KEAJAIBAN CINTA KESYA

KEAJAIBAN CINTA KESYA
Bab 23 ' HP Baru '


__ADS_3

Kesya masuk kedalam rumahnya dengan lesu. Percakapan dengan Oma Laura membuat hatinya merasa sakit dan juga pusing. Kesya merebahkan tubuhnya di sofa ruang keluarga. Kesya memejamkan matanya, tanpa menunggu lama, dia pun larut ke alam mimpi.


Tante Mega memanggil Mami Shella ke rumahnya, dan membicarakan tentang Kesya dan Arka. Mami Shela sempat tertegun dan tidak bisa mengatakan apapun. Segala keputusan ada di tangan Kesya. Bagaimana pun, Kesya berhak memilih apa yang diinginkannya menjadi kebahagiaan dirinya.


Mami Shella pulang kerumahnya dan melihat Kesya yang sedang tertidur di ruang keluarga. Kesya meringkuk memeluk bantal, dan sisa air matanya masih ada di pipinya.


" Sayang, mami hanya ingin melihatmu bahagia." lirih mami Shella sambil membelai rambut Kesya.


Kesya menggeliatkan tubuhnya, dan mengerjap-ngerjapkan matanya.


" Mami" seru Kesya.


Mami Shella pun tersenyum melihat Kesya. Dan membelai wajah putri bungsunya. Kesya memegang tangan mami Shella yang ada di pipinya, kemudian Kesya menangis di pelukan mami shella.


" apa yang terjadi sayang??" tanya mami Shela tenang.


Kesya hanya menggeleng dan semakin mempererat pelukannya. Mami shella pun mengelus kepala Kesya agar Kesya semakin tenang.


Seharian ini Kesya terlihat murung, malahan Kesya meminta Beti untuk menggantikannya on air. Kesya menonton TV, tapi fikirannya melayang ntah kemana, hingga suara Daddy pun membuyarkan lamunannya.


" Kamu kenapa sayang?? Daddy perhatikan hari ini kamu murung, tidak seperti biasanya" ucap Daddy Roy yang duduk di sebelah Kesya dan membelai kepala Kesya dengan sayang.


" Daddy, Key kangen ayah" ucap Kesya pelan sambil menundukkan wajahnya.


Daddy Roy sempat terdiam dan berfikir sejenak, tidak biasanya gadis bungsunya ini rindu dengan ayahnya hingga membuatnya murung seharian.


" Kita video call ya" ucap Daddy roybyang langsung menyambar Hpnya dan membuat panggilan video Dengan sahabatnya itu.


Setelah melakukan panggilan video Dengan ayah Kesya, Kesya langsung memasuki kamarnya setelah permisi kepada Daddy Roy. perasaan Daddy Roy semakin gundah saat melihat Kesya semakin murung setelah bervideocall dengan ayahnya.


" Mi, Kesya kenapa ya??" tanya Daddy Roy kepada mami Shella saat berada di dalam kamar.


mami Shella menghela napasnya pelan.


" hmm... Oma Laura meminta Kesya untuk menjadi istri Arka, Kesya menolaknya, tapi Oma Laura bersikeukeh untuk menjadikan Kesya menantunya. hingga mengatakan kepada Kesya, bahwa Oma Laura akan mendoakan Kesya di sepertiga malamnya untuk Kesya dan Arka bersatu." jelas mami Shela.


Daddy Roy hanya bisa menghela napas berat. " Andai saja kejadian itu tidak pernah terjadi, mungkin tidak akan ada luka di hati Kesya" ucap Daddy Roy pelan yang masih di dengar oleh mami Shella.


Matahari menyinari bumi dengan terangnya. memberikan kehangatannya untuk semua makhluk di muka bumi ini.


" Key, Lo harus kuat. Jodoh, maut semuanya sudah di atur oleh Allah" ucap key dengan dirinya sendiri di depan kaca.


" Pagi mami, Daddy " ucap Kesya yang sudah turun dari kamarnya dan menghampiri Daddy dan mami di dapur.


" Pagi sayang" ucap mami.


Daddy Roy hanya menatap Kesya dengan intesn.


" Daddy kenapa?? apa Kesya aneh ya??" ucap Kesya yang merasa jika dirinya aneh.


" gak, Daddy hanya senang aja kamu udah ceria kembali" ucap Daddy Roy.


Kesya hanya tersenyum menanggapi ucapan Daddy nya itu.


" kamu mau kemana sayang??" tanya mami Shella yang sudah menyiapkan sarapan.


" Ke kampus mi, mau nyerahi tesis. "


" loh, hp kamu kenapa bisa retak gini?? tanya Daddy Roy yang melihat hp Kesya penuh dengan lika-liku kehidupan di layarnya.


" waktu itu jatuh di kampus, untungnya masih hidup"


" ya udah, Daddy transfer ya buat kamu beli hp baru"


" Gak usah Daddy, Duit yang dikirim ayah aja masih banyak kok, cuma Kesya aja yang belum sempat pergi beli gantinya. rencana ini setelah dari kampus mau minta temenin Puput buat cari hp baru. jelas Kesya


" Yaudah, kita sarapan dulu yuk," ucap mami shella.

__ADS_1


Sesampainya di kampus, Kesya mencari cari keberadaan Puput. hingga sebuah suara bariton mengagetkannya.


" Kesya,"


Kesya pun menoleh dan melihat siapa orang yang membuat paginya yang cerah menjadi mendung.


' males banget pagi-pagi liat muka nya' batin Kesya.


Drrtt drrtt drtt..


" Halo put, Lo di mana?? gue di parkiran nich" ucap Kesya yang berjalan meninggalkan pria itu setelah tersenyum pamit kepadanya.


Saat ini Kesya berada di kantin bersama Puput.


"Apa Lo bilang?? dia sapa Lo di parkiran?? tanya Puput sambil berteriak.


" sstt pelanin dikit Napa tu suara. macem udah ketelan toak aja."


" gue gak nyangka tu dosen bakal nyamperin Lo, kayaknya dia ada hati deh sama Lo"


" bodo' amat, yang penting gue mau tesis gue cepat kelar dan gak jumpa lagi ma tu dosen." gerutu Kesya kesal.


Kesya dan Puput saat ini sedang berada di dalam ruangan pak Rangga untuk memberikan hasil tesis mereka.


" oke baiklah, punya kamu ini sudah oke. tapi Kesya, punya kamu ada yang masih harus kamu rubah" ucap Rangga.


Puput dan Kesya merapikan laporan mereka, tapi saat Rangga melihat gerak gerik Kesya yang juga akan ikut keluar dari ruangannya, Rangga menahan Kesya dan menyuruh Puput untuk keluar duluan.


" Saya mau minta maaf karena saya telah membuat hp kamu rusak."


" gak papa pak, lagian gak sepenuhnya salah bapak." ucap Kesya


Rasanya Kesya ingin mencongkel mata Rangga karena menatapnya dengan intens dan membuat Kesya menjadi risih.


" gimana kalo saya temenin kamu beli hp baru??"


"gak perlu pak, saya bisa beli sendiri" tolak Kesya tegas.


" Gak perlu pak, saya masih sanggup beli hp sendiri, permisi pak jika tidak ada yang ingin di bicarakan lagi" ucap Kesya dan berlalu pergi, namun Rangga menahannya.


Untung saja seorang dosen lain masuk keruangan Rangga, dan ini kesempatan Kesya untuk keluar dari ruangan menjijikkan itu.


" kenapa Lo key?? tanya Puput saat melihat Kesya penuh dengan emosi.


" Gila ya tu dosen, masa liat gue macem mau nerkam gue.." Kesya pun menceritakan kejadian saat di ruangan Rangga.


" Ya ampun tu dosen, brani banget dia yaa??"


" Ntah lah, semoga gue terhindar dari mara bahaya, dan semoga gue selalu di lindungi sama Yang Maha Kuasa." ucap Kesya yang di Aminin oleh Puput.


Seperti rencana Kesya tadi, setelah dari kampus mereka pun jalan - jalan ke mall sekalian membeli hp baru Kesya. Namun hal tak terduga pun terjadi. Dimana Kesya sangat tidak mengharapkan kejadian ini.


" Kesya" panggil suara seorang wanita


Kesya yang merasa tidak asing dengan suara tersebut melihat ke arah sumber suara.


" Oma Laura??"


Oma Laura langsung memeluk Kesya tanpa aba-aba. Puput yang menyadari siapa Oma Laura pun membuka mulutnya tak percaya, bisa berjumpa dengan seorang konglomerat.


" sama siapa kamu sayang??" tanya Oma Laura.


" sama teman Oma, ini kenalin teman Kesya Oma, Puput"


Puput pun dengan senang hati mengulurkan tangannya untuk berjabat tangan dengan orang terkaya sejagat raya.


" Puput"

__ADS_1


"Laura"


' Buset, halus banget ni tangan, mana wangi lagi' batin Puput.


" kalian mau beli hp??" tanya Oma Laura.


" Iya Oma " ucap Kesya gugup.


" Ya udah, tolong kasih mereka hp terbaru ya," ucap Oma Laura kepada manager counter hp tersebut, yang saat melihat kedatangan Oma Laura langsung bersiap diri untuk melayani.


Berhubung mall yang di datangi Kesya adalah milik keluarga Moza, jadi siapa yang tidak mengenal Oma Laura.


" Baik nyonya" ucap manager tersebut.


" eh, jangan Oma, biar Kesya beli sendiri aja" tolak Kesya.


" Mami tidak menerima penolakan" jawab Oma laura.


" ini nyonya, model terbaru saat ini" ucap manager tersebu sambil menunjukkan beberapa model dan warna hp keluaran terbaru.


" ya udah, kalian tinggal pilih aja yang mana mau yaa " ucap Oma Laura.


Kesya hanya mengaggukkan kepalanya, dan memilih hpbyang standar, namun Oma Laura melarangnya dan menyuruh manager itu memberikan hp keluaran terbaru dan tercanggih. Manager tersebut langsung merekomendasi hp keluaran terbaru yang paling mahal.


" Ayo ambil" ucap Oma Laura kepada Kesya dan Puput.


" emm, trima kasih nyonya, tapi saya gak beli hp nyonya, saya hanya menemani Kesya saja" ucap Puput dengan gugup dan gemetar.


" tadi saya sudah bilang kan, saya tidak menerima penolakan, anggao saja ini salam perkenalan kita" ucap Oma Laura kepada Puput.


Kesya dan Puput pun mengambil paperbag berisi hp keluaran terbaru tersebut.


" Gimana kalau kita shoping bareng?? Mami yang traktir" tawar Oma Laura.


Kesya dan Puput hanya berpandangan dan menganggukkan kepalanya. karena mereka tau jika Oma Laura tidak terima penolakan.


Dari baju bermerk, tas branded, sepatu, dan aksesoris lainnya Oma Laura belikan untuk Kesya dan Puput. ha ha ha mimpi apa si Puput semalam ya, Sampek dapat rejeki nomplok gini.


" Kita makan dulu ya" ucap Oma Laura yang mendapatkan anggukan tanda setuju dari Kesya dan Puput.


" Mimpi apa gue semalam key?" bisik Puput kepada Kesya saat Oma Laura sedang menerima panggilan telepon.


Kesya hanya tersenyum yang di paksakan dan meremas tangan Puput.


Makanan pun sudah tersaji di atas meja, Kesya dan Puput makan dalam kecanggungan. Pasalnya mereka tidak biasa makan dengan keadaan kalem dan pelan. Biasanya mereka makan sambil berbincang dan tak jarang makan menggunakan tangannya. tapi saat ini mereka harus menggunakan sendok dan garpu.


Tiba - Tiba Kesya melihat Oma Laura melambaikan tangannya kepada seseorang. Kesya dan Puput pun mengarahkan pandangannya ke arah orang yang Oma Laura panggil. dan betapa terkejutnya Kesya melihat siapa orang tersebut hingga membuatnya tersedak. Dengan sabar Puput menepuk nepuk punggung Kesya dan memberikannya air putih.


" Mami sama siapa di sini??" tanya Arka saat sudah tiba di depan Oma Laura.


" Tuh, sama menantu idaman mami" ucap Oma Laura yang kembali membuat Kesya tersedak oleh air yang di minum nya dan membuat Puput membelalakkan matanya dan menatap Kesya tajam seolah meminta penjelasan.


" Kesya" sapa arka.


Arka langsung duduk disebelah mami Laura, dan secara tak langsung berhadapan dengan Kesya.


Kesya menggenggam tangan Puput dengan erat hingga Puput meringis kesakitan.


.


.


.


.


.

__ADS_1


.


hai readers. jangan lupa like + vote + komen ya..


__ADS_2