Perfect Paradise

Perfect Paradise
Bab. 128


__ADS_3

Adam bergegas ke rumah Sari untuk mendapatkan penjelasan darinya ia sudah muak dengan semua apa yang dilakukan oleh Sari kepadanya dan juga kepada Airy, istrinya.


Sampai di rumah Sari, Adam mengetuk pintu dan mengucapkan salam. Kebetulan Sari sedang ada dirumahnya. Mendengar suara Adam, Sari langsung bergegas membuka pintu seperti dirinya sedang melihat barang diskonan.


"Wa'alaukum sallam, Adam? Ini kamu beneran? Sudah lama kamu nggak datang ke rumahku loh, ayo masuk! " Ucap Sari pernah kegirangan.


"Aku kesini cuma mau bilang. Jauhi keluargaku! Aku tau jika kamu yang mencelakai Airy, kenapa sih kamu tidak bisa sadar! " tegas Adam.

__ADS_1


"Sadarlah!! Aku suami orang lain, Airy adalah istriku, cukup! Cukup Sari, buka mata hatimu, sampai kapan kamu akan seperti ini Sari? " Adam sampai menyatukan, memohon kepada Sari agar tidak mengganggu kehidupannya lagi.


Tatapan mata Adam begitu menakutkan walau cara bicaranya sangat halus. Sari meneteskan air mata saat itu, ia merasa tersakiti, sejak kecil yang selalu menemani Adam, namun Adam memilih wanita lain untuk menemani kehidupan menuju masa tuanya nanti.


" Kamu tahu nggak sih Dam? Perkataanmu itu menyakiti hatiku, kenapa kamu berubah seperti ini denganku!" tegas Sari dengan mengepalkan tangannya di dada.


"Iya! Yang kamu perjuangkan itu salah Sari. Kamu memperjuangkan cinta yang jelas-jelas cintamu itu sudah menjadi suami orang lain. Wanita baik-baik tidak akan pernah merebut hak milik orang lain Sari, jadi ini untuk kedua kalinya aku memperingati mu, sekali lagi kau berbuat rusuh, jangan salahkan aku jika aku menjadi Adam yang lain! " tegas Adam.

__ADS_1


"Dan soal Mas Hafiz, mungkin dia memang pergi karena aku, tapi aku yakin bahwa dia akan pulang sebentar lagi. Dan akan kembali berkumpul bersama kami di pesantren! Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. " ucap Adam seraya pergi meninggalkan Sari.


Seketika terdengar lagu ku menangis... Perasaan hati Sari sakit, hancur berkeping-keping. Ia tidak rela jika Adam dimiliki oleh orang lain, dan Sari sangat kesal mendengar bahwa Airy baik-baik saja, bahkan kandungannya juga selamat. Selamanya Sari tidak akan pernah berubah demi cinta buta nya itu. Ia mampu melakukan cara apapun agar Adam dan Airy berpisah.


Di kampus, Raka sedang menyendiri di perpustakaan, ia masih teringat kejadian demi kejadian yang menimpa Airy, rasa cintanya semakin besar. Bahkan, ia sendiri tidak tahu mengapa cinta itu semakin hari semakin membesar. Dia juga merasakan sakit saat melihat Airy dan Adam begitu mesra di depannya.


"Kapan aku bisa ikhlas melepasmu Airy, semakin hari, cintaku semakin merekah. Kau begitu berbeda dengan wanita mana pun, aku sungguh sangat mencintaimu Airy, maafkan aku! " batin Raka.

__ADS_1


Melihat Raka yang termenung sendiri di ujung meja, Maureen melangkah dengan sangat hati-hati. Kemudian, ia duduk disebelah Raka, ia pun melontarkan beberapa pertanyaan untuk orang yang ia cintai itu. Melihat Raka yang terus menatap foto Airy di ponselnya membuat Meureen cemburu. Ia tidak mampu menggeser nama Airy di hati Raka begitu saja, walaupun semua orang tahu, jika Raka tidak mungkin bisa memiliki Airy.


__ADS_2