KEAJAIBAN CINTA KESYA

KEAJAIBAN CINTA KESYA
Bab 36 ' Kunjungan Mami Laura'


__ADS_3

Kesya melangkahkan kaki nya ke dalam rumah, dan langsung mendapat sambutan hangat dari Dara.


" Tante Kesya!!!" teriak Dara sambil berlari dan memeluk Kesya.


" Dara "


" Tante kok lama sih pulangnya? Tante kan. janji pulang cepat tadi" merajuk Dara sambil mengerucutkan bibirnya.


Kesya meringis karena merasa bersalah dengan Dara. " Maaf ya, tadi Tante ada urusan mendadak." jeda sebentar " Emm, gini aja deh, hari Sabtu kita jalan-jalan ke Mall, nanti Tante beliin shampo yang wanginya seger buat Dara. Gimana?" Bujuk Kesya.


Dara berfikir sejenak dengan tingkah gemesnya dengan meletakkan jari telunjuknya di dagu. " Eem, oke.. Tapi kali ini jangan ingkar janji yaa" pinta Dara.


" Oke "


Urusan Dara selesai. Setelah bermain bersama Dara di halaman belakang, Kesya mulai melatih traumanya terhadap telur. Bukan tanpa alasan, Arka berkali-kali menelponnya dan memgingatkannya.


Hari-hari Kesya di lalui dengan bertelpon ria bersama Arka. Bukan, tapi menerima panggilan Arka yang selalu menelpon Kesya dan menanyakan kabarnya. Karena Kesya terlalu lama membalas pesan dari Arka. Setelah mengantar Kesya pulang waktu itu, kepergian Arka ke luar negeri di percepat. Maka dari itu Arka tidak sempat berpamitan langsung dengan Kesya, dan selalu menanyakan kabar Kesya melalu panggilan telepon ataupun video.


Kesya pun tidak lupa pergi untuk terapi kepada dokter Hidayat. Dimana Arka sudah menyuruh Jodi dan Duda untuk menjemput dan mengantarkan Kesya pergi control. Tidak hanya itu, semenjak kepergian Arka, Arka menugaskan Jodi dan Duda untuk selalu stand by di depan rumah Kesya. Untuk berjaga-jaga jika Kesya ingin keluar untuk ke kampus atau pun ke radio, Kesya akan pergi bersama Jodi dan Duda.


Kesya sudah menolak, namun Arka tetap pada keputusannya. Itu juga demi kebaikan Kesya yang saat ini memang sering di bicarakan di kalangan masyarakat perihal hubungannya dengan Arka


Seperti saat ini, Kesya berangkat ke radio dengan di antar oleh Duda dan Jodi sebagai pengawal nya. Dan Fans Kesya pun sudah menanti di halaman gedung radio Miss FM.


" Terima kasih " Ucap Kesya kepada Jodi yang sudah melindunginya. Karena untuk masuk kedalam gedung sangatlah susah, berhubung Fansnya sudah berteriak untuk meminta berfoto ataupun memberikan bingkisan kepadanya.


" Sudah tugas saya Nona" Ucap Jodi.


Kesya memulai On Air nya. Kali ini Kesya membawakan acara radio tentang musik jadul. Yaa.. Kesya sengaja meminta program tersebut, karena dirinya yang menyukai musik-musik jadul yang masih merdu terdengar. Kesya sedang membacakan pesan-pesan yang masuk untuk me-request lagu, bahkan ada juga yang menyatakan perasaannya.

__ADS_1


" Oke sobat Miss FM, kembali lagi bersama saya Syasya, dan langsung aja kita bacakan dulu pesan-pesan yang sudah masuk. Ada Nela di rumah, Hai Nela. 'Kak Syasya aku sedih banget karena baru di putusin pacarku. Dia jahat, masa putusin aku gara-gara aku gak bisa ngupas salak. Bohong banget kan, jadi aku mau request lagunya Rossa, ku menangiiiiiissss, jangan lupa diputar ya kak, makasih'. Oke Nia di tunggu yaa. Lanjut lagi ini ada Budi di atas pohon jambu. 'Kak Syasya cantik________"


" Ini suaranya mirip banget dengan Kesya ya Wok?" Tanya Mami Laura kepada Jarwok, supirnya.


" Iya Nyonya, ini memang Non Kesya, dia penyiar di Radio Miss FM?. Nama Nyiarnya itu Syasya." Jelas Jarwok.


" Kok kamu tau?" tanya Mami Laura.


" Saya penggemar Non Syasya dari sebelum saya tau kalo Non Syasya itu adalah Non Kesya, pacarnya Tuan Muda." Jelas Jarwok.


" Kamu tau di mana letak radionya?" Tanya Mami Laura.


"Tau Nya, mau ke sana?" tanya Jawok antusias.


" Iya, kita ke sana yaa.. Saya sudah kangen dengan calon mantu saya. Baru beberapa hari gak jumpa, rasanya udah lama banget" Ucap Mami Laura. " Kita singgah beli buah tangan dulu yaa.. Buat oleh-oleh penyiar di sana" Titah Mami Laura.


" Kalian??" Tanya Mami Laura heran, karena dia tidak pernah melihat pengawal yang membukakan pintu untuk nya itu.


" Saya Jodi Nyonya, Pengawal Bona Kesya, utusan Tuan Muda Raja." Ucap Jodi memperkenalkan diri ya.


" Ooooo... Yayaya... Tolong bantu bawa bawaan ya, saya banyak beli cemilan. Dan tolonh di bawa masuk ya." Titah Mami Laura.


Walaupun sudah kaya dari lahir, Mami Laura tetap menggunakan kata yang sopan kepada para pengawalnya, dan mengucapkan kata tolong, terima kasih, bahkan berkata maaf sekalipun jika memang dirinya merasa salah. Seperti waktu itu, Mami Laura tanpa sengaja menyenggol seorang pelayan di rumahnya, dan kuah gulai yang sedang di bawa olehnya pun tertumpah di bajunya, saat itu Mami Laura meminta maaf atas kesalahannya. Keluarga Moza memang sudah di ajarkan untuk menghargai orang lain, walaupun itu Pelayan atau pun pengawal mereka. Karena tanpa bantuan mereka, pasti tidak ada kenyamanan yang akan di dapat oleh keluarga Moza.


Dengan langkah yang anggun, Mami Laura memasuki pintu utama Radio Miss FM, dan kehadiran Beliau di sambut oleh Beti.


" Selamat siang buk, ada yang bisa saya bantu?" Ucap Beti.


Jangan salahkan Beti yang tidak tau wajah seorang permaisuri Moza. Memang karena dirinya tidak pernah membaca majalah tentang bisnis.

__ADS_1


" Saya penggemar Syasya" Ucap Mami Laura.


Beti menaikkan satu alisnya, menilai penampilan wanita paruh baya, namun masih terlihat sangat muda dan cantik. Bahkan sepertinua barang yang di kenakan oleh wanita di depannya bukanlah dari kalangan biasa. Beti curiga jika di depannya ini mungkin salah satu istri dari pengagum berat Kesya dan ingin menyuruh Kesya untuk berhenti menjadi penyiar. Bukan hal yang tidak mungkin, karena sudah beberapa kali seorang istri yang menjewer kuping suaminya karena ingin bertemu dengan Kesya.


" Maaf, ibu beneran penggemarnya Syasya? Bukan istri yang lagi cemburu dengan suaminya dan ingin memarahi Syasya kan?" Tanya Beti ragu.


Mami Laura hanya tersenyum. Dan tak berapa lama pengawal yang membawakan buah tangan dari Mami Laura pun sudah berada di belakang Mami Laura.


" Saya bawa sedikit oleh-oleh untuk semua orang yang ada di sini." Ucap Mami Laura kepada Beti. Dan menyuruh pengawalnya memberikan oleh-oleh tersebut kepada Beti.


" Eehh, eemmm.... Tarok di meja aja mas-mas.... Loh, kok mas Jodi ikut bawa barang Ibu ini?" tanya Beti terkejut karena melihat pengawal Kesya yang bernama Jodi yang sudah mencuri perhatiannya beberapa hari ini.


Jodi tidak menanggapi ucapan Beti, dan setelah meletakkan barang bawaannya di atas meja, Jodi membungkukkan sedikit badannya memberi hormat kepada Nyonya Besarnya, dan langsung keluar meninggalkan Nyonya besarnya dengan Beti yang sedang melongo melihat punggung Jodi.


.


.


.


.


.


.


Jangan lupa Like + Vote + Komen


Sarange ❤️❤️

__ADS_1


__ADS_2