KEAJAIBAN CINTA KESYA

KEAJAIBAN CINTA KESYA
Bab 63 " Pingit"


__ADS_3

" Tunggu, dari mana kau tau aku membawa Puput ke hotel?" Tanya Fadil ke arah Gilang..


" Saat itu aku melihat kau membawa Puput masuk kedalam hotel. Awalnya aku ragu jika itu Puput, tapi aku melihat gelang yang yang di pakai Puput. Dan gelang itu hanya di buat khusus buat Puput dan Kesya" Ujar Gilang.


Arka menatap ke arah Kesya. Melihat ke arah pergelangan tangan Kesya, kemudian beralih ke pergelangan tangan Puput. Benar saja, gelang yang di pakai oleh Puput dan Kesya bermotif sama, hanya gantungannya saja yang berbeda.


Arka merasa kesal terhadap Gilang, pasalnya Gilang memberikan barang mewah kepada Kesya. Arka curiga jika Gilang pasti punya hati kepada Kesya. Tapi Puput? melihat betapa marahnya Gilang tadi terhadap Fadil. Apa mungkin Gilang juga memiliki hati kepada Puput? apa dia benar-benar akan mempersunting Puput dan Kesya?


Arka menggeleng-gelengkan kepala. Mengusir fikiran jahat yang sedang mempengaruhinya.


Kesya dalam hati berfikir, kenapa Agus tega melakukan hal itu terhadap Puput? Apa kesalahan Puput? Kesya akan menanyakan itu nanti. Kesya baru memikirkan hal itu, tapi Gilang sudah langsung menanyakannya.


" Kenapa Agus menjebak kamu? pasti ada alasannya di melakukan itu?" Tanya Gilang melihat ke arah Puput.


Puput belum menjawabnya, tapi Fadil sudah duluan membuka suara.


" Dia dendam dengan Puput. Katanya Puput dulu sewaktu SMP pernah menolak cintanya, dan mempermalukannya." Ujar Fadil.


Puput berfikir keras, siapa pria yang pernah di tolaknya. Pasalnya banyak yang Puput tolak, tapi tidak ada yang sampai membuat si pria itu malu. Karena Puput pasti menolaknya secara halus.


" Aku tidak pernah mempermalukan orang yang menyatakan cintanya kepada ku" Ujar Puput jujur.


" Lalu, bagaiman bisa dia mengatakan kalo dia dendam dengan mu?" Tanya Fadil.


" Put, bukannya kamu pernah cerita ya dulu kamu pernah nolak seorang pria, lalu teman-teman kamu ngerjain dia? karena dia culun." Tanya Kesya.


Puput seakan memutar kembali otaknya ke masa lalu. " Aku rasa sih, tapi aku beneran gak ingat namanya. Lagian dulu orangnya kan culun dan pakai kacamata. Lah Agus kan Maco dan kekar gitu"


" Setiap orang kan bisa berubah, asal kalian tau aja, dulu Arka ini kurus kerempeng. ha..ha..ha " Tawa Fadil menggelegar, memecah ketegangan yang terjadi di ruangan tersebut.


" Itu masa lalu, yang pentingkan sekarang" Ujar Arka membela dirinya.


" Hmm, ya udah. Yang penting sekarang kamu baik-baik aja" Ujar Kesya.


Dan mereka memutuskan untuk kembali ke rumah masing-masing. Saat di jalan pulang, Arka sempat menggoda Fadil " Apa kau menikmati ciumannya? Sepertinya kau mulai ada hati dengan Puput"


Fadil menatap Arka tajam, sedangkan Arka tertawa mengejek Fadil. Sesampainya di parkiran Arka membuka kunci mobilnya melalui remote mobil.


cit...cit..

__ADS_1


Gilang langsung membuka pintu mobil.


" Waah, serasa kayak mobil sendiri Lo" Ujar Arka.


" Gue pergi sama Lo, pulang ya juga sama Lo lah. Emangnya gue jelangkung apa, pergi di undang, pulang gak di antar."


Kesya hanya menggelengkan kepalanya. sedangkan Gilang mempersilahkan Puput untuk masuk ke dalam mobil. Tapi Fadil menahan pergerakan Puput dengan menarik lengan Puput.


Puput menolehkan kepalanya melihat Fadil, begitupun dengan Gilang, Kesya, dan Arka.


" Biar gue yang antar Puput." Ujar Fadil.


" Gak usah, gue pulang bareng Kesya aja. Biar ntar Gilang yang antar gue" Tolak Puput.


" Gue yang antar Lo, ada yang mau gue bicarain" ngotot Fadil.


Setelah perdebatan kecil yang terjadi antara Fadil dan Puput, yang membuat kepala Arka, Kesya dan Gilang bolak balik menolehkan kepalanya melihat ke arah Puput dan Fadil. Perdebatan pun akhirnya di menangkan oleh Fadil. Horee..


Fadil pun mengantar Puput pulang. Sedangkan Gilang dan Kesya bersama Arka.


Persiapan pernikahan sudah 80% selesai. souvenir pun sudah di pesan oleh Arka. seminggu lagi Kesya akan menikah dengan Arka. Dan sesuai mengikuti tradisi Indonesia, yang mana calon pengantin perempuan harus di pungut, alias tidak boleh keluar rumah dan mengerjakan apapun. Serta tidak boleh berkomunikasi dengan calon pengantin pria.


" Woy, calon pengantin. Selow nape tu wajah" Ujar Fadil yang masuk keruangan Arka yang tanpa mengetuk pintu.


" Brisik Lo"


" Bentar lagi juga Lo bakal puas-puas liatain dia. Bahkan Lo bisa ***-*** dengan dia. Ha..ha..ha.." Goda Fadil yang mendapatkan lemparan sepatu dari Arka.


Bruuk..


tepat sasaran mengenai kepala Fadil. Bukannya marah, Fadil malah semakin menggoda Arka.


" Gue jadi curiga, jangan-jangan Lo bakal gak bisa nikmati malam pertama lagi dengan Kesya, secara Lo berkali-kali pingin cium dia aja, Lo gak ada kesempatan. Ha..ha.. ha.."


Arka kembali melempar sepatunya yang sebelah lagi. Dan kali ini lemparan Arka meleset.


" Oke lah, Lo nikmati aja rindu yang tak seluas samudra, dan tak seberat Dilan ke Milea. Ha.. ha..ha.." Fadil meninggalkan ruangan Arka dengan menenteng sepatu Arka yang di lemparnya tadi.


" Woy, sepatu gue balikin" Teriak Arka.

__ADS_1


" Ini? Ha..ha..ha.. Mau gue gadein di pegadaian. Lumayan buat nambah modal" Ujar Fadil dan melesat pergi meninggalkan ruangan Arka.


" Sialan." Gerutu Arka.


Dan saat pulang kerja, semua mata karyawan Arka menatap ke arahnya dengan menahan senyum. Sedangkan Arka sudah memasang muka betonnya.


Fadil menahan tawanya dengan mengulum bibirnya. Pasalnya sepatu Arka sudah di simpannya entah ke mana. Dan saat Arka merebut sepatunya, Fadil mengatakan jika kakinya sedang cemekam, jadi dengan senang hati dia meminjamkan sepatunya kepada Arka. Arka pun merasa jijik dan dengan berat hati menggunakan sendal yang di belikan oleh OB nya atas suruhan Fadil. Sendal jepit yang memiliki asesoris berupa krincing-krincing di setiap tali dan ada pita di bagian tengahnya yang biasa menjepit antara jempol kaki dan jari manis kaki. Dengan warna pink yang mencolok.


Semua karyawan menahan senyumnya karena melihat Bosnya yang dingin tapi baik itu menjadi se cute ini. Setiao derai langkahnya terdengar bunyi krincing-krincing yang mengundang setiap mata untuk menoleh kearahnya.


Fadil sengaja memvideokan kejadian langka itu, dan mengirimnya kepada Kesya.


Kesya yang sedang santai sambil membaca majalah dengan masker di wajahnya mendengar suara dentingan di ponselnya yang menandakan ada pesan masuk dari aplikasi umat sedunia. Kesya membuka pesan yang ternyata dari Fadil. Dan saat melihat pesan video yang dikirimkan oleh Fadil, Kesya mengerutkan keningnya. Rasa penasaran membuat Kesya menekan tanda play yang mana langsung terputarlah video yang berdurasi 21 detik itu.


Tawa Kesya pecah saat melihat video yang dikirimkan Fadil, yanga mana masker di wajah Kesya pun ikut retak dan berhamburan di pangkuannya, membuat Vina penasaran dan merampas ponsel Kesya. Kesya pun terkesiap di buatnya. Dan tidak hanya Vina, Mami Shella, Tante Mega, Dan Tante Rosa pun ikut melihat video tersebut, yang mana membuat tawa dari para wanita itu menggelegar hingga ke lantai bawah.


Di mana di lantai bawah Daddy Roy dan Ayah Nazar serta Vano sedang mengarahkan pengawal Arka untun membantu membersihkan rumah dan membantu mengangkat barang yang akan di pindah-pindahkan sementara. Seperti ruang tamu yang akan di gunakan untuk akad nikah. dan ruangan tersebut akan di dekor oleh pihak WO.


Mendengar tawa yang terdengar sangat mengerikan dari lantai dasar, Daddy, Ayah, dan Vano pun beranjak naik dan melihat apa yang terjadi. Mereka pun ikut tertawa melihat video unik Arka yang memang sangat langka dan ini adalah video yang akan memecahkan recor muri.


Ini author kasih Keterangan Videonya. Biar Para readers bisa bayangin sendiri ya.. Kalo gak lucu ya di anggap lucu aja yaa, soalnya author bukan pelawak 😁


Ket Video: Arka menggunakan sendal jepit berwarna Pink Terang yang memiliki krincing-krincing di setiap tali. Satu tali terdapat 5 pasang kringcing. Dan ada pita besar di bagian tengahnya. Dan Fadil memvideokan Arka yang sedang menggunakan sendal tersebut dengan bergaya jalan bak model, dan keisengan Fadil yang lain adalah menggunakan aplikasi yang sedang trand saat ini. Yang mana wajah Arka semakin imut dan gemesin.


.


.


.


.


.


Hai readers. salam sehat selalu.


Jangan lupa ya dukung author terus.


LIKE + VOTE + RATE + KOMENTARNYA

__ADS_1


di tunggu selalu yaa..


__ADS_2