderella '


__ADS_3

"Mau apa??" teriak Kesya sambil menyilangkan tanganya ke arah kakinya.


Arka hanya tersenyum miring melihat kepanikan Kesya. Tanpa mendengar penolakan Kesya, Arka langsung mengambil kaki Kesya dan membuka sepatu kets yang di pakainya.


"Masih sakit??" tanya Arka.


Kesya menggeleng memberikan jawaban. Arka membuka kotak yang di bawanya tadi. Semua orang yang melihat isi kotak itu langsung terperangah.


Sepatu flat shoes, berwana grey yang sesuai dengan baju Kesya, dengan aplikasi batu kristal yang dibentuk menyerupai bunga bagian depan. Dan keliling sepatu dihiasi bling-bling yang berkilauan.


Arka mengambil satu sepatu sebelah kanan, dan memasangkannya ke kaki Kesya, dan memasangkan sepatu satu lagi di kaki Kesya sebelah kiri.


Sepatu itu sungguh pas di kaki Kesya. Warnanya yang cocok dengan kulit Kesya membuat sepatu itu lebih terlihat indah.


Namun sebuah suara memecahkan keterpanaan setiap orang yang melihat keindahan dan perlakuan Arka terhadap Kesya.


"Maaf Tuan, Nyonya, Acara akan segera di mulai" ucap seorang manager hotel.


Mereka pun bersiap untuk menyambut para tamu undangan. Namun berbeda dengan Kesya yang masih terbengong melihat sepatunya.


"Mau Sampek kapan di liatin terus??" ucap Bara.


Kesya tersadar dari lamunannya saat mendengar suara Bara. Dan melihat semua orang sudah berjalan keluar dari ruangan tersebut, termasuk Arka yang sudah berada di sisi maminya.


Kesya menggandeng tangan Bara. Kesya berjalan dan dia menyunggingkan senyuman di wajahnya. ' sangat nyaman, dan ini pasti sangat mahal' batin Kesya yang melirik kearah sepatunya.


"Dek, jangan lupa bilang makasih sama om Arka." ucap Bara


"Iya mas "


Vina dan Vano duduk di kursi khusua pengantin yang berada di atas panggung. terlihat sangat cantik dan serasi. Perayaan pernikahan yang sangat megah. Acara pernikahan yang diimpikan oleh setiap wanita. Jangankan untuk berharap, bermimpi pun Kesya tidak ingin. Karena dia sadar siapa dirinya.


"Key" panggil Anggun sambil menepuk bahu Kesya.


"Kok baru nyampe mbak??"


"Iya, baru siap operasi tadi, Mbak Vina cantik ya.." ucap anggun yang mendapatkan anggukan setuju dari Kesya. "Kamu juga cantik" ucap Anggun tulus.

__ADS_1


"Mbak kapan nyusul mbak Vina??" tanya Kesya menggoda.


"Tunggu di lamar" nyengir Anggun. mereka pun tertawa pelan.


Anggun pergi meninggalkan kesya, karena pujaan hatinya Leo memanggilnya dan mengajaknya bertemu teman temannya.


"Key" sapa seorang pria.


Kesya membalikkan badannya dan menghadap pria tersebut.


"Adit???"


Kesya dan Adit pun terlihat mengobrol bersama. Sedangkan sepasang mata kembali memperhatikan mereka.


Adit mengajak Kesya untuk menemaninya bersalaman kepada pengantin. Mereka berjalan sambil berbincang hingga saatnya mereka naik keatas panggung.


"Waah, sungguh pasangan serasi" ucap Adit kepada Vino dan Vina.


"Makanya dit, kamu cepetan punya pasangan. Jangan jomblo tahunan melulu. Jadi kamus da pasangannya kalau naik ke panggung pelaminan" goda Vina.


"ha??"


" Kayaknya ada yang lagi jatuh cinta nich" goda Vina.


" Udah lama mbak, saya sih rencananya jika sudah dapat kerja, ingin nyatain cinta dengannya. namun suami mbak ni, tugasin saya ke kantor cabang di daerah" gerutu Adit sambil melirik Kesya. yang disambut tawa dari Vina dan Vino. Kesya hanya tersenyum mendengar perkataan Adit.


Mereka mengambil beberapa foto, dan kemudian turun. Kesya dan Adit menghampiri orang tua Kesya. Adit terlihat akrab dengan keluarga Kesya. Itu membuat sepasang mata yang sedari tadi memperhatikan mereka menjadi panas.


Adit mengajak keluar gedung. Dan di sinilah mereka. Menatap langit dengan sinar rembulan dan taburan bintang.


"Key, saya mau ngomong sesuatu" ucap Adit.


Kesya beralih melihat kearah Adit. Adit meraih tangn Kesya, "Key, saya cinta sama kamu. kamu mau jadi istri saya??. mungkin ini bukan waktu yang tepat untuk melamar, cuma saja saya hanya ingin menyampaikan perasaan saya ke kamu" ucap Adit yang sudah sangat lama cinta dengan Kesya.


Kesya hanya menatap Adit dan diam, selama ini dia hanya menganggap Adit sebagai temannya. dan tidak ada perasaan sama sekali yang dirasakan Kesya terhadap Adit.


" key..."

__ADS_1


" Saya butuh waktu untuk memikirkannya" ucap Kesya cepat memotong pembicaraan Adit.


Kesya menarik pelan tanganya yang berada di genggaman Adit. Kemudian Kesya pamit untuk kembali kedalam ruangan.


Kesya berjalan tergesa agar cepat kembali kedalam ruangan dimana terselenggaranya pesta pernikahan Vina dan Vano. Pelayan yang sedang mendorong troli piring kotor itu hampir menabrak kesya. Dan sebuah tangan menarik kesya hingga Kesya kehilangan keseimbangannya. Pria itu langsung meraih pinggang Kesya dan memeluknya.


Kemesraan mereka sempat terabadikan oleh seorang wartawan yang kebetulan juga berada di sana.


" Kamu gak papa kn??" tanya pria itu..


Kesya membelalakkan matanya dan mendorong tubuh pria itu.


" gak papa pak, terima kasih sekali lagi. Oh ya, terima kasih juga untuk sepa... loh, mana sepatuna sebelah lagi??" panik Kesya yang melihat kakinya hany memakai sebelah sepatu.


Arka melihat ke arah Kesya berjalan tadi, dan benar saja sepatu Kesya terlepas tak jauh dari mereka. "mungkin terlepas saat kamu berjalan tergesa gesa" ucap Arka yang berjalan menjauhi Kesya dan mengambil sebelah sepatu Kesya.


Arka kembali berjalan kearah Kesya dan berjongkok di hadapan Kesya. Wartawan yang sedang berada di sana pun tidak mau ketinggalan untuk mengambil kesempatan emas ini. dia mempersiapkan kameranya untuk membidik Arka dan gadis itu.


Arka yang sedang berjongkok dihadapan Kesya mengambil sebelah kaki Kesya dan memasangkan sepatu indah itu. Bahu Arka pun menjadi tumpuan Kesya berdiri agar tidak terjatuh.


"Lain kali pelan pelan kalau jalan." ucap Arka yang berlalu meninggalkan kesya dan masuk kembali kedalam.


Kesya pun menghembuskan napasnya pelan dan mengikuti Arka di belakangnya.


" Sial " Umpat wartawan tersebut.


"Tetap saja ini akan menjadi tranding topik terhangat besok" seringai wartawan tersebut.


Wartawan tersebut tidak bisa masuk kedalam acara tanpa undangan. Dia berada di hotel tersebut sebenarnya bukan untuk mengintai acara pesta pernikahan keturunan King Moza. Namun untuk mendapatkan berita dari papan atas yang kebetulan menginap di hotel tersebut. Bukan ikan tongkol yang didapat, melainkan ikan kakap yang tertangkap.


Disisi lain, Adit menatap sendu punggung Kesya yang telah pergi meninggalkannya. Andai saja awal mereka bertemu, Adit tidak memiliki kekasih, mungkin sudah lama Adit menyatakan cintanya kepada Kesya.


Di kediaman keluarga Moza pagi-pagi sudah dihebohkan dengan berita tentang Arka. dimana terlihat sebuah foto Arka berpelukkan dengan seorang wanita, namun wanita itu membelakangi kamera, jadi wajahnya tidak kelihatan. dan foto kedua memperlihatkan Arka yang sedang memakaikan sepatu kepada wanita tersebut. Namun lagi-lagi wajah wanita tersebut tidak kelihatan karena terkena Sinaran cahaya yang menyamarakn wajah wanita tersebut.


"GADIS CINDERELLA PEMIKAT HATI PEWARIS MOZA" Begitulah judul berita yang sedang tranding topik di dunia gosip dan dunia bisnis.


Karena selama ini tidak ada seorang wanita yang pernah dikabarkan dekat dengan pewaris Moza tersebut.

__ADS_1


__ADS_2