
Kita tidak pernah tau kapan cinta itu datang. Terkadang benci bisa menyelipkan cinta sejati di kisahnya.
Kesya bangun pagi seperti biasanya. Malam ini dia merasa seperti tidur nyenyak, hingga paginya dia terbangun dan tersenyum. Entah apa yang membuatnya tersenyum dan bahagia. Hanya Kesya dan Tuhan lah yang tau.
" Pagi Mi" Sapa Kesya ketika sudah berada di dapur.
" Pagi sayang."
Kesya membantu Mami Shella membuat sarapan pagi. Setelah sarapan, Kesya langsung mengeluarkan bahan untuk membuat Cake khusus untuk Arka.
" Mau buat kue?" Tanya Mami Shella.
" Iya Mi, lagian Key rencana mau langsung open order. Sayang pelanggan udah nanyain terus." Jawab Kesya.
" Iyaa, pelanggan kamu yang di depan rumah sampai uring-uringan gara-gara gak bisa makan kue buatan kamu." Ucap Mami Shella sambil terkikik geli. Karena mengingat beberapa Minggu lalu Tante Mega menangis seperti anak kecil, saat mengetahui Kesya untuk sementara tidak bisa membuat kue.
Dengan telaten Kesya menimbang setiap bahan. Kesya sudah terbiasa memang membuat kue. Cuma saat ini dia merasa deg-degan. Karena takut kalo kue buatannya tidak seenak dulu lagi. Dan untungnya Kesya memiliki kelinci percobaan yang dengan senang hati memakan kue nya.
" Siaapp" lirih Kesya dengan senyum manisnya.
"Waaaww, cantiikk bangeett" Pekik Mami Shella yang di susul oleh Tante Mega.
" Aduuhh aduuhh aduuh.. calon adik ipar ku ini. Sekalinya buat cake, langsung untuk calon suami" Goda Tante Mega.
" Hah?? Mana ada, ini karena Om Arka yang pesan " Kilah Kesya dengan wajah paniknya.
" Hmm, iyaa dech percaya.. Tapi pas Tante pesan aja, langsung nolak"
Blusss....
Wajah Kesya langsung memerah karena malu.
" Hi.. Hi.., udah Jeng ganggung si Kesya. Nanti nangis dia." Goda Mami Shella..
" Mami iihh, apaan sih.." pekik Kesya dan langsung berlari menuju kamarnya.
Tante Mega mengeluarkan ponselnya, memfoto Cake buatan Kesya, dan mengirimnya untuk Arka. ' Duh, yang bakal dapat Cake ter-enak sedunia.' Send.
Arka yang mendapatkan pesan dari Mbak nya itu, langsung tersenyum . Dan sesekali mengeluarkan tawa kecilnya, tanpa menghiraukan sekeliling.
" Eehmm" Fadil berdehem dengan kuat agar menyadarkan Arka bahwa saat ini mereka sedang berada di tengah rapat.
Peserta rapat pun Sampai terkesima melihat senyuman Arka, Pasalnya Arka sama sekali tidak pernah tersenyum begitu lebar saat menyapa mereka. Sayangnya Fadil menghentikan senyuman itu. Padahal mereka rela jika rapat tertunda demi melihat senyum yang bagaikan sinar mentari itu.
" Eheem, Maaf " Gumam Arka dan kembali fokus ke persentasi yang sedang di lakukan oleh salah satu karyawannya.
Disisi lain Kesya sedang bersiap untuk meluncur ke kantor Arka.
"Waah, cantik banget Key. Mau kemana!" Goda Mami Shella.
" Iih Mami, udahan dong godanya. Trus Mami jangan fikiran yang macem-macem ya. Key cuma mau ngucapin makasih aja dengan mengabukkan permintaan Om Arka untuk buatin dia Cake." Jelas Kesya panjang lebar.
" Iyaa dech, Mami percaya. Trus, kamu mau pergi naik apa? Naik motor? Yang ada nanti Cake nya belepotan lagi."
" Ni Kesya mau pesan taksi online"
__ADS_1
" Gak usah Key, Kamu di antar Supir Mbak aja ya" Ucap Tante Mega.
Kesya mengerjapkan matanya mendengar perkataan Tante Mega. Bukan karena menawarkannya untuk di antar dengan supir nya. Melainkan memanggil dirinya dengan embel nama 'Mbak'.
" Eeh, Emm gak usah Tante" Tolak Kesya halus.
" Jangan bantah, atau Mbak telpon Arka buat suruh supirnya jemput kamu" Ancam Tante Mega.
'Hah? Mbak lagi? Sejak kapan gue jadi adiknya' Batin Kesya.
"Ya udah lah Key, Lebih aman lagi kalo di antar dengan supirnya Mbak Mega." Tambah Mami Shella.
Dengan terpaksa Kesya menuruti keinginan duo Mami ini. Dengan supir Tante Mega yang sudah siap dan tinggal berangkat.
45 menit berlalu. Untungnya di jalanan tidak terlalu macet, karena Kesya berangkat bukan di jam istirahat, jadi jalanan lumayan tidak terlalu padat.
Sesampainya di kantor Arka, Kesya menjumpai resepsionis. Belum lagi Kesya mengeluarkan kata-kata, resepsionis tersebut duluan menegurnya.
" Mbak Kesya?" Tanya Sofia, resepsionis yang di datangi Kesya.
" Iya "
" Sudah di tunggu dengan Tuan Muda, Mari saya antar" Ucapnya ramah.
Kesya pun menganggu dan mengikuti Sofia, yang dia ketahui namanya dari name tag. Kesya berfikir, bagaimana Arka bisa tahu kalau dia akan datang ke kantornya. Ahh, mungkin dari Tante Mega yang memberi tahunya.
" Mbak Sarah, Nona Kesya sudah sampai." Ucap Sofia.
" Terima kasih ya Sof" ucap Sarah yang di angguki oleh Sofia.
" Mari Nona, Tuan Muda sudah menunggu di dalam" Ucap Sarah ramah.
" Tuan Muda, Nona Kesya sudah tiba" Ucap Sarah sopan, dan Arka menganggukkan kepalanya.
Sarah keluar dari ruangan setelah memberi hormat dengan membungkukkan sedikit badannya kepada Arka dan Kesya.
" Tunggu sebentar yaa, sedikit lagi selesai" Ucap Arka tanpa mengalihkan perhatiannya dari berkas yang sedang di kerjakannya.
Kesya pun memilih meletakkan Cake dibatas meja tamu yang berada di dalam ruangan Arka. Dan Kesya pun mendudukkan tubuhnya di salah satu sofa tersebut. Untuk membunuh kejenuhannya, Kesya meraih ponselnya dan memainkannya dengan melihat sosmed miliknya. Tanpa Kesya sadari jika Arka sudah berdiri di sebelahnya.
" Serius amat" Ucapnya yang membuat Kesya terkejut dan memegang dadanya.
Pasalnya Arka mengatakannya tepat di telinga Kesya.
" Iih, Om ngejutin aja"
Arka mendudukkan dirinya di sofa bersebelahan dengan Kesya. Tanpa basa basi Arka langsung membuka Kotak yang di bawa Kesya.
" Wooow" gumam Arka sambil menelan salivanya.
Arka mengambil pisau kue, dan menyendokkan kue tersebut dengan menggunakan pisau yang tersedia.
" Gak gitu loh Om cara makannya. Kan jadi jelek gitu tampilannya." Ucap Kesya yang hanya di jawab cengiran tanpa dosa oleh Arka.
" Yang penting kan rasa nya"
Kesya berdiri dan mengambil piring kecil dan sendok yang terletak di ruangan Arka. Kesya memotong kue tersebut dan memberikannya kepada Arka.
__ADS_1
Dengan senyum sumringah Arka memakan dan menikmati setiap potongan kue yang masuk ke dalam mulutnya.
" Gimana?" Tanya Kesya penasaran.
" Masih seperti yang dulu, enak. Bahkan ini lebih lezat" Ucap Arka.
" Masa sih?" Tanya Kesya polos.
" He'em, ini lebih lezat karena kamu yang memotongnya, dan kamu yang menemaninya"
Kesya hanya nyengir kuda mendengar gombalan Arka. Setelah 3 potong besar kue habis, Kesya berinisiatif untuk pulang. Karena waktu sudah menunjukkan tiba masuk waktu shalat Jumat.
Kesya meraih tas nya.
" Om, Kesya pamit ya. Udah mau masuk Jum'atan." Ucap Kesya sambil berdiri dan berjalan kearah pintu tanpa memperdulikan Arka lagi.
Saat Kesya ingin membuka pintu, ternyata pintunya terkunci.
" Loh kok terkunci" Gumam Kesya.
Kesya merasa Dejavu, Kesya mendekat ke pintu dan berkata " BUKA". Sontak saja Arka tertawa terbahak-bahak. Kesya membalikkan tubuhnya dan menatap Arka dengan kening berkerut.
" Kamu ini terlalu polos atau gimana sih?" Tanya Arka dengan sisa tawanya.
" Maksud Om?"
" Pintunya itu saya kunci dengan menggunakan remote ini, dan akan terbuka jika saya menekan remote ini."
" Ya udah, kalo gitu Om tekan biar pintunya terbuka"
" Kalo saya gak mau?"
" Iih, Om nyebelin" Ucap Kesya sambil menghampiri Arka.
Dengan sigap Arka berdiri dan mengangkat tangannya tinggi yang memegang remote tersebut. Kesya mencoba terus meraih kunci yang berada di tangan Arka, Namun karena tinggi Arka sangat ideal, maka Kesya harus berusaha lebih keras untuk meraihnya. Kesya sedikit loncat agar dapat meraih remote tersebut. Dan Dapat..
BRUUUKK..
Saat Kesya meloncat dan meraih remote tersebut, Kesya tanpa sengaja mendorong tubuh Arka, dan Arka kehilangan keseimbangannya, begitu pula dengan Kesya yang sebelah tangannya masih memegang bahu Arka untuk menahan tubuhnya yang akan meloncat dan sebelah tangan Kesya yang berhasil meraih remote tersebut. Arka langsung merengkuh pinggang Kesya hingga mereka terjatuh bersama. Dengan posisi Kesya yang menindih tubuh Arka.
Tanpa sadar Kesya menekan remote tersebut, persekian detik kemudian tepat saat pintu terbuka. Yang menampilkan Tuan Farel dan beberapa Direksi yang sedang berkunjung ke kantor Arka dan ingin bertemu dengan Arka.
.
.
.
.
.
.
.
Hai readers.. Mohon dukungannya yaa..
__ADS_1
Caranya masih sama kok.
LIKE + VOTE + RATE + KOMENTARNYA YAA...