KEAJAIBAN CINTA KESYA

KEAJAIBAN CINTA KESYA
Bab 37 'Jalan-jalan Bareng Dara'


__ADS_3

Kesya sudah selesai OnAir, dan saat dia keluar dari ruang penyiaran, Kesya di kejutkan dengan pemandangan yang membuat Darahnya berdesir dan tubuhnya mendadak lemas.


" Mami??" Pekik Kesya.


Dimana Mami Laura dan Beti yang menemani nya pun mengalihkan pandangannya ke arah Kesya. Mami Laura berdiri dan langsung memeluk Kesya yang sedang berjalan menghampiri nya.


" Mami udah lama?" Tanya Kesya.


" Gak terlalu lama juga kok, lagian Mami suka dengar suara kamu" Ucap Mami Laura.


Beti yang berdiri di dekat mereka pun berdehem, membuat Mami Laura dan Kesya menyadari kalau ada orang lain di dekat mereka.


Dari tatapan Beti kepada Kesya, seolah bertanya siapa wanita berumur nan cantik ini. Dan kenapa di panggil Mami?


" Emm, Mami, kenalin ini Beti, penyiar di sini juga" Ucap Kesya.


" Hai Beti, kita berkenalan lagi" Ucap Mami Laura sambil mengulurkan tangannya dan di sambut langsung oleh Beti.


" Ini Mami Laura, Nyokapnya Big Bos" Ucap Kesya,


Yang mana sontak membuat Beti berteriak histeris "OMG.. Jadi Ibu adalah Maminya Big Bos?"


Teriakan Beti membuat Roy penasaran dengan tamu yang datang, dan tidak hanya Roy, melainkan semua orang yang berada di gedung tersebut. Teriakan Beti benar-benar seperti pengumuman di mesjid.


" Big Bos?" Tanya Mami Laura menatap Kesya.


" Emm, Om Arka Mami." Jawab Kesya.


" Jadi radio ini milik Raja?" tanya Mami lAura terkejut yang di tanggapi anggukan oleh Kesya.


Keterkejutan Mami Laura tidak berangsur lama, karena melihat sosok Roy yang keluar dari sebuah ruangan.


" Mami? Kapan sampai Mam?" Tanya Roy dan langsung mencium punggung tangan Mami Laura.


Roy memang sudah di anggap anak oleh Mami Laura.


" Roy? Sudah lama sekali tidak jumpa ya.. Maaf mami gak bisa datang waktu syukuran tujuh bulanan anak mu" Ucap Mami Laura.


" Gak papa Mami, Mami gimana? Sehat? " tanya Roy.


" Alhamdulillah, Oh ya. Mami bawa cemilan untuk semua nya. Di cicipi yaa.." Ucap Mami Laura.


"Kita ke ruangan Roy yuk Mi" Ajak Roy yang di tanggapi anggukan oleh Mami Laura


Setelah mempersilahkan bawaan Mami Laura untuk di konsumsi bersama, Mami Laura, Kesya, dan Roy pun masuk kedalam ruangannya.


" Jadi, benarkah gosip tentang Arka dan Kesya akan menikah?" Tanya Roy, setelah mempersilahkan Mami Laura duduk di sofa yang berada di dalam ruangannya.


" Mami sih pinginnya mereka segera menikah." Ucap Mami Laura sambil melirik ke arah Kesya


Kesya yang merasa terintimidasi oleh tataon Roy dan lirikan Mami Laura mendadak gugup.


" Jika Arka sudah yakin, di lamar aja langsung Kesya nya Mi." Ucap Roy dengan senyuman jahil ke arah Kesya.


" Ehh, kok____"


" Betul juga kamu Roy, nanti sepulang Raja dari Luar Negeri, Mami suruh dia lamar kamu terus ya Key." Potong Mami Laura.


Kesya merasa organ tubuhnya ingin resign dari tubuhnya detik itu juga.


__________

__ADS_1


Pagi ini, Kesya menepati janjinya kepada Dara. Membawa Dara jalan-jalan.


"Dara udah siap?" Tanya Kesya


" Udah Tante"


" Ya udah, kita jalan sekarang ya." Ucap Kesya yang di jawab dengan anggukan oleh Dara.


" Mi, Kesya pergi bawa Dara jalan-jalan ya" Pamit Kesya.


" Di antar sama Jodi dan Duda lagi?" Tanya Mami Shella.


Semenjak Arka pergi, Duda dan Jodi selalu stanby di rumah Kesya dari jam Setengah 7 pagi. Dan Mami Shella pun selalu membuatkan kopi untuk mereka. Tak jarang jika Kesya tidak ada kegiatan di luar rumah, Duda sering bermain catur bersama Daddy Roy dan Ayah Nazar. Berbeda dengan Jodi yang hanya memantau keadaan sekitar.


"Hmm, mau gimana lagi Mi, dari pada mereka kena Omelan Om Arka." Jawab Kesya.


Arka memang selalu mewanti Duda dan Jodi untuk selalu mengawal Kesya pergi. Dan Arka pun masih setia untuk memberikan kabar kepada Kesya setiap pagi, siang dan malam. Hingga Kesya merasa sudah seperti minum obat Dengan panggilan Arka.


Setelah berpamitan kepada Mami Shella, Kesya dan Dara langsung masuk kedalam mobil yang sudah di bukakan pintunya oleh Jodi.


" Mau ke mana kita Nona" Tanya Duda.


" Emm, ke Mall Indah aja pak" Jawab Kesya.


" Siaap Nona " Ucap Duda.


Selang 40 menit mobil yang di kendarai oleh Duda sudah sampai di depan pintu masuk Mall Indah.


"Emm____"


" Saya akan mengawasi Nona dari jauh, jadi Nona tenang saja, saya tidak akan mengganggu kenyamanan Nona" Ucap Jodi sebelum Kesya menyelesaikan ucapannya.


" Oke, terima kasih ya.."


Kesya dan Dara pun bergandengan tangan masuk kedalam Mall.


" Dara mau ke mana dulu ni? Mau main? Nonton, atau belanja?" Tanya Kesya.


" Emm, Dara pingin liat-liat buku boleh Tante?" Tanya Dara malu-malu.


" Boleh, Yukk kita kesana" ajak Kesya.


Sudah 30 menit Kesya dan Dara berkeliling di toko buku yang berada di dalam Mall tersebut. Dan banyak sekali buku cerita yang menarik perhatian Dara. Kesya pun juga sempat memilih beberapa buku resep membuat kue yang mencuri perhatiannya juga.


Tak berapa lama ponsel Kesya berbunyi. Tertera nama Dilan di layar tersebut yang sedang memanggilnya.


" Assalamualaikum"


"........."


" Iya mas, aku ajak Dara jalan-jalan. Maaf ya gak minta izin ke mas Dilan." ucap Kesya.


"........"


" Emm, kami di Mall Indah mas"


"......."


" Walaikumsalam"


Kesya pun mengakhiri panggilannya.

__ADS_1


"Siapa Tante? Oom yang sering telpon Tante itu ya? " Tanya Dara.


Kesya tersenyum menanggapi ucapan Dara. Yaa, Dara memang sering kesal terhadap Arka yang sering sekali mengganggu kebersamaan dirinya dengan Kesya.


" Bukan, ini Papa Dara yang telpon" ucap Kesya.


" OOO, Papa mau ke sini?" Tanya Dara


"Iyaa"


" Horeee" Jawab Dara antusias.


Setelah puas memilih buku, Kesya mengantri untuk membayar buku-buku yang mereka beli.


" Biar saya yang bayar aja Key" Ucap Dilan yang tiba-tiba sudah berada di samping Kesya.


Sebelumnya Kesya memang sudah mengatakan kalau mereka sedang berada di toko buku di dalam Mall tersebut.


" Udah saya bayar mas, ini lagi tunggu kembaliannya" Ucap kesya sambil tersenyum.


"Yaah, seharusnya kamu tunggu saya. Buku yang Dara beli kan banyak, masak kamu yang bayar"


" Gak papa Mas, sekali-kali."


" Dara mana?"


" Itu, di sebelah sana" Tunjuk Kesya.


Setelah menerim kembalian dari kasir, Delon dan Kesya berjalan beriringan menuju kearah Dara.


" Masih ada buku yang mau di beli?" Tanya Dilan.


" Papa" teriak Dara dan langsung memeluk Dilan.


" Mau beli buku lagi?" tanya Dilan.


" Enggak " Jawab Dara sambil menggelengkan kepalanya.


" Sekarang mau ke mana lagi?" Tanya Dilan kepada Dara dan Kesya.


" Sekarang Dara mau pergi nonton. Yukk Papa, Tante Kesya " Ajak Dara sambil menarik tangan Dilan dan Kesya.


Tak berapa lama Handphone Kesya berbunyi. Dan tertera nama 'Om Nyebelin' di layar handphone Kesya.


" Assalamualaikum"


Kesya langsung meringis dan menjauhkan telponnya dari telinga.


.


.


.


.


.


.


Jangan Lupa Like +Vote + Komen yaa.

__ADS_1


Salam hangat dari Author...


__ADS_2