KEAJAIBAN CINTA KESYA

KEAJAIBAN CINTA KESYA
Bab 191 " Cup Cake"


__ADS_3

Setelah bersilaturahmi kepada keluarga. Arka dan Kesya pun berkunjung ke panti asuhan untuk membagikan THR kepada mereka. Juga ke anak-anak yang berada di jalanan. Anak-anak yang biasa Sasa ajari belajar dan sekarang mendapatkan bantuan sekolah dari Arka, dengan syarat mereka harus mendapatkan nilai yang bagus. Alhamdulillah, anak-anak jalanan itu sangat antusias dan nilai mereka juga terbilang cukup bagus. Generasi muda yang harus di arahkan dan dididik sedemikian terarah agar masa depan tidak hancur.


" Gak nyangka loh Mas, Kalo aku bisa berbagi seperti ini."


" Rezeki Mas, Juga rezeki kamu" Arka mencuil hidung Kesya.


" Iyaa Mas. Makasih banyak yaa."


" Iyaa sayang. Oh yaa, pernikahan Mas Bara gimana?"


" Emm, udah di serahi ke pihak WO. Cuma aku pingin buat cake spesial untuk mereka, gak besar, kecil aja.. Cake kesukaan Mas Bara."


" Iyaa, tapi kamu jangan capek-capek yaa.. Sayang Veer dan Qila.'


" Iyaa Mas. Oh ya, Pernikahan Leo gimana?"


" Katanya sih udah beres. Cuma kemarin kata Mbak Mega, Vina itu sibuk banget ikut ngurusin pernikahan Leo. Padahal kan dia lagi hamil muda"


" Mbak Vina mah gitu.. Suka heboh sendiri.."


" Jadii... kita kapan nambah??" Arka menaik turunkan alisnya.


" Iihh, apaan sih.. Veer dan Qila masih kecil tau.."


" Biar rame yank..."


" Mas enak, kebagian bikinnya doang"


" Kan aku juga kebagian ngidamnya yank" Arka mencowel-cowel bahu Kesya.


" Iih, apaan sih.. Dasar Mesum"


" Gak pa-pa, cuma mesumin kamu doang kok"


" Malu tau sama Bang Duda "


" Bentar lagi dia juga merit, kalo di restui nikah cepat sama ayahnya Lena"


Arka dan Kesya pun terkikik, sedangkan Duda yang mendengar pembicaraan mereka hanya bisa mengelus dada. Bagaimana tidak, saat Duda mengatakan ingin melamar Lena, Ayah Lena menyuruh Duda untuk mengkhatamkan Alquran, sedangkan Duda belum pernah sekali pun khatam Al-Qur'an. Nasib jatuh cinta dengan anak Pak Haji.


Seru nya mengobrol, tak terasa mobil Arka sudah sampai di kediaman Mami Shella. Dengan menggendong Qila, Kesya turun dan langsung di sambut oleh Kiki.


" Mbak, Aku gendong ya"


Kesya pun memberikan Qila kepada Kiki. Veer sedang tidur salam gendongan Arka, sedangkan kedua Mbak Encus membawa perlengkapan Qila dan Veer.


Encus Tini melirik kearah Jodi yang tengah berbincang dengan Bara. Ara yang melihat itu langsung saja bergelayut manja dengan Jodi.


" Bang Jodi" Ara bergelayut di lengan Jodi, Bara yang melihat itu memutar bola matanya.

__ADS_1


" Iyaa"


Ara melirik sinis ke arah Encus Tini. Sedangkan Encus Tini sudah menundukkan wajahnya. Tapi dalam hati Encus Tini berharap agar ada kesempatan untuk dirinya berada dalam hati Jodi.


Kesya tengah sibuk membuat cake kesukaan Bara.


" Aku bantu ya Mbak."


" Aduuh kakak ipar, pergi sana.. Luluran, mandi kembang, atau apa kek.. Jangan di dapur lagi.."


" Gaak Ah, enakan di dapur.. "


" Udaah, sana pergi ke spa bareng Mas Bara."


" Gak ah, gak pernah ke sana. Gak mau.."


" Ide bagus itu Key, Udah kamu pergi ke spa aja sana. Kebetulan Anggun juga lagi o


perawatan di sana." Ujar Mami Shella.


Mami shella memanggil Bara, dan menyuruh mengantarkan istrinya ke spa di mana Anggun sedang melakukan perawatan. Bara dengan senang hati membawa istrinya yang mungil itu ke spa.


" Enak banget yaa yang gak ada pingitan" Gerutu Leo saat melihat Bara menggenggam tangan sang istri.


" Udah sah " Bara mengecup punggung tangan sang istri di depan Leo. Leo memutar bola matanya.


" Mau buat Cake Mbak. Skalian buat cup cake."


" Mbak bantuin yaa.."


" Mbak istirahat aja deh, lagi hamil muda juga"


" Bosan Key, bawaannya pingin gerak Mulu"


" Ya udah, Duduk aja dulu Mbak, nanti bantuin aku hias cup cake nya yaa.."


" Baik lah kekey yang cantik.."


Tak butuh waktu lama, adonan cake yang di buat oleh kesya sudah selesai. Kesya memasukkan kedalam loyang, dan juga ke dalam cup yang sudah di susun di atas meja untuk di masukkan kedalam oven. Kesya membuat cream untuk menghias cake nya.


" Wangi banget Mbak Key, jadi kepingin." ujar Ara yang baru saja ikut bergabung didapur kece nya Mami Shella.


" Nanti di makan kalo udah masak."


" Iyaa, enak banget deh wangi nya.." Vina menghirup aroma cake yang di panggang dan mulai tercium wanginya.


Cacing-cacing di perut Vina dan Ara mulai menari-nari. Tidak sabar untuk mencicipi cup cake yang di buat oleh Kesya. Vina dan Ara kompak duduk di hadapan oven dan memandang oven tersebut seperti anak kecil yang sedang menunggu di bagikan kue.


" Biasa aja Mbak, Ra liatnya."

__ADS_1


" Gak sabar nunggu masak Key"


Vina dan Ara hampir saja mengeluarkan air liurnya saat Kesya mengeluarkan cup cake dari oven.


" Yaa ampun, cacing dalam perut sudah berdemo ria. " Ujar Ara.


Kesya terkekeh melihat tingkah Vina dan Ara yang seperti anak kecil yang meminta kue dari ibu nya.


" Haahh, enak banget. Cake yang masih panas itu rasanya emang beda" Ujar Ara dengan mulut yang penuh dengan cake sambil meniup-niup cake yang berada dalam mulutnya.


" Kalo makan jangan sambil bicara Ara" Tegur Kesya.


" Iyaa Key, enak bangeett. huufff... Eemm, enak bangeet ini" Ujar Vina dengan mulut yang tak kalah penuh.


Kesya menggeleng-gelengkan kepalanya. Sepertinya kehamilan Vina kali ini berbeda dengan kehamilan Vina waktu mengandung Zein. Vina sepertinya doyan makan.


" Waah, wangi banget." Vano dan Leo yang baru saja datang juga ikut mencomot cake yang baru saja di buat oleh Kesya.


" Wangi banget Sayang, Mas mau yaa" Arka juga ikut mencomot cup cake yang masih hangat ikut.


Di susul oleh Daddy Roy, Ayah Nazar, Mami Laura, Mami Shella, Duda dan Jodi. Jadi lah Kesya harus membuat adonan cup cake yang baru. Karena cup cake yang masih hangat itu sudah di habiskan oleh mereka semua.


" Loh, Mama gak kebagian?" Mama Rosa datang saat mencium wangi cake yang sangat menggoda.


" Nih sayang, kita bagi dua. Biar romantis." Ujar Ayah Nazar sambil menyuapkan potongan cake yang tinggal sedikit lagi di tangan Ayah Nazar.


" Salahin Mbak Vina dan Ara Ma. Mereka makannya banyak banget. Lihat deh, habis 7 cup mereka tuh..Awas gendut loh Ara.." Goda Kesya.


" Gak pa-pa Mbak, Nanti kalo gendut saya ajak keliling Komplek sampai kurus" Ujar Jodi.


Ara sudah mengerucutkan bibirnya, membuat Jodi gemes dan ingiin.. eemm... untung rame, kalo tidak, Bisa sesak napas Ara.


" Tahan Jod.. Tahan.. Masih kecil" Goda Arka.


Tawa pun kembali pecah saat melihat Jodi menggaruk tengkuk nya yang tidak gatal dengan wajah memerah.


.


.


PENGUMUMAN.


** Haai... Sudah siap berpisah dengan Kesya, Arka, Vina, Vano, Fadil, Puput, Mami Shella, Daddy Roy dan yang lainnya??


Atau mau lanjut ke perjalanan cinta anak-anak Kesya dan Puput?.


Kalo iyaa, Komeen yaa...


Salam Hangat KesAr..

__ADS_1


__ADS_2